Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Eks Pegawai Hapus Server Perusahaan Rp11 Miliar Akibat Dipecat
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Eks Pegawai Hapus Server Perusahaan Rp11 Miliar Akibat Dipecat

Iphan S
Iphan STim Redaksi TechnoNesia
Minggu, 29 Maret 2026 - 00:53 WIB
Eks Pegawai Hapus Server Perusahaan Rp11 Miliar Akibat Dipecat

Eks pegawai hapus server perusahaan

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Berdasarkan audit internal, tindakan eks pegawai hapus server perusahaan ini mengakibatkan kerugian sebesar S$917.832 atau setara dengan Rp11,1 miliar. Kerugian tersebut mencakup biaya pemulihan data, waktu operasional yang hilang, serta sumber daya manusia yang harus dikerahkan untuk membangun kembali infrastruktur yang hancur. Meskipun server yang dihapus merupakan sistem pengujian dan tidak berisi data sensitif pelanggan, dampaknya tetap melumpuhkan siklus pengembangan perangkat lunak perusahaan.

Polisi kemudian menyita laptop milik Kandula dan menemukan bukti skrip penghapusan yang identik dengan serangan tersebut. Di hadapan hakim, Kandula mengakui semua perbuatannya dan menyatakan bahwa ia merasa bingung serta kesal karena merasa kinerjanya selama ini tidak dihargai. Namun, alasan emosional tersebut tidak meringankan hukuman di mata hukum Singapura yang sangat ketat terhadap kejahatan siber.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Pengadilan menjatuhkan vonis penjara selama dua tahun delapan bulan kepada Kandula. Hakim menekankan bahwa akses tidak sah ke sistem komputer merupakan pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Penyalahgunaan Komputer. Kasus ini menjadi pengingat keras bagi dunia korporasi mengenai pentingnya protokol keamanan siber yang ketat, terutama dalam hal pengelolaan hak akses mantan karyawan.

Pakar keamanan siber menyarankan agar setiap perusahaan menerapkan kebijakan Offboarding yang ketat. Begitu seorang karyawan berhenti, seluruh akses digital, mulai dari email hingga server internal, harus segera dicabut tanpa penundaan. Kelalaian dalam hal kecil seperti ini bisa membuka pintu bagi eks pegawai hapus server perusahaan untuk melakukan aksi balas dendam yang merugikan secara finansial maupun reputasi.

Belajar dari insiden ini, NCS menyatakan telah memperkuat protokol keamanan internal mereka untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan. Perusahaan kini lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di dalam sistem pengujian mereka. Secara keseluruhan, fenomena eks pegawai hapus server perusahaan ini memberikan pelajaran berharga bagi para pemimpin bisnis untuk tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga pada manajemen aspek manusia dalam ekosistem digital mereka.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved