Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

5 Fakta Prosedur Masuk Gedung KTP: Langgar UU Perlindungan Data?

5 Januari 2026 | 20:00

7 Karyawan Dipecat Karena Skandal Keyboard Palsu, Ini Alasannya

5 Januari 2026 | 18:00

Bill Gates Ungkap 3 Tanda Kiamat Bumi: Peran Indonesia dalam Perubahan Iklim

5 Januari 2026 | 16:00
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • 5 Fakta Prosedur Masuk Gedung KTP: Langgar UU Perlindungan Data?
  • 7 Karyawan Dipecat Karena Skandal Keyboard Palsu, Ini Alasannya
  • Bill Gates Ungkap 3 Tanda Kiamat Bumi: Peran Indonesia dalam Perubahan Iklim
  • 7 Tanda WhatsApp Disadap dari Jauh dan Cara Ampuh Hentikan
  • Pebble Round 2 Resmi Rilis! 3 Fitur Unggulan yang Bikin Nagih
  • Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra
  • 5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas
  • 4 Fakta Ledakan Kosmik Dahsyat yang Melenyapkan Misteri Planet Fomalhaut
Senin, Januari 5
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Elektronik » Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan
Elektronik

Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan

Iphan SIphan S16 April 2025 | 10:46
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan
Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samsung QLED inovasi Quantum Dot ramah lingkungan, hadir dengan bebas kadmium, menawarkan kualitas gambar unggul dan ramah lingkungan.

TechnonesiaID - Selama lebih dari satu dekade, Quantum Dot telah menjadi ujung tombak inovasi teknologi layar, memberikan reproduksi warna yang lebih tajam dan akurat dibandingkan material lainnya.

Puncaknya terjadi pada tahun 2015, ketika Samsung Electronics meluncurkan TV SUHD pertama di dunia yang menggunakan teknologi Quantum Dot bebas kadmium, menggantikan logam berat berbahaya yang sebelumnya umum digunakan dalam sintesis Quantum Dot.

Baca Juga

  • 7 Bulan Pakai AC Samsung AR05TGHGATRNSE: Hemat Rp100 Ribu Tapi Ada 3 Kekurangan!
  • Top 3 AC Inverter Terbaik 2024: Sharp, LG, dan Gree Paling Hemat Listrik

Advertisement

(Dari Kiri) Taeghwan Hyeon, Doh Chang Lee and Sanghyun Sohn
(Dari Kiri) Taeghwan Hyeon, Doh Chang Lee and Sanghyun Sohn

Keberhasilan ini langsung menyita perhatian dunia akademik. Komersialisasi TV Quantum Dot bebas kadmium tidak hanya menciptakan standar baru dalam riset dan pengembangan teknologi layar, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam penganugerahan Nobel Kimia 2023, yang mengakui pentingnya penemuan dan sintesis Quantum Dot.

Sebagai kelanjutannya, Technonesia.ID mengupas secara mendalam kontribusi revolusioner Samsung terhadap dunia akademik melalui inovasi material yang mengubah arah industri.

Awal Mula Quantum Dot dan Tantangan Kadmium

Quantum dot mulai menarik perhatian dunia ilmiah pada 1980-an, ketika para peneliti menemukan bahwa partikel nano ini memiliki sifat optik yang unik. Namun, penggunaan awalnya bergantung pada kadmium, logam berat yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

Baca Juga

  • 330 Watt! TCL TAC-05CSD 1/2 PK Jawara AC Paling Hemat Listrik 2024
  • 5 Alasan Pilih Polytron Neuva Ice PAC 05VXM, AC 0.5 PK Paling Hemat!

Advertisement

Kadmium digunakan karena kemampuannya menghasilkan warna yang tajam dan kontras tinggi. Namun, sifat toksiknya menjadi hambatan utama dalam pengembangan teknologi ini. Uni Eropa bahkan memasukkan kadmium dalam daftar bahan berbahaya yang dibatasi penggunaannya.

 “Saya benar-benar terkesan Samsung berhasil mengomersialkan produk layar quantum dot tanpa kadmium.”

— Taeghwan Hyeon, Universitas Nasional Seoul

Baca Juga

  • 10 Perangkat Sedot Listrik Standby, Musuh Utama Tagihan Listrik Anda
  • 10 Tahun Dominasi: Mengapa Xiaomi Air Purifier Terbaik Tembus 25 Juta Unit

Advertisement

Taeghwan Hyeon, Universitas Nasional Seoul
Taeghwan Hyeon, Universitas Nasional Seoul

Samsung dan Komitmen terhadap Teknologi Ramah Lingkungan

Sejak 2001, Samsung telah berinvestasi dalam penelitian quantum dot. Mereka menyadari bahwa untuk mengkomersialkan teknologi ini, diperlukan alternatif yang lebih aman dari kadmium.

Pada 2014, Samsung berhasil mengembangkan material quantum dot bebas kadmium pertama di dunia. Setahun kemudian, mereka meluncurkan TV SUHD dengan teknologi ini, menandai era baru dalam industri layar.

Komitmen Samsung terhadap teknologi ramah lingkungan mendapat pengakuan internasional. Pada Maret 2025, SGS, lembaga sertifikasi global, mengonfirmasi bahwa lapisan film quantum dot pada TV Samsung bebas kadmium dan mematuhi standar RoHS Uni Eropa.

Baca Juga

  • 5 Keunggulan CMF Headphone Pro: Review Harga dan Fitur ANC Terbaik
  • Mager ke Luar Saat Liburan? Samsung TV Bikin Rumah Serasa Bioskop! Cek 7 Alasannya!

Advertisement

1 2
Bebas Kadmium Inovasi Samsung Quantum Dot Ramah Lingkungan Samsung Samsung QLED Teknologi Layar
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleWajib Punya! 4 Headset JBL Gaming Murah dan Berkualitas
Next Article 7 Fitur Unggulan Garmin Vivoactive 6: Smartwatch Terbaik 2025!
Iphan S
  • Website

Artikel Terkait

7 Bulan Pakai AC Samsung AR05TGHGATRNSE: Hemat Rp100 Ribu Tapi Ada 3 Kekurangan!

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 08:00

Top 3 AC Inverter Terbaik 2024: Sharp, LG, dan Gree Paling Hemat Listrik

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 06:00

330 Watt! TCL TAC-05CSD 1/2 PK Jawara AC Paling Hemat Listrik 2024

Olin Sianturi3 Januari 2026 | 16:00

5 Alasan Pilih Polytron Neuva Ice PAC 05VXM, AC 0.5 PK Paling Hemat!

Olin Sianturi3 Januari 2026 | 10:00

10 Perangkat Sedot Listrik Standby, Musuh Utama Tagihan Listrik Anda

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 10:00

5 Fakta Gila Baterai 20.000 mAh Samsung, Standar Baru HP 2026?

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 22:00
Pilihan Redaksi
Gadget

5 Fitur Terbaik HyperOS 3 untuk Redmi Note 13 Pro & POCO M6 Pro

Olin Sianturi29 Desember 2025 | 16:00

HyperOS 3 Redmi Note 13 Pro dan HyperOS 3 POCO M6 Pro Android 16 resmi…

Honda Vario 160 Street Edition 2025, Desain Berani Bakal Hadir dengan Setang Telanjang

23 Agustus 2025 | 20:56

Momoshiki Otsutsuki Resmi Hadir di Naruto to Boruto: Shinobi Striker (DLC #46)

1 Desember 2025 | 00:49

5 Fitur Keren POCO Launcher HyperOS 3: Update Terbaru Wajib Coba!

29 Desember 2025 | 14:00

5 HP Xiaomi Ini Diprediksi Jadi Obsolete di 2026

29 Desember 2025 | 04:00
Terbaru

7 Bulan Pakai AC Samsung AR05TGHGATRNSE: Hemat Rp100 Ribu Tapi Ada 3 Kekurangan!

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 08:00

Top 3 AC Inverter Terbaik 2024: Sharp, LG, dan Gree Paling Hemat Listrik

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 06:00

330 Watt! TCL TAC-05CSD 1/2 PK Jawara AC Paling Hemat Listrik 2024

Olin Sianturi3 Januari 2026 | 16:00

5 Alasan Pilih Polytron Neuva Ice PAC 05VXM, AC 0.5 PK Paling Hemat!

Olin Sianturi3 Januari 2026 | 10:00

10 Perangkat Sedot Listrik Standby, Musuh Utama Tagihan Listrik Anda

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 10:00
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.