TechnonesiaID - Puncak Arus Balik Lebaran 2026 kini menjadi fokus utama pemerintah seiring berakhirnya masa libur hari raya di berbagai wilayah Indonesia. Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, secara resmi mengeluarkan peringatan bagi seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ekstra saat kembali ke kota asal. Ia menekankan bahwa perencanaan perjalanan yang matang menjadi kunci utama untuk menghindari penumpukan kendaraan dan risiko kecelakaan di jalan raya.
Dalam kunjungannya di Semarang pada Selasa (24/3), Menhub Dudy menyampaikan pesan penting terkait manajemen waktu bagi para pemudik. Ia mengimbau agar masyarakat tidak hanya terpaku pada satu waktu keberangkatan saja. Pengaturan jadwal yang lebih fleksibel dapat membantu mengurai kepadatan yang biasanya terjadi di titik-titik krusial seperti gerbang tol dan simpul transportasi utama.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar mengutamakan keselamatan, mengatur waktu perjalanan dengan baik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Jangan memaksakan diri apabila lelah, karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Dudy dengan tegas saat memantau kesiapan infrastruktur di Jawa Tengah.
Baca Juga
Advertisement
PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberikan proyeksi yang perlu diwaspadai oleh para pengendara jalan tol. Mereka memprediksi bahwa gelombang tertinggi kendaraan akan terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026. Pada hari tersebut, volume kendaraan yang menuju arah Jakarta dan sekitarnya diperkirakan mencapai sekitar 250 ribu unit. Jumlah yang masif ini berpotensi menimbulkan kepadatan luar biasa jika masyarakat berangkat secara bersamaan.
Oleh karena itu, masyarakat sangat disarankan untuk selalu memantau informasi lalu lintas terkini melalui aplikasi resmi atau media sosial otoritas terkait. Datang lebih awal ke titik keberangkatan bagi pengguna angkutan umum juga sangat dianjurkan guna menghindari risiko tertinggal jadwal. Bagi mereka yang membawa kendaraan sendiri, manfaatkan rest area secara maksimal untuk beristirahat sejenak setiap 4 jam perjalanan.
Dudy Purwagandhi menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya gotong royong antara pemerintah dan masyarakat. Tanpa disiplin dari para pengguna jalan, upaya pengaturan lalu lintas tidak akan berjalan maksimal. Mari kita bersama-sama menciptakan suasana perjalanan yang kondusif, aman, dan nyaman demi kelancaran selama Puncak Arus Balik Lebaran 2026.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA