Technonesia - Huawei resmi memperkenalkan FreeBuds 7, earbud nirkabel terbaru yang membawa fokus besar pada teknologi kecerdasan buatan atau AI. Perangkat ini diperkenalkan bersamaan dengan sejumlah produk baru Huawei dalam acara peluncuran HarmonyOS 7 dan ponsel lipat tiga terbarunya.
Alih-alih hanya menawarkan desain ringkas, Huawei justru menjadikan kemampuan mengelola suara sebagai salah satu daya tarik utama FreeBuds 7. Earbud ini membawa chip AI audio generasi ketiga yang dirancang untuk membaca kondisi suara di sekitar pengguna dan menyesuaikan pemrosesan secara cepat.
Dengan pendekatan tersebut, FreeBuds 7 diarahkan untuk menghadirkan pengalaman mendengarkan musik sekaligus melakukan panggilan yang lebih nyaman, terutama ketika pengguna berada di tempat ramai.
Baca Juga :
Di China, Huawei FreeBuds 7 dibanderol 999 yuan atau sekitar 140 dolar AS. Harga tersebut menempatkannya di segmen earbud premium.
Huawei FreeBuds 7 Andalkan Chip AI Audio Generasi Ketiga
Peningkatan utama pada Huawei FreeBuds 7 berada pada sistem pemrosesan audionya. Huawei menyematkan chip AI audio generasi ketiga yang dikembangkan secara internal.
Huawei menyebut kemampuan komputasi chip tersebut meningkat hingga 100 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Selain itu, sistem ini mampu mengambil sampel suara dari lingkungan sekitar hingga 400.000 kali setiap detik.
Baca Juga :
Kemampuan tersebut menjadi penting karena suara di sekitar pengguna dapat berubah dalam waktu singkat. Saat digunakan di kendaraan, pusat perbelanjaan, kantor, atau lokasi dengan banyak percakapan, misalnya, karakter kebisingan yang diterima earbud bisa terus berubah.
Karena itu, sistem AI pada FreeBuds 7 dirancang untuk mendeteksi perubahan tersebut dan melakukan penyesuaian secara otomatis.
Huawei juga menyebut chip ini memiliki latensi pemrosesan kebisingan hanya 8 mikrodetik. Pemrosesan yang sangat cepat tersebut diharapkan dapat membantu menekan gangguan tanpa membuat pengalaman audio terasa terlambat atau tidak natural.
Baca Juga :
ANC Huawei FreeBuds 7 Diklaim Meningkat Drastis
Selain chip baru, Huawei memberikan peningkatan besar pada teknologi active noise cancellation (ANC). Berdasarkan klaim perusahaan, kedalaman pengurangan kebisingan rata-rata pada FreeBuds 7 meningkat hingga 230 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Sementara itu, bandwidth pengurangan kebisingannya disebut meningkat hingga 275 persen.
Artinya, Huawei tidak hanya mengejar kemampuan mengurangi suara bising dengan tingkat lebih tinggi. Sistem tersebut juga dirancang untuk menangani rentang suara yang lebih luas.
Baca Juga :
Dengan demikian, pengguna diharapkan dapat menikmati musik dengan gangguan lingkungan yang lebih sedikit. Meski begitu, seperti teknologi ANC pada umumnya, hasil yang dirasakan tetap bisa berbeda berdasarkan jenis kebisingan, kondisi lingkungan, dan posisi earbud ketika digunakan.
FreeBuds 7 Bawa Teknologi Panggilan hingga Kebisingan 100 dB
Kemampuan Huawei FreeBuds 7 tidak berhenti pada konsumsi musik. Huawei juga memberikan perhatian pada kualitas komunikasi suara.
Perangkat ini mendukung teknologi yang disebut mampu menangani panggilan senyap dua arah pada tingkat kebisingan hingga 100 dB. Fitur tersebut ditujukan untuk membantu menjaga suara pengguna tetap dapat ditangkap dengan baik ketika berada di lingkungan yang sangat bising.
Baca Juga :
Untuk mendukung kemampuan tersebut, Huawei menggunakan algoritma AI yang membantu memisahkan suara manusia dari suara di sekitar.
Dengan begitu, suara pengguna diharapkan dapat terdengar lebih jelas oleh lawan bicara. Fitur ini tentu menarik bagi orang yang cukup sering melakukan panggilan ketika bepergian atau berada di tempat ramai.
