Technonesia - Apple akhirnya membawa perubahan yang lebih serius pada Apple Watch Series 12. Meski wajah perangkat masih mempertahankan bahasa desain dari dua generasi sebelumnya, bagian dalamnya mendapatkan sejumlah pembaruan besar.
Mulai dari chip S11, RAM yang digandakan menjadi 4GB, sistem sensor kesehatan baru, hingga kemampuan pengisian daya yang lebih cepat. Karena itu, Series 12 bukan sekadar penyegaran rutin, tetapi juga memperkuat posisi Apple Watch sebagai perangkat pemantau kesehatan dan kebugaran.
Apple Watch Series 12 Dibekali Chip S11 dan RAM 4GB
Perubahan paling penting pada Apple Watch Series 12 berada di balik bodinya. Apple menggunakan chip S11 sebagai pengganti S10.
Baca Juga :
Pembaruan chipset ini menjadi yang pertama dalam dua tahun terakhir. Pasalnya, pemroses pada generasi sebelumnya memiliki arsitektur yang sangat identik dengan S9 yang digunakan sejak 2023.
Tidak berhenti di chip, Apple juga menggandakan kapasitas RAM dari 2GB menjadi 4GB pada Series 12. Kapasitas memori yang lebih besar ini disiapkan untuk menangani pemrosesan data secara langsung di perangkat.
Dari sini kemudian muncul sejumlah fitur Audio Intelligence. Salah satunya adalah Live Rewind yang memungkinkan pengguna menampilkan transkripsi percakapan selama 15 detik terakhir dengan menekan Digital Crown dua kali.
Baca Juga :
Ada pula Siri Recap untuk merangkum percakapan, Sound Recognition yang memberikan peringatan visual ketika mendeteksi suara sirene atau bel pintu, serta integrasi Shazam otomatis.
Menariknya, pemrosesan audio dilakukan di perangkat melalui Secure Exclave pada chip S11. Sistem tersebut bekerja tanpa merekam atau menyimpan data suara pengguna.
Sensor Kesehatan Apple Watch Series 12 Naik Level
Bukan hanya performa yang mendapat perhatian. Sensor kesehatan Apple Watch juga mengalami perubahan besar.
Baca Juga :
Apple menggunakan Health Sensing System dengan desain elektroda yang memiliki permukaan lebih luas. Tujuannya adalah meningkatkan kontak dengan kulit ketika perangkat melakukan pengukuran elektrokardiogram atau EKG.
Dioda foto juga ditata ulang dalam susunan melingkar agar mampu menangkap paparan cahaya dengan lebih optimal. Selain itu, Apple menggunakan LED hijau berukuran lebih besar yang bekerja secara efisien.
Hasilnya cukup signifikan. Apple Watch Series 12 dapat melacak detak jantung setiap lima detik sepanjang hari. Frekuensi pemantauan tersebut mencapai 60 kali lebih sering dibandingkan Series 11.
Baca Juga :
Sementara itu, pengukuran Heart Rate Variability atau HRV dapat dilakukan hingga 24 kali lebih sering.
Data yang dikumpulkan kemudian menjadi dasar fitur Readiness. Sistem ini menggabungkan beban latihan harian, kualitas tidur, tanda vital, serta aktivitas terbaru untuk menghasilkan skor harian dari 1 hingga 10.
Pengguna juga mendapatkan arahan pemulihan yang bergerak dari Recover hingga Go For It. Selain itu, Apple menambahkan indikator Recovery HRV, tampilan Tanda Vital waktu siang pada aplikasi Vitals, serta algoritma penghitung langkah yang dirancang ulang.
Baca Juga :
Apple Watch Series 12 Bawa Kembali Material Keramik
Ada kejutan lain di sektor desain. Apple kembali menghadirkan material keramik yang terakhir tersedia pada Series 5 Edition pada 2019.
Varian tersebut hadir dalam warna Pearl White dan Night Blue. Namun, material ini membawa konsekuensi berupa bodi yang sedikit lebih tebal dan bobot lebih berat.
Varian 46mm Night Blue bahkan memiliki bobot hingga 52,9 gram.
Model aluminium dan titanium juga mengalami perubahan. Lebar bodi bertambah sekitar 1mm, sementara bobot naik sekitar 2 gram dibandingkan Series 11.
Ironisnya, luas layar justru sedikit berkurang secara proporsional. Model 46mm memiliki area layar 1.196 mm persegi, turun 2 persen dari 1.220 mm persegi pada Series 11.
Model 42mm memiliki area layar 970 mm persegi, turun 1,9 persen dari 989 mm persegi.
Akibat perubahan tersebut, bezel di sekitar layar terlihat sedikit lebih tebal. Namun, Apple memberikan Ceramic Shield 2 pada bagian depan model aluminium. Material ini diklaim 60 persen lebih tahan gores dibandingkan kaca Ion-X pada generasi sebelumnya.
Spesifikasi Apple Watch Series 12 46mm
Dimensi bodi: 46mm x 40mm x 9,7mm, dari 46mm x 39mm x 9,7mm pada Series 11
Luas layar: 1.196 mm persegi, dari 1.220 mm persegi
Aluminium GPS: 39,5 gram, dari 37,8 gram
Aluminium Cellular: 38,6 gram, dari 36,9 gram
Titanium: 44,9 gram, dari 43,1 gram
Spesifikasi Apple Watch Series 12 42mm
Dimensi bodi: 42mm x 37mm x 9,7mm, dari 42mm x 36mm x 9,7mm pada Series 11
Luas layar: 970 mm persegi, dari 989 mm persegi
Aluminium GPS: 32,2 gram, dari 30,3 gram
Aluminium Cellular: 31,5 gram, dari 29,7 gram
Titanium: 36,5 gram, dari 34,6 gram
Untuk varian Ceramic yang tidak tersedia pada Series 11, dimensinya terbagi sebagai berikut:
46mm: 47mm x 41mm x 9,85mm dengan bobot 51,3 gram untuk Pearl White dan 52,9 gram untuk Night Blue
42mm: 43mm x 37mm x 9,85mm dengan bobot 41,7 gram untuk Pearl White dan 42,8 gram untuk Night Blue
Baterai Apple Watch Series 12 Tetap 24 Jam, Charging Makin Ngebut
Untuk penggunaan normal, Apple Watch Series 12 masih menawarkan daya tahan hingga 24 jam. Jika Low Power Mode diaktifkan, angka tersebut dapat mencapai 38 jam.
Peningkatan justru terlihat ketika perangkat digunakan untuk melacak olahraga di luar ruangan. Efisiensi energinya meningkat hingga 25 persen dengan waktu operasi mencapai 10 jam.
Namun, perubahan yang lebih terasa ada pada kecepatan pengisian.
Dengan teknologi fast charging yang ditingkatkan, pengisian selama 15 menit kini mampu menyediakan daya untuk penggunaan normal hingga 12 jam. Sebagai pembanding, Series 11 hanya mencapai 8 jam.
Bahkan, pengisian selama lima menit sudah cukup untuk menyediakan daya tahan pelacakan tidur hingga 10 jam.
Apple Watch Series 12 Layak Dibeli atau Tidak?
Bagi pengguna yang baru akan masuk ke ekosistem smartwatch Apple, Apple Watch Series 12 menawarkan alasan yang cukup kuat. Harga awalnya sama dengan generasi terdahulu ketika pertama kali diluncurkan.
Selain itu, chip S11 dan RAM 4GB memberikan ruang performa lebih besar untuk mendukung pembaruan fitur di masa depan.
Lalu bagaimana dengan pemilik Series 11?
Upgrade ke Series 12 paling masuk akal bagi pengguna yang membutuhkan pemantauan kesehatan dan pemulihan tubuh secara lebih mendalam. Data HRV dan fitur Readiness menjadi salah satu pembeda utama.
Pengguna yang membutuhkan Sound Recognition atau mengincar material keramik juga mendapatkan nilai tambah.
Sebaliknya, pemilik Series 11 dengan kebutuhan penggunaan standar mungkin tidak perlu terburu-buru melakukan upgrade. Menunggu generasi dengan perombakan desain yang lebih besar dapat menjadi pilihan.
Sementara itu, bagi pengguna Apple Watch Series 9 atau generasi lebih lama, perpindahan ke Series 12 menawarkan peningkatan yang lebih terasa, terutama dari sisi performa, fitur kesehatan, dan efisiensi baterai.
Harga Apple Watch Series 12 dan Ketersediaannya
Apple Watch Series 12 dijual mulai Rp7,1 jutaan atau $399 untuk varian standar.
Perangkat ini sudah memasuki tahap pra-pesan di beberapa negara pada gelombang peluncuran awal. Pengiriman kepada konsumen dijadwalkan mulai Jumat, 18 September.
Seiring kedatangan generasi baru, Apple juga menghentikan produksi dan penjualan resmi Series 11.
Untuk Indonesia, belum tersedia jadwal peluncuran resmi maupun konfirmasi tanggal ketersediaan dari distributor resmi lokal.