Desainnya pun dibuat berbeda dari beberapa produk FreeBuds sebelumnya.
Huawei menggunakan konsep Light Mini Stem untuk bagian tangkai earbud. Bentuk ini dibuat lebih pendek sehingga posisi perangkat dapat berada lebih dekat dengan telinga.
Sementara itu, charging case mengusung desain yang disebut Mini Shuttle. Bentuk casing dibuat dengan lekukan yang lebih menyeluruh dan terlihat ringkas ketika dibawa.
Untuk pilihan warna, Huawei menyediakan empat varian, yakni Stellar Silver, Nebula Pink, Ice White, dan Starry Black.
Keempat pilihan tersebut memberikan karakter yang cukup berbeda, mulai dari tampilan yang lebih kalem hingga warna yang lebih mencolok.
Huawei FreeBuds Neo Tidak Sekadar Andalkan ANC
Masuk ke sektor audio, Huawei FreeBuds Neo membawa driver baru bernama Turbo Driver.
Driver tersebut memiliki rentang frekuensi 10 Hz hingga 48 kHz. Di atas kertas, rentang ini memang terlihat luas. Namun, angka frekuensi saja tentu tidak otomatis menentukan apakah sebuah earbud memiliki kualitas suara yang bagus.
Karakter tuning, driver, codec, sumber audio, hingga kualitas rekaman tetap memainkan peran penting.
Yang lebih menarik adalah dukungan transmisi audio lossless.
Ketika digunakan bersama perangkat Huawei yang kompatibel, FreeBuds Neo dapat mencapai kecepatan transmisi hingga 2,3 Mbps.
Angka tersebut cukup tinggi untuk sebuah TWS dan menjadi salah satu fitur yang kemungkinan akan menarik perhatian pengguna yang peduli terhadap kualitas musik.
Sementara itu, jika digunakan dengan perangkat dari platform lain, kecepatan transmisi maksimalnya berada di angka 990 kbps.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa Huawei masih memberikan keuntungan tertentu bagi pengguna yang berada dalam ekosistem perangkatnya.
Meski begitu, pengguna Android, iPhone, maupun PC Windows tetap dapat menggunakan FreeBuds Neo.
Bisa Dipakai di Android, iPhone dan Windows
Salah satu hal yang membuat Huawei FreeBuds Neo lebih fleksibel adalah dukungan lintas platform.
Huawei tidak membatasi earbud ini hanya untuk perangkat buatannya sendiri. FreeBuds Neo dapat digunakan dengan Android, iOS, dan Windows.
Ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang memiliki perangkat dari berbagai merek.
Misalnya, seseorang dapat menggunakan iPhone sebagai perangkat utama, laptop Windows untuk bekerja, lalu tetap memakai FreeBuds Neo sebagai earbud sehari-hari.
Huawei juga menghadirkan fitur dual-device switching. Dengan fitur tersebut, dua perangkat dapat terhubung secara bersamaan sehingga pengguna tidak harus melakukan proses pairing ulang setiap kali ingin berpindah perangkat.
Dalam aktivitas sehari-hari, fitur seperti ini mungkin terdengar sederhana. Namun, setelah terbiasa, kemudahan tersebut justru bisa menjadi salah satu fungsi yang paling terasa manfaatnya.
Bayangkan ketika sedang mendengarkan musik dari laptop, kemudian ada panggilan masuk ke ponsel. Proses perpindahan koneksi yang lebih praktis dapat menghemat beberapa langkah.
Spatial Audio Tidak Dikunci untuk Ekosistem Huawei
Huawei juga tidak melupakan tren spatial audio yang semakin populer pada produk audio nirkabel.