Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

4 Juni 2026 | 07:27

HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa

3 Juni 2026 | 05:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Komunitas Supermoto Makassar Jelajahi Wisata Ikonik Sulsel
  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • HP Gaming Terbaik 2026: 6 Pilihan Performa Monster Rp2 Jutaan
  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota
Senin, Juni 29
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Prancis Bakal Larang Anak di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial
Berita Tekno

Prancis Bakal Larang Anak di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial

Jundi AmrullahJundi Amrullah13 Juni 2025 | 08:01
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Prancis Bakal Larang Anak di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Presiden Prancis Emmanuel Macron mendorong larangan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15 tahun. Langkah ini diambil menyusul insiden kekerasan fatal di sekolah dan kekhawatiran terhadap dampak negatif media sosial terhadap anak muda. Macron mendesak Uni Eropa untuk segera mengatur hal ini, dan jika gagal, Prancis akan menerapkannya secara nasional.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengusulkan pelarangan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15 tahun. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara pada Selasa (10/6), menyusul meningkatnya kekhawatiran akan dampak negatif media sosial terhadap remaja.

Usulan ini muncul setelah terjadi insiden tragis di sebuah sekolah di Prancis Timur, di mana seorang siswa berusia 14 tahun menusuk seorang asisten sekolah hingga tewas. Kejadian itu terjadi saat petugas memeriksa tas siswa untuk mencari senjata.

Baca Juga

  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Advertisement

Peristiwa penusukan tersebut mengejutkan masyarakat Prancis dan memicu kembali perdebatan tentang pengaruh media sosial terhadap perilaku kekerasan anak muda. Macron menyebut media sosial sebagai salah satu pemicu utama meningkatnya kekerasan di kalangan remaja.

Macron mengungkapkan harapannya agar Uni Eropa segera menetapkan regulasi terkait pembatasan usia akses media sosial. Ia menegaskan bahwa jika Uni Eropa gagal, Prancis akan menerapkan kebijakan tersebut secara mandiri.

Dalam wawancara dengan France 2 dan unggahan di platform X, Macron mengatakan bahwa para ahli mendukung aturan ini. Ia mendesak platform digital untuk bertindak cepat dengan memverifikasi usia pengguna secara lebih efektif.

Baca Juga

  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota
  • Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Advertisement

Negara-negara lain seperti Australia juga telah mengambil langkah serupa. Pemerintah Australia melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun menggunakan media sosial, setelah melalui perdebatan publik dan tekanan terhadap perusahaan teknologi besar.

Meskipun banyak platform telah memiliki batasan usia minimal 13 tahun, laporan dari regulator keamanan daring Australia menunjukkan bahwa anak-anak masih bisa melewati batasan tersebut dengan mudah.

Macron berharap regulasi baru ini bisa menjadi langkah penting dalam melindungi anak-anak dari dampak buruk media sosial, serta menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi generasi muda.

Baca Juga

  • Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!
  • Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Headline Medsos Prancis
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleXL SATU Hadirkan Promo JUMBO dan JUARA!
Next Article Youtube Sebut Berhasil Ciptakan 490 Ribu Lapangan Kerja di Tahun 2024
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37

Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik

Ana Octarin2 Juni 2026 | 16:37
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

5 Fakta Mengejutkan Penemuan Harta Karun Emas Rp 1.358 T di China

27 Oktober 2025 | 08:38

Perbandingan Konsumsi BBM Innova vs Rush, Mana Pilihan Paling Irit?

2 April 2026 | 01:54

5 Fitur Baru Xiaomi 15 Ultra Setelah Update HyperOS 3 dan Android 16

4 November 2025 | 03:38

Cara Cek Nomor IM3 Paling Praktis dan Cepat Terbaru

31 Mei 2026 | 05:00
Terbaru

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.