Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Insentif Kendaraan Listrik Nikel Perkuat Industri Baterai

28 Mei 2026 | 04:10

DLC Bhashiva Total War: Ubah Gaya Main Faksi Grand Cathay

28 Mei 2026 | 03:47

Tablet Motorola Moto Pad 60 Neo Rilis, Harga 2 Jutaan!

28 Mei 2026 | 03:24
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Insentif Kendaraan Listrik Nikel Perkuat Industri Baterai
  • DLC Bhashiva Total War: Ubah Gaya Main Faksi Grand Cathay
  • Tablet Motorola Moto Pad 60 Neo Rilis, Harga 2 Jutaan!
  • Tanda WhatsApp Disadap Orang dan Cara Mengatasinya
  • Promo Sepeda ATR Cycling Hadirkan Diskon Gede-Gedean
  • kamera OPPO Find X9 Ultra & X9s Resmi Meluncur di Indonesia
  • Tablet Murah Xiaomi Redmi Pad 2 Rilis, Layar 2.5K Baterai Jumbo
  • Salju Abadi Papua Mencair, Gletser Terakhir Segera Sirna
Kamis, Mei 28
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Xiaomi HyperOS Dikabarkan Bebas Aplikasi Google
Berita Tekno

Xiaomi HyperOS Dikabarkan Bebas Aplikasi Google

Jundi AmrullahJundi Amrullah3 Mei 2025 | 12:14
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
HyperOS
HyperOS
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Xiaomi dikabarkan tengah menyiapkan versi baru dari sistem operasi HyperOS yang dirancang tanpa dukungan aplikasi Google atau Google Mobile Services (GMS). Langkah ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran akan potensi tekanan dari pemerintah Amerika Serikat, seperti yang sebelumnya dialami Huawei.

Menurut laporan dari WCCF Tech, Xiaomi tidak bekerja sendiri. Perusahaan ini disebut menggandeng BBK Group induk dari Oppo, vivo, dan realme serta Huawei untuk bersama-sama mengembangkan HyperOS versi khusus tersebut. Jika benar, kolaborasi ini terbilang mengejutkan mengingat persaingan yang cukup ketat di antara para produsen smartphone ini.

Meski hingga kini Xiaomi masih memiliki izin untuk menggunakan layanan Google, spekulasi tentang pengembangan HyperOS tanpa GMS menunjukkan bahwa perusahaan mulai bersiap menghadapi kemungkinan pembatasan di masa depan, sebagaimana yang menimpa Huawei.

Baca Juga

  • Tanda WhatsApp Disadap Orang dan Cara Mengatasinya
  • Salju Abadi Papua Mencair, Gletser Terakhir Segera Sirna

Advertisement

Amerika Serikat sebelumnya telah menunjukkan kekhawatiran terhadap kemajuan teknologi buatan Tiongkok, terutama setelah Huawei berhasil menciptakan chipset mandiri dengan performa tinggi. Langkah Xiaomi dalam inovasi serupa mungkin menimbulkan perhatian serupa dari pihak Barat.

Salah satu pencapaian penting Xiaomi adalah pengembangan chipset berteknologi fabrikasi 3nm. Teknologi ini memungkinkan penempatan transistor dalam jumlah lebih besar pada area lebih kecil, yang berujung pada peningkatan efisiensi daya, performa yang lebih cepat, serta pengurangan suhu panas perangkat.

Selain itu, Xiaomi telah membentuk tim khusus bernama Xring untuk merancang chipset internal. Jika sukses, Xiaomi dapat mengurangi ketergantungan pada pemasok chip global seperti Qualcomm dan MediaTek, serta meningkatkan kemandirian teknologi mereka.

Baca Juga

  • Layanan Digital Berbasis AI Jadi Langkah Baru Telkomsel
  • Penyebab Proyek AI Gagal di Banyak Perusahaan Global

Advertisement

Namun, jika di masa depan Xiaomi terkena pembatasan seperti Huawei, maka perjalanan mereka akan semakin menantang. Huawei telah membuktikan bahwa meskipun secara teknis produk mereka canggih, absennya layanan Google bisa berdampak besar pada minat konsumen.

Situasi ini membuat penggemar teknologi, termasuk di Indonesia, bisa mulai mempertimbangkan bagaimana jika Xiaomi mengikuti jejak Huawei. Apakah konsumen tetap antusias jika suatu saat Xiaomi hadir tanpa ekosistem Google di perangkatnya?

Baca Juga

  • Bisnis ATM Bitcoin Bangkrut Akibat Regulasi Ketat
  • Pembunuh Bos Yoozoo Games Dieksekusi Mati di China

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Google Headline Huawei HyperOS Xiaomi
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticlePendaftaran Bootcamp AI IDCamp 2025 untuk Jurnalis
Next Article Rahasia Tersembunyi AI di Samsung Galaxy S25 Series
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Tanda WhatsApp Disadap Orang dan Cara Mengatasinya

Ana Octarin28 Mei 2026 | 03:01

Tablet Murah Xiaomi Redmi Pad 2 Rilis, Layar 2.5K Baterai Jumbo

Olin Sianturi28 Mei 2026 | 01:52

Salju Abadi Papua Mencair, Gletser Terakhir Segera Sirna

Iphan S28 Mei 2026 | 01:29

Layanan Digital Berbasis AI Jadi Langkah Baru Telkomsel

Ana Octarin27 Mei 2026 | 23:57

Penyebab Proyek AI Gagal di Banyak Perusahaan Global

Ana Octarin27 Mei 2026 | 22:25

Update HyperOS 4 Xiaomi Rilis 2026: Bocoran Fitur AI & HP

Olin Sianturi27 Mei 2026 | 20:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Spesifikasi POCO X7 5G: HP 3 Jutaan Terbaik Layar AMOLED

21 Mei 2026 | 23:55

HP Samsung 1 jutaan Terbaik 2026, Baterai Jumbo Kamera 50MP

26 Mei 2026 | 19:55

Tablet Murah untuk Mahasiswa, Xiaomi Redmi Pad SE Juara!

27 Mei 2026 | 10:55

Aplikasi Penyebab Memori HP Penuh yang Wajib Dihapus

23 Mei 2026 | 12:55
Terbaru

Tanda WhatsApp Disadap Orang dan Cara Mengatasinya

Ana Octarin28 Mei 2026 | 03:01

Tablet Murah Xiaomi Redmi Pad 2 Rilis, Layar 2.5K Baterai Jumbo

Olin Sianturi28 Mei 2026 | 01:52

Salju Abadi Papua Mencair, Gletser Terakhir Segera Sirna

Iphan S28 Mei 2026 | 01:29

Layanan Digital Berbasis AI Jadi Langkah Baru Telkomsel

Ana Octarin27 Mei 2026 | 23:57

Penyebab Proyek AI Gagal di Banyak Perusahaan Global

Ana Octarin27 Mei 2026 | 22:25
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.