Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sharp Rice Cooker 7 Liter: Solusi Praktis Masak Porsi Jumbo

3 Mei 2026 | 08:55

Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar

3 Mei 2026 | 07:55

Perawatan AC Mobil Rutin: Kunci Kabin Sejuk Saat Kemarau 2026

3 Mei 2026 | 06:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Sharp Rice Cooker 7 Liter: Solusi Praktis Masak Porsi Jumbo
  • Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar
  • Perawatan AC Mobil Rutin: Kunci Kabin Sejuk Saat Kemarau 2026
  • Fitur ChatGPT Images 2.0: Cara Baru Bikin Visual AI Estetik
  • Philips Fuzzy Logic Rice Cooker: Desain Mewah dan Hemat Listrik
  • Teknologi Baterai Mobil Listrik Korea Bisa Tempuh 1.000 Km
  • Subsidi Motor Listrik Terbaru: Pemerintah Kaji Skema Baru
  • Krisis Memori Global 2027 Bakal Memburuk Menurut Samsung
Minggu, Mei 3
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Batasan Usia Media Sosial Resmi Berlaku, 70 Juta Akun Diblokir
Berita Tekno Trending

Batasan Usia Media Sosial Resmi Berlaku, 70 Juta Akun Diblokir

Olin SianturiOlin Sianturi19 Maret 2026 | 02:10
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Batasan Usia Media Sosial Resmi Berlaku
Batasan Usia Media Sosial Resmi Berlaku (foto; istimewa)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Batasan usia media sosial di Indonesia kini memasuki babak baru yang lebih ketat seiring dengan langkah tegas pemerintah dalam melindungi warga negara di ranah digital. Mulai 28 Maret 2026, jutaan pengguna internet di tanah air tidak lagi memiliki akses ke berbagai platform favorit mereka jika tidak memenuhi syarat umur minimum. Kebijakan ini merupakan implementasi nyata dari regulasi terbaru yang menyasar keamanan ekosistem siber nasional.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menetapkan standar baru melalui Peraturan Pemerintah (PP) Tunas dan Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026. Aturan ini memperkenalkan mekanisme Social Media Minimum Age (SMMA) yang menetapkan batas usia minimal 16 tahun untuk memiliki dan mengelola akun media sosial secara mandiri di wilayah hukum Indonesia.

Platform global X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, menjadi salah satu raksasa teknologi pertama yang menyatakan kepatuhan penuh terhadap hukum ini. Dalam pengumuman resminya, manajemen X menegaskan bahwa mereka tidak memiliki pilihan selain mengikuti aturan hukum yang berlaku di Indonesia demi menjaga keberlangsungan operasional mereka di pasar domestik.

Baca Juga

  • Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar
  • Teknologi Baterai Mobil Listrik Korea Bisa Tempuh 1.000 Km

Advertisement

Implementasi Batasan Usia Media Sosial dan Langkah Tegas X

Pihak X telah mengirimkan surat resmi kepada pemerintah Indonesia pada 17 Maret 2026 sebagai bentuk komitmen tertulis. Dalam dokumen tersebut, X memastikan akan melakukan proses identifikasi secara menyeluruh terhadap basis pengguna mereka. Akun-akun yang terdeteksi milik individu di bawah usia 16 tahun akan menghadapi tindakan penonaktifkan mulai 27 Maret 2026, tepat sehari sebelum tenggat waktu nasional.

Langkah batasan usia media sosial ini bertujuan untuk mencegah anak-anak terpapar konten dewasa, perundungan siber, hingga eksploitasi digital yang kian marak. X menjelaskan bahwa sistem mereka akan memperbarui algoritma verifikasi umur untuk memastikan tidak ada celah bagi pengguna di bawah umur untuk memanipulasi data kelahiran saat mendaftar atau memperbarui profil.

Meskipun detail teknis mengenai cara verifikasi belum sepenuhnya terungkap ke publik, spekulasi berkembang bahwa platform akan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memindai wajah atau mewajibkan unggah kartu identitas yang sah. Langkah ini diambil guna memastikan akurasi data pengguna sesuai dengan mandat PP Tunas.

Baca Juga

  • Sejarah pengobatan herbal Indonesia: Kisah Dokter Jerman Berguru pada Dukun
  • Penjelasan Ilmiah Laut Merah Terbelah Berdasarkan Hasil Studi

Advertisement

Dampak Terhadap 70 Juta Pengguna di Indonesia

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengungkapkan data yang cukup mengejutkan terkait demografi pengguna internet di Indonesia. Terdapat sekitar 70 juta anak yang saat ini berada dalam kelompok usia di bawah 16 tahun. Angka ini mencerminkan besarnya skala dampak yang akan terjadi ketika regulasi SMMA ini diterapkan secara serentak di seluruh platform.

Dengan adanya batasan usia media sosial, maka 70 juta orang tersebut secara otomatis akan kehilangan hak akses mereka ke platform digital arus utama. Kebijakan ini tentu memicu perdebatan di masyarakat, namun pemerintah tetap pada pendiriannya bahwa perlindungan anak di ruang digital adalah prioritas yang tidak bisa ditawar lagi. Keamanan jangka panjang generasi muda dianggap jauh lebih berharga daripada angka keterlibatan (engagement) di media sosial.

