Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Nokia 300 Charge: Miliki Baterai Jumbo 3.700 mAh Bisa Jadi Power Bank
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Nokia 300 Charge: Miliki Baterai Jumbo 3.700 mAh Bisa Jadi Power Bank

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi TechnoNesia
Senin, 31 Agustus 2026 - 01:51 WIB
Nokia 300 Charge: Miliki Baterai Jumbo 3.700 mAh Bisa Jadi Power Bank

Nokia 300 Charge

Sumber Foto :hmd.com
Thumb 1Thumb 2
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Tren ponsel dengan baterai berkapasitas besar ternyata tidak selalu datang dari smartphone. HMD justru membawa konsep tersebut ke perangkat yang jauh lebih sederhana lewat Nokia 300 Charge.

Feature phone terbaru ini memang tidak menawarkan spesifikasi yang membuat pengguna smartphone modern terpukau. Layarnya kecil, kameranya sangat sederhana, dan konektivitasnya masih terbatas pada jaringan 2G. Namun, ada satu hal yang membuat perangkat ini menarik perhatian: baterai 3.700 mAh.

Bagi sebuah feature phone, kapasitas tersebut terbilang sangat besar. Bahkan, baterainya lebih dari dua kali lipat dibanding sejumlah ponsel fitur Nokia lainnya.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Yang membuatnya semakin menarik, baterai jumbo tersebut bukan hanya ditujukan untuk membuat Nokia 300 Charge bertahan lama. HMD juga memberikan kemampuan reverse charging sehingga ponsel ini dapat digunakan sebagai power bank dalam kondisi tertentu.

Nokia 300 Charge Miliki Baterai Jumbo 3.700 mAh

Spesifikasi Nokia 300 Charge
Sumber : hmd.com

Daya tahan menjadi nilai jual utama Nokia 300 Charge. Ponsel ini membawa baterai berkapasitas 3.700 mAh, angka yang mungkin terasa biasa jika dibandingkan dengan smartphone saat ini.

Namun, ceritanya berbeda ketika kapasitas tersebut ditempatkan pada sebuah feature phone.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Sebagai gambaran, Nokia 110 Power hanya membawa baterai 1.750 mAh. Sementara itu, Nokia 105 keluaran 2023 memiliki baterai 1.000 mAh. Artinya, kapasitas Nokia 300 Charge jauh lebih besar dibanding kedua perangkat tersebut.

HMD mengklaim baterai ini mampu membuat ponsel bertahan lebih dari 40 hari dalam kondisi standby. Untuk kebutuhan menelepon, perangkat tersebut disebut mampu mencapai waktu bicara hingga 37 jam.

Karena itu, Nokia 300 Charge lebih masuk akal jika dilihat sebagai ponsel cadangan ketimbang perangkat utama. Pengguna bisa menyimpannya di dalam tas atau kendaraan dan mengandalkannya ketika smartphone kehabisan baterai.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Nokia 300 Power Bank Bisa Mengisi Perangkat Lain

Fitur yang paling mencuri perhatian justru bukan kapasitas baterainya, melainkan kemampuan Nokia 300 Power Bank untuk membagikan daya.

HMD menyematkan port USB-C yang mendukung pengisian daya hingga 10W. Selain menerima daya, port tersebut juga bisa digunakan untuk mengeluarkan daya ke perangkat lain melalui fitur reverse charging.

Caranya cukup unik. Di bagian samping terdapat tombol khusus bertuliskan "Out". Ketika fungsi tersebut diaktifkan, baterai Nokia 300 Charge dapat digunakan untuk membantu mengisi perangkat lain.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dengan demikian, perangkat ini punya fungsi ganda. Di satu sisi, ia merupakan feature phone untuk komunikasi dasar. Di sisi lain, kapasitas baterainya dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya darurat.

Memang, kemampuan ini tidak akan menggantikan power bank berkapasitas besar. Namun, konsep tersebut cukup masuk akal bagi pengguna yang membutuhkan perangkat cadangan sekaligus sumber daya tambahan ketika sedang bepergian.

Apalagi, dalam kondisi darurat, tambahan daya dari sebuah ponsel yang masih menyimpan baterai bisa menjadi jauh lebih berguna daripada sekadar memiliki feature phone biasa.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Senter Nokia 300 Charge Diklaim Sangat Terang

Selain baterai, HMD juga memberikan perhatian pada fitur yang terlihat sederhana tetapi cukup berguna, yakni senter.

Nokia 300 Charge memiliki lampu senter di bagian atas bodi. HMD mengklaim tingkat kecerahannya mencapai empat kali lebih terang dibandingkan senter pada Nokia 105 dan dua kali lebih terang daripada senter yang ada di iPhone 16 Pro.

Senter tersebut memang bukan lampu flash untuk kamera. Kamera belakangnya sendiri sangat sederhana dengan resolusi 320 x 240 piksel.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dengan begitu, kemampuan fotografi jelas bukan alasan utama membeli perangkat ini. Justru fungsi seperti senter, baterai besar, dan kemampuan reverse charging menjadi daya tarik utamanya.

