Ponsel ini menggunakan RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 3.1.
Baca Juga :
Vivo juga menyediakan fitur ekspansi RAM virtual hingga 12GB. Fitur ini memungkinkan sebagian ruang penyimpanan digunakan sebagai tambahan memori virtual ketika dibutuhkan.
Sayangnya, Vivo T5 tidak memiliki slot microSD. Karena itu, pengguna yang sering menyimpan banyak video, game berukuran besar, atau file lainnya sebaiknya mempertimbangkan varian 256GB sejak awal.
Baterai Vivo T5 7.050mAh Jadi Senjata Utama
Jika ada satu spesifikasi yang membuat Vivo T5 mudah dibedakan dari banyak smartphone lain, jawabannya adalah baterai.
Baca Juga :
Vivo T5 membawa baterai berkapasitas 7.050mAh.
Kapasitas tersebut tergolong besar dan dirancang untuk memberikan waktu penggunaan yang panjang. Vivo mengklaim perangkat dapat digunakan hingga 85 jam untuk memutar musik dan mencapai 34,7 jam untuk pemutaran video.
Sementara itu, pengisian ulang didukung teknologi 44W.
Baca Juga :
Memang, angka 44W bukan yang paling tinggi di kelas smartphone saat ini. Akan tetapi, pendekatan Vivo terlihat berbeda. Perusahaan tampaknya lebih memprioritaskan kapasitas baterai agar pengguna tidak perlu terlalu sering mencari charger.
Vivo juga mengklaim baterainya dapat mempertahankan kesehatan hingga 1.600 siklus pengisian.
Bagi pengguna yang sering berada di luar rumah, kapasitas besar ini bisa menjadi keuntungan nyata. Smartphone dapat digunakan lebih lama tanpa harus terus-menerus bergantung pada power bank.
Baca Juga :
Kamera Vivo T5 Membawa Sensor Sony IMX882
Beralih ke fotografi, Vivo T5 menggunakan kamera utama 50MP yang mengandalkan sensor Sony IMX882.
Kamera utama tersebut juga dilengkapi OIS atau optical image stabilization. Teknologi ini membantu mengurangi efek guncangan tangan saat mengambil foto maupun merekam video.
Kamera utama ditemani kamera ultrawide 8MP. Sementara itu, kebutuhan selfie ditangani kamera depan beresolusi 32MP.
Baca Juga :
Menariknya, kamera depan dan belakang sama-sama mendukung perekaman video 4K pada 30fps.
Kombinasi tersebut membuat Vivo T5 cukup fleksibel untuk pengguna yang tidak hanya memakai kamera untuk foto, tetapi juga membuat konten video.
Namun, spesifikasi kamera di atas kertas tetap belum cukup untuk menentukan kualitas foto secara keseluruhan. Pemrosesan gambar, kondisi pencahayaan, dan optimasi perangkat lunak tetap akan berpengaruh pada hasil akhir.
Vivo T5 Menjalankan OriginOS 6 Berbasis Android 16
Untuk sistem operasi, Vivo T5 langsung menggunakan OriginOS 6 berbasis Android 16.
Vivo juga menjanjikan tiga generasi pembaruan Android dan lima tahun pembaruan keamanan.
Komitmen tersebut cukup penting karena usia sebuah smartphone kini tidak hanya ditentukan oleh hardware. Dukungan software yang panjang memungkinkan perangkat tetap mendapatkan fitur baru sekaligus pembaruan keamanan setelah beberapa tahun digunakan.
Selain itu, Vivo menyertakan sejumlah fitur berbasis AI. Fitur tersebut mencakup bantuan untuk mengedit teks, transkripsi, pembuatan caption, pengelolaan dokumen, hingga membersihkan objek atau elemen tertentu pada gambar.