Jutaan HP Xiaomi Mi Redmi pengguna Android 8 dan 9 terancam! Dukungan Google Chrome Android Lama resmi berakhir 2026. Cek apakah HP Anda aman dari pemblokiran.
TechnonesiaID - Kabar penting datang bagi Anda pengguna setia ponsel Xiaomi, terutama bagi yang masih mengandalkan model lawas. Google telah mengumumkan rencana signifikan yang akan mengakhiri dukungan untuk browser Chrome pada perangkat yang menjalankan sistem operasi (OS) Android 8.0 Oreo dan Android 9.0 Pie.
Perubahan ini dijadwalkan mulai berlaku pada tahun 2026, tepatnya saat peluncuran versi Chrome 139. Meskipun tahun 2026 terasa masih jauh, dampaknya sangat besar. Ini akan mempengaruhi jutaan pengguna global, termasuk sejumlah besar perangkat Xiaomi Mi Redmi populer yang dirilis antara tahun 2016 hingga 2018.
Baca Juga
Advertisement
Penghentian dukungan ini bukan hanya sekadar pembaruan kecil. Ini berarti browser Chrome pada perangkat lama Anda tidak akan lagi menerima pembaruan keamanan, fitur baru, dan mungkin mengalami masalah kompatibilitas saat menjelajah web di masa mendatang.
Mengapa Google Chrome Berhenti di Xiaomi Mi Redmi Lama?
Keputusan untuk mengakhiri dukungan Android versi lama adalah praktik standar di industri teknologi. Tujuannya adalah untuk memastikan keamanan dan efisiensi platform secara keseluruhan. Mengembangkan aplikasi yang kompatibel dengan sistem operasi yang sudah sangat tua memerlukan sumber daya yang besar dan seringkali membuka celah keamanan yang sulit ditutup.
Manajer Dukungan Chrome, Ellen T, secara resmi mengumumkan hal ini di forum dukungan Chrome. Dalam pengumumannya, Chrome 138 akan menjadi versi terakhir yang masih mendukung perangkat Android Oreo dan Pie.
Baca Juga
Advertisement
Dengan berakhirnya siklus dukungan, fokus pengembangan Google akan dialihkan sepenuhnya ke OS Android yang lebih baru, yang menawarkan arsitektur keamanan dan kemampuan yang jauh lebih baik.
Timeline Resmi Penghentian Dukungan
Meskipun dampak nyata baru terasa pada tahun 2026, penting untuk memahami garis waktu yang ditetapkan oleh Google:
- Chrome Versi 138: Ini adalah versi terakhir dari Chrome yang akan menerima pembaruan penuh, termasuk fitur dan patch keamanan, untuk perangkat Android 8.0 dan 9.0.
- Awal 2026: Chrome Versi 139 resmi diluncurkan. Setelah versi ini, perangkat yang menjalankan Android 8 dan 9 tidak akan lagi bisa menginstal atau menerima pembaruan versi Chrome yang lebih baru.
- Dampak Jangka Panjang: Pengguna masih bisa menggunakan Chrome yang sudah terinstal, tetapi tanpa pembaruan. Ini membuat mereka rentan terhadap ancaman keamanan siber yang muncul di masa depan.
5 Tipe Utama Xiaomi yang Terancam Kehilangan Dukungan Google Chrome Android Lama
Sekitar 10% dari semua perangkat Android di seluruh dunia masih berjalan pada Android 8 (Oreo) atau Android 9 (Pie). Angka ini menunjukkan jutaan ponsel, di mana populasi Xiaomi Mi Redmi menyumbang porsi yang sangat besar di pasar global, termasuk Indonesia.
Baca Juga
Advertisement
Model-model yang paling rentan adalah ponsel kelas menengah ke bawah dan bahkan beberapa seri unggulan yang dirilis pada masa jayanya, sekitar 2016, 2017, dan 2018.
Berikut adalah beberapa seri populer Xiaomi Mi Redmi yang sangat mungkin terdampak karena mayoritas perangkat tersebut mentok di Android 8 atau Android 9:
- Seri Redmi Note 5/5 Pro: Salah satu raja kelas menengah saat itu, banyak yang tidak mendapatkan pembaruan melampaui Android Pie.
- Xiaomi Mi 6: Meskipun merupakan perangkat unggulan yang hebat, siklus dukungan perangkat lunaknya telah berakhir.
- Redmi 6/6A: Perangkat entry-level yang sangat populer dan sangat mungkin tidak bisa lagi menjalankan versi Chrome terbaru.
- Xiaomi Mi A2/A2 Lite: Bagian dari program Android One, meskipun mendapatkan pembaruan cepat, dukungan OS utama sudah lama berakhir.
- Redmi S2/Y2: Model lain yang sangat populer di pasar Asia dan terhenti di versi Android lama.
Jika Anda tidak yakin versi Android mana yang Anda gunakan, Anda bisa memeriksanya di bagian ‘Tentang Ponsel’ atau ‘About Phone’ pada menu Pengaturan perangkat Anda.
Baca Juga
Advertisement
Dampak Nyata Jika Anda Tetap Menggunakan Chrome yang Tidak Diperbarui
Beberapa pengguna mungkin berpikir, “Ah, 2026 masih lama. Saya akan tetap menggunakan Chrome versi lama.” Namun, ada konsekuensi serius yang harus dipertimbangkan jika Anda memilih untuk tidak beralih atau mengganti perangkat Anda.
Dampak terbesar dari pemblokiran pembaruan Chrome adalah pada aspek keamanan. Browser adalah pintu gerbang utama Anda ke internet, tempat Anda memasukkan data sensitif, seperti detail perbankan, kata sandi, dan informasi pribadi.
Konsekuensi Utama Berhenti Menerima Pembaruan Chrome
Kehilangan dukungan Chrome secara permanen membawa tiga risiko utama:
Baca Juga
Advertisement
- Ancaman Keamanan Siber: Google secara rutin menambal kerentanan (vulnerability) pada Chrome. Tanpa pembaruan, perangkat Anda akan menjadi sasaran empuk bagi malware, phishing, dan eksploitasi peramban yang diketahui.
- Fungsionalitas Web Rusak: Situs web terus berkembang menggunakan standar HTML, CSS, dan JavaScript terbaru. Chrome versi lama tidak akan mampu merender atau menampilkan situs-situs modern dengan benar.
- Performa dan Stabilitas Menurun: Chrome versi baru selalu dioptimalkan untuk konsumsi daya dan kecepatan. Versi lama mungkin menjadi lambat, sering mogok (crash), atau menguras baterai lebih cepat.
Penting: Para ahli menyarankan agar Anda segera beralih ke solusi alternatif jauh sebelum batas waktu 2026 tiba, untuk memastikan pengalaman menjelajah yang aman.
Solusi & Langkah Antisipasi untuk Pengguna Google Chrome Android Lama
Jika perangkat Xiaomi Mi Redmi Anda dipastikan mentok di Android 8 atau 9, jangan panik. Ada beberapa langkah strategis yang bisa Anda ambil untuk memastikan Anda tetap bisa menjelajahi internet dengan aman dan lancar.
1. Beralih ke Browser Web Alternatif yang Kompatibel
Ini adalah solusi paling mudah dan cepat. Beberapa browser pihak ketiga masih terus mendukung versi Android yang lebih tua untuk sementara waktu. Namun, Anda harus selalu memeriksa kebijakan dukungan mereka.
Baca Juga
Advertisement
Browser seperti Mozilla Firefox, Opera, atau bahkan browser bawaan Xiaomi (Mi Browser) mungkin menjadi penyelamat. Pilihlah browser yang dikenal memiliki fokus kuat pada privasi dan keamanan.
Pastikan Anda segera mengekspor semua bookmark dan kata sandi yang tersimpan di Chrome dan mengimpornya ke browser baru Anda.
2. Pertimbangkan Pembaruan Perangkat Keras
Meskipun ini adalah solusi yang memerlukan biaya, ini adalah langkah paling aman. Ponsel yang berusia lebih dari 5-7 tahun umumnya sudah berada di akhir masa pakainya. Perangkat keras yang usang juga mulai memengaruhi kecepatan dan efisiensi.
Baca Juga
Advertisement
Beralih ke model Xiaomi Mi Redmi terbaru yang menjalankan Android 13 atau lebih tinggi, tidak hanya menjamin dukungan Chrome untuk tahun-tahun mendatang, tetapi juga memberikan peningkatan besar dalam performa dan fitur kamera.
3. Memanfaatkan ROM Kustom (Hanya untuk Pengguna Mahir)
Untuk pengguna yang sangat teknis, menginstal Custom ROM (seperti LineageOS) yang kompatibel dengan perangkat keras lama Anda bisa menjadi opsi. Custom ROM memungkinkan Anda menjalankan versi Android yang lebih baru (seperti Android 12 atau 13) pada perangkat keras lama Anda.
Namun, proses ini berisiko tinggi (dikenal sebagai ‘bricking’) dan akan membatalkan garansi. Langkah ini hanya direkomendasikan bagi mereka yang memiliki pengetahuan mendalam tentang modifikasi perangkat lunak ponsel.
Baca Juga
Advertisement
Kesimpulan
Keputusan Google untuk menghentikan dukungan Google Chrome Android Lama pada tahun 2026 adalah pengingat bahwa teknologi terus bergerak maju. Jutaan pengguna Xiaomi Mi Redmi yang masih menggunakan Android 8 dan 9 harus mulai merencanakan langkah antisipasi.
Jangan menunggu hingga tahun 2026 dan mendapati diri Anda terjebak dengan browser yang tidak aman. Mulailah migrasi data Anda ke browser alternatif hari ini atau rencanakan pembaruan perangkat keras dalam waktu dekat. Keamanan data pribadi Anda di dunia maya jauh lebih berharga daripada menunda keputusan ini.
Baca Juga
Advertisement
Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
- Instagram : @technonesia_id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA