Technonesia - Membawa charger berbeda untuk smartphone, tablet, dan laptop bisa membuat tas terasa semakin penuh. Baseus mencoba menawarkan solusi yang lebih praktis lewat PicoGo Pro AH22 Digital Display Fast Charger 3C 100W yang kini resmi tersedia secara global.
Charger terbaru tersebut hadir dalam warna Dark Cherry, yang dirancang agar serasi dengan perangkat Apple terbaru, termasuk lini iPhone 18 Pro.
Sebelumnya, Baseus sudah memperkenalkan AH22 pada Agustus 2026 sebagai bagian dari Dark Cherry Collection. Kini, setelah dipasarkan secara global, charger ini menawarkan perpaduan daya besar, bodi ringkas, dan layar digital untuk memantau proses pengisian secara langsung.
Baca Juga :
Baseus membekali AH22 dengan tiga port USB-C dan kemampuan daya total hingga 100W. Bahkan, satu port dapat menghasilkan output hingga 100W penuh. Dengan kemampuan tersebut, charger ini dapat digunakan untuk mengisi perangkat berdaya besar seperti MacBook Pro tanpa perlu membawa charger laptop tambahan.
Teknologi GaN Baseus PicoGo Pro AH22 Bantu Kelola Daya dan Panas
Kemampuan menghasilkan daya besar dalam bodi kecil tidak terlepas dari penggunaan dua chip GaN pada Baseus PicoGo Pro AH22.
Gallium Nitride atau GaN memang semakin umum digunakan pada charger modern. Teknologi ini memungkinkan charger bekerja dengan efisiensi tinggi sekaligus mempertahankan ukuran yang lebih ringkas.
Baca Juga :
Selain GaN, Baseus menggunakan arsitektur AHB serta lapisan termal berbahan graphene untuk membantu mengelola panas. Menurut perusahaan, efisiensi konversi daya charger ini dapat mencapai hampir 95 persen.
Dengan demikian, AH22 bukan sekadar mengejar angka output 100W. Charger tersebut juga dirancang agar penggunaan daya tetap efisien ketika beberapa perangkat dihubungkan secara bersamaan.
Layar Digital Baseus PicoGo Pro AH22 Tampilkan Status Pengisian
Salah satu pembeda utama PicoGo Pro AH22 dibandingkan charger GaN biasa adalah keberadaan layar digital kecil di bagian belakang.
Baca Juga :
Layar tersebut memungkinkan pengguna melihat informasi output daya secara real-time dari perangkat yang sedang terhubung. Jadi, pengguna tidak hanya mengandalkan perkiraan saat ingin mengetahui seberapa besar daya yang sedang dialirkan.
Konsep serupa sebenarnya sudah pernah digunakan Baseus pada charger PicoGo 100W generasi sebelumnya. Namun, pada AH22, fungsi layar dibuat lebih informatif.
Charger ini dapat mengenali perangkat yang tersambung, termasuk MacBook, iPhone, maupun gadget lainnya. Karena itu, informasi yang muncul bukan hanya angka daya pengisian.
Baca Juga :
AH22 juga dapat menampilkan informasi mengenai kondisi baterai dan proses pengisian berdasarkan perangkat yang digunakan.
Menariknya, layar tersebut turut dihiasi animasi karakter Peeko. Bagi pengguna yang hanya membutuhkan informasi pengisian, animasi ini memang bukan fungsi utama. Meski begitu, kehadirannya memberikan karakter tersendiri pada charger yang umumnya hanya memiliki indikator sederhana.
Tiga Mode Pengisian Baseus AH22 Sesuaikan Kebutuhan
Baseus juga menyediakan tiga mode pengisian pada AH22. Masing-masing dirancang untuk kebutuhan penggunaan yang berbeda.