Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Integrasi Jaringan XLSmart Capai 70%, Sinyal 5G Meluas

20 Mei 2026 | 13:55

Harga Mobil Jetour Terbaru Mei 2026, Mulai 300 Jutaan!

20 Mei 2026 | 12:55

Game Steam Terlaris Saat Ini & Cara Beli Tanpa Kartu Kredit

20 Mei 2026 | 11:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Integrasi Jaringan XLSmart Capai 70%, Sinyal 5G Meluas
  • Harga Mobil Jetour Terbaru Mei 2026, Mulai 300 Jutaan!
  • Game Steam Terlaris Saat Ini & Cara Beli Tanpa Kartu Kredit
  • Kode Redeem FC Mobile 20 Mei 2026, Klaim Kartu OVR 115
  • Tablet Murah Baterai Besar: Honor Pad X8b Mulai Jadi Rebutan
  • Muka Air Danau Toba Menyusut, Ribuan Ikan Terancam Mati
  • Harga Mobil Hyundai Terbaru Ditahan demi Jaga Daya Beli
  • iPhone 16 Kirana Larasati Selamat Usai Diving 150 Meter
Rabu, Mei 20
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Tech » 5 Teknologi yang Diam-diam Dihapus dari Evolusi HP Xiaomi
Tech

5 Teknologi yang Diam-diam Dihapus dari Evolusi HP Xiaomi

Olin SianturiOlin Sianturi16 November 2025 | 01:38
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Fitur Xiaomi yang Hilang, Evolusi Teknologi HP Xiaomi
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Penasaran dengan 5 teknologi krusial yang lenyap dari Fitur Xiaomi yang Hilang? Simak bagaimana Evolusi Teknologi HP Xiaomi membentuk strateginya kini.

Xiaomi dikenal sebagai raksasa teknologi yang sangat agresif dalam melakukan eksperimen. Sejak awal perjalanannya, dari perusahaan yang fokus pada perangkat lunak (MIUI) hingga menjadi produsen ponsel pintar dan AIoT global terkemuka, Xiaomi selalu menerapkan strategi inovasi yang cepat.

Strategi ini melibatkan pengenalan fitur baru yang inovatif, namun juga memiliki keberanian untuk menonaktifkan atau menghapus teknologi lama yang dianggap tidak lagi sejalan dengan ambisi ekosistem yang lebih luas.

Baca Juga

  • Cara Pasang Cat Gatekeeper untuk Berhenti Scrolling di Chrome
  • Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Secara Online dengan Mudah

Advertisement

Pensiunnya beberapa fitur perangkat keras maupun lunak ini adalah bagian tak terpisahkan dari modernisasi platform mereka.

Keputusan ini sering kali dilakukan secara “diam-diam” atau hanya disadari oleh pengguna setia yang telah mengikuti merek ini selama bertahun-tahun. Penghapusan fitur tersebut biasanya didasarkan pada biaya produksi, pergeseran tren pasar, atau kebutuhan untuk menyederhanakan rantai pasok.

Mengapa Xiaomi Menghapus Fitur Lama?

Dalam dunia teknologi yang bergerak sangat cepat, stagnasi adalah kemunduran. Untuk menjaga daya saing dan menekan harga, produsen harus terus meninjau elemen perangkat keras dan lunak yang mereka gunakan.

Baca Juga

  • Cara Mengatasi Google Drive Penuh Agar Penyimpanan Kembali Lega
  • Cara Melacak Lokasi Orang Lewat WA dan Google Maps Terbaru

Advertisement

Keputusan Xiaomi untuk merombak atau menghilangkan fitur tertentu bukan sekadar penghematan, melainkan langkah strategis yang didasari beberapa pertimbangan utama.

  • Standardisasi Global: Mengurangi fitur proprietary demi standar industri yang lebih diterima secara luas (misalnya, beralih dari pengisian daya khusus ke standar USB Power Delivery).
  • Desain Minimalis: Meningkatkan rasio layar ke bodi (screen-to-body ratio) dan menciptakan desain yang lebih ramping dan modern.
  • Fokus Ekosistem: Mengalokasikan sumber daya pengembangan ke area yang lebih menguntungkan, seperti AIoT atau fitur kamera berbasis AI.
  • Keamanan & Stabilitas: Menghapus fitur perangkat lunak yang kompleks dan rentan terhadap bug untuk meningkatkan stabilitas sistem secara keseluruhan.

Mari kita ulas lebih dalam mengenai 5 teknologi kunci yang tidak lagi digunakan oleh perusahaan, serta bagaimana setiap keputusan tersebut membentuk Evolusi Teknologi HP Xiaomi hingga saat ini.

5 Fitur Xiaomi yang Hilang: Mengulas Evolusi Teknologi HP Xiaomi

Beberapa dari teknologi yang hilang ini mungkin masih terasa di model-model tertentu di kelas sangat rendah. Namun, secara umum, fitur-fitur ini telah ditarik dari lini utama, terutama di seri flagship dan mid-range premium.

Baca Juga

  • Bahaya Modus Silent Call: Kenali Ciri dan Cara Menghindarinya
  • Cara Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik Lama Berlaku Nasional

Advertisement

1. Tombol Navigasi Kapasitif Fisik

Pada model-model awal, terutama sebelum era bezel-less (layar penuh) mendominasi, Xiaomi—seperti banyak produsen Android lainnya—mengandalkan tombol kapasitif yang diletakkan di bawah layar. Tombol ini mencakup tombol Home, Back, dan Multitasking.

Pergeseran besar terjadi ketika Xiaomi, melalui MIUI, sepenuhnya mengadopsi navigasi berbasis gerakan (gesture navigation).

Baca Juga

  • Alasan Mengaktifkan Mode Pesawat Saat Terbang, Bukan Biar Tak Jatuh!
  • Cara Matikan Dering WhatsApp Nomor Tak Dikenal Tanpa Aplikasi

Advertisement

Dampak Evolusi: Penghapusan tombol kapasitif ini memungkinkan Xiaomi untuk memperluas tampilan layar hingga ke tepi bawah perangkat, menciptakan estetika yang jauh lebih premium dan modern. Meskipun tombol fisik memberikan umpan balik taktil yang jelas, gestur dianggap lebih efisien dan intuitif bagi pengguna baru.

2. Pemindai Sidik Jari di Bagian Belakang

Ada masa ketika pemindai sidik jari di bagian belakang (rear-mounted fingerprint sensor) adalah standar emas untuk kecepatan dan keandalan. Xiaomi menggunakannya secara luas di seri Redmi dan Mi sebelum 2019.

Dengan perkembangan teknologi layar AMOLED dan OLED, Xiaomi dengan cepat beralih ke teknologi Pemindai Sidik Jari Dalam Layar (In-Display Fingerprint Sensor) untuk lini ponsel kelas atas dan menengah.

Baca Juga

  • Cara Ganti Alamat Gmail Utama Tanpa Menghapus Data Akun
  • Cara Ganti Alamat Email Gmail Tanpa Perlu Buat Akun Baru

Advertisement

Fitur yang hilang di sini adalah sensor fisik di belakang. Meskipun beberapa model entry-level masih menggunakan sensor di samping (terintegrasi dengan tombol daya), pemindai di belakang kini hampir sepenuhnya lenyap dari katalog utama mereka.

3. Slot Kartu MicroSD Khusus (Triple Slot)

Bagi banyak pengguna, kemampuan untuk memperluas penyimpanan adalah hal yang krusial. Namun, seiring dengan penurunan harga penyimpanan internal (UFS) dan peningkatan kapasitas penyimpanan dasar (mulai dari 128GB atau 256GB), kebutuhan akan MicroSD mulai menurun.

Xiaomi mulai menghilangkan slot MicroSD sepenuhnya di banyak model kelas premium, atau menggantinya dengan slot hibrida (Hybrid Slot) yang memaksa pengguna memilih antara SIM kedua atau MicroSD.

Baca Juga

  • Cara Mematikan Download Otomatis WhatsApp Agar Memori HP Lega
  • Cara Pakai WhatsApp di Garmin, Balas Chat Tanpa Smartphone

Advertisement

Implikasi Strategis: Keputusan ini mendorong pengguna untuk membeli varian penyimpanan internal yang lebih besar (dengan margin keuntungan lebih tinggi bagi Xiaomi) dan juga membantu menjaga kecepatan total sistem karena memori internal modern jauh lebih cepat dibandingkan MicroSD.

4. Slot Earphone 3.5mm pada Lini Flagship

Penghapusan jack audio 3.5mm mungkin adalah salah satu Fitur Xiaomi yang Hilang yang paling kontroversial dan universal di industri ini. Jack 3.5mm telah menjadi standar selama beberapa dekade.

Baca Juga

  • Cara Blokir Nomor Tidak Dikenal Agar Bebas Teror Pinjol
  • Prompt AI Kartu Lebaran Unik untuk Ucapan Idulfitri Estetik

Advertisement

Xiaomi secara strategis menghapus jack 3.5mm pada hampir semua perangkat flagship dan mid-range premium mereka, dimulai dari beberapa seri Mi awal.

Perusahaan kini memprioritaskan konektivitas nirkabel dan pengisian daya USB-C, yang mengarah pada desain perangkat yang lebih tipis dan peningkatan margin keuntungan di segmen produk audio nirkabel (seperti TWS, True Wireless Stereo) yang merupakan bagian vital dari ekosistem AIoT Xiaomi.

5. MIUI A/B Partition System (Untuk Pembaruan Seamless)

Ini adalah fitur perangkat lunak yang tidak terlihat oleh pengguna sehari-hari, namun sangat penting untuk proses pembaruan sistem. Sistem partisi A/B (dikenal juga sebagai pembaruan seamless) memungkinkan pembaruan dipasang di partisi ‘B’ saat perangkat berjalan pada partisi ‘A’. Jika pembaruan gagal, perangkat dapat kembali ke A dengan aman.

Baca Juga

  • Cara Pakai ChatGPT Lebaran 2026: Atur THR, Mudik, & Kartu Ucapan
  • Mini PC Performa Tinggi Kini Jadi Solusi Kerja Multitasking

Advertisement

Meskipun sistem A/B ini standar di Android murni, Xiaomi memilih untuk tidak mengadopsinya secara konsisten di semua perangkat mereka yang menjalankan MIUI, terutama di model lama atau kelas menengah tertentu.

Alasan Penghapusan/Penghindaran: Partisi A/B memerlukan dua kali lipat ruang penyimpanan untuk OS, yang menjadi masalah pada perangkat dengan kapasitas ROM terbatas. Untuk menghemat biaya dan ruang, beberapa perangkat Xiaomi menggunakan pembaruan tradisional, meskipun berisiko mengalami kegagalan boot jika terjadi kesalahan saat instalasi.

Baca Juga

  • Teknik Malware Zombie ZIP: Cara Baru Peretas Kelabui Antivirus
  • 5 Tips Jitu untuk Bikin Ramadan dan Idulfitri Lebih Kreatif dengan Meta AI

Advertisement

Dampak Jangka Panjang dari Evolusi Teknologi HP Xiaomi

Keputusan untuk menghilangkan fitur-fitur ini sering kali merupakan respons langsung terhadap tren pasar, tetapi juga proaktif dalam membentuk masa depan produk Xiaomi.

Dengan menghapus tombol fisik, sidik jari belakang, dan jack audio, Xiaomi mampu fokus pada peningkatan kualitas material bodi, kapasitas baterai, dan kecepatan pengisian daya. Ini adalah langkah yang diperlukan untuk bersaing di segmen premium.

