VPN Bisa Menambah Lapisan Perlindungan
Bagi pengguna yang tetap harus memakai Wi-Fi hotel, beberapa langkah tambahan dapat dilakukan untuk mengurangi risiko. Salah satunya menggunakan VPN atau virtual private network.
Baca Juga :
Menurut laporan SlashGear, FBI merekomendasikan VPN untuk mengenkripsi lalu lintas jaringan ketika seseorang harus menggunakan Wi-Fi hotel. Enkripsi tersebut dapat membantu melindungi data yang dikirim melalui koneksi.
Selain menggunakan VPN, perangkat juga perlu selalu diperbarui. Sistem operasi, browser, aplikasi, dan perangkat lunak keamanan yang memperoleh update terbaru umumnya membawa perbaikan terhadap celah keamanan yang sebelumnya ditemukan.
Pengguna juga disarankan memakai aplikasi keamanan atau antivirus terpercaya sebagai lapisan perlindungan tambahan.
Baca Juga :
Jangan Terlalu Percaya pada Wi-Fi Hotel Gratis
Pada dasarnya, Wi-Fi hotel tidak otomatis berbahaya. Tingkat risikonya bergantung pada bagaimana jaringan tersebut dikelola sekaligus perlindungan yang digunakan oleh masing-masing pengguna.
Meski begitu, jaringan publik memiliki lebih banyak faktor yang tidak dapat dikendalikan pengguna. Karena itu, kewaspadaan tetap menjadi langkah penting, terutama selama bepergian.
Wisatawan dapat memulai dari hal sederhana, seperti memastikan jaringan benar-benar resmi, menghindari aktivitas yang sangat sensitif, memperbarui perangkat lunak, dan menggunakan VPN ketika diperlukan.
Baca Juga :
Jika harus memilih antara Wi-Fi hotel dan koneksi seluler pribadi untuk aktivitas penting, koneksi pribadi dapat menjadi pilihan yang lebih aman.
Pada akhirnya, Wi-Fi gratis memang menawarkan kenyamanan selama liburan. Namun, sebelum menghubungkan perangkat, pengguna tetap perlu mempertimbangkan keamanan agar kemudahan tersebut tidak berubah menjadi celah bagi risiko digital.