Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kulkas Mini Aqua 1 Jutaan 2026: Pilihan Hemat untuk Anak Kos

6 April 2026 | 00:59

Foto Bumi Misi Artemis II: Gambaran Dramatis dari Luar Angkasa

6 April 2026 | 00:14

Strategi Borong RAM Apple untuk Jegal Pesaing Global

5 April 2026 | 23:30
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kulkas Mini Aqua 1 Jutaan 2026: Pilihan Hemat untuk Anak Kos
  • Foto Bumi Misi Artemis II: Gambaran Dramatis dari Luar Angkasa
  • Strategi Borong RAM Apple untuk Jegal Pesaing Global
  • Tablet Honor Magic Pad 4 Resmi Meluncur: Paling Tipis di Dunia!
  • Penggunaan AI di Indonesia Diprediksi Melonjak 41% pada 2030
  • Regional Director Logitech Asia Tenggara Resmi Dijabat Sinem Yavuz
  • Tablet Terbaik untuk Kuliah 2026: 3 Rekomendasi Paling Worth It
  • Tas dari kolagen T-rex ini dijual seharga Rp8,5 miliar
Senin, April 6
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Tas dari kolagen T-rex ini dijual seharga Rp8,5 miliar
Berita Tekno

Tas dari kolagen T-rex ini dijual seharga Rp8,5 miliar

Ana OctarinAna Octarin5 April 2026 | 19:44
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Tas dari kolagen T-rex
Tas dari kolagen T-rex (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Tas dari kolagen T-rex kini menjadi perbincangan hangat di dunia internasional setelah para ilmuwan dan desainer meluncurkan inovasi radikal ini pada awal April lalu. Produk fesyen yang memadukan unsur prasejarah dengan teknologi mutakhir ini menggunakan material yang berasal dari protein fosil Tyrannosaurus rex yang ditemukan di Amerika Serikat. Kehadiran aksesori unik ini membuktikan bahwa batas antara sains, sejarah, dan kemewahan kini semakin memudar dalam industri kreatif global.

Karya seni sekaligus produk teknologi ini tampil dengan warna biru kehijauan yang mencolok. Saat ini, publik dapat melihat langsung benda tersebut di museum Art Zoo, Amsterdam, hingga tanggal 11 Mei mendatang. Pihak penyelenggara menempatkan tas tersebut secara dramatis di atas bongkahan batu dalam sebuah sangkar khusus, tepat di bawah replika kerangka T-rex yang megah untuk memberikan konteks sejarah yang kuat bagi para pengunjung.

Inovasi Teknologi di Balik Tas dari Kolagen T-rex

Proses pembuatan tas dari kolagen T-rex ini melibatkan prosedur laboratorium yang sangat rumit dan presisi. Para ilmuwan mengekstraksi fragmen protein kuno dari sisa-sisa fosil dinosaurus yang telah berusia jutaan tahun. Fragmen protein ini kemudian dimasukkan ke dalam sel hewan modern yang berfungsi sebagai “pabrik biologis” untuk menghasilkan kolagen dalam jumlah yang cukup. Kolagen hasil rekayasa genetika inilah yang kemudian diproses menjadi material kulit sintetis berkualitas tinggi.

Baca Juga

  • Foto Bumi Misi Artemis II: Gambaran Dramatis dari Luar Angkasa
  • Penggunaan AI di Indonesia Diprediksi Melonjak 41% pada 2030

Advertisement

Teknologi ini sebenarnya merupakan bagian dari tren besar yang disebut dengan pertanian seluler atau bioteknologi bahan. Alih-alih menggunakan kulit hewan ternak konvensional, para peneliti mencoba membangkitkan kembali materi biologis dari masa lalu untuk menciptakan sesuatu yang benar-benar baru. Penggunaan sel hewan yang tidak teridentifikasi secara spesifik dalam laporan tersebut menunjukkan betapa eksklusif dan rahasianya formula yang digunakan untuk menciptakan kulit prasejarah ini.

Keunikan tas dari kolagen T-rex tidak hanya terletak pada asal-usul bahannya, tetapi juga pada narasi yang dibawanya. Produk ini menantang persepsi manusia tentang keberlanjutan dan etika dalam industri fesyen. Dengan memanfaatkan data genetik dari masa lalu, industri kreatif mencoba menawarkan alternatif material yang tidak memerlukan pemotongan hewan ternak secara masif, meskipun proses produksinya saat ini masih sangat mahal dan terbatas.

Nilai Investasi dan Lelang Barang Mewah

Dunia lelang internasional menyambut antusias kehadiran produk ini dengan ekspektasi harga yang sangat tinggi. Kabarnya, tas dari kolagen T-rex tersebut akan dilelang dengan harga awal mencapai lebih dari setengah juta dolar AS, atau setara dengan Rp8,5 miliar. Harga yang fantastis ini mencerminkan kelangkaan material dan tingkat kesulitan teknis yang harus dilalui oleh para ilmuwan selama bertahun-tahun riset.

Baca Juga

  • Petinggi OpenAI Cuti Panjang di Tengah Rencana Go Public
  • Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol atau Tidak Secara Online

Advertisement

Para kolektor barang mewah melihat tas ini bukan sekadar alat untuk membawa barang, melainkan sebagai aset investasi sekaligus artefak sains. Nilai sejarah dari Tyrannosaurus rex yang merupakan predator puncak di zaman Cretaceous memberikan prestise tersendiri bagi pemiliknya nanti. Di pasar barang antik dan koleksi langka, benda-benda yang memiliki keterkaitan langsung dengan dinosaurus selalu berhasil menarik minat para miliarder dunia.

Selain itu, desain tas ini juga mempertimbangkan aspek estetika modern. Meskipun bahan dasarnya berasal dari protein purba, bentuk dan tekstur tas tetap mengikuti standar estetika produk fesyen kelas atas. Warna biru kehijauan yang dipilih memberikan kesan futuristik, seolah ingin menyatukan masa lalu yang sangat jauh dengan masa depan teknologi manusia.

Masa Depan Bioteknologi dalam Industri Kreatif

Keberhasilan menciptakan tas dari kolagen T-rex membuka pintu bagi kemungkinan-kemungkinan baru di masa depan. Ilmuwan memprediksi bahwa di masa depan, kita mungkin bisa memproduksi berbagai jenis material dari makhluk yang sudah punah lainnya, seperti mammoth atau burung dodo, untuk keperluan edukasi maupun industri terbatas. Langkah ini dianggap sebagai tonggak sejarah dalam pemanfaatan DNA kuno untuk kebutuhan manusia modern.

Baca Juga

  • Obat Penyakit Autoimun Terbaru Ditemukan pada Protein Kutu
  • Masa Depan Matahari dan Bumi: Ancaman Kiamat dalam 1 Miliar Tahun

Advertisement

Namun, proyek ini juga memicu diskusi di kalangan akademisi mengenai batasan etika rekayasa genetika. Beberapa pihak mempertanyakan apakah etis menghidupkan kembali protein dari makhluk yang sudah lama punah hanya untuk tujuan komersial seperti tas mewah. Di sisi lain, para pendukung inovasi ini berpendapat bahwa teknologi ini dapat mempercepat pengembangan kulit sintetis yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada industri peternakan yang polutif.

Secara keseluruhan, kehadiran tas dari kolagen T-rex ini telah berhasil mencuri perhatian dunia dan memicu perdebatan lintas disiplin ilmu. Dari sisi ekonomi, lelang yang akan datang akan menjadi pembuktian sejauh mana pasar menghargai perpaduan antara bioteknologi ekstrem dan fesyen tingkat tinggi. Bagi masyarakat umum, ini adalah pengingat bahwa sains mampu mewujudkan hal-hal yang sebelumnya hanya ada dalam imajinasi atau film fiksi ilmiah.

Dengan berakhirnya masa pameran di Amsterdam nanti, publik akan segera mengetahui siapa sosok yang bersedia merogoh kocek miliaran rupiah demi memiliki sepotong sejarah prasejarah dalam genggaman mereka. Kehadiran tas dari kolagen T-rex ini dipastikan akan tetap menjadi catatan penting dalam sejarah inovasi material dunia selama bertahun-tahun ke depan.

Baca Juga

  • Penemuan Marsupial Purba Papua yang Sempat Dikira Punah 6.000 Tahun
  • Industri Chip China AI Melejit, Sanksi AS Malah Jadi Berkah

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Bioteknologi Fosil Dinosaurus Inovasi Fesyen Lelang Barang Mewah T-rex
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleHonda Stylo 160 Burgundy Resmi Meluncur, Tampil Lebih Mewah!
Next Article Tablet Terbaik untuk Kuliah 2026: 3 Rekomendasi Paling Worth It
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Foto Bumi Misi Artemis II: Gambaran Dramatis dari Luar Angkasa

Ana Octarin6 April 2026 | 00:14

Penggunaan AI di Indonesia Diprediksi Melonjak 41% pada 2030

Iphan S5 April 2026 | 21:59

Petinggi OpenAI Cuti Panjang di Tengah Rencana Go Public

Iphan S5 April 2026 | 17:22

Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol atau Tidak Secara Online

Iphan S5 April 2026 | 15:22

Obat Penyakit Autoimun Terbaru Ditemukan pada Protein Kutu

Ana Octarin5 April 2026 | 13:22

Masa Depan Matahari dan Bumi: Ancaman Kiamat dalam 1 Miliar Tahun

Ana Octarin5 April 2026 | 11:22
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Investasi Softbank di OpenAI: Pinjam Rp 679 Triliun dari Bank

Iphan S31 Maret 2026 | 02:22

Investasi Softbank di OpenAI kini memasuki babak baru yang sangat ambisius setelah perusahaan modal ventura…

Rekomendasi Tablet Baterai Awet Terbaik 2026 untuk Kerja

4 April 2026 | 03:53

Tablet 5 Jutaan Terbaik 2026: 6 Pilihan untuk Kerja & Kuliah

5 April 2026 | 15:53

Promo LED TV 65 Inch Transmart Diskon Gede 5 April 2026

5 April 2026 | 07:54

Harga Poco X8 Pro Series Indonesia: Spek Gahar Baterai 8.500 mAh

2 April 2026 | 23:22
Terbaru

Foto Bumi Misi Artemis II: Gambaran Dramatis dari Luar Angkasa

Ana Octarin6 April 2026 | 00:14

Penggunaan AI di Indonesia Diprediksi Melonjak 41% pada 2030

Iphan S5 April 2026 | 21:59

Petinggi OpenAI Cuti Panjang di Tengah Rencana Go Public

Iphan S5 April 2026 | 17:22

Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol atau Tidak Secara Online

Iphan S5 April 2026 | 15:22

Obat Penyakit Autoimun Terbaru Ditemukan pada Protein Kutu

Ana Octarin5 April 2026 | 13:22
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.