Komitmen BRIN dan Dukungan UNESCO
Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra (OR Arbastra) BRIN, Herry Yogaswara, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas disiplin untuk memetakan jalur migrasi manusia purba secara lebih presisi. Langkah ini krusial demi memahami asal-usul peradaban dan adaptasi manusia terhadap perubahan iklim ekstrem di masa lalu.
Sebagai bentuk komitmen nyata, BRIN telah mendirikan Center for Human Evolution, Adaptation, and Dispersal in Southeast Asia (CHEADSEA). Lembaga riset khusus ini bahkan telah mendapatkan perhatian dan dukungan resmi dari organisasi dunia UNESCO untuk memperkuat riset arkeologi di Asia Tenggara.
Melalui kolaborasi global dan penggunaan teknologi modern ini, tabir misteri seputar jalur migrasi manusia purba di Nusantara diharapkan dapat segera terungkap sepenuhnya, memberikan gambaran utuh mengenai ketangguhan nenek moyang kita menghadapi perubahan bumi.