Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tablet Advan Tab VX Lite 2025: Spek Gahar Layar 2K Cuma 1 Jutaan

26 Maret 2026 | 17:10

Tablet Advan Tab Sketsa 3: Pilihan Terbaik Pelajar Tahun 2026

26 Maret 2026 | 17:05

Air Fryer Terbaik 2026: 7 Rekomendasi Sehat untuk Diet Nutrisi

26 Maret 2026 | 17:00
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tablet Advan Tab VX Lite 2025: Spek Gahar Layar 2K Cuma 1 Jutaan
  • Tablet Advan Tab Sketsa 3: Pilihan Terbaik Pelajar Tahun 2026
  • Air Fryer Terbaik 2026: 7 Rekomendasi Sehat untuk Diet Nutrisi
  • Samsung Galaxy Tab S9 FE 2025: Tablet Menengah Paling Tangguh
  • Chopper Murah tapi Powerful 2026: 5 Rekomendasi Hemat Listrik
  • Chip AI Arm AGI CPU Resmi Meluncur, Meta Jadi Mitra Utama
  • Skin PUBG Mobile Gratis Season 29: Daftar Item Permanen S29
  • Cara Blokir Nomor Tidak Dikenal Agar Bebas Teror Pinjol
Kamis, Maret 26
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Aplikasi » Aplikasi Video AI Sora Resmi Dimatikan OpenAI Setelah 6 Bulan
Aplikasi

Aplikasi Video AI Sora Resmi Dimatikan OpenAI Setelah 6 Bulan

Olin SianturiOlin Sianturi26 Maret 2026 | 14:20
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Aplikasi video AI Sora
Aplikasi video AI Sora (Foto: inet.detik.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Aplikasi video AI Sora resmi dihentikan operasionalnya oleh OpenAI hanya enam bulan setelah peluncuran perdananya yang fenomenal. Keputusan mendadak ini mengejutkan banyak pihak, mengingat platform tersebut sempat digadang-gadang sebagai pesaing kuat TikTok di ekosistem kecerdasan buatan. OpenAI mengumumkan kabar duka ini melalui akun resmi mereka, sekaligus menandai berakhirnya eksperimen media sosial berbasis video generatif milik perusahaan pimpinan Sam Altman tersebut.

Dalam pernyataan resminya, OpenAI tidak memberikan rincian spesifik mengenai alasan teknis atau strategis di balik penyuntikan mati layanan ini. Perusahaan hanya menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pengguna yang telah aktif berkarya dan membangun komunitas sejak hari pertama. Langkah ini memicu spekulasi luas di kalangan pengamat teknologi mengenai arah kebijakan OpenAI di masa depan, terutama terkait produk yang langsung menyasar konsumen ritel.

Meskipun OpenAI memilih untuk tutup mulut mengenai alasan internal, data pasar menunjukkan tren yang cukup menjelaskan situasi tersebut. Penurunan minat pengguna terhadap aplikasi video AI Sora terlihat sangat signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan data dari Appfigure, aplikasi ini sempat mencapai puncak kejayaan pada November 2025 dengan total unduhan mencapai lebih dari 3,3 juta di App Store dan Google Play Store.

Baca Juga

  • Penutupan Aplikasi Sora OpenAI: Strategi Baru Demi IPO 2026
  • Promo PC Game Pass Ramadan Cuma Rp 14.999, Cek Cara Belinya!

Advertisement

Namun, euforia tersebut rupanya tidak bertahan lama. Memasuki Februari 2026, angka unduhan merosot tajam menjadi hanya sekitar 1,1 juta. Jika kita membandingkannya dengan kesuksesan ChatGPT yang memiliki 900 juta pengguna aktif mingguan, performa Sora di pasar aplikasi seluler terbilang sangat kecil. Rendahnya retensi pengguna diduga menjadi faktor utama mengapa OpenAI memilih untuk tidak melanjutkan layanan ini lebih jauh.

Selain faktor jumlah pengguna, biaya operasional untuk menjalankan platform video generatif berbasis cloud sangatlah tinggi. Menghasilkan video berkualitas tinggi dengan AI memerlukan daya komputasi GPU yang luar biasa besar. Jika pertumbuhan pengguna tidak sebanding dengan biaya infrastruktur yang dikeluarkan, maka model bisnis platform sosial tersebut menjadi tidak berkelanjutan bagi perusahaan sebesar OpenAI.

Pasar video AI sebenarnya tidak sedang meredup, melainkan sedang mengalami pergeseran kompetisi yang sangat ketat. Di saat OpenAI memutuskan menghentikan pengembangan aplikasi video AI Sora dalam bentuk platform sosial, pesaing seperti Luma AI, Runway, dan Kling justru terus memperkuat posisi mereka. Para kompetitor ini lebih fokus pada penyediaan alat (tools) bagi profesional daripada membangun media sosial sendiri.

Baca Juga

  • Cara Pakai ChatGPT Lebaran 2026: Atur THR, Mudik, & Kartu Ucapan
  • QRIS Cross Border Jepang Indonesia Resmi Berlaku bagi Turis

Advertisement

Banyak kreator profesional yang merasa bahwa format media sosial ala TikTok yang ditawarkan Sora kurang memberikan fleksibilitas dalam proses produksi video yang serius. Hal ini membuat para profesional lebih memilih platform yang menawarkan kontrol lebih mendalam terhadap setiap frame video. OpenAI tampaknya menyadari bahwa kekuatan utama mereka bukan pada pengelolaan komunitas media sosial, melainkan pada pengembangan model AI yang fundamental.

