Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

4 Juni 2026 | 07:27

HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa

3 Juni 2026 | 05:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Komunitas Supermoto Makassar Jelajahi Wisata Ikonik Sulsel
  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • HP Gaming Terbaik 2026: 6 Pilihan Performa Monster Rp2 Jutaan
  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota
Sabtu, Juli 4
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Jaringan Telekomunikasi Sulawesi Utara Pulih Total Pasca Gempa
Berita Tekno

Jaringan Telekomunikasi Sulawesi Utara Pulih Total Pasca Gempa

Iphan SIphan S3 April 2026 | 16:54
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Jaringan telekomunikasi Sulawesi Utara
Jaringan telekomunikasi Sulawesi Utara (Foto: inet.detik.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Jaringan telekomunikasi Sulawesi Utara dipastikan telah pulih 100 persen usai guncangan gempa megathrust berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda pada Kamis (2/4/2026) pagi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat memantau pemulihan infrastruktur digital di wilayah terdampak guna memastikan jalur komunikasi masyarakat tetap terjaga. Langkah ini krusial mengingat komunikasi menjadi urat nadi utama dalam koordinasi pascabencana.

Berdasarkan laporan resmi, gempa yang berpusat di koordinat 129 kilometer tenggara Bitung pada pukul 05.48 WIB tersebut sempat mengganggu stabilitas sinyal di beberapa titik. Namun, berkat penanganan taktis yang dilakukan oleh tim teknis di lapangan, seluruh layanan kini sudah kembali beroperasi secara normal. Pemulihan ini tercapai dalam waktu kurang dari 24 jam setelah guncangan hebat tersebut terjadi.

Pemerintah memberikan perhatian khusus pada stabilitas jaringan telekomunikasi Sulawesi Utara karena wilayah ini merupakan salah satu titik strategis ekonomi di Indonesia Timur. Gangguan sekecil apa pun pada infrastruktur digital dapat menghambat proses evakuasi dan penyebaran informasi darurat kepada warga. Oleh karena itu, Komdigi terus melakukan pemantauan ketat secara real-time melalui pusat kendali mereka.

Baca Juga

  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Advertisement

Strategi Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Sulawesi Utara

Data pemantauan infrastruktur menunjukkan bahwa dari total 2.236 site telekomunikasi yang tersebar di wilayah terdampak, sebanyak 223 site atau sekitar 9,97 persen sempat mengalami kendala teknis. Gangguan ini mayoritas bukan disebabkan oleh kerusakan fisik pada menara pemancar, melainkan akibat terputusnya pasokan listrik dari PLN yang terdampak guncangan gempa megathrust tersebut.

Untuk mengatasi masalah tersebut, para operator seluler segera mengaktifkan protokol darurat. Penggunaan genset sebagai sumber daya alternatif menjadi kunci utama agar jaringan telekomunikasi Sulawesi Utara tetap menyala di tengah pemadaman listrik sementara. Langkah ini terbukti efektif menjaga konektivitas tetap stabil selama masa kritis pascagempa.

Seluruh operator besar yang beroperasi di wilayah Sulawesi Utara, mulai dari Telkomsel, XL Smart, hingga Indosat Ooredoo Hutchison, telah melaporkan status hijau pada seluruh site mereka. Kerja sama kolektif antara pemerintah dan sektor swasta ini memastikan bahwa tidak ada wilayah yang terisolasi secara digital akibat bencana alam yang terjadi di Sulawesi Utara.

Baca Juga

  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota
  • Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Advertisement

Mitigasi dan Ketahanan Infrastruktur Digital

Keberhasilan memulihkan jaringan telekomunikasi Sulawesi Utara dalam waktu singkat menunjukkan peningkatan signifikan dalam standar mitigasi bencana di Indonesia. Komdigi menegaskan bahwa penguatan infrastruktur digital menjadi prioritas nasional, terutama di zona-zona rawan gempa. Teknologi yang digunakan saat ini dirancang untuk lebih tahan terhadap guncangan dan memiliki sistem cadangan daya yang lebih mumpuni.

Selain mengandalkan genset, beberapa site di area terpencil juga mulai dilengkapi dengan panel surya dan baterai kapasitas tinggi. Hal ini bertujuan agar ketika terjadi bencana besar, layanan komunikasi tidak langsung lumpuh total. Pemerintah juga mengapresiasi respons cepat petugas lapangan yang tetap bersiaga meski di tengah ancaman gempa susulan.

Pihak kementerian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks yang sering muncul pascabencana. Dengan pulihnya layanan data dan suara, masyarakat dapat mengakses informasi resmi dari BMKG dan BNPB secara langsung melalui perangkat seluler mereka masing-masing.

Baca Juga

  • Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!
  • Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik

Advertisement

Ke depannya, evaluasi menyeluruh terhadap performa jaringan telekomunikasi Sulawesi Utara akan terus dilakukan. Hal ini mencakup pengecekan fisik pada struktur menara BTS dan optimalisasi spektrum frekuensi agar tetap andal dalam situasi darurat. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan digital demi keselamatan publik di seluruh pelosok tanah air.

Hingga pantauan terakhir pada Jumat (3/4/2026) pagi, seluruh aktivitas digital di Bitung, Manado, dan sekitarnya terpantau lancar tanpa hambatan berarti. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kesiapsiagaan infrastruktur mampu meminimalisir dampak buruk dari fenomena alam yang tidak terduga. Dengan demikian, masyarakat kini dapat kembali beraktivitas dengan tenang berkat kembalinya stabilitas jaringan telekomunikasi Sulawesi Utara.

Baca Juga

  • Pekerja Penutup Pintu Taksi Otonom Raup Ratusan Ribu
  • Penyebab Manusia Jarang Kidal Menurut Penelitian Terbaru

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Berita Bitung Gempa Sulawesi Utara Infrastruktur Telekomunikasi Komdigi Megathrust
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticlePameran Kendaraan Niaga GIICOMVEC 2026 Siap Digelar di Jakarta
Next Article Cara Merawat Pemanas Air Agar Awet Hingga 10 Tahun Lebih
Iphan S
  • Website

Artikel Terkait

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37

Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik

Ana Octarin2 Juni 2026 | 16:37
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Cara Pakai WhatsApp di Garmin, Balas Chat Tanpa Smartphone

26 Maret 2026 | 23:39

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Cara Pasang Cat Gatekeeper untuk Berhenti Scrolling di Chrome

30 April 2026 | 08:55

Huawei MatePad 12 2026: Tablet Hybrid Pengganti Laptop 8 Jutaan

16 April 2026 | 00:55
Terbaru

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.