Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Subsidi Motor Listrik Terbaru: Pemerintah Kaji Skema Baru

3 Mei 2026 | 02:55

Krisis Memori Global 2027 Bakal Memburuk Menurut Samsung

3 Mei 2026 | 01:55

Rice Cooker Philips Fuzzy Logic 1.8L: Masak Nasi Lebih Praktis

3 Mei 2026 | 00:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Subsidi Motor Listrik Terbaru: Pemerintah Kaji Skema Baru
  • Krisis Memori Global 2027 Bakal Memburuk Menurut Samsung
  • Rice Cooker Philips Fuzzy Logic 1.8L: Masak Nasi Lebih Praktis
  • Sejarah pengobatan herbal Indonesia: Kisah Dokter Jerman Berguru pada Dukun
  • Harga Jual Kembali Hyundai Dijamin 70 Persen Lewat Program Ini
  • Kamera Oppo Find X9 Ultra Terbaru Bisa Potret Luar Angkasa
  • Review Realme 15 Pro Terbaru: Kamera AI Jernih & Baterai Awet
  • Penjelasan Ilmiah Laut Merah Terbelah Berdasarkan Hasil Studi
Minggu, Mei 3
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Elektronik » Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan
Elektronik

Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan

Iphan SIphan S16 April 2025 | 10:46
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan
Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Samsung QLED inovasi Quantum Dot ramah lingkungan, hadir dengan bebas kadmium, menawarkan kualitas gambar unggul dan ramah lingkungan.

Selama lebih dari satu dekade, Quantum Dot telah menjadi ujung tombak inovasi teknologi layar, memberikan reproduksi warna yang lebih tajam dan akurat dibandingkan material lainnya.

Puncaknya terjadi pada tahun 2015, ketika Samsung Electronics meluncurkan TV SUHD pertama di dunia yang menggunakan teknologi Quantum Dot bebas kadmium, menggantikan logam berat berbahaya yang sebelumnya umum digunakan dalam sintesis Quantum Dot.

Baca Juga

  • Rice Cooker Philips Fuzzy Logic 1.8L: Masak Nasi Lebih Praktis
  • Review Realme 15 Pro Terbaru: Kamera AI Jernih & Baterai Awet

Advertisement

(Dari Kiri) Taeghwan Hyeon, Doh Chang Lee and Sanghyun Sohn
(Dari Kiri) Taeghwan Hyeon, Doh Chang Lee and Sanghyun Sohn

Keberhasilan ini langsung menyita perhatian dunia akademik. Komersialisasi TV Quantum Dot bebas kadmium tidak hanya menciptakan standar baru dalam riset dan pengembangan teknologi layar, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam penganugerahan Nobel Kimia 2023, yang mengakui pentingnya penemuan dan sintesis Quantum Dot.

Sebagai kelanjutannya, Technonesia.ID mengupas secara mendalam kontribusi revolusioner Samsung terhadap dunia akademik melalui inovasi material yang mengubah arah industri.

Awal Mula Quantum Dot dan Tantangan Kadmium

Quantum dot mulai menarik perhatian dunia ilmiah pada 1980-an, ketika para peneliti menemukan bahwa partikel nano ini memiliki sifat optik yang unik. Namun, penggunaan awalnya bergantung pada kadmium, logam berat yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

Baca Juga

  • Tablet Redmi 3 Jutaan Terbaru: Redmi Pad 2 4G vs SE, Pilih Mana?
  • Yong Ma Rice Cooker Pressure Cooker: Masak Cepat dan Higienis

Advertisement

Kadmium digunakan karena kemampuannya menghasilkan warna yang tajam dan kontras tinggi. Namun, sifat toksiknya menjadi hambatan utama dalam pengembangan teknologi ini. Uni Eropa bahkan memasukkan kadmium dalam daftar bahan berbahaya yang dibatasi penggunaannya.

 “Saya benar-benar terkesan Samsung berhasil mengomersialkan produk layar quantum dot tanpa kadmium.”

— Taeghwan Hyeon, Universitas Nasional Seoul

Baca Juga

  • Motorola Razr Ultra 2026 Terbaru: Harga Naik Minim Inovasi
  • Tren Dapur Pintar 2026: Inovasi AI yang Mengubah Cara Masak

Advertisement

Taeghwan Hyeon, Universitas Nasional Seoul
Taeghwan Hyeon, Universitas Nasional Seoul

Samsung dan Komitmen terhadap Teknologi Ramah Lingkungan

Sejak 2001, Samsung telah berinvestasi dalam penelitian quantum dot. Mereka menyadari bahwa untuk mengkomersialkan teknologi ini, