Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Vivo V70 Series Indonesia: Strategi Flagship di Kelas Menengah

14 Maret 2026 | 16:31

Arc One Piece Live Action Season 2: Bocoran Urutan Ceritanya

14 Maret 2026 | 15:51

One Piece Live Action Season 2: Bocoran Pemain dan Cerita

14 Maret 2026 | 15:43
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Vivo V70 Series Indonesia: Strategi Flagship di Kelas Menengah
  • Arc One Piece Live Action Season 2: Bocoran Urutan Ceritanya
  • One Piece Live Action Season 2: Bocoran Pemain dan Cerita
  • Karakter One Piece Live Action Season 2 yang Kembali Hadir
  • Fitur AI Android Terbaru Gemini: Revolusi Pencarian dan Keamanan
  • Galaxy Buds4 Series Hadirkan HD Voice, Panggilan Telepon Kini Super Jernih
  • Spesifikasi OnePlus Nord Buds 4 Pro: ANC 55dB & Driver Titanium
  • Bocoran Realme 17 Pro+ Terungkap: Bawa Kamera 200 MP Gahar!
Sabtu, Maret 14
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Prancis Bakal Larang Anak di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial
Berita Tekno

Prancis Bakal Larang Anak di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial

Jundi AmrullahJundi Amrullah13 Juni 2025 | 08:01
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Prancis Bakal Larang Anak di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Presiden Prancis Emmanuel Macron mendorong larangan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15 tahun. Langkah ini diambil menyusul insiden kekerasan fatal di sekolah dan kekhawatiran terhadap dampak negatif media sosial terhadap anak muda. Macron mendesak Uni Eropa untuk segera mengatur hal ini, dan jika gagal, Prancis akan menerapkannya secara nasional.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengusulkan pelarangan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15 tahun. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara pada Selasa (10/6), menyusul meningkatnya kekhawatiran akan dampak negatif media sosial terhadap remaja.

Usulan ini muncul setelah terjadi insiden tragis di sebuah sekolah di Prancis Timur, di mana seorang siswa berusia 14 tahun menusuk seorang asisten sekolah hingga tewas. Kejadian itu terjadi saat petugas memeriksa tas siswa untuk mencari senjata.

Baca Juga

  • Fitur AI Android Terbaru Gemini: Revolusi Pencarian dan Keamanan
  • Implementasi QRIS di Korea Selatan Dimulai April 2026, Cek Faktanya

Advertisement

Peristiwa penusukan tersebut mengejutkan masyarakat Prancis dan memicu kembali perdebatan tentang pengaruh media sosial terhadap perilaku kekerasan anak muda. Macron menyebut media sosial sebagai salah satu pemicu utama meningkatnya kekerasan di kalangan remaja.

Macron mengungkapkan harapannya agar Uni Eropa segera menetapkan regulasi terkait pembatasan usia akses media sosial. Ia menegaskan bahwa jika Uni Eropa gagal, Prancis akan menerapkan kebijakan tersebut secara mandiri.

Dalam wawancara dengan France 2 dan unggahan di platform X, Macron mengatakan bahwa para ahli mendukung aturan ini. Ia mendesak platform digital untuk bertindak cepat dengan memverifikasi usia pengguna secara lebih efektif.

Baca Juga

  • Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026
  • Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Advertisement

Negara-negara lain seperti Australia juga telah mengambil langkah serupa. Pemerintah Australia melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun menggunakan media sosial, setelah melalui perdebatan publik dan tekanan terhadap perusahaan teknologi besar.

Meskipun banyak platform telah memiliki batasan usia minimal 13 tahun, laporan dari regulator keamanan daring Australia menunjukkan bahwa anak-anak masih bisa melewati batasan tersebut dengan mudah.

Macron berharap regulasi baru ini bisa menjadi langkah penting dalam melindungi anak-anak dari dampak buruk media sosial, serta menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi generasi muda.

Baca Juga

  • Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra
  • 5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Headline Medsos Prancis
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleXL SATU Hadirkan Promo JUMBO dan JUARA!
Next Article Youtube Sebut Berhasil Ciptakan 490 Ribu Lapangan Kerja di Tahun 2024
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Fitur AI Android Terbaru Gemini: Revolusi Pencarian dan Keamanan

Olin Sianturi14 Maret 2026 | 14:36

Implementasi QRIS di Korea Selatan Dimulai April 2026, Cek Faktanya

Olin Sianturi27 Februari 2026 | 09:03

Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:09

Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:03

Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 10:00

5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 08:00
Pilihan Redaksi
Elektronik

Speaker Multi-room Sonos Terbaru: Era 100 SL dan Play Hadir

Olin Sianturi14 Maret 2026 | 03:05

Speaker multi-room Sonos terbaru kini resmi memperkuat jajaran perangkat audio premium untuk pasar global melalui…

Bocoran Spesifikasi OnePlus 16: Snapdragon 8 Elite & Kamera 200MP

14 Maret 2026 | 03:43

ASUS Jadi Laptop Terbaik 2026: Buktikan Durabilitas Tahan Banting yang Tak Masuk Akal

13 Maret 2026 | 06:30

8 Rekomendasi HP 1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik 2025: Spek Gahar Bikin Naksir

26 Agustus 2025 | 17:50

Bocoran Realme 17 Pro+ Terungkap: Bawa Kamera 200 MP Gahar!

14 Maret 2026 | 04:00
Terbaru

Fitur AI Android Terbaru Gemini: Revolusi Pencarian dan Keamanan

Olin Sianturi14 Maret 2026 | 14:36

Implementasi QRIS di Korea Selatan Dimulai April 2026, Cek Faktanya

Olin Sianturi27 Februari 2026 | 09:03

Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:09

Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:03

Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 10:00
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.