Secara umum, pengujian single-core menggambarkan kemampuan perangkat ketika menangani pekerjaan yang mengandalkan satu inti prosesor. Sebaliknya, multi-core menunjukkan kemampuan ketika beberapa inti CPU bekerja secara bersamaan.
Oleh karena itu, skor 12.247 poin pada pengujian multi-core menjadi sinyal menarik bagi pengguna yang mengincar smartphone flagship dengan performa tinggi.
Baca Juga :
Namun, hasil benchmark tetap tidak bisa dianggap sebagai hasil final. Perangkat yang masuk ke database Geekbench kemungkinan masih berupa unit pengujian atau pra-rilis. Selain itu, faktor seperti optimasi software, sistem pendingin, serta versi firmware dapat memengaruhi skor yang dihasilkan.
Dengan kata lain, angka Geekbench kali ini lebih tepat dibaca sebagai gambaran awal mengenai potensi performa Xiaomi 18 Pro Max.
RAM 12GB dan Android 17 Jadi Modal Multitasking
Geekbench juga memberikan informasi mengenai konfigurasi memori yang digunakan Xiaomi 18 Pro Max. Perangkat tersebut tercatat memiliki memori sekitar 11GB, yang secara umum mengarah pada konfigurasi RAM 12GB.
Baca Juga :
Kapasitas RAM tersebut tergolong besar untuk sebuah smartphone flagship. Dengan RAM 12GB, Xiaomi 18 Pro Max seharusnya mempunyai ruang yang cukup untuk menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan.
Selain itu, kapasitas tersebut juga berpotensi memberikan pengalaman multitasking yang lebih nyaman. Pengguna dapat berpindah antara aplikasi berat, game, browser, dan layanan lainnya dengan lebih leluasa.
Tidak berhenti di hardware, sistem operasi yang digunakan juga cukup menarik perhatian. Xiaomi 18 Pro Max tercatat menjalankan Android 17.
Baca Juga :
Sistem operasi tersebut kemungkinan akan dipadukan dengan antarmuka terbaru Xiaomi, yakni HyperOS 4.
Kombinasi hardware generasi baru dan software terbaru tentu menjadi salah satu bagian penting dari flagship ini. Terlebih lagi, Android dan HyperOS generasi mendatang diperkirakan membawa peningkatan pada performa, efisiensi, keamanan, serta fitur berbasis kecerdasan buatan.
Dengan demikian, daya tarik Xiaomi 18 Pro Max bukan hanya terletak pada kecepatan chipset. Integrasi antara hardware dan software juga akan menjadi faktor penting untuk menentukan pengalaman penggunaan secara keseluruhan.
Baca Juga :
Performa GPU Xiaomi 18 Pro Max Ikut Terungkap
Kemampuan grafis Xiaomi 18 Pro Max juga mulai terlihat dari database pengujian GPU Geekbench 7.
Dalam pengujian OpenCL, perangkat tersebut memperoleh skor 26.210 poin. Sementara itu, pengujian menggunakan Vulkan menghasilkan skor yang lebih tinggi, yakni 29.934 poin.
Hasil tersebut memberikan gambaran awal mengenai kemampuan GPU Adreno 850 yang menjadi bagian dari chipset tersebut.
Baca Juga :
Bagi pengguna yang menjadikan gaming sebagai salah satu kebutuhan utama, kemampuan GPU tentu tidak kalah penting dibandingkan performa CPU. GPU yang lebih kuat memungkinkan smartphone menjalankan game dengan pengaturan grafis tinggi sekaligus mempertahankan frame rate yang lebih stabil.
Meski demikian, skor benchmark GPU juga tidak dapat menjadi satu-satunya patokan. Dalam penggunaan sebenarnya, performa dapat dipengaruhi oleh optimasi game, suhu perangkat, sistem pendingin, serta software yang digunakan.