Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Nissan Navara Pro-4X di IIMS 2026: Andalkan Suspensi Multilink

7 Februari 2026 | 04:46

Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

6 Februari 2026 | 19:09

Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

6 Februari 2026 | 19:03
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Nissan Navara Pro-4X di IIMS 2026: Andalkan Suspensi Multilink
  • Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026
  • Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026
  • Update Harga HP OPPO Februari 2026: Diskon Gila-gilaan Tembus 36%, Cek Daftar Lengkap Semua Seri!
  • iPhone Lipat Apple Diprediksi Rilis 2026, Harga Rp40 Juta
  • Harga Samsung S25 dan Z Fold 7 Terbaru per Februari 2026: Detail Ketersediaan dan Varian Lengkap
  • Free Fire Nusantara Series 2026: Jadwal Lengkap dan Jalan Menuju FFWS
  • Harga Huawei Mate Pura Nova: Diskon Fantastis Februari 2026
Sabtu, Februari 7
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Fitur Discover Meta AI Bisa Sebarkan Chat Pribadi ke Publik Tanpa Disadari
Berita Tekno

Fitur Discover Meta AI Bisa Sebarkan Chat Pribadi ke Publik Tanpa Disadari

Jundi AmrullahJundi Amrullah15 Juni 2025 | 08:20
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Fitur Discover Meta AI Bisa Sebarkan Chat Pribadi ke Publik Tanpa Disadari
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Fitur Discover dari Meta AI menuai kritik karena dugaan penyebaran percakapan pribadi pengguna ke publik secara tidak sengaja. Beberapa laporan menyebutkan informasi sensitif muncul di feed, termasuk data medis dan foto anak-anak. Meskipun Meta mengklaim proses berbagi memerlukan persetujuan, ketidakjelasan antarmuka dan kurangnya edukasi pengguna memicu kekhawatiran privasi.

Fitur Discover dari aplikasi Meta AI menuai kecaman setelah sejumlah pengguna melaporkan percakapan pribadi mereka muncul di feed publik. Konten tersebut tak hanya berisi pertanyaan umum, tetapi juga informasi sangat sensitif dan bersifat pribadi.

Laporan TechCrunch mengungkap bahwa isi unggahan mencakup topik-topik serius seperti penghindaran pajak, surat referensi hukum, serta keluhan medis. Ini menunjukkan adanya potensi pelanggaran privasi secara besar-besaran.

Baca Juga

  • Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026
  • Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Advertisement

Jurnalis Kylie Robinson dari Wired juga menemukan unggahan dengan konten seksual yang sensitif. Ini memperkuat dugaan bahwa pengguna tanpa sadar telah membagikan percakapan yang seharusnya bersifat pribadi kepada publik.

Pakar privasi Calli Schroeder mengungkapkan bahwa banyak pengguna turut membagikan data penting seperti alamat rumah, informasi kesehatan mental, dan isu hukum yang belum terselesaikan—tanpa menyadari bahwa informasi tersebut bisa dilihat publik.

Tak hanya teks, beberapa pengguna juga mengunggah foto, termasuk gambar anak-anak, untuk dimodifikasi AI. Hasil editan ini kemudian muncul di Discover, memperparah kekhawatiran terkait penyebaran data pribadi dan visual tanpa kontrol.

Baca Juga

  • Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra
  • 5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Advertisement

Para netizen di platform X memperkuat kekhawatiran ini dengan menyebarkan tangkapan layar unggahan yang tak pantas. Meskipun Meta menyebutkan proses unggahan memerlukan dua langkah, minimnya penjelasan membuat banyak pengguna salah paham.

Meta menyatakan bahwa tidak ada unggahan yang muncul di Discover tanpa persetujuan pengguna. Namun, laporan media menyebut antarmuka aplikasi tidak cukup jelas untuk menjamin kesadaran penuh, terutama bagi pengguna awam.

Insiden ini menjadi pelajaran penting bagi pengguna dan pengembang. Perusahaan diminta memperjelas antarmuka dan menambah peringatan eksplisit. Sementara itu, pengguna disarankan membaca dengan cermat dan tidak membagikan informasi pribadi secara sembarangan di platform AI.

Baca Juga

  • 5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI
  • 3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Chat Discover Fitur Headline Meta AI
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleInfinix XPAD 20 Resmi Meluncur, Tablet Serba Bisa untuk Gaya Hidup Anak Muda
Next Article Meta Suntik Dana USD 14,8 Miliar ke Scale AI
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:09

Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:03

Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 10:00

5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 08:00

5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 02:00

3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 20:00
Pilihan Redaksi
Gadget

Raja Terbaru Smartphone Dunia: Bukan HP China, Apple Kembali Dinobatkan di 2025!

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 01:14

Persaingan di pasar ponsel pintar global selalu memanas, namun laporan terbaru menunjukkan adanya pergeseran signifikan…

BYD Atto 3 Advanced Plus Resmi Meluncur di IIMS 2026: Intip Harga dan Spesifikasinya

5 Februari 2026 | 21:26

Harga dan Spesifikasi Redmi Note 15 Series: HP Tahan Banting Gen Z

1 Februari 2026 | 14:48

JVC HA-A110T Nirkabel ANC: Ulasan Fitur, Baterai 44 Jam dan Harga

3 Februari 2026 | 02:16

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

1 Februari 2026 | 00:59
Terbaru

Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:09

Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:03

Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 10:00

5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 08:00

5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 02:00
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.