Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Insentif Kendaraan Listrik 2026 Berlaku Juni, Cek Skemanya

9 Mei 2026 | 03:55

Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra: Uji Nightography di Sapa

9 Mei 2026 | 01:55

Wuling Eksion SUV Elektrifikasi Meluncur, Intip Spek dan Harga

9 Mei 2026 | 00:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Insentif Kendaraan Listrik 2026 Berlaku Juni, Cek Skemanya
  • Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra: Uji Nightography di Sapa
  • Wuling Eksion SUV Elektrifikasi Meluncur, Intip Spek dan Harga
  • Bisnis TV Samsung di China Terpuruk, Rugi Rp2,3 Triliun
  • Perbedaan MG4 EV dan MG S5 EV: Mana yang Paling Cocok?
  • Harga Nintendo Switch 2 Terancam Naik Akibat Tekanan Investor
  • Laptop Bisnis ASUS ExpertBook Ultra: Inovasi AI Paling Ringan
  • Performa Xiaomi Pad 8 vs Xiaomi Pad 7: Mana yang Lebih Gahar?
Sabtu, Mei 9
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » OpenAI Nyatakan Ketertarikan untuk Mengakuisisi Chrome Jika Dijual Google
Berita Tekno

OpenAI Nyatakan Ketertarikan untuk Mengakuisisi Chrome Jika Dijual Google

Jundi AmrullahJundi Amrullah23 April 2025 | 10:00
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
OpenAI
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - OpenAI menyatakan minatnya untuk membeli Chrome, browser milik Google, jika perusahaan teknologi raksasa itu memutuskan untuk menjualnya. Hal ini terungkap dalam sebuah pernyataan yang disampaikan oleh salah satu eksekutif OpenAI dalam sidang terkait gugatan monopoli terhadap Google.

Informasi ini pertama kali diberitakan oleh Reuters dan kemudian dikutip oleh The Verge. Pernyataan tersebut muncul dalam konteks persidangan antimonopoli yang sedang berlangsung di Amerika Serikat, di mana Departemen Kehakiman menuduh Google memonopoli layanan pencarian online.

Sebagai bagian dari solusi atas tuduhan tersebut, hakim Amit Mehta sebelumnya mengusulkan agar Google melepaskan Chrome. Langkah ini dianggap sebagai cara untuk mengurangi dominasi Google dalam ekosistem pencarian digital.

Baca Juga

  • Bisnis TV Samsung di China Terpuruk, Rugi Rp2,3 Triliun
  • Kapasitas Produksi Fiber Optik AI Melonjak: Nvidia Gandeng Corning

Advertisement

Sidang kasus ini dimulai pada Senin, 21 April, dan Google dikabarkan akan mengajukan banding terhadap putusan tersebut. Perkembangan ini menjadi sorotan karena berpotensi mengguncang struktur industri pencarian online yang telah mapan.

Eksekutif OpenAI, Nick Turley, memberikan kesaksian bahwa pihaknya pernah mencoba menjalin kerja sama dengan Google agar teknologi pencarian mereka bisa dimanfaatkan oleh ChatGPT. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil.

Akibat dari kegagalan kerja sama tersebut, OpenAI akhirnya memanfaatkan Bing dari Microsoft sebagai penyedia data pencarian untuk ChatGPT. Meski demikian, mereka mengakui masih ada tantangan dalam hal kualitas data yang diperoleh.

Baca Juga

  • PHK Sepihak Akibat Tolak Acara Kantor, Perusahaan Kalah di Pengadilan
  • Kasus Penipuan Startup Indonesia: Daftar Pendiri yang Terjerat

Advertisement

Dalam dokumen yang diajukan ke pengadilan, OpenAI menyebutkan bahwa akses ke API Google dan kolaborasi dengan lebih banyak mitra akan meningkatkan kualitas layanan mereka secara signifikan bagi pengguna.

Karena tidak tercapainya kesepakatan dengan Google, OpenAI kini mengembangkan sistem pencarian miliknya sendiri. Meski sebelumnya menargetkan agar ChatGPT dapat melakukan 80% pencarian secara mandiri pada akhir 2025, mereka kini menyadari bahwa pencapaian tersebut masih akan memerlukan waktu bertahun-tahun.

Baca Juga

  • Pengalaman Mati Suri Ilmuwan NASA: Rahasia Tiga Kali Wafat
  • Kontrak Militer AI Anthropic Terancam Usai Gandeng SpaceX

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Chrome Google Headline OpenAI
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleRayakan 49 Tahun, Canon Datascrip ‘Manjakan’ Pengguna dengan EOS R50 V & PowerShot V1!
Next Article Gim “Valorant Mobile” Segera Rilis di China
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Bisnis TV Samsung di China Terpuruk, Rugi Rp2,3 Triliun

Ana Octarin8 Mei 2026 | 23:55

Kapasitas Produksi Fiber Optik AI Melonjak: Nvidia Gandeng Corning

Ana Octarin8 Mei 2026 | 18:55

PHK Sepihak Akibat Tolak Acara Kantor, Perusahaan Kalah di Pengadilan

Iphan S8 Mei 2026 | 13:55

Kasus Penipuan Startup Indonesia: Daftar Pendiri yang Terjerat

Ana Octarin8 Mei 2026 | 08:55

Pengalaman Mati Suri Ilmuwan NASA: Rahasia Tiga Kali Wafat

Iphan S8 Mei 2026 | 03:55

Kontrak Militer AI Anthropic Terancam Usai Gandeng SpaceX

Iphan S7 Mei 2026 | 22:55
Pilihan Redaksi
Otomotif

Harga BBM Diesel Primus Plus Tembus Rp30.890 di SPBU Vivo

Ana Octarin4 Mei 2026 | 00:55

Harga BBM Diesel Primus Plus resmi mengalami lonjakan drastis di seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan…

Desain layar iPhone masa depan bocor, Apple gandeng Samsung

7 Mei 2026 | 07:55

Sejarah pengobatan herbal Indonesia: Kisah Dokter Jerman Berguru pada Dukun

2 Mei 2026 | 23:55

Jadwal Rilis GTA 6 PC Masih Misteri, Rockstar Fokus ke Konsol

8 Mei 2026 | 15:55

Paket Roaming Haji Indosat 2026: Daftar Harga IM3 dan Tri

6 Mei 2026 | 07:55
Terbaru

Bisnis TV Samsung di China Terpuruk, Rugi Rp2,3 Triliun

Ana Octarin8 Mei 2026 | 23:55

Kapasitas Produksi Fiber Optik AI Melonjak: Nvidia Gandeng Corning

Ana Octarin8 Mei 2026 | 18:55

PHK Sepihak Akibat Tolak Acara Kantor, Perusahaan Kalah di Pengadilan

Iphan S8 Mei 2026 | 13:55

Kasus Penipuan Startup Indonesia: Daftar Pendiri yang Terjerat

Ana Octarin8 Mei 2026 | 08:55

Pengalaman Mati Suri Ilmuwan NASA: Rahasia Tiga Kali Wafat

Iphan S8 Mei 2026 | 03:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.