Perubahan ini tidak hanya tentang perangkat keras. Simplifikasi perangkat keras berarti tim perangkat lunak dapat fokus menyempurnakan fitur-fitur kunci di MIUI, menjadikannya lebih ringan, lebih aman, dan lebih terintegrasi dengan ekosistem perangkat pintar Xiaomi lainnya.

Baca Juga

  • Remaja Makin Aktif Online, Ini Tips Aman Akses Internet yang Wajib Dicoba
  • 7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Advertisement

Evolusi Teknologi HP Xiaomi mencerminkan kedewasaan sebuah merek yang kini tidak lagi hanya fokus pada spesifikasi harga termurah, tetapi juga pada pengalaman pengguna yang holistik dan modern.

Meskipun beberapa pengguna lama mungkin merindukan fitur tertentu—seperti MicroSD atau jack 3.5mm—keputusan strategis ini telah memungkinkan Xiaomi untuk menjaga lini produk mereka tetap relevan, ramping, dan siap untuk menghadapi tantangan teknologi di masa depan.

Baca Juga

  • 5 Fakta Prosedur Masuk Gedung KTP: Langgar UU Perlindungan Data?
  • 7 Karyawan Dipecat Karena Skandal Keyboard Palsu, Ini Alasannya

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Evolusi Gadget Fitur HP HP Xiaomi Teknologi Smartphone Xiaomi
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleKenaikan Harga Chip Memori: 5 Alasan Spesifikasi HP Xiaomi 2026 Terancam?
Next Article Strategi Harga Galaxy S26 Terbongkar: 3 Alasan Samsung Ubah Desain
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Review Redmi Note 15 Pro 5G: HP Rp 4 Jutaan Berbodi Titanium?

Olin Sianturi19 Mei 2026 | 09:55

Bocoran Xiaomi 17T Series: Meluncur Global September 2026

Olin Sianturi16 Mei 2026 | 11:55

Chipset Snapdragon 6 Gen 5 Resmi Rilis, HP Jadi Makin Kencang

Olin Sianturi8 Mei 2026 | 10:55

Cara Cek HP Support eSIM: Panduan Mudah untuk Semua Merek

Olin Sianturi3 Mei 2026 | 18:55

Kompor Gas Pintar Xiaomi Resmi Meluncur, Masak Jadi Lebih Aman

Olin Sianturi3 Mei 2026 | 17:55

Tablet Redmi 3 Jutaan Terbaru: Redmi Pad 2 4G vs SE, Pilih Mana?

Olin Sianturi2 Mei 2026 | 17:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Modus Rekrutmen Teroris Anak Lewat Game Online Diungkap BNPT

15 Mei 2026 | 06:55

Muka Air Danau Toba Menyusut, Ribuan Ikan Terancam Mati

20 Mei 2026 | 08:55

Monitor Huawei Qingyun M273U: Spek 4K 160Hz untuk Profesional

19 Mei 2026 | 22:55

HP Kamera 4K Termurah 2026: Pilihan Terbaik Konten Kreator

15 Mei 2026 | 16:55
Terbaru

Review Redmi Note 15 Pro 5G: HP Rp 4 Jutaan Berbodi Titanium?

Olin Sianturi19 Mei 2026 | 09:55

Bocoran Xiaomi 17T Series: Meluncur Global September 2026

Olin Sianturi16 Mei 2026 | 11:55

Chipset Snapdragon 6 Gen 5 Resmi Rilis, HP Jadi Makin Kencang

Olin Sianturi8 Mei 2026 | 10:55

Cara Cek HP Support eSIM: Panduan Mudah untuk Semua Merek

Olin Sianturi3 Mei 2026 | 18:55

Kompor Gas Pintar Xiaomi Resmi Meluncur, Masak Jadi Lebih Aman

Olin Sianturi3 Mei 2026 | 17:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.