Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

4 Juni 2026 | 07:27
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Komunitas Supermoto Makassar Jelajahi Wisata Ikonik Sulsel
  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • HP Gaming Terbaik 2026: 6 Pilihan Performa Monster Rp2 Jutaan
Selasa, Juli 14
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Alasan Tangan T-Rex Kecil Akhirnya Terungkap Lewat Riset Baru
Berita Tekno

Alasan Tangan T-Rex Kecil Akhirnya Terungkap Lewat Riset Baru

Ana OctarinAna Octarin29 Mei 2026 | 09:41
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
alasan tangan T-Rex kecil
alasan tangan T-Rex kecil (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Para ilmuwan akhirnya berhasil mengungkap alasan tangan T-Rex kecil melalui sebuah studi evolusi terbaru yang menganalisis puluhan spesies dinosaurus purba. Selama puluhan tahun, ukuran lengan Tyrannosaurus rex yang sangat kontras dengan kepalanya yang besar selalu menjadi teka-teki besar bagi para paleontolog dunia. Kini, misteri tersebut terpecahkan setelah para peneliti menemukan adanya pergeseran strategi berburu yang drastis pada kelompok predator raksasa jutaan tahun silam.

Para ilmuwan dari University College London (UCL) dan University of Cambridge memimpin penelitian besar ini. Mereka menemukan bahwa predator purba secara bertahap mulai meninggalkan penggunaan cakar depan mereka. Sebagai gantinya, mereka lebih mengandalkan kekuatan tengkorak dan gigitan yang mematikan untuk melumpuhkan mangsa.

Tim peneliti memublikasikan riset ini dalam jurnal ilmiah bergengsi Proceedings of the Royal Society B. Dalam studi tersebut, mereka menganalisis sebanyak 82 spesies theropoda, yaitu kelompok dinosaurus berkaki dua yang sebagian besar anggotanya adalah karnivora tangguh.

Baca Juga

  • Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Advertisement

Mengapa Evolusi Memilih Alasan Tangan T-Rex Kecil?

Hasil analisis mendalam menunjukkan bahwa penyusutan ukuran lengan depan ini terjadi bukan karena kebetulan belaka. Fenomena evolusioner ini berlangsung secara independen pada sedikitnya lima kelompok dinosaurus yang berbeda, termasuk keluarga besar Tyrannosauridae yang menaungi T-Rex.

Charlie Roger Scherer, penulis utama penelitian tersebut, menjelaskan bahwa alasan tangan T-Rex kecil bukan sekadar efek samping dari pertumbuhan ukuran tubuh dinosaurus yang semakin raksasa. Menurutnya, ada hubungan mekanis yang sangat kuat antara reduksi ukuran lengan dengan peningkatan volume serta kekuatan tengkorak predator tersebut.

Scherer memaparkan bahwa evolusi ini mengikuti prinsip biologi yang sangat populer, yaitu “use it or lose it” (gunakan atau hilangkan). Ketika kepala dinosaurus mengambil alih peran utama sebagai alat penyerang dan pelumpuh mangsa, lengan depan kehilangan fungsi krusialnya. Energi tubuh akhirnya beralih untuk memperkuat struktur rahang, sehingga ukuran lengan menyusut seiring berjalannya waktu.

Baca Juga

  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Advertisement

Perlombaan Senjata Evolusi Melawan Mangsa Raksasa

Perubahan drastis pada struktur tubuh predator ini kemungkinan besar dipicu oleh kemunculan dinosaurus herbivora raksasa, seperti kelompok sauropoda. Menghadapi mangsa dengan ukuran masif seperti itu, mencengkeram dengan cakar depan yang kecil tentu tidak akan efektif dan justru sangat berbahaya bagi keselamatan sang predator.

Bagi para paleontolog, memahami alasan tangan T-Rex kecil memberikan gambaran jelas mengenai taktik berburu di zaman purba. Para ilmuwan menilai bahwa menyerang langsung menggunakan rahang yang kuat jauh lebih efisien untuk merobohkan mangsa berukuran raksasa daripada mencoba mencengkeramnya.