Konsep tersebut menunjukkan bahwa HMD tidak mencoba menjadikan Nokia 300 Charge sebagai pengganti smartphone. Sebaliknya, perangkat ini lebih diarahkan untuk kebutuhan praktis yang sering terlupakan oleh ponsel modern.

Desain Nokia 300 Charge Terlihat Tangguh

Dari sisi desain, Nokia 300 Charge membawa pendekatan yang berbeda dari feature phone Nokia berukuran kecil pada umumnya.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Bodinya dibuat dengan sudut yang cukup tegas dan memiliki tekstur anti-slip. Pilihan warna yang tersedia adalah Sandstone dan Green.

Ukurannya juga tergolong cukup besar untuk sebuah feature phone. Perangkat ini memiliki tinggi 136,6 mm, lebar 55 mm, dan ketebalan 14,94 mm. Bobotnya mencapai 138 gram.

Meski tampilannya mengarah ke desain rugged, pengguna tetap perlu berhati-hati. Nokia 300 Charge ternyata belum memiliki sertifikasi resmi untuk ketahanan terhadap air maupun benturan.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Jadi, tampilan kokohnya sebaiknya tidak langsung diartikan sebagai perangkat yang benar-benar tahan banting.

Spesifikasi Nokia 300 Charge Sangat Sederhana

Di balik bodinya, Nokia 300 Charge menggunakan layar LCD berukuran 2,4 inci. Performanya ditopang chipset Unisoc SC6531E dan sistem operasi S30+.

RAM dan penyimpanan internalnya masing-masing hanya 4 MB. Spesifikasi tersebut tentu sangat jauh dari standar smartphone masa kini.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Namun, sebenarnya hal itu bukan sesuatu yang mengejutkan. Feature phone memang dirancang untuk menjalankan fungsi dasar seperti menelepon, berkirim pesan, menggunakan senter, dan menjalankan fitur sederhana lainnya.

Untuk pengguna yang membutuhkan kapasitas penyimpanan tambahan, HMD menyediakan slot microSD yang mendukung kartu hingga 32 GB.

Menariknya lagi, colokan headphone jack 3,5 mm masih dipertahankan. Fitur yang mulai menghilang dari banyak smartphone modern ini justru masih tersedia pada perangkat sederhana seperti Nokia 300 Charge.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Konektivitas 2G Jadi Catatan Penting

Di balik daya tahan baterai yang mengesankan, ada satu kelemahan yang cukup penting untuk diperhatikan.

Nokia 300 Charge hanya mendukung jaringan 2G dual-band pada frekuensi 900 MHz dan 1.800 MHz. Artinya, penggunaan ponsel ini sangat bergantung pada ketersediaan jaringan 2G di wilayah pengguna.

Masalahnya, sejumlah negara sudah mulai mengurangi atau mematikan jaringan 2G. Karena itu, perangkat ini tidak bisa dianggap sebagai feature phone yang cocok digunakan di semua negara.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Bagi calon pembeli, dukungan jaringan menjadi hal yang sebaiknya diperiksa terlebih dahulu. Kapasitas baterai yang besar tentu tidak banyak membantu jika perangkat sulit mendapatkan jaringan untuk melakukan panggilan.

Harga Nokia 300 Charge Mulai Rp500 Ribuan

Nokia 300 Charge saat ini sudah terpantau dijual di sejumlah platform e-commerce di kawasan Asia Tenggara, termasuk Filipina dan Malaysia.

Di beberapa pasar, perangkat tersebut juga dipasarkan dengan nama Nokia 300 Power Bank. Harganya berada di kisaran PHP 1.990 hingga MYR 148, yang jika dikonversikan berada di sekitar Rp500 ribuan.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dengan harga tersebut, daya tarik Nokia 300 Charge sebenarnya bukan terletak pada spesifikasi. Ponsel ini justru menawarkan konsep yang cukup berbeda: sebuah feature phone dengan baterai besar yang bisa berfungsi sebagai sumber daya darurat.

Bagi pengguna yang hanya membutuhkan telepon dan ingin memiliki perangkat cadangan dengan daya tahan panjang, konsep ini cukup menarik.

Terlebih lagi, kemampuan reverse charging membuatnya punya fungsi tambahan yang jarang ditemukan pada feature phone.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Namun, keterbatasan jaringan 2G tetap menjadi pertimbangan utama. Jadi, sebelum membeli, calon pengguna sebaiknya memastikan terlebih dahulu bahwa jaringan 2G masih tersedia dan dapat digunakan di wilayahnya.

Pada akhirnya, Nokia 300 Charge bukanlah ponsel yang dibuat untuk menyaingi smartphone. Perangkat ini menawarkan sesuatu yang berbeda: kesederhanaan, daya tahan panjang, dan fungsi power bank dalam satu bodi.

Di tengah smartphone yang semakin canggih dan membutuhkan pengisian daya hampir setiap hari, pendekatan sederhana seperti ini justru bisa menjadi solusi menarik untuk situasi darurat.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved