Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Spesifikasi Xiaomi 17T Series: Rilis Resmi di Indonesia Juni

29 Mei 2026 | 02:47

Harga HP Flagship Turun Drastis, Infinix Hot 70 Curi Start

29 Mei 2026 | 02:24

Gaji Talenta AI Global Tembus Rp1 Triliun, Danantara Bersiap

29 Mei 2026 | 02:01
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Spesifikasi Xiaomi 17T Series: Rilis Resmi di Indonesia Juni
  • Harga HP Flagship Turun Drastis, Infinix Hot 70 Curi Start
  • Gaji Talenta AI Global Tembus Rp1 Triliun, Danantara Bersiap
  • Pasar Otomotif Indonesia Tumbuh Pesat Jelang GIIAS 2026
  • Esports Nations Cup 2026: Format dan Jalur Kualifikasi
  • Rekomendasi HP 2 Jutaan 2026 Terbaik Layar Lengkung
  • Inovasi Teknologi Telkomsel di HUT ke-31 Makin Humanis
  • Konsumsi BBM Pajero Sport Tetap Irit Saat Solar Naik
Jumat, Mei 29
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Xiaomi HyperOS Dikabarkan Bebas Aplikasi Google
Berita Tekno

Xiaomi HyperOS Dikabarkan Bebas Aplikasi Google

Jundi AmrullahJundi Amrullah3 Mei 2025 | 12:14
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
HyperOS
HyperOS
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Xiaomi dikabarkan tengah menyiapkan versi baru dari sistem operasi HyperOS yang dirancang tanpa dukungan aplikasi Google atau Google Mobile Services (GMS). Langkah ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran akan potensi tekanan dari pemerintah Amerika Serikat, seperti yang sebelumnya dialami Huawei.

Menurut laporan dari WCCF Tech, Xiaomi tidak bekerja sendiri. Perusahaan ini disebut menggandeng BBK Group induk dari Oppo, vivo, dan realme serta Huawei untuk bersama-sama mengembangkan HyperOS versi khusus tersebut. Jika benar, kolaborasi ini terbilang mengejutkan mengingat persaingan yang cukup ketat di antara para produsen smartphone ini.

Meski hingga kini Xiaomi masih memiliki izin untuk menggunakan layanan Google, spekulasi tentang pengembangan HyperOS tanpa GMS menunjukkan bahwa perusahaan mulai bersiap menghadapi kemungkinan pembatasan di masa depan, sebagaimana yang menimpa Huawei.

Baca Juga

  • Gaji Talenta AI Global Tembus Rp1 Triliun, Danantara Bersiap
  • Inovasi Teknologi Telkomsel di HUT ke-31 Makin Humanis

Advertisement

Amerika Serikat sebelumnya telah menunjukkan kekhawatiran terhadap kemajuan teknologi buatan Tiongkok, terutama setelah Huawei berhasil menciptakan chipset mandiri dengan performa tinggi. Langkah Xiaomi dalam inovasi serupa mungkin menimbulkan perhatian serupa dari pihak Barat.

Salah satu pencapaian penting Xiaomi adalah pengembangan chipset berteknologi fabrikasi 3nm. Teknologi ini memungkinkan penempatan transistor dalam jumlah lebih besar pada area lebih kecil, yang berujung pada peningkatan efisiensi daya, performa yang lebih cepat, serta pengurangan suhu panas perangkat.

Selain itu, Xiaomi telah membentuk tim khusus bernama Xring untuk merancang chipset internal. Jika sukses, Xiaomi dapat mengurangi ketergantungan pada pemasok chip global seperti Qualcomm dan MediaTek, serta meningkatkan kemandirian teknologi mereka.

Baca Juga

  • Cara Cek SLIK Online Terbaru Lewat HP, Bebas BI Checking!
  • Transformasi Digital Garuda Indonesia Gunakan SAP Cloud ERP

Advertisement

Namun, jika di masa depan Xiaomi terkena pembatasan seperti Huawei, maka perjalanan mereka akan semakin menantang. Huawei telah membuktikan bahwa meskipun secara teknis produk mereka canggih, absennya layanan Google bisa berdampak besar pada minat konsumen.

Situasi ini membuat penggemar teknologi, termasuk di Indonesia, bisa mulai mempertimbangkan bagaimana jika Xiaomi mengikuti jejak Huawei. Apakah konsumen tetap antusias jika suatu saat Xiaomi hadir tanpa ekosistem Google di perangkatnya?

Baca Juga

  • Sistem Prediksi Badai Matahari Milik NASA Beri Peringatan Dini
  • Kompetisi Web Design Binus 2026 Lahirkan Talenta Muda

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Google Headline Huawei HyperOS Xiaomi
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticlePendaftaran Bootcamp AI IDCamp 2025 untuk Jurnalis
Next Article Rahasia Tersembunyi AI di Samsung Galaxy S25 Series
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Harga HP Flagship Turun Drastis, Infinix Hot 70 Curi Start

Olin Sianturi29 Mei 2026 | 02:24

Gaji Talenta AI Global Tembus Rp1 Triliun, Danantara Bersiap

Iphan S29 Mei 2026 | 02:01

Inovasi Teknologi Telkomsel di HUT ke-31 Makin Humanis

Ana Octarin29 Mei 2026 | 00:29

Cara Cek SLIK Online Terbaru Lewat HP, Bebas BI Checking!

Iphan S28 Mei 2026 | 22:57

Transformasi Digital Garuda Indonesia Gunakan SAP Cloud ERP

Ana Octarin28 Mei 2026 | 21:25

Sistem Prediksi Badai Matahari Milik NASA Beri Peringatan Dini

Ana Octarin28 Mei 2026 | 19:53
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

HP Samsung 1 jutaan Terbaik 2026, Baterai Jumbo Kamera 50MP

26 Mei 2026 | 19:55

Tablet Murah untuk Mahasiswa, Xiaomi Redmi Pad SE Juara!

27 Mei 2026 | 10:55

Aplikasi Penyebab Memori HP Penuh yang Wajib Dihapus

23 Mei 2026 | 12:55

Tablet Murah Xiaomi Redmi Pad 2 Rilis, Layar 2.5K Baterai Jumbo

28 Mei 2026 | 01:52
Terbaru

Harga HP Flagship Turun Drastis, Infinix Hot 70 Curi Start

Olin Sianturi29 Mei 2026 | 02:24

Gaji Talenta AI Global Tembus Rp1 Triliun, Danantara Bersiap

Iphan S29 Mei 2026 | 02:01

Inovasi Teknologi Telkomsel di HUT ke-31 Makin Humanis

Ana Octarin29 Mei 2026 | 00:29

Cara Cek SLIK Online Terbaru Lewat HP, Bebas BI Checking!

Iphan S28 Mei 2026 | 22:57

Transformasi Digital Garuda Indonesia Gunakan SAP Cloud ERP

Ana Octarin28 Mei 2026 | 21:25
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.