Technonesia - Persaingan chipset flagship kembali memanas setelah Google memperkenalkan Tensor G6. Chip generasi terbaru ini membawa sejumlah perubahan besar dibandingkan pendahulunya, termasuk arsitektur CPU baru, proses fabrikasi 3nm, serta peningkatan kemampuan kecerdasan buatan atau AI.
Namun, ada satu pertanyaan yang sulit dihindari: apakah Tensor G6 akhirnya mampu menandingi Snapdragon 8 Elite dalam hal performa?
Jawabannya ternyata cukup jelas jika melihat hasil benchmark. Snapdragon 8 Elite masih berada jauh di depan dalam performa mentah, terutama ketika pengujian mulai menyentuh kemampuan GPU dan beban kerja berat.
Baca Juga :
Meski begitu, bukan berarti Tensor G6 bisa langsung dianggap kalah. Google memang mengambil pendekatan berbeda. Tensor lebih diarahkan untuk AI di perangkat, fotografi komputasional, serta efisiensi daya.
Dengan kata lain, pertarungan Tensor G6 vs Snapdragon 8 Elite bukan sekadar soal siapa yang memiliki skor benchmark paling tinggi.
Tensor G6 vs Snapdragon 8 Elite: Spesifikasi Utama
Tensor G6 dan Snapdragon 8 Elite sama-sama menggunakan proses fabrikasi 3nm TSMC. Namun, keduanya memiliki rancangan CPU dan fokus performa yang berbeda.
Baca Juga :
Tensor G6 membawa CPU 7-core yang terdiri dari satu core C1-Ultra dengan kecepatan hingga 4,11GHz dan enam core C1-Pro dengan konfigurasi empat core 3,38GHz serta dua core 2,65GHz.
Sementara itu, Snapdragon 8 Elite menggunakan delapan core Oryon generasi kedua. Konfigurasinya terdiri dari dua core dengan kecepatan hingga 4,32GHz dan enam core pada 3,53GHz.
Untuk grafis, Tensor G6 mengandalkan PowerVR CXTP-48-1536, sedangkan Snapdragon 8 Elite membawa GPU Adreno 830.
Baca Juga :
Keduanya juga menggunakan memori LPDDR5X dan mendukung penyimpanan UFS 4.0 serta UFS 4.1.
Di sektor AI, Tensor G6 membawa TPU Tensor generasi kelima. Sementara itu, Snapdragon 8 Elite mengandalkan Hexagon NPU.
Perbedaan inilah yang nantinya menjadi kunci mengapa kedua chipset tersebut memiliki karakter performa yang cukup jauh.
Baca Juga :
Benchmark Geekbench: Snapdragon 8 Elite Masih Unggul
Hasil Geekbench 6 memperlihatkan Snapdragon 8 Elite masih memiliki keunggulan yang cukup signifikan.
Perangkat berbasis Tensor G6, dalam hal ini Pixel 11 Pro XL, mencatat 2.671 poin single-core dan 6.802 poin multi-core.
Sebagai pembanding, Galaxy S25 Plus yang menggunakan Snapdragon 8 Elite mendapatkan 3.008 poin single-core dan 9.730 poin multi-core.
Baca Juga :
Artinya, Snapdragon 8 Elite unggul sekitar 12 persen pada pengujian single-core. Namun, perbedaan semakin lebar ketika seluruh core bekerja secara bersamaan.
Pada pengujian multi-core, Snapdragon 8 Elite mencatat skor sekitar 43 persen lebih tinggi.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa Snapdragon 8 Elite lebih cocok untuk pengguna yang sering menjalankan pekerjaan berat secara bersamaan. Misalnya, membuka banyak aplikasi, mengolah data, bermain game, atau menjalankan aplikasi yang membutuhkan CPU tinggi.