Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Terungkap! 50+ Miliarder Baru 2025 Kaya Raya Berkat AI dan Startup

1 Januari 2026 | 22:00

Direstui Trump, China Borong Chip AS Rp 238 T: 3 Alasan Balik Arah

1 Januari 2026 | 20:00

5 Bocoran Heboh Spesifikasi Realme Neo8 Infinite: Layar Realme Neo8 165Hz!

1 Januari 2026 | 18:00
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Terungkap! 50+ Miliarder Baru 2025 Kaya Raya Berkat AI dan Startup
  • Direstui Trump, China Borong Chip AS Rp 238 T: 3 Alasan Balik Arah
  • 5 Bocoran Heboh Spesifikasi Realme Neo8 Infinite: Layar Realme Neo8 165Hz!
  • 5 Keunggulan TCL Note A1 NxtPaper: Spesifikasi Pesaing Kindle Scribe
  • Terbongkar! Harga dan 5 Spesifikasi Poco M8 & M8 Pro dari Bocoran Retailer
  • 113% Lebih Cerdas! 3 Alasan Upgrade AI Galaxy S26 Wajib Ditunggu
  • 10 Perangkat Sedot Listrik Standby, Musuh Utama Tagihan Listrik Anda
  • 7 Fakta Ilmiah Kenapa Benua Afrika Terbelah Dua dan Samudra Baru Muncul
Kamis, Januari 1
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Xiaomi HyperOS Dikabarkan Bebas Aplikasi Google
Berita Tekno

Xiaomi HyperOS Dikabarkan Bebas Aplikasi Google

Jundi AmrullahJundi Amrullah3 Mei 2025 | 12:14
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
HyperOS
HyperOS
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Xiaomi dikabarkan tengah menyiapkan versi baru dari sistem operasi HyperOS yang dirancang tanpa dukungan aplikasi Google atau Google Mobile Services (GMS). Langkah ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran akan potensi tekanan dari pemerintah Amerika Serikat, seperti yang sebelumnya dialami Huawei.

TechnonesiaID - Menurut laporan dari WCCF Tech, Xiaomi tidak bekerja sendiri. Perusahaan ini disebut menggandeng BBK Group induk dari Oppo, vivo, dan realme serta Huawei untuk bersama-sama mengembangkan HyperOS versi khusus tersebut. Jika benar, kolaborasi ini terbilang mengejutkan mengingat persaingan yang cukup ketat di antara para produsen smartphone ini.

Meski hingga kini Xiaomi masih memiliki izin untuk menggunakan layanan Google, spekulasi tentang pengembangan HyperOS tanpa GMS menunjukkan bahwa perusahaan mulai bersiap menghadapi kemungkinan pembatasan di masa depan, sebagaimana yang menimpa Huawei.

Baca Juga

  • 5 Bocoran Heboh Spesifikasi Realme Neo8 Infinite: Layar Realme Neo8 165Hz!
  • 7 Fakta Ilmiah Kenapa Benua Afrika Terbelah Dua dan Samudra Baru Muncul

Advertisement

Amerika Serikat sebelumnya telah menunjukkan kekhawatiran terhadap kemajuan teknologi buatan Tiongkok, terutama setelah Huawei berhasil menciptakan chipset mandiri dengan performa tinggi. Langkah Xiaomi dalam inovasi serupa mungkin menimbulkan perhatian serupa dari pihak Barat.

Salah satu pencapaian penting Xiaomi adalah pengembangan chipset berteknologi fabrikasi 3nm. Teknologi ini memungkinkan penempatan transistor dalam jumlah lebih besar pada area lebih kecil, yang berujung pada peningkatan efisiensi daya, performa yang lebih cepat, serta pengurangan suhu panas perangkat.

Selain itu, Xiaomi telah membentuk tim khusus bernama Xring untuk merancang chipset internal. Jika sukses, Xiaomi dapat mengurangi ketergantungan pada pemasok chip global seperti Qualcomm dan MediaTek, serta meningkatkan kemandirian teknologi mereka.

Baca Juga

  • Fakta 1 Penemuan Botol Palung Mariana: Sampah Terdalam Dunia 10,7 KM
  • 5 Fakta Pemulihan Jaringan Telkomsel Aceh dan Paket Gratis Diteruskan

Advertisement

Namun, jika di masa depan Xiaomi terkena pembatasan seperti Huawei, maka perjalanan mereka akan semakin menantang. Huawei telah membuktikan bahwa meskipun secara teknis produk mereka canggih, absennya layanan Google bisa berdampak besar pada minat konsumen.

Situasi ini membuat penggemar teknologi, termasuk di Indonesia, bisa mulai mempertimbangkan bagaimana jika Xiaomi mengikuti jejak Huawei. Apakah konsumen tetap antusias jika suatu saat Xiaomi hadir tanpa ekosistem Google di perangkatnya?

Baca Juga

  • 4 Cara Ampuh Lindungi Anak dari Bahaya Radikalisme Media Sosial
  • 7 Alasan Samsung Pilih Pameran Mandiri di CES 2024

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Google Headline Huawei HyperOS Xiaomi
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticlePendaftaran Bootcamp AI IDCamp 2025 untuk Jurnalis
Next Article Rahasia Tersembunyi AI di Samsung Galaxy S25 Series
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

5 Bocoran Heboh Spesifikasi Realme Neo8 Infinite: Layar Realme Neo8 165Hz!

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 18:00

Terbongkar! Harga dan 5 Spesifikasi Poco M8 & M8 Pro dari Bocoran Retailer

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 14:00

7 Fakta Ilmiah Kenapa Benua Afrika Terbelah Dua dan Samudra Baru Muncul

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 08:00

Fakta 1 Penemuan Botol Palung Mariana: Sampah Terdalam Dunia 10,7 KM

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 06:00

5 Fakta Pemulihan Jaringan Telkomsel Aceh dan Paket Gratis Diteruskan

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 18:00

4 Cara Ampuh Lindungi Anak dari Bahaya Radikalisme Media Sosial

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 10:00
Pilihan Redaksi

Samsung Galaxy Tab A11 Resmi Meluncur: 5 Keunggulan Tablet 8 Inci Murah

Olin Sianturi23 Desember 2025 | 10:43

Cari tablet 8 inci terjangkau? Simak ulasan lengkap Harga Samsung Galaxy Tab A11 dan Spesifikasi…

Mager ke Luar Saat Liburan? Samsung TV Bikin Rumah Serasa Bioskop! Cek 7 Alasannya!

26 Desember 2025 | 13:05

5 Upgrade Spesifikasi Huawei MatePad 11.5 (2026) & Harga Resmi

24 Desember 2025 | 08:43

5 Fitur Terbaik HyperOS 3 untuk Redmi Note 13 Pro & POCO M6 Pro

29 Desember 2025 | 16:00

Moto Pad 60 Pro vs iPad Gen 11: 7 Perbedaan Kunci Tablet Menggambar Presisi

24 Desember 2025 | 22:43
Terbaru

5 Bocoran Heboh Spesifikasi Realme Neo8 Infinite: Layar Realme Neo8 165Hz!

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 18:00

Terbongkar! Harga dan 5 Spesifikasi Poco M8 & M8 Pro dari Bocoran Retailer

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 14:00

7 Fakta Ilmiah Kenapa Benua Afrika Terbelah Dua dan Samudra Baru Muncul

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 08:00

Fakta 1 Penemuan Botol Palung Mariana: Sampah Terdalam Dunia 10,7 KM

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 06:00

5 Fakta Pemulihan Jaringan Telkomsel Aceh dan Paket Gratis Diteruskan

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 18:00
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.