Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pembatasan Media Sosial Anak: Komdigi Tegur Keras Meta dan Google

31 Maret 2026 | 14:54

Nobar F1 Mobil Lubricants Perkuat Kebersamaan Komunitas F1

31 Maret 2026 | 14:22

Bahaya malware loader RenEngine Intai Pengguna Aplikasi Bajakan

31 Maret 2026 | 13:54
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pembatasan Media Sosial Anak: Komdigi Tegur Keras Meta dan Google
  • Nobar F1 Mobil Lubricants Perkuat Kebersamaan Komunitas F1
  • Bahaya malware loader RenEngine Intai Pengguna Aplikasi Bajakan
  • Larangan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Resmi Berlaku
  • Modifikasi Toyota Hilux Rangga Ala Brabus Tampil Gahar di BIMS
  • Kode Redeem FF 31 Maret 2026: Klaim Bundle dan Diamond Gratis
  • Investasi Chip Memori Samsung di China Melonjak Demi Kebutuhan AI
  • Sejarah Gazoo Racing Toyota: Dari Hobi Menjadi Brand Mandiri
Selasa, Maret 31
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Aplikasi » Google Rilis Gemini 2.5 Pro Experimental: Model AI Paling Cerdas, Saingi OpenAI!
Aplikasi Trending

Google Rilis Gemini 2.5 Pro Experimental: Model AI Paling Cerdas, Saingi OpenAI!

Olin SianturiOlin Sianturi26 Maret 2025 | 21:22
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Google Rilis Gemini 2.5 Pro Experimental
Google Rilis Gemini 2.5 Pro Experimental
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Google Rilis Gemini 2.5 Pro Experimental, model AI terbaru dengan penalaran paling cerdas. Saingi OpenAI dan hadir dengan fitur revolusioner.

Google kembali membuat gebrakan di dunia kecerdasan buatan dengan menghadirkan Gemini 2.5, model AI terbaru yang diklaim memiliki penalaran paling cerdas yang pernah mereka ciptakan.

Tak hanya itu, Gemini 2.5 juga disebut mampu mengungguli beberapa model AI pesaing, termasuk dari OpenAI, Anthropic, dan DeepSeek, dalam berbagai tolok ukur.

Baca Juga

  • Samsung dukung BTS World Tour ARIRANG, Galaxy S26 Ultra Jadi Sorotan
  • Harga Langganan Netflix Terbaru Naik Lagi, Cek Rinciannya!

Advertisement

Lantas, apa saja keunggulan dari Google Gemini 2.5 ini? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Google Rilis Gemini 2.5 Pro Experimental

Gemini 2.5 Pro Experimental
Gemini 2.5 Pro Experimental

Pada Rabu (26/3/2025), Google secara resmi merilis Gemini 2.5 Pro Experimental sebagai langkah awal sebelum peluncuran versi finalnya.

Model ini kini sudah tersedia di:

Baca Juga

  • Aplikasi Video AI Sora Resmi Dimatikan OpenAI Setelah 6 Bulan
  • Penutupan Aplikasi Sora OpenAI: Strategi Baru Demi IPO 2026

Advertisement

  • Google AI Studio – Platform pengembang untuk eksplorasi AI.
  • Aplikasi Gemini – Bisa diakses pelanggan Gemini Advanced dengan biaya $20 per bulan (Rp331.600).

Google menegaskan bahwa ke depannya, semua model AI baru yang mereka kembangkan akan dilengkapi dengan kemampuan penalaran bawaan, menjadikannya lebih akurat dalam berbagai tugas kompleks.

AI dengan Penalaran Paling Cerdas, Mampu Saingi OpenAI

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan teknologi berlomba-lomba mengembangkan AI dengan penalaran tingkat tinggi.

Setelah OpenAI memperkenalkan model AI penalaran pertama mereka, o1, pada September 2024, persaingan semakin ketat. Kini, raksasa teknologi seperti Anthropic, DeepSeek, Google, dan xAI terus mengembangkan model AI yang lebih canggih.

Baca Juga

  • Promo PC Game Pass Ramadan Cuma Rp 14.999, Cek Cara Belinya!
  • Cara Pakai ChatGPT Lebaran 2026: Atur THR, Mudik, & Kartu Ucapan

Advertisement

Yang membedakan model AI baru ini dari versi sebelumnya adalah penggunaan daya komputasi tambahan untuk memeriksa fakta, menalar masalah, dan menghasilkan jawaban lebih akurat.

Hal ini membuatnya unggul dalam tugas-tugas seperti:

  • Pemrograman & pengembangan software
  • Matematika tingkat tinggi
  • Analisis data kompleks

Google sebelumnya telah melakukan eksperimen dengan versi AI berbasis penalaran, seperti Gemini “thinking”, yang dirilis pada Desember lalu. Namun, Gemini 2.5 adalah upaya terbesar mereka untuk menantang model “o” milik OpenAI.

Baca Juga

  • QRIS Cross Border Jepang Indonesia Resmi Berlaku bagi Turis
  • QRIS Antarnegara Indonesia Korea Selatan Rilis April 2026

Advertisement

1 2
DeepSeek Gemini 2.5 Gemini 2.5 Pro Gemini 2.5 Pro Experimental Gemini Advanced Google Google Gemini OpenAI
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous Article5 Rekomendasi Smart TV 32 Inci Murah di Bawah 2 Juta, Miliki Fitur Canggih
Next Article Poco C71 Segera Rilis di Indonesia, Ini Bocoran Fitur Barunya!
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Aturan Perlindungan Anak Digital Dilanggar, Komdigi Panggil Meta-Google

Iphan S31 Maret 2026 | 08:22

Gugatan Elon Musk terhadap OpenAI: Tuntut Ganti Rugi Rp2.277 T

Ana Octarin31 Maret 2026 | 04:22

Investasi Softbank di OpenAI: Pinjam Rp 679 Triliun dari Bank

Iphan S31 Maret 2026 | 02:22

Kecepatan Browsing Android Terbaru Lampaui iOS, Google Beri Bukti

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 06:54

Samsung dukung BTS World Tour ARIRANG, Galaxy S26 Ultra Jadi Sorotan

Olin Sianturi28 Maret 2026 | 11:06

Harga Langganan Netflix Terbaru Naik Lagi, Cek Rinciannya!

Olin Sianturi27 Maret 2026 | 09:22
Pilihan Redaksi
Elektronik

Kulkas Satu Pintu Terbaik 2026: Pilihan Estetis dan Awet

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 14:00

Kulkas satu pintu terbaik 2026 menjadi incaran utama keluarga Indonesia yang ingin mempercantik area dapur…

Misteri Kuno Lapisan Es Mencair: Dunia Masa Lalu Terungkap

26 Maret 2026 | 08:05

Penutupan Aplikasi Sora OpenAI: Strategi Baru Demi IPO 2026

26 Maret 2026 | 11:15

Rice Cooker Digital vs Manual: Mana Paling Untung di 2026?

26 Maret 2026 | 07:55

Layanan Motorist Pertamina 2026 Siaga Bantu Pemudik Kehabisan BBM

26 Maret 2026 | 07:30
Terbaru

Aturan Perlindungan Anak Digital Dilanggar, Komdigi Panggil Meta-Google

Iphan S31 Maret 2026 | 08:22

Gugatan Elon Musk terhadap OpenAI: Tuntut Ganti Rugi Rp2.277 T

Ana Octarin31 Maret 2026 | 04:22

Investasi Softbank di OpenAI: Pinjam Rp 679 Triliun dari Bank

Iphan S31 Maret 2026 | 02:22

Kecepatan Browsing Android Terbaru Lampaui iOS, Google Beri Bukti

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 06:54

Samsung dukung BTS World Tour ARIRANG, Galaxy S26 Ultra Jadi Sorotan

Olin Sianturi28 Maret 2026 | 11:06
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.