Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Spesifikasi Oppo F33 Pro: Baterai 7000 mAh & Kamera 50MP

9 April 2026 | 21:55

Kontrak AI Militer AS: Anthropic Kalah Telah Lawan Trump

9 April 2026 | 20:55

Mobil listrik komersial Foton eTUNLAND & eVIEW Connect Resmi Rilis

9 April 2026 | 19:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Spesifikasi Oppo F33 Pro: Baterai 7000 mAh & Kamera 50MP
  • Kontrak AI Militer AS: Anthropic Kalah Telah Lawan Trump
  • Mobil listrik komersial Foton eTUNLAND & eVIEW Connect Resmi Rilis
  • Infrastruktur Digital Indonesia: APJATEL Luncurkan Solusi OVC
  • Tablet Murah 1 Jutaan Terbaik: Samsung dan Xiaomi Turun Harga!
  • Strategi Jangkauan Konten Instagram yang Ternyata Sia-Sia
  • Mobil Listrik 7-Seater Termurah 2026: Ini 5 Pilihan Terbaiknya
  • Rating IGRS di Steam: Valve Akhirnya Beri Klarifikasi Resmi
Kamis, April 9
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » TikTok Didenda Besar Karena Transfer Data ke Tiongkok
Berita Tekno Aplikasi

TikTok Didenda Besar Karena Transfer Data ke Tiongkok

Jundi AmrullahJundi Amrullah4 Mei 2025 | 16:05
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
TikTok Didenda Besar Karena Transfer Data ke Tiongkok
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - TikTok didenda sebesar EUR530 juta (Rp9,9 triliun) di Irlandia oleh Data Protection Commission (DPC), karena mentransfer data personal pengguna TikTok di European Economic Area (EEA) ke Tiongkok.

TikTok telah dijatuhi denda sebesar €530 juta oleh Komisi Perlindungan Data Irlandia (DPC) karena melanggar Regulasi Perlindungan Data Umum (GDPR). Pelanggaran ini terkait dengan transfer data pribadi pengguna dari Wilayah Ekonomi Eropa (EEA) ke Tiongkok tanpa jaminan perlindungan yang setara dengan standar Uni Eropa. Selain itu, TikTok juga dinilai tidak transparan dalam menginformasikan kepada pengguna mengenai transfer data tersebut.

Denda tersebut terdiri dari €485 juta untuk transfer data ilegal dan €45 juta untuk kurangnya transparansi antara tahun 2020 hingga 2022. DPC menyoroti bahwa TikTok gagal memastikan bahwa data yang diakses dari Tiongkok terlindungi sesuai dengan standar Eropa, terutama mengingat undang-undang pengawasan di Tiongkok yang berbeda signifikan.

Baca Juga

  • Kontrak AI Militer AS: Anthropic Kalah Telah Lawan Trump
  • Infrastruktur Digital Indonesia: APJATEL Luncurkan Solusi OVC

Advertisement

TikTok awalnya menyatakan tidak menyimpan data pengguna EEA di Tiongkok. Namun, pada April 2025, perusahaan mengakui bahwa data tersebut memang disimpan di sana sebelum akhirnya dihapus. Pengakuan ini bertentangan dengan informasi yang diberikan sebelumnya dan menjadi faktor penting dalam keputusan DPC.

Sebagai bagian dari keputusan, DPC mengharuskan TikTok untuk menyesuaikan pemrosesan data mereka agar sesuai dengan GDPR dalam waktu enam bulan. Jika tidak, transfer data ke Tiongkok akan ditangguhkan. TikTok berencana untuk mengajukan banding terhadap keputusan ini.

Sebelumnya, TikTok juga dikenakan denda €345 juta pada 2023 oleh DPC terkait pelanggaran privasi anak-anak. Kasus ini menyoroti pengaturan akun anak yang secara default bersifat publik, memungkinkan siapa saja untuk melihat konten mereka. TikTok telah melakukan perubahan untuk meningkatkan privasi pengguna muda sejak saat itu.

Baca Juga

  • Strategi Jangkauan Konten Instagram yang Ternyata Sia-Sia
  • Produksi MacBook Neo Apple Terhambat Akibat Krisis Chip Global

Advertisement

Investasi besar-besaran sedang dilakukan oleh TikTok untuk meningkatkan keamanan data di Eropa melalui proyek Clover, yang mencakup pembangunan pusat data di Norwegia, Irlandia, dan Amerika Serikat. Namun, DPC menilai langkah-langkah ini belum cukup untuk memenuhi standar perlindungan data Eropa.

Kasus ini menambah daftar panjang sanksi terhadap perusahaan teknologi besar terkait pelanggaran GDPR, termasuk Meta dan Amazon. Denda terhadap TikTok menjadi yang ketiga terbesar yang pernah dijatuhkan oleh DPC.

Keputusan ini mempertegas pentingnya transparansi dan perlindungan data pengguna, serta menyoroti tantangan dalam mengelola data lintas batas di era digital global.

Baca Juga

  • Ancaman Siber di Indonesia Tembus 39 Juta, SOC Jadi Solusi
  • Kesaksian Bill Gates Kasus Epstein Dijadwalkan Juni Mendatang

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Aplikasi Denda Headline TikTok
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleTerobosan Cybersecurity di Era AI, Agentic AI Jadi Game Changer!
Next Article Seagate Rilis SSD Ultra-Compact, Solusi Penyimpanan Portabel Super Cepat
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Kontrak AI Militer AS: Anthropic Kalah Telah Lawan Trump

Ana Octarin9 April 2026 | 20:55

Infrastruktur Digital Indonesia: APJATEL Luncurkan Solusi OVC

Olin Sianturi9 April 2026 | 18:55

Strategi Jangkauan Konten Instagram yang Ternyata Sia-Sia

Iphan S9 April 2026 | 16:55

Produksi MacBook Neo Apple Terhambat Akibat Krisis Chip Global

Ana Octarin9 April 2026 | 12:55

Ancaman Siber di Indonesia Tembus 39 Juta, SOC Jadi Solusi

Olin Sianturi9 April 2026 | 10:55

Kesaksian Bill Gates Kasus Epstein Dijadwalkan Juni Mendatang

Ana Octarin9 April 2026 | 08:55
Pilihan Redaksi
Gadget

Tablet 5 Jutaan Terbaik 2026: 6 Pilihan untuk Kerja & Kuliah

Olin Sianturi5 April 2026 | 15:53

Tablet 5 Jutaan Terbaik menjadi buruan utama masyarakat saat memasuki kuartal kedua tahun 2026, terutama…

Tablet 2 jutaan rasa laptop Terbaik 2026, Performa Kencang!

6 April 2026 | 05:30

Rekomendasi Tablet Baterai Awet Terbaik 2026 untuk Kerja

4 April 2026 | 03:53

Produk Terbaik Apple Sepanjang Masa: Kilas Balik 50 Tahun

6 April 2026 | 08:30

Harga AC Split 1 PK Polytron Diskon Gede di Transmart

5 April 2026 | 10:54
Terbaru

Kontrak AI Militer AS: Anthropic Kalah Telah Lawan Trump

Ana Octarin9 April 2026 | 20:55

Infrastruktur Digital Indonesia: APJATEL Luncurkan Solusi OVC

Olin Sianturi9 April 2026 | 18:55

Strategi Jangkauan Konten Instagram yang Ternyata Sia-Sia

Iphan S9 April 2026 | 16:55

Produksi MacBook Neo Apple Terhambat Akibat Krisis Chip Global

Ana Octarin9 April 2026 | 12:55

Ancaman Siber di Indonesia Tembus 39 Juta, SOC Jadi Solusi

Olin Sianturi9 April 2026 | 10:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.