Huawei FreeBuds 7 Punya Desain Semi-In-Ear 4,3 Gram
Dari sisi bentuk, Huawei FreeBuds 7 menggunakan desain semi-in-ear. Berbeda dengan earbud in-ear, desain ini tidak menggunakan eartips silikon yang masuk lebih dalam ke saluran telinga.
Pilihan tersebut bisa menjadi alternatif bagi pengguna yang kurang nyaman dengan model in-ear. Huawei juga melakukan penyesuaian pada posisi pusat gravitasi earbud untuk meningkatkan kenyamanan.
Perusahaan menyebut pusat gravitasi FreeBuds 7 digeser ke bagian dalam hingga 17 persen. Penyesuaian tersebut ditujukan agar earbud terasa lebih stabil sekaligus mengurangi tekanan saat digunakan dalam waktu lama.
Bobot setiap earbud juga hanya sekitar 4,3 gram. Dengan bobot ringan tersebut, perangkat dirancang untuk penggunaan seperti mendengarkan musik, menonton video, maupun melakukan panggilan dalam durasi panjang.
Algoritma AI FreeBuds 7 Bekerja Lebih dari 10.000 Kali per Detik
Salah satu bagian menarik lainnya adalah sistem pengurangan kebisingan berbasis persepsi AI. Algoritma tersebut bekerja secara aktif di latar belakang untuk membaca kondisi lingkungan pengguna.
Sistem tidak hanya memperhatikan suara dari luar. Algoritma juga mempertimbangkan bentuk telinga dan tingkat kecocokan earbud.
Huawei menyebut algoritma ini dapat melakukan pemeriksaan hingga lebih dari 10.000 kali setiap detik. Dengan frekuensi tersebut, sistem dapat terus melakukan penyesuaian terhadap performa peredam kebisingan sesuai kondisi penggunaan.
Tidak berhenti di sana, Huawei mengklaim kecepatan konvergensi algoritma meningkat hingga 750 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Jika kemampuan tersebut dapat diterapkan secara efektif dalam penggunaan sehari-hari, pendekatan ini berpotensi membuat ANC FreeBuds 7 terasa lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan.
Casing Huawei FreeBuds 7 Lebih Kecil dan Ringan
Huawei juga melakukan perubahan pada casing pengisi daya. Dibandingkan model sebelumnya, casing FreeBuds 7 berukuran 25 persen lebih kecil.
Selain itu, bobot casing tersebut diklaim turun hingga 17 persen.
Perubahan ini memang terlihat sederhana, tetapi dapat memberikan perbedaan bagi pengguna yang sering membawa earbud di dalam saku atau tas. Casing yang lebih ringkas membuat perangkat lebih mudah dibawa dalam aktivitas sehari-hari.
Pada saat yang sama, Huawei tetap mempertahankan berbagai teknologi AI di dalam FreeBuds 7. Karena itu, perangkat ini tidak hanya mengandalkan bentuk yang praktis sebagai nilai jual.
Huawei FreeBuds 7 Layak Jadi Pilihan Earbud Premium?
Kehadiran Huawei FreeBuds 7 memperlihatkan bagaimana teknologi AI semakin menjadi bagian penting dari persaingan earbud premium. Huawei tidak hanya meningkatkan kemampuan peredam suara, tetapi juga mencoba membuat sistem tersebut lebih responsif terhadap kondisi pengguna.
Chip AI audio generasi ketiga dengan peningkatan komputasi hingga 100 persen, pengambilan sampel suara hingga 400.000 kali per detik, serta latensi pemrosesan kebisingan 8 mikrodetik menjadi bagian utama dari pendekatan tersebut.
Di sisi lain, ANC diklaim mengalami peningkatan kedalaman pengurangan kebisingan hingga 230 persen dan bandwidth hingga 275 persen. Dukungan panggilan pada kondisi bising hingga 100 dB juga menjadi nilai tambah.
Kemudian, desain semi-in-ear dengan bobot 4,3 gram serta casing yang 25 persen lebih kecil dan 17 persen lebih ringan membuat aspek portabilitas turut diperhatikan.
Dengan harga 999 yuan di China, FreeBuds 7 masuk ke wilayah earbud premium. Namun, kemampuan sebenarnya tetap perlu dilihat melalui penggunaan nyata dalam berbagai kondisi.
Jika klaim Huawei mengenai pemrosesan AI dan peningkatan ANC mampu diterjemahkan dengan baik dalam pemakaian sehari-hari, FreeBuds 7 berpotensi menjadi salah satu produk yang menarik perhatian di kelasnya.