Untuk membuktikan teori ini, tim peneliti mengembangkan metode mutakhir guna mengukur kekuatan tengkorak dinosaurus secara presisi. Pengukuran ini memperhitungkan berbagai variabel penting, mulai dari kekuatan gigitan, struktur tulang, hingga bentuk geometris tengkorak.

Baca Juga

  • Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA
  • Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Advertisement

Berdasarkan hasil pemodelan tersebut, T-Rex dinobatkan sebagai dinosaurus dengan struktur tengkorak paling kokoh dan kuat dalam sejarah bumi. Menariknya, posisi kedua ditempati oleh Tyrannotitan, predator raksasa asal Argentina yang hidup sekitar 30 juta tahun sebelum era kejayaan T-Rex dimulai.

Pola Penyusutan Lengan yang Berbeda di Tiap Spesies

Penelitian ini juga mengungkap fakta menarik bahwa tren penyusutan lengan tidak hanya terjadi pada dinosaurus berukuran raksasa. Sebagai contoh, Majungasaurus yang hanya memiliki bobot sekitar 1,6 ton—atau setara dengan seperlima berat T-Rex—ternyata juga memiliki tengkorak yang sangat kokoh dan lengan depan yang sangat kerdil.

Meskipun demikian, alasan tangan T-Rex kecil ini tidak bisa disamakan dengan cacat genetik. Mekanisme penyusutan fisik ini bervariasi di antara kelompok dinosaurus, yang menunjukkan bahwa alam memiliki cara unik untuk mencapai efisiensi berburu yang serupa pada spesies yang berbeda.

Baca Juga

  • Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik
  • Pekerja Penutup Pintu Taksi Otonom Raup Ratusan Ribu

Advertisement

Pada kelompok Abelisauridae, bagian telapak tangan dan jari mengalami penyusutan yang sangat ekstrem hingga hampir hilang sepenuhnya. Sementara itu, pada kelompok Tyrannosauridae, penyusutan terjadi secara lebih proporsional di seluruh bagian lengan depan mereka.

Meskipun menempuh jalur biologis yang berbeda, hasil akhir dari evolusi ini tetap sama. Kepala yang kuat dan dominan terbukti menjadi senjata utama yang jauh lebih mematikan bagi kelangsungan hidup para predator purba ini.

Penemuan ini sekaligus mematahkan teori lama yang menyebutkan bahwa lengan kecil T-Rex adalah organ tidak berguna yang tersisa dari nenek moyangnya. Sebaliknya, studi revolusioner ini membuktikan bahwa alasan tangan T-Rex kecil adalah bagian dari strategi adaptasi tingkat tinggi untuk mengoptimalkan energi tubuh demi menciptakan gigitan pematung sejarah yang paling mematikan di dunia purba.

Baca Juga

  • Penyebab Manusia Jarang Kidal Menurut Penelitian Terbaru
  • Penyelundupan Chip AI Nvidia ke China Diselidiki Taiwan

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Dinosaurus Evolusi Purba Paleontologi T-rex Temuan Ilmiah
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleCheat GTA 5 PS3 Lengkap Terbaru, Kebal Hingga Skyfall
Next Article Kamera Oppo Find X9 Ultra: Sensor 200MP Setara Mata Elang
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

Ana Octarin3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

Ana Octarin3 Juli 2026 | 09:38

JAKARTA – Transformasi birokrasi tidak hanya bergantung pada regulasi baru, tetapi juga ditentukan oleh kualitas…

3 Cara Melihat Tanggal Pembuatan Akun Facebook, Auto Nostalgia

3 Oktober 2025 | 23:19

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Stop Gangguan! 7 Cara Ampuh Blokir Iklan di HP Android yang Tiba-tiba Muncul

20 Desember 2025 | 18:27

5 Teknologi Kunci HP Xiaomi yang Dihapus Diam-diam

2 Desember 2025 | 07:18
Terbaru

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

Ana Octarin3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.