Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Identitas Digital Robot Humanoid: Inovasi Perdana dari China

15 Mei 2026 | 02:55

Rating Keselamatan Jetour T1 Raih Bintang 5 ASEAN NCAP

15 Mei 2026 | 01:55

Harga AirTag 2 Indonesia Paket 4 Pack Lebih Hemat, Cek Speknya!

15 Mei 2026 | 00:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Identitas Digital Robot Humanoid: Inovasi Perdana dari China
  • Rating Keselamatan Jetour T1 Raih Bintang 5 ASEAN NCAP
  • Harga AirTag 2 Indonesia Paket 4 Pack Lebih Hemat, Cek Speknya!
  • Tablet Android Terbaik 2026: Xiaomi Pad 7 vs Samsung Tab S9 FE
  • Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi
  • Harga Toyota Avanza Bekas 2013 Mulai Rp80 Jutaan, Cek Tipenya
  • Jadwal MPL ID S17 Week 8: Duel Panas Dewa United vs Evos
  • Link Download FF Beta 1.118.1 Terbaru 2026 dan Cara Install
Jumat, Mei 15
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Prancis Bakal Larang Anak di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial
Berita Tekno

Prancis Bakal Larang Anak di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial

Jundi AmrullahJundi Amrullah13 Juni 2025 | 08:01
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Prancis Bakal Larang Anak di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Presiden Prancis Emmanuel Macron mendorong larangan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15 tahun. Langkah ini diambil menyusul insiden kekerasan fatal di sekolah dan kekhawatiran terhadap dampak negatif media sosial terhadap anak muda. Macron mendesak Uni Eropa untuk segera mengatur hal ini, dan jika gagal, Prancis akan menerapkannya secara nasional.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengusulkan pelarangan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15 tahun. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara pada Selasa (10/6), menyusul meningkatnya kekhawatiran akan dampak negatif media sosial terhadap remaja.

Usulan ini muncul setelah terjadi insiden tragis di sebuah sekolah di Prancis Timur, di mana seorang siswa berusia 14 tahun menusuk seorang asisten sekolah hingga tewas. Kejadian itu terjadi saat petugas memeriksa tas siswa untuk mencari senjata.

Baca Juga

  • Identitas Digital Robot Humanoid: Inovasi Perdana dari China
  • Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi

Advertisement

Peristiwa penusukan tersebut mengejutkan masyarakat Prancis dan memicu kembali perdebatan tentang pengaruh media sosial terhadap perilaku kekerasan anak muda. Macron menyebut media sosial sebagai salah satu pemicu utama meningkatnya kekerasan di kalangan remaja.

Macron mengungkapkan harapannya agar Uni Eropa segera menetapkan regulasi terkait pembatasan usia akses media sosial. Ia menegaskan bahwa jika Uni Eropa gagal, Prancis akan menerapkan kebijakan tersebut secara mandiri.

Dalam wawancara dengan France 2 dan unggahan di platform X, Macron mengatakan bahwa para ahli mendukung aturan ini. Ia mendesak platform digital untuk bertindak cepat dengan memverifikasi usia pengguna secara lebih efektif.

Baca Juga

  • Sesar Aktif Gunung Ciremai Terdeteksi, Wilayah Kuningan Waspada
  • Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan

Advertisement

Negara-negara lain seperti Australia juga telah mengambil langkah serupa. Pemerintah Australia melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun menggunakan media sosial, setelah melalui perdebatan publik dan tekanan terhadap perusahaan teknologi besar.

Meskipun banyak platform telah memiliki batasan usia minimal 13 tahun, laporan dari regulator keamanan daring Australia menunjukkan bahwa anak-anak masih bisa melewati batasan tersebut dengan mudah.

Macron berharap regulasi baru ini bisa menjadi langkah penting dalam melindungi anak-anak dari dampak buruk media sosial, serta menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi generasi muda.

Baca Juga

  • Donor Sperma Elon Musk ke Shivon Zilis: Visi Besar di Balik Anak Kembar
  • Kabel Laut Pukpuk Telkom Hubungkan Koneksi RI-Papua Nugini

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Headline Medsos Prancis
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleXL SATU Hadirkan Promo JUMBO dan JUARA!
Next Article Youtube Sebut Berhasil Ciptakan 490 Ribu Lapangan Kerja di Tahun 2024
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Identitas Digital Robot Humanoid: Inovasi Perdana dari China

Iphan S15 Mei 2026 | 02:55

Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi

Ana Octarin14 Mei 2026 | 22:55

Sesar Aktif Gunung Ciremai Terdeteksi, Wilayah Kuningan Waspada

Iphan S14 Mei 2026 | 18:28

Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan

Iphan S11 Mei 2026 | 19:55

Donor Sperma Elon Musk ke Shivon Zilis: Visi Besar di Balik Anak Kembar

Iphan S11 Mei 2026 | 14:55

Kabel Laut Pukpuk Telkom Hubungkan Koneksi RI-Papua Nugini

Ana Octarin9 Mei 2026 | 19:55
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan

Iphan S11 Mei 2026 | 19:55

Community Gateway Wamena menjadi tonggak baru dalam upaya pemerataan akses informasi di wilayah timur Indonesia.…

Tablet Acer Iconia iM11-22M5G: Spek Gahar Harga 4 Jutaan!

11 Mei 2026 | 15:55

The Elite Showcase 2026 Hadirkan Sung Kang dan Modifikasi Kelas Dunia

9 Mei 2026 | 18:55

Rating Keselamatan Jetour T1 Raih Bintang 5 ASEAN NCAP

15 Mei 2026 | 01:55

Jejak Gempa Besar Gunung Ciremai Ditemukan Peneliti BRIN

9 Mei 2026 | 04:55
Terbaru

Identitas Digital Robot Humanoid: Inovasi Perdana dari China

Iphan S15 Mei 2026 | 02:55

Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi

Ana Octarin14 Mei 2026 | 22:55

Sesar Aktif Gunung Ciremai Terdeteksi, Wilayah Kuningan Waspada

Iphan S14 Mei 2026 | 18:28

Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan

Iphan S11 Mei 2026 | 19:55

Donor Sperma Elon Musk ke Shivon Zilis: Visi Besar di Balik Anak Kembar

Iphan S11 Mei 2026 | 14:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.