Salah satunya adalah Climb Planning yang dapat memberikan gambaran mengenai tanjakan yang akan dilewati sebelum perjalanan dimulai.
Baca Juga :
Kemudian terdapat Climb Broadcast yang menampilkan informasi seperti tingkat kemiringan dan jarak yang masih harus ditempuh selama pengguna berada di tanjakan.
Fitur lain yang tidak kalah menarik adalah Sharp Turn Alerts.
Sistem ini memberikan peringatan melalui getaran dan suara ketika pengguna mendekati tikungan dengan kecepatan yang dianggap terlalu tinggi.
Baca Juga :
Bagi pesepeda, informasi seperti ini bisa lebih berguna dibandingkan sekadar mengetahui jumlah kalori yang terbakar.
Pengguna dapat memperoleh informasi yang berkaitan langsung dengan kondisi rute. Karena itu, smartwatch mulai berfungsi sebagai perangkat pendamping perjalanan, bukan hanya alat pencatat aktivitas setelah olahraga selesai.
Smartwatch Huawei Dilengkapi Analisis Latihan AI
Setelah olahraga selesai, smartwatch Huawei ini masih memiliki fungsi yang cukup menarik.
Baca Juga :
Huawei menghadirkan AI Workout Analysis yang bertugas membaca data latihan pengguna dan memberikan gambaran mengenai seberapa berat sesi olahraga yang telah dilakukan.
Pendekatan ini cukup relevan karena data olahraga yang dikumpulkan smartwatch sering kali berjumlah sangat banyak.
Masalahnya, tidak semua pengguna memahami arti setiap angka yang muncul.
Baca Juga :
Dengan bantuan analisis berbasis AI, Huawei mencoba mengubah data tersebut menjadi informasi yang lebih mudah dipahami.
Pengguna pada akhirnya tidak hanya mengetahui berapa lama mereka berolahraga, tetapi juga bisa mendapatkan gambaran mengenai intensitas latihan.
Fitur ini dapat membantu pengguna melihat pola latihan dari waktu ke waktu dan menyesuaikan aktivitas berikutnya.
Baca Juga :
Huawei Watch GT 7 Punya Fitur Kesehatan yang Lebih Personal
Selain olahraga, Huawei Watch GT 7 Pro dan GT 7 juga membawa pembaruan pada fitur kesehatan.
Huawei Health kini memiliki Health Insights dengan morning briefing yang berpusat pada Physical Readiness Score.
Skor tersebut memanfaatkan sejumlah data, termasuk kualitas tidur, HRV, emosi, dan kalori aktif untuk memberikan gambaran mengenai kondisi tubuh sebelum memulai aktivitas.
Konsepnya cukup menarik karena smartwatch tidak hanya digunakan untuk melihat kondisi tubuh setelah aktivitas dilakukan.
Sebaliknya, data yang dikumpulkan sepanjang hari dan malam digunakan untuk membantu pengguna menentukan apakah tubuh berada dalam kondisi cukup siap untuk beraktivitas.
Misalnya, setelah tidur kurang baik dan aktivitas sebelumnya cukup berat, informasi kesiapan tubuh dapat menjadi pengingat agar pengguna tidak langsung memaksakan latihan dengan intensitas tinggi.
Tentu saja, skor seperti ini sebaiknya dipandang sebagai informasi pendukung, bukan pengganti penilaian medis.
Namun, dari sisi pengalaman pengguna, pendekatan tersebut membuat smartwatch terasa lebih personal.
Baterai Huawei Watch GT 7 Bisa Tahan hingga 21 Hari
Daya tahan baterai menjadi salah satu bagian yang paling menarik dari seri terbaru ini.
Huawei mengklaim Huawei Watch GT 7 dan GT 7 Pro ukuran 46 mm mampu bertahan hingga 21 hari dalam penggunaan ringan.