Untuk pilihan tampilan, Huawei menyediakan empat warna, yakni Shadow Red, Linen Gray, Zero White, dan Midnight Black.
Perangkat ini juga memiliki sertifikasi IP68 dan IP69 untuk perlindungan terhadap debu serta air. Sementara itu, dukungan komunikasi satelit BeiDou dua arah dan eSIM turut melengkapi konektivitasnya.
Performa Huawei Pura X View Didukung Chipset Kirin 9030S
Untuk dapur pacu, Huawei Pura X View menggunakan prosesor Kirin 9030S. Agar temperatur perangkat tetap terkendali, Huawei menyematkan vapor chamber berukuran cukup besar, yakni 6.400 mm².
Baca Juga :
Kombinasi chipset dan sistem pendingin tersebut menjadi fondasi performa perangkat, sementara HarmonyOS 7 menangani sisi perangkat lunaknya.
Jika melihat keseluruhan spesifikasi, Pura X View menawarkan pendekatan yang berbeda dari smartphone slab biasa. Layar 6,39 inci dengan rasio 16:9.5 menjadi identitas utama, kemudian diperkuat baterai 7.000 mAh, kamera utama 200 MP, serta bodi yang tetap tipis.
Penjualan Huawei Pura X View Jadi Sinyal Menarik
Penjualan lebih dari 180.000 unit pada hari pertama menjadi indikator awal bahwa konsumen China cukup tertarik dengan konsep layar lebar pada smartphone non-lipat.
Baca Juga :
Apalagi, angka tersebut hadir di tengah persaingan pasar smartphone yang semakin ketat. Huawei juga memiliki rekam jejak kuat melalui generasi Pura X dan Pura X Max yang secara keseluruhan telah mengirimkan lebih dari 2,9 juta unit.
Dengan layar yang lebih lebar, baterai besar, kamera beresolusi tinggi, serta fitur konektivitas yang lengkap, Huawei Pura X View kini menjadi salah satu perangkat menarik dalam lini Pura.
Respons penjualan pada hari pertama pun menunjukkan bahwa desain smartphone yang berbeda masih memiliki ruang di pasar, terutama ketika perubahan bentuk tersebut dipadukan dengan spesifikasi yang tetap kompetitif.