Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mobil Listrik 7-Seater Termurah 2026: Ini 5 Pilihan Terbaiknya

9 April 2026 | 15:55

Rating IGRS di Steam: Valve Akhirnya Beri Klarifikasi Resmi

9 April 2026 | 14:55

Lenovo Yoga Tab Indonesia Rilis 16 April: Spek Gahar & AI

9 April 2026 | 13:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Mobil Listrik 7-Seater Termurah 2026: Ini 5 Pilihan Terbaiknya
  • Rating IGRS di Steam: Valve Akhirnya Beri Klarifikasi Resmi
  • Lenovo Yoga Tab Indonesia Rilis 16 April: Spek Gahar & AI
  • Produksi MacBook Neo Apple Terhambat Akibat Krisis Chip Global
  • Kendaraan Komersial Listrik Foton: Solusi Mobilitas Bisnis
  • Ancaman Siber di Indonesia Tembus 39 Juta, SOC Jadi Solusi
  • TV Mini LED Hisense Vidda S Resmi Rilis, Harga Mulai 5 Jutaan
  • Kesaksian Bill Gates Kasus Epstein Dijadwalkan Juni Mendatang
Kamis, April 9
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Xiaomi HyperOS Dikabarkan Bebas Aplikasi Google
Berita Tekno

Xiaomi HyperOS Dikabarkan Bebas Aplikasi Google

Jundi AmrullahJundi Amrullah3 Mei 2025 | 12:14
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
HyperOS
HyperOS
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Xiaomi dikabarkan tengah menyiapkan versi baru dari sistem operasi HyperOS yang dirancang tanpa dukungan aplikasi Google atau Google Mobile Services (GMS). Langkah ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran akan potensi tekanan dari pemerintah Amerika Serikat, seperti yang sebelumnya dialami Huawei.

Menurut laporan dari WCCF Tech, Xiaomi tidak bekerja sendiri. Perusahaan ini disebut menggandeng BBK Group induk dari Oppo, vivo, dan realme serta Huawei untuk bersama-sama mengembangkan HyperOS versi khusus tersebut. Jika benar, kolaborasi ini terbilang mengejutkan mengingat persaingan yang cukup ketat di antara para produsen smartphone ini.

Meski hingga kini Xiaomi masih memiliki izin untuk menggunakan layanan Google, spekulasi tentang pengembangan HyperOS tanpa GMS menunjukkan bahwa perusahaan mulai bersiap menghadapi kemungkinan pembatasan di masa depan, sebagaimana yang menimpa Huawei.

Baca Juga

  • Produksi MacBook Neo Apple Terhambat Akibat Krisis Chip Global
  • Kesaksian Bill Gates Kasus Epstein Dijadwalkan Juni Mendatang

Advertisement

Amerika Serikat sebelumnya telah menunjukkan kekhawatiran terhadap kemajuan teknologi buatan Tiongkok, terutama setelah Huawei berhasil menciptakan chipset mandiri dengan performa tinggi. Langkah Xiaomi dalam inovasi serupa mungkin menimbulkan perhatian serupa dari pihak Barat.

Salah satu pencapaian penting Xiaomi adalah pengembangan chipset berteknologi fabrikasi 3nm. Teknologi ini memungkinkan penempatan transistor dalam jumlah lebih besar pada area lebih kecil, yang berujung pada peningkatan efisiensi daya, performa yang lebih cepat, serta pengurangan suhu panas perangkat.

Selain itu, Xiaomi telah membentuk tim khusus bernama Xring untuk merancang chipset internal. Jika sukses, Xiaomi dapat mengurangi ketergantungan pada pemasok chip global seperti Qualcomm dan MediaTek, serta meningkatkan kemandirian teknologi mereka.

Baca Juga

  • Fenomena Earthset Misi Artemis II: Foto Ikonik Bumi dari Bulan
  • Kasus Penipuan Online Amerika Serikat Meroket, FBI Ungkap Fakta Baru

Advertisement

Namun, jika di masa depan Xiaomi terkena pembatasan seperti Huawei, maka perjalanan mereka akan semakin menantang. Huawei telah membuktikan bahwa meskipun secara teknis produk mereka canggih, absennya layanan Google bisa berdampak besar pada minat konsumen.

Situasi ini membuat penggemar teknologi, termasuk di Indonesia, bisa mulai mempertimbangkan bagaimana jika Xiaomi mengikuti jejak Huawei. Apakah konsumen tetap antusias jika suatu saat Xiaomi hadir tanpa ekosistem Google di perangkatnya?

Baca Juga

  • Merek Laptop Paling Susah Diperbaiki, Apple dan Lenovo Terendah
  • Serangan API di Asia-Pasifik Melonjak Drastis Akibat Tren AI

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Google Headline Huawei HyperOS Xiaomi
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticlePendaftaran Bootcamp AI IDCamp 2025 untuk Jurnalis
Next Article Rahasia Tersembunyi AI di Samsung Galaxy S25 Series
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Produksi MacBook Neo Apple Terhambat Akibat Krisis Chip Global

Ana Octarin9 April 2026 | 12:55

Kesaksian Bill Gates Kasus Epstein Dijadwalkan Juni Mendatang

Ana Octarin9 April 2026 | 08:55

Fenomena Earthset Misi Artemis II: Foto Ikonik Bumi dari Bulan

Iphan S9 April 2026 | 04:55

Kasus Penipuan Online Amerika Serikat Meroket, FBI Ungkap Fakta Baru

Iphan S9 April 2026 | 00:55

Merek Laptop Paling Susah Diperbaiki, Apple dan Lenovo Terendah

Ana Octarin8 April 2026 | 20:55

Serangan API di Asia-Pasifik Melonjak Drastis Akibat Tren AI

Olin Sianturi8 April 2026 | 18:55
Pilihan Redaksi
Gadget

Tablet 5 Jutaan Terbaik 2026: 6 Pilihan untuk Kerja & Kuliah

Olin Sianturi5 April 2026 | 15:53

Tablet 5 Jutaan Terbaik menjadi buruan utama masyarakat saat memasuki kuartal kedua tahun 2026, terutama…

Tablet 2 jutaan rasa laptop Terbaik 2026, Performa Kencang!

6 April 2026 | 05:30

Rekomendasi Tablet Baterai Awet Terbaik 2026 untuk Kerja

4 April 2026 | 03:53

Produk Terbaik Apple Sepanjang Masa: Kilas Balik 50 Tahun

6 April 2026 | 08:30

Harga AC Split 1 PK Polytron Diskon Gede di Transmart

5 April 2026 | 10:54
Terbaru

Produksi MacBook Neo Apple Terhambat Akibat Krisis Chip Global

Ana Octarin9 April 2026 | 12:55

Kesaksian Bill Gates Kasus Epstein Dijadwalkan Juni Mendatang

Ana Octarin9 April 2026 | 08:55

Fenomena Earthset Misi Artemis II: Foto Ikonik Bumi dari Bulan

Iphan S9 April 2026 | 04:55

Kasus Penipuan Online Amerika Serikat Meroket, FBI Ungkap Fakta Baru

Iphan S9 April 2026 | 00:55

Merek Laptop Paling Susah Diperbaiki, Apple dan Lenovo Terendah

Ana Octarin8 April 2026 | 20:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.