Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Promo AC Polytron Transmart Banting Harga Jadi Rp3 Jutaan

27 April 2026 | 01:55

Rice Cooker Digital Smart 2026 Terbaik Mulai 400 Ribuan

27 April 2026 | 00:55

Teknologi Komputer Sel Otak Mulai Dikembangkan di Singapura

26 April 2026 | 23:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Promo AC Polytron Transmart Banting Harga Jadi Rp3 Jutaan
  • Rice Cooker Digital Smart 2026 Terbaik Mulai 400 Ribuan
  • Teknologi Komputer Sel Otak Mulai Dikembangkan di Singapura
  • Aki Mobil Aspira Terbaru Resmi Meluncur untuk Kendaraan Modern
  • Harga Kulkas Polytron 436L Transmart Diskon Gede Hari Ini!
  • Harga HP Gaming Murah 2026 Mulai 1 Jutaan dan Tablet Terbaik
  • Manifesto Politik Palantir Terbaru Picu Kontroversi Global
  • Modifikasi Mobil IMX 2026 Padukan Budaya di Candi Prambanan
Senin, April 27
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » TikTok Didenda Besar Karena Transfer Data ke Tiongkok
Berita Tekno Aplikasi

TikTok Didenda Besar Karena Transfer Data ke Tiongkok

Jundi AmrullahJundi Amrullah4 Mei 2025 | 16:05
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
TikTok Didenda Besar Karena Transfer Data ke Tiongkok
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - TikTok didenda sebesar EUR530 juta (Rp9,9 triliun) di Irlandia oleh Data Protection Commission (DPC), karena mentransfer data personal pengguna TikTok di European Economic Area (EEA) ke Tiongkok.

TikTok telah dijatuhi denda sebesar €530 juta oleh Komisi Perlindungan Data Irlandia (DPC) karena melanggar Regulasi Perlindungan Data Umum (GDPR). Pelanggaran ini terkait dengan transfer data pribadi pengguna dari Wilayah Ekonomi Eropa (EEA) ke Tiongkok tanpa jaminan perlindungan yang setara dengan standar Uni Eropa. Selain itu, TikTok juga dinilai tidak transparan dalam menginformasikan kepada pengguna mengenai transfer data tersebut.

Denda tersebut terdiri dari €485 juta untuk transfer data ilegal dan €45 juta untuk kurangnya transparansi antara tahun 2020 hingga 2022. DPC menyoroti bahwa TikTok gagal memastikan bahwa data yang diakses dari Tiongkok terlindungi sesuai dengan standar Eropa, terutama mengingat undang-undang pengawasan di Tiongkok yang berbeda signifikan.

Baca Juga

  • Teknologi Komputer Sel Otak Mulai Dikembangkan di Singapura
  • Manifesto Politik Palantir Terbaru Picu Kontroversi Global

Advertisement

TikTok awalnya menyatakan tidak menyimpan data pengguna EEA di Tiongkok. Namun, pada April 2025, perusahaan mengakui bahwa data tersebut memang disimpan di sana sebelum akhirnya dihapus. Pengakuan ini bertentangan dengan informasi yang diberikan sebelumnya dan menjadi faktor penting dalam keputusan DPC.

Sebagai bagian dari keputusan, DPC mengharuskan TikTok untuk menyesuaikan pemrosesan data mereka agar sesuai dengan GDPR dalam waktu enam bulan. Jika tidak, transfer data ke Tiongkok akan ditangguhkan. TikTok berencana untuk mengajukan banding terhadap keputusan ini.

Sebelumnya, TikTok juga dikenakan denda €345 juta pada 2023 oleh DPC terkait pelanggaran privasi anak-anak. Kasus ini menyoroti pengaturan akun anak yang secara default bersifat publik, memungkinkan siapa saja untuk melihat konten mereka. TikTok telah melakukan perubahan untuk meningkatkan privasi pengguna muda sejak saat itu.

Baca Juga

  • Solusi AI Inference Indonesia: Blaize-Datacomm Jalin Aliansi
  • Lelang frekuensi radio Komdigi Siap Bikin Internet RI Kencang

Advertisement

Investasi besar-besaran sedang dilakukan oleh TikTok untuk meningkatkan keamanan data di Eropa melalui proyek Clover, yang mencakup pembangunan pusat data di Norwegia, Irlandia, dan Amerika Serikat. Namun, DPC menilai langkah-langkah ini belum cukup untuk memenuhi standar perlindungan data Eropa.

Kasus ini menambah daftar panjang sanksi terhadap perusahaan teknologi besar terkait pelanggaran GDPR, termasuk Meta dan Amazon. Denda terhadap TikTok menjadi yang ketiga terbesar yang pernah dijatuhkan oleh DPC.

Keputusan ini mempertegas pentingnya transparansi dan perlindungan data pengguna, serta menyoroti tantangan dalam mengelola data lintas batas di era digital global.

Baca Juga

  • Google Cloud Partner Indonesia Terbaik: Data Labs Raih Penghargaan
  • Permintaan maaf Sam Altman OpenAI Terkait Penembakan Kanada

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Aplikasi Denda Headline TikTok
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleTerobosan Cybersecurity di Era AI, Agentic AI Jadi Game Changer!
Next Article Seagate Rilis SSD Ultra-Compact, Solusi Penyimpanan Portabel Super Cepat
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Teknologi Komputer Sel Otak Mulai Dikembangkan di Singapura

Ana Octarin26 April 2026 | 23:55

Manifesto Politik Palantir Terbaru Picu Kontroversi Global

Iphan S26 April 2026 | 19:55

Solusi AI Inference Indonesia: Blaize-Datacomm Jalin Aliansi

Ana Octarin26 April 2026 | 15:55

Lelang frekuensi radio Komdigi Siap Bikin Internet RI Kencang

Ana Octarin26 April 2026 | 10:55

Google Cloud Partner Indonesia Terbaik: Data Labs Raih Penghargaan

Iphan S26 April 2026 | 06:55

Permintaan maaf Sam Altman OpenAI Terkait Penembakan Kanada

Ana Octarin26 April 2026 | 02:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Tablet Samsung 2 jutaan terbaik Galaxy Tab A11 Update 7 Tahun

22 April 2026 | 15:55

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

Blokir Wikipedia di Indonesia Segera Berlaku Jika Tak Daftar PSE

21 April 2026 | 18:55

Rice Cooker Stainless Sanken SJ-203BK: Solusi Masak Sehat 6-in-1

25 April 2026 | 17:55
Terbaru

Teknologi Komputer Sel Otak Mulai Dikembangkan di Singapura

Ana Octarin26 April 2026 | 23:55

Manifesto Politik Palantir Terbaru Picu Kontroversi Global

Iphan S26 April 2026 | 19:55

Solusi AI Inference Indonesia: Blaize-Datacomm Jalin Aliansi

Ana Octarin26 April 2026 | 15:55

Lelang frekuensi radio Komdigi Siap Bikin Internet RI Kencang

Ana Octarin26 April 2026 | 10:55

Google Cloud Partner Indonesia Terbaik: Data Labs Raih Penghargaan

Iphan S26 April 2026 | 06:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.