Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
RTX 5090 Diduga Diborong Server AI, Harga GPU Gaming Makin Mahal dan Bikin Gamer Tertekan
Advertisement
Sponsor SLOT 16

RTX 5090 Diduga Diborong Server AI, Harga GPU Gaming Makin Mahal dan Bikin Gamer Tertekan

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi TechnoNesia
Senin, 14 September 2026 - 21:20 WIB
RTX 5090 Diduga Diborong Server AI, Harga GPU Gaming Makin Mahal dan Bikin Gamer Tertekan

GPU NVIDIA GeForce RTX 5090

Sumber Foto :NVIDIA
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Gamer yang sedang mengincar RTX 5090 kini menghadapi situasi yang semakin pelik. GPU kelas atas NVIDIA tersebut diduga mulai digunakan untuk membangun server AI, sehingga muncul kekhawatiran pasokan kartu grafis untuk konsumen ikut tertekan.

Dugaan itu mencuat setelah HKEPC membagikan foto yang memperlihatkan sejumlah pallet berisi RTX 5090 baru. Kartu grafis tersebut masih terlihat dalam kemasan sebelum dipasang ke sistem multi-GPU di sebuah fasilitas perakitan server AI.

Jika foto tersebut memang autentik, kondisi ini menunjukkan adanya permintaan dari industri AI terhadap GPU GeForce yang sebenarnya ditujukan untuk konsumen. Yang membuatnya menarik, perangkat yang terlihat bukan RTX PRO 6000 atau akselerator data center khusus AI milik NVIDIA.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Sebaliknya, GPU yang tampak dalam foto merupakan RTX 5090 versi retail, produk yang sama dengan kartu grafis yang selama ini diburu gamer.

Namun, ada satu catatan penting. Validitas foto tersebut masih dipertanyakan. Beberapa bagian gambar disebut tampak telah dimodifikasi atau bahkan berpotensi dibuat menggunakan AI. Karena itu, foto tersebut untuk saat ini lebih tepat dianggap sebagai indikasi, bukan bukti definitif bahwa RTX 5090 benar-benar sedang dialihkan ke server AI dalam skala besar.

RTX 5090 dan GPU Gaming Mengingatkan pada Era Mining

Situasi yang muncul sekarang sekilas mengingatkan pada masa booming cryptocurrency ketika penambang membeli GPU GeForce dalam jumlah besar.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Akibatnya, stok GPU gaming untuk konsumen menipis dan harga kartu grafis melonjak. NVIDIA kemudian memperkenalkan varian Lite Hash Rate pada sejumlah GPU untuk membatasi performa mining. Meski begitu, pembatas tersebut pada akhirnya berhasil dilewati.

Kini, sumber permintaannya memang berbeda. Jika sebelumnya cryptocurrency menjadi pendorong utama, kali ini AI menjadi faktor yang disorot.

Meski demikian, dampaknya terhadap konsumen berpotensi serupa. Harga RTX 5090 di sejumlah pasar dilaporkan telah menembus US$5.000, atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan harga peluncurannya yang berada di US$1.999.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Jika permintaan AI memang ikut berperan dalam kondisi tersebut, gamer akhirnya harus berhadapan dengan pasar yang memiliki kebutuhan sekaligus anggaran yang berbeda.

Server AI Bisa Jadi Ancaman Baru untuk GPU Gaming

Penggunaan RTX 5090 untuk kebutuhan AI juga memperlihatkan sisi lain dari kemampuan hardware GeForce. Kartu grafis konsumen tersebut ternyata memiliki kemampuan komputasi yang cukup tinggi untuk dimanfaatkan dalam beban kerja AI.

Namun, fleksibilitas tersebut bisa menjadi masalah ketika permintaan dari industri AI mulai mengurangi ketersediaan produk di pasar retail.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dengan kata lain, persoalannya bukan semata-mata apakah RTX 5090 mampu menjalankan tugas AI. Pertanyaan yang lebih penting adalah seberapa besar kebutuhan tersebut ikut memengaruhi stok dan harga yang harus dibayar gamer.

NVIDIA Sebenarnya Punya Cara Membatasi Kemampuan AI RTX 5090

Menariknya, NVIDIA sebenarnya sudah pernah menerapkan pendekatan pembatasan kemampuan AI pada RTX 5090D dan v2 yang ditujukan untuk pasar China.

Pembatasan tersebut diterapkan demi memenuhi aturan ekspor. Artinya, secara teknis NVIDIA memiliki metode untuk membatasi kemampuan komputasi tertentu tanpa harus mengorbankan performa gaming secara signifikan.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Namun, hingga kini belum ada indikasi bahwa pendekatan serupa akan diterapkan pada RTX 5090 versi global.

Di sisi lain, keputusan untuk membatasi kemampuan AI pada GPU konsumen juga memiliki konsekuensi. Hardware GeForce memang dirancang untuk gaming, tetapi kemampuan komputasinya membuat produk tersebut tetap menarik untuk kebutuhan AI.

Harga RTX 5090 Masih Jadi Pertanyaan Besar

Untuk saat ini, belum ada bukti definitif yang menunjukkan bahwa server AI menjadi penyebab utama kelangkaan RTX 5090 atau kenaikan harganya di pasar retail.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Foto yang dibagikan HKEPC memang memunculkan dugaan baru, tetapi keasliannya sendiri masih perlu dipastikan. Karena itu, belum tepat menyimpulkan bahwa industri AI sedang memborong RTX 5090 dalam skala besar.

Yang jelas, apabila penggunaan GPU konsumen untuk AI benar-benar meningkat, gamer berpotensi menghadapi persaingan baru untuk mendapatkan produk yang sama.

Kondisi tersebut pada akhirnya membuat pertanyaan terbesar bukan lagi sekadar seberapa cepat RTX 5090 untuk bermain game, melainkan seberapa banyak unit yang masih tersisa untuk gamer ketika kebutuhan AI terus berkembang.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved