Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Philips Fuzzy Logic Rice Cooker: Desain Mewah dan Hemat Listrik

3 Mei 2026 | 04:55

Teknologi Baterai Mobil Listrik Korea Bisa Tempuh 1.000 Km

3 Mei 2026 | 03:55

Subsidi Motor Listrik Terbaru: Pemerintah Kaji Skema Baru

3 Mei 2026 | 02:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Philips Fuzzy Logic Rice Cooker: Desain Mewah dan Hemat Listrik
  • Teknologi Baterai Mobil Listrik Korea Bisa Tempuh 1.000 Km
  • Subsidi Motor Listrik Terbaru: Pemerintah Kaji Skema Baru
  • Krisis Memori Global 2027 Bakal Memburuk Menurut Samsung
  • Rice Cooker Philips Fuzzy Logic 1.8L: Masak Nasi Lebih Praktis
  • Sejarah pengobatan herbal Indonesia: Kisah Dokter Jerman Berguru pada Dukun
  • Harga Jual Kembali Hyundai Dijamin 70 Persen Lewat Program Ini
  • Kamera Oppo Find X9 Ultra Terbaru Bisa Potret Luar Angkasa
Minggu, Mei 3
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Aplikasi » Meta Bongkar Taktik Baru Perangi Spam di Facebook!
Aplikasi

Meta Bongkar Taktik Baru Perangi Spam di Facebook!

Jundi AmrullahJundi Amrullah26 April 2025 | 15:34
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Meta Bongkar Taktik Baru Perangi Spam di Facebook!
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Meta, perusahaan di balik Facebook, kini mengambil langkah tegas untuk menangani konten spam yang semakin marak di platform mereka. Salah satu cara yang diterapkan adalah dengan menghukum akun yang berusaha memanipulasi algoritma demi mendapatkan lebih banyak jangkauan atau keuntungan.

Langkah baru ini diumumkan Meta pada Kamis, 24 April 2025. Akun yang mengunggah kiriman dengan teks panjang berisi tagar berlebihan, atau menggunakan caption yang tidak sesuai dengan gambar yang ditampilkan, akan dikenai pembatasan distribusi konten mereka.

Jika terdeteksi melanggar, konten dari akun tersebut hanya akan ditampilkan kepada pengikut mereka saja dan tidak akan memenuhi syarat untuk monetisasi. Meta menilai perilaku ini sebagai cara tidak adil dalam mengejar keuntungan dari sistem mereka.

Baca Juga

  • Biaya per Juta Token AI Jadi Standar Baru Infrastruktur Masa Depan
  • Fitur WhatsApp Plus Berbayar Resmi Diuji Coba, Segini Harganya

Advertisement

Contoh praktik yang ditindak termasuk gambar acak seperti anjing disertai teks tidak relevan seperti “10 Fakta #PESAWAT TERBAIK.” Juga, konten panjang dengan tagar seperti “#LIKEFORLIKE” atau “#BOOST” yang tidak memberikan nilai informatif.

Meta menyatakan bahwa konten spam merusak ekosistem media sosial karena mengganggu pengalaman pengguna lain dan menghalangi penyampaian pendapat yang sebenarnya. Karena itu, distribusi dan monetisasi konten jenis ini akan dikurangi.

Perusahaan juga akan menindak akun yang membuat banyak akun palsu untuk menyebarkan konten serupa. Akun-akun ini nantinya bisa dilarang dari skema monetisasi sebagai bentuk pencegahan penyalahgunaan sistem.

Baca Juga

  • Fitur Quick Share Samsung Apple Kini Bisa Kirim ke iPhone
  • Fitur Tap to Share Android Segera Rilis, Berbagi File Lebih Cepat

Advertisement

Selain unggahan, komentar spam pun jadi perhatian. Meta mulai mengurangi visibilitas komentar yang terindikasi merupakan bagian dari kampanye keterlibatan palsu secara terorganisir. Ini demi menciptakan ruang interaksi yang lebih autentik.

Sebagai tambahan, Meta tengah menguji fitur yang memungkinkan pengguna melaporkan komentar yang dianggap tidak berguna, serta alat moderasi baru untuk menyembunyikan komentar dari akun yang meniru identitas orang lain. Semua ini mengikuti peluncuran fitur Friends Tab di AS yang menyaring konten hanya dari teman, tanpa rekomendasi algoritma.

Baca Juga

  • Blokir Iklan Penipuan Google Capai 8,3 Miliar, Ini Faktanya
  • Wikipedia Terancam Blokir Komdigi: Ultimatum Pendaftaran PSE

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Facebook Headline Meta Spam
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleOPPO Find N5 Hadirkan Terjemahan Real-Time yang Super Praktis!
Next Article 5 Alasan Mengejutkan Air Cooler Lebih Ramah Lingkungan daripada AC!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

PHK Massal Meta Terbaru: Zuckerberg Pangkas Karyawan Demi AI

Iphan S2 Mei 2026 | 16:55

Dampak krisis tenaga kerja AI: 92.000 Karyawan Teknologi Kena PHK

Ana Octarin25 April 2026 | 12:55

Biaya per Juta Token AI Jadi Standar Baru Infrastruktur Masa Depan

Olin Sianturi23 April 2026 | 15:55

Fitur WhatsApp Plus Berbayar Resmi Diuji Coba, Segini Harganya

Iphan S22 April 2026 | 06:55

Fitur Quick Share Samsung Apple Kini Bisa Kirim ke iPhone

Olin Sianturi21 April 2026 | 20:55

PHK Massal Karyawan Meta Kembali Terjadi Demi Ambisi AI

Iphan S18 April 2026 | 15:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

Mobil Listrik Lepas Terbaru Resmi Meluncur: Ada BEV dan Hybrid!

27 April 2026 | 21:55

Promo motor listrik United Pangkas Harga Hingga 50 Persen

27 April 2026 | 10:55

Proyek iPad Lipat Apple Terancam Batal Akibat Masalah Produksi

30 April 2026 | 20:55
Terbaru

PHK Massal Meta Terbaru: Zuckerberg Pangkas Karyawan Demi AI

Iphan S2 Mei 2026 | 16:55

Dampak krisis tenaga kerja AI: 92.000 Karyawan Teknologi Kena PHK

Ana Octarin25 April 2026 | 12:55

Biaya per Juta Token AI Jadi Standar Baru Infrastruktur Masa Depan

Olin Sianturi23 April 2026 | 15:55

Fitur WhatsApp Plus Berbayar Resmi Diuji Coba, Segini Harganya

Iphan S22 April 2026 | 06:55

Fitur Quick Share Samsung Apple Kini Bisa Kirim ke iPhone

Olin Sianturi21 April 2026 | 20:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.