Pemerintah juga mengingatkan bahwa kebijakan ini bukan sekadar larangan, melainkan upaya edukasi bagi orang tua. Peran keluarga menjadi sangat krusial dalam mengawasi aktivitas digital anak-anak mereka agar tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku. Tanpa dukungan dari lingkungan keluarga, pengawasan secara digital oleh pemerintah tentu tidak akan berjalan maksimal.

Baca Juga

  • PHK Massal Meta Terbaru: Zuckerberg Pangkas Karyawan Demi AI
  • Fitur Deteksi Penipuan Google Hadir di Pixel, Ini Cara Kerjanya

Advertisement

Daftar Platform yang Wajib Patuh Aturan SMMA

Selain X, sejumlah platform besar lainnya juga berada dalam radar pengawasan ketat Komdigi. Perusahaan-perusahaan teknologi ini telah menerima surat teguran dan instruksi untuk segera menyesuaikan kebijakan internal mereka dengan hukum Indonesia. Berikut adalah daftar platform yang wajib menerapkan batasan usia minimal 16 tahun:

  • YouTube
  • TikTok
  • Facebook
  • Instagram
  • Threads
  • Bigo Live
  • Roblox

Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan bahwa kepatuhan aktif dari Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) adalah faktor kunci. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan berkala untuk melihat progres dari masing-masing platform. Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah tidak segan-segan menjatuhkan sanksi administratif hingga pemblokiran layanan secara permanen.

Menciptakan Ekosistem Digital yang Aman bagi Anak

Langkah berani Indonesia dalam menerapkan batasan usia media sosial ini sebenarnya sejalan dengan tren global di beberapa negara maju yang mulai membatasi akses digital bagi anak-anak. Tujuannya jelas, yakni meminimalisir dampak negatif media sosial terhadap kesehatan mental remaja, seperti depresi, kecemasan, dan gangguan pola tidur akibat penggunaan gawai yang berlebihan.

Baca Juga

  • Cara Memulihkan Daya Ingat: Ilmuwan Temukan Rahasia Pikun
  • Gaji Driver Ojol China Kini Setara UMR, RI Bisa Tiru?

Advertisement

Komdigi berharap langkah yang diambil oleh X akan segera diikuti secara konkret oleh platform lain seperti TikTok dan Instagram, yang memiliki basis pengguna usia muda sangat besar di Indonesia. Pemerintah menunggu itikad baik dari seluruh pengembang aplikasi untuk menunjukkan tanggung jawab sosial mereka dalam melindungi masa depan anak-anak Indonesia.

Dengan berlakunya aturan ini per 28 Maret mendatang, lanskap digital Indonesia diprediksi akan mengalami perubahan signifikan. Penurunan jumlah pengguna aktif mungkin akan terjadi dalam jangka pendek, namun dalam jangka panjang, diharapkan akan tercipta ruang siber yang lebih sehat, produktif, dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Baca Juga

  • Aturan Baru Roblox Indonesia: Chat Dibatasi dan Verifikasi Wajah
  • Ruang Digital Aman Anak: TelkomGroup Dukung Penuh PP Tunas

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Batasan Usia Medsos Komdigi Perlindungan Anak Digital Platform X PP Tunas
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleMini PC Performa Tinggi Kini Jadi Solusi Kerja Multitasking
Next Article Aplikasi dan Game Lebaran Terbaik untuk Momen Keluarga Seru
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar

Ana Octarin3 Mei 2026 | 07:55

Teknologi Baterai Mobil Listrik Korea Bisa Tempuh 1.000 Km

Ana Octarin3 Mei 2026 | 03:55

Sejarah pengobatan herbal Indonesia: Kisah Dokter Jerman Berguru pada Dukun

Iphan S2 Mei 2026 | 23:55

Penjelasan Ilmiah Laut Merah Terbelah Berdasarkan Hasil Studi

Iphan S2 Mei 2026 | 19:55

PHK Massal Meta Terbaru: Zuckerberg Pangkas Karyawan Demi AI

Iphan S2 Mei 2026 | 16:55

Fitur Deteksi Penipuan Google Hadir di Pixel, Ini Cara Kerjanya

Ana Octarin2 Mei 2026 | 12:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

Mobil Listrik Lepas Terbaru Resmi Meluncur: Ada BEV dan Hybrid!

27 April 2026 | 21:55

Promo motor listrik United Pangkas Harga Hingga 50 Persen

27 April 2026 | 10:55

Proyek iPad Lipat Apple Terancam Batal Akibat Masalah Produksi

30 April 2026 | 20:55
Terbaru

Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar

Ana Octarin3 Mei 2026 | 07:55

Teknologi Baterai Mobil Listrik Korea Bisa Tempuh 1.000 Km

Ana Octarin3 Mei 2026 | 03:55

Sejarah pengobatan herbal Indonesia: Kisah Dokter Jerman Berguru pada Dukun

Iphan S2 Mei 2026 | 23:55

Penjelasan Ilmiah Laut Merah Terbelah Berdasarkan Hasil Studi

Iphan S2 Mei 2026 | 19:55

PHK Massal Meta Terbaru: Zuckerberg Pangkas Karyawan Demi AI

Iphan S2 Mei 2026 | 16:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.