Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Harga Xbox Project Helix Terbaru Tembus Rp18 Juta, Ini Speknya

17 Maret 2026 | 17:57

Emulator Xbox Original Android X1 BOX Muncul di Play Store

17 Maret 2026 | 17:51

Masa Depan Konsol Xbox: 3 Strategi Besar Menuju Era Baru

17 Maret 2026 | 17:41
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Harga Xbox Project Helix Terbaru Tembus Rp18 Juta, Ini Speknya
  • Emulator Xbox Original Android X1 BOX Muncul di Play Store
  • Masa Depan Konsol Xbox: 3 Strategi Besar Menuju Era Baru
  • Tombol Kamera iPhone 18 Bakal Dirombak Apple Demi Hemat Biaya
  • Bocoran Galaxy Tab S12 Plus: Baterai Jumbo & Chipset Gahar
  • Perbandingan Chipset Flagship 2026: Snapdragon vs Exynos vs Dimensity
  • Fitur Smart Reorder Spotify: Solusi Transisi Lagu Makin Mulus
  • Bocoran Harga iPhone Fold: Spesifikasi Gahar dan Jadwal Rilis
Selasa, Maret 17
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Yahoo Tunjukkan Ketertarikan pada Chrome
Berita Tekno

Yahoo Tunjukkan Ketertarikan pada Chrome

Jundi AmrullahJundi Amrullah27 April 2025 | 12:35
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Yahoo Tunjukkan Ketertarikan pada Chrome
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Yahoo, dikabarkan menunjukkan minat untuk membeli Chrome, mesin pencari milik Google, yang kini tengah menghadapi gugatan hukum atas dugaan praktik monopoli.

Laporan ini pertama kali diungkap oleh Phone Arena pada Jumat (25/4), di tengah upaya Departemen Kehakiman AS mencari solusi untuk membatasi dominasi Google dalam sektor mesin pencarian.

Google dinyatakan bersalah dalam kasus monopoli atas layanan pencariannya, terutama karena dominasi Chrome. Salah satu solusi yang diajukan oleh pihak berwenang adalah agar Google melepas kepemilikan Chrome.

Baca Juga

  • Perbandingan Chipset Flagship 2026: Snapdragon vs Exynos vs Dimensity
  • Pasar Wearable Dunia 2025: Xiaomi Resmi Geser Apple dan Samsung

Advertisement

Dominasi Chrome sebagai mesin pencarian tidak hanya kuat di Amerika Serikat, tetapi juga secara global. Sekitar dua pertiga pengguna ponsel pintar di dunia mengandalkan Chrome untuk aktivitas pencarian mereka.

Kondisi ini menyulitkan pesaing seperti Safari dari Apple yang hanya memiliki sekitar 18% pangsa pasar, serta Microsoft Edge yang menguasai sekitar 5%. Hal ini memperkuat kesan bahwa Google mengunci pengguna dalam ekosistem pencariannya.

Departemen Kehakiman menilai bahwa kepemilikan Chrome adalah kunci dominasi Google di sektor pencarian, sehingga menjual Chrome dinilai sebagai langkah strategis untuk menciptakan persaingan yang lebih sehat.

Baca Juga

  • Penundaan Seedance 2.0 ByteDance: Dampak Kontroversi Hak Cipta AI
  • Fitur AI Android Terbaru Gemini: Revolusi Pencarian dan Keamanan

Advertisement

Dalam konteks ini, Yahoo menyatakan minat untuk mengakuisisi Chrome jika Google memutuskan untuk menjualnya. Hal ini menjadi bagian dari strategi Yahoo untuk memperbesar pangsa pasarnya di industri mesin pencari.

CEO Yahoo, Brian Provost, bahkan meyakini bahwa jika Yahoo berhasil membeli Chrome, maka pangsa pasar pencariannya yang kini hanya 3% bisa naik secara signifikan hingga mencapai dua digit.

Baca Juga

  • Implementasi QRIS di Korea Selatan Dimulai April 2026, Cek Faktanya
  • Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Akuisisi Chrome Headline Yahoo
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleRp 269 Triliun Raib! 7 Modus Kejahatan Siber Paling Mengejutkan
Next Article 25 Deretan Cheat The Sims 4: Kode Rahasia Terlengkap!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Perbandingan Chipset Flagship 2026: Snapdragon vs Exynos vs Dimensity

Olin Sianturi17 Maret 2026 | 17:10

Pasar Wearable Dunia 2025: Xiaomi Resmi Geser Apple dan Samsung

Olin Sianturi15 Maret 2026 | 21:30

Penundaan Seedance 2.0 ByteDance: Dampak Kontroversi Hak Cipta AI

Olin Sianturi15 Maret 2026 | 20:19

Fitur AI Android Terbaru Gemini: Revolusi Pencarian dan Keamanan

Olin Sianturi14 Maret 2026 | 14:36

Implementasi QRIS di Korea Selatan Dimulai April 2026, Cek Faktanya

Olin Sianturi27 Februari 2026 | 09:03

Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:09
Pilihan Redaksi
Elektronik

Speaker Multi-room Sonos Terbaru: Era 100 SL dan Play Hadir

Olin Sianturi14 Maret 2026 | 03:05

Speaker multi-room Sonos terbaru kini resmi memperkuat jajaran perangkat audio premium untuk pasar global melalui…

Bocoran Spesifikasi OnePlus 16: Snapdragon 8 Elite & Kamera 200MP

14 Maret 2026 | 03:43

Galaxy Buds4 Series Hadirkan HD Voice, Panggilan Telepon Kini Super Jernih

14 Maret 2026 | 14:01

ASUS Jadi Laptop Terbaik 2026: Buktikan Durabilitas Tahan Banting yang Tak Masuk Akal

13 Maret 2026 | 06:30

Intel Core Ultra 200S Plus Meluncur Jadi CPU Gaming Tercepat

16 Maret 2026 | 02:42
Terbaru

Perbandingan Chipset Flagship 2026: Snapdragon vs Exynos vs Dimensity

Olin Sianturi17 Maret 2026 | 17:10

Pasar Wearable Dunia 2025: Xiaomi Resmi Geser Apple dan Samsung

Olin Sianturi15 Maret 2026 | 21:30

Penundaan Seedance 2.0 ByteDance: Dampak Kontroversi Hak Cipta AI

Olin Sianturi15 Maret 2026 | 20:19

Fitur AI Android Terbaru Gemini: Revolusi Pencarian dan Keamanan

Olin Sianturi14 Maret 2026 | 14:36

Implementasi QRIS di Korea Selatan Dimulai April 2026, Cek Faktanya

Olin Sianturi27 Februari 2026 | 09:03
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.