Technonesia - Xiaomi resmi memperkenalkan kendaraan keduanya, Skynomad N70, ke pasar China. SUV ini masuk ke kelas mid-to-large dengan konfigurasi lima penumpang dan menggunakan teknologi extended-range electric vehicle (EREV).
Berbeda dari mobil listrik murni, pendekatan EREV memungkinkan Skynomad N70 mengandalkan baterai untuk perjalanan listrik sekaligus mesin bensin sebagai range extender. Namun, Xiaomi tidak sekadar mengandalkan mesin tambahan tersebut.
Justru, kapasitas baterai menjadi salah satu daya tarik utama N70. Varian tertingginya mampu menempuh jarak hingga 505 km dalam mode listrik murni berdasarkan siklus CLTC. Angka tersebut tergolong tinggi untuk kendaraan EREV yang umumnya menggunakan baterai lebih kecil dan mengandalkan generator bensin untuk memperpanjang jarak tempuh.
Baca Juga :
Selain itu, Xiaomi juga menghadirkan kabin yang dapat diatur secara fleksibel serta teknologi hiburan dan bantuan berkendara yang cukup lengkap.
Xiaomi Skynomad N70 Hadir dalam Dua Varian
Xiaomi Skynomad N70 tersedia dalam dua pilihan, yakni Pro dan Max. Keduanya menggunakan pendekatan sistem penggerak yang berbeda sehingga menawarkan kemampuan yang juga tidak sama.
Varian N70 Pro menjadi model dasar dengan harga 209.900 yuan atau sekitar 31.275 dolar AS. Mobil ini menggunakan motor tunggal dengan penggerak roda depan yang menghasilkan tenaga 210 kW.
Baca Juga :
Untuk menyimpan energi, N70 Pro dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) 52 kWh. Dalam mode listrik murni, mobil tersebut mampu menempuh jarak hingga 351 km berdasarkan siklus CLTC.
Sementara itu, N70 Max berada di posisi lebih tinggi dengan harga 239.900 yuan atau sekitar 35.745 dolar AS. Varian ini menggunakan sistem dual-motor dengan penggerak semua roda atau AWD dan menghasilkan tenaga 310 kW.
Kapasitas baterainya juga lebih besar, yakni 76 kWh, menggunakan jenis ternary lithium. Hasilnya, jarak tempuh listrik murni meningkat hingga 505 km berdasarkan CLTC.
Baca Juga :
N70 Max Tawarkan Jarak Listrik 505 Km
Jarak listrik menjadi salah satu bagian yang paling menarik dari Skynomad N70. Pada varian Max, Xiaomi berhasil menghadirkan jarak tempuh listrik hingga 505 km.
Untuk kendaraan EREV, kemampuan tersebut menjadi nilai tambah karena teknologi ini pada dasarnya mengombinasikan baterai dengan mesin pembakaran internal sebagai range extender. Dengan baterai berkapasitas besar, pengguna N70 Max memiliki ruang lebih luas untuk berkendara menggunakan tenaga listrik sebelum membutuhkan dukungan sistem range extender.
Kedua varian N70 tetap menggunakan mesin 1,5 liter turbocharged yang berfungsi sebagai range extender. Jika menghitung kombinasi sumber tenaga tersebut, total jarak tempuh kendaraan diklaim mencapai lebih dari 1.350 km.
Baca Juga :
Selain itu, pengisian cepat juga menjadi perhatian. Xiaomi menyebut N70 Max dapat memperoleh tambahan jarak tempuh hingga 310 km hanya dalam 15 menit melalui fast charging.
Xiaomi Skynomad N70 Miliki Kabin yang Bisa Diatur Fleksibel
Tidak hanya mengejar kemampuan berkendara, Xiaomi juga menjadikan fleksibilitas kabin sebagai bagian penting dari N70. SUV ini dibangun menggunakan arsitektur Kunlun dan memiliki lantai kabin yang sepenuhnya rata.
Di bagian belakang, Xiaomi menggunakan sistem dengan lima rel yang memungkinkan kursi baris kedua digeser. Dengan konfigurasi tersebut, ruang kaki penumpang belakang dapat mencapai 1.410 mm.
Baca Juga :
Pengaturan ini membuat kabin dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan. Ketika ruang penumpang menjadi prioritas, kursi baris kedua dapat dimundurkan untuk memberikan ruang kaki lebih lega.
Sebaliknya, kebutuhan membawa barang juga tetap diperhatikan. Bagasi standar memiliki kapasitas 1.203 liter dan dapat diperluas hingga 2.425 liter ketika kursi dilipat.
Teknologi Xiaomi Skynomad N70 Didukung Snapdragon dan HyperOS
Masuk ke bagian teknologi, Xiaomi melengkapi N70 dengan platform mobile Qualcomm Snapdragon 8 generasi ketiga yang menjalankan sistem operasi HyperOS.
Dashboard kendaraan menggunakan beberapa layar sekaligus. Di bagian tengah terdapat layar berukuran 16,1 inci dengan resolusi 3K, sementara panel instrumen berukuran 8,88 inci.
Pengemudi juga mendapatkan head-up display berukuran 20 inci. Sementara itu, penumpang belakang dapat menikmati hiburan melalui layar berukuran 21,4 inci.
Kenyamanan kabin juga ditambah dengan kulkas kompresor bawaan berkapasitas 9 liter. Perangkat tersebut dapat digunakan untuk mendinginkan sekaligus menghangatkan isi kulkas.
Dengan susunan teknologi tersebut, Xiaomi tampaknya ingin menjadikan kabin N70 bukan hanya tempat untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain, tetapi juga ruang yang mendukung hiburan selama perjalanan.
Xiaomi HAD Andalkan Nvidia Thor-U
Untuk membantu pengemudi, kedua varian Xiaomi Skynomad N70 sudah mendapatkan sistem bantuan berkendara Xiaomi HAD sebagai fitur standar.
Sistem tersebut ditenagai prosesor Nvidia Thor-U dan didukung rangkaian sensor yang terdiri dari LiDAR menghadap ke depan, radar gelombang milimeter 4D, serta 11 kamera beresolusi tinggi.
Xiaomi juga memberikan perangkat lunak ADAS tersebut secara gratis seumur hidup. Fitur yang didukung mencakup kendali berkendara melalui suara, perpindahan jalur secara otomatis, serta navigasi hingga tingkat ruang parkir di garasi bawah tanah.
Dengan demikian, teknologi bantuan berkendara menjadi salah satu bagian penting dari paket N70. Xiaomi tidak hanya mengandalkan tenaga besar dan baterai berkapasitas tinggi, tetapi juga mencoba membuat pengalaman berkendara lebih praktis.
Xiaomi Skynomad N70 Tersedia dalam Enam Warna
Untuk pilihan tampilan, Xiaomi Skynomad N70 hadir dalam enam pilihan warna. Konsumen dapat memilih Distant Mountain Green, Butterfly Valley Blue, Cool Khaki, Volcanic Gray, Pearl White, dan Obsidian Black.
Pengiriman kendaraan ini dijadwalkan mulai berlangsung antara Oktober hingga November 2026.
Dengan kombinasi jarak listrik hingga 505 km, total jarak tempuh lebih dari 1.350 km, kabin fleksibel, serta rangkaian teknologi digital dan bantuan berkendara, N70 menjadi langkah penting Xiaomi di pasar kendaraan listrik China.
Menariknya lagi, peluncuran N70 dilakukan bersamaan dengan sejumlah produk besar Xiaomi lainnya. Perusahaan juga memperkenalkan Pad 9 Pro Max yang menggunakan chip internal XRING O3 dan layar 13,3 inci 144Hz, serta Xiaomi 18 Fold dengan desain mid-fold dan chipset XRING O3 yang sama.
Kehadiran Skynomad N70 memperlihatkan bahwa ekspansi Xiaomi tidak lagi terbatas pada smartphone dan perangkat pintar. Di sektor otomotif, perusahaan mulai menawarkan kendaraan yang menggabungkan elektrifikasi, ruang kabin fleksibel, serta ekosistem teknologi dalam satu produk.