Dengan menutup aplikasi publiknya, OpenAI kini dapat lebih fokus pada penyempurnaan algoritma inti. Langkah ini dianggap lebih logis daripada harus bersaing langsung dengan TikTok atau Instagram yang sudah memiliki basis pengguna miliaran orang dan infrastruktur moderasi konten yang jauh lebih matang.

Masa Depan Teknologi Sora dan Model Sora 2

Meskipun versi aplikasinya sudah tidak ada, bukan berarti teknologi di baliknya menghilang begitu saja. OpenAI menegaskan bahwa mereka tidak keluar dari bisnis pembuatan video AI. Teknologi tersebut kini bertransformasi menjadi model Sora 2 yang lebih canggih. Namun, aksesnya kini lebih terbatas dan eksklusif, hanya tersedia bagi para pelanggan berbayar ChatGPT Plus dan pengguna korporat melalui API.

Baca Juga

  • QRIS Antarnegara Indonesia Korea Selatan Rilis April 2026
  • Fitur Baru WhatsApp Chat Tanpa Akun: Kirim Pesan Lewat Browser

Advertisement

Strategi ini menunjukkan pergeseran OpenAI dari model bisnis “B2C” (Business to Consumer) berbasis iklan atau media sosial, kembali ke akar mereka sebagai penyedia infrastruktur AI “B2B” (Business to Business). Dengan cara ini, OpenAI tetap bisa memonetisasi teknologi video AI mereka tanpa harus menanggung beban berat pengelolaan platform sosial yang penuh dengan tantangan moderasi konten dan hak cipta.

Bagi para pengguna yang telah mengunggah karya mereka, OpenAI berjanji akan segera membagikan jadwal resmi penghentian layanan serta instruksi mengenai cara menyimpan data mereka. Perusahaan juga akan memberikan detail lebih lanjut mengenai bagaimana para pengembang dapat memanfaatkan API Sora untuk integrasi di aplikasi pihak ketiga.

Penutupan ini menjadi pengingat bahwa tidak semua inovasi AI akan berhasil di pasar konsumen luas. Meskipun aplikasi video AI Sora sempat menjadi tren sesaat, keberlanjutan sebuah produk tetap bergantung pada kegunaan jangka panjang dan efisiensi model bisnisnya. Kini, mata dunia tertuju pada bagaimana OpenAI akan mengintegrasikan kemampuan video canggih tersebut ke dalam ekosistem ChatGPT yang sudah lebih dulu mapan dan sukses di pasar global.

Baca Juga

  • Fitur Smart Reorder Spotify: Solusi Transisi Lagu Makin Mulus
  • Fitur Expert Review Grammarly Resmi Dihapus Akibat Isu Etika

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Kecerdasan Buatan OpenAI Sora Teknologi Video AI
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleXiaomi Resmi Hentikan MIUI, Era HyperOS Kini Menjadi Fokus
Next Article Perayaan Ulang Tahun PUBG Mobile ke-8 di Piramida Giza
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Samsung Galaxy Tab S9 FE 2025: Tablet Menengah Paling Tangguh

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 16:55

Pilihan Motor Listrik Buatan Indonesia dengan Fitur Canggih

Ana Octarin26 Maret 2026 | 15:35

Aturan Pembatasan Media Sosial RI Mendunia, Inggris Ikut Serta

Iphan S26 Maret 2026 | 15:27

Fitur Terjemahan WhatsApp iPhone Hadirkan Chat Otomatis

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 15:00

HP RAM 8GB 1 Jutaan Terbaik 2024: Buruan Beli Sebelum Naik!

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 13:30

Peran AI dalam Perang Iran: Ribuan Target Hancur dalam Sekejap

Iphan S26 Maret 2026 | 12:50
Pilihan Redaksi
Gadget

HP Kamera Mid-range Terbaik untuk Foto Lebaran Ciamik

Olin Sianturi21 Maret 2026 | 03:46

HP kamera mid-range terbaik menjadi incaran utama menjelang momen libur Lebaran yang penuh dengan aktivitas…

Jaringan AI Grid Global Akamai-NVIDIA: Revolusi Komputasi Edge

20 Maret 2026 | 01:19

Kulkas Satu Pintu Terbaik 2026: Pilihan Estetis dan Awet

26 Maret 2026 | 14:00

Rice Cooker Digital vs Manual: Mana Paling Untung di 2026?

26 Maret 2026 | 07:55

Misteri Kuno Lapisan Es Mencair: Dunia Masa Lalu Terungkap

26 Maret 2026 | 08:05
Terbaru

Samsung Galaxy Tab S9 FE 2025: Tablet Menengah Paling Tangguh

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 16:55

Pilihan Motor Listrik Buatan Indonesia dengan Fitur Canggih

Ana Octarin26 Maret 2026 | 15:35

Aturan Pembatasan Media Sosial RI Mendunia, Inggris Ikut Serta

Iphan S26 Maret 2026 | 15:27

Fitur Terjemahan WhatsApp iPhone Hadirkan Chat Otomatis

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 15:00

HP RAM 8GB 1 Jutaan Terbaik 2024: Buruan Beli Sebelum Naik!

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 13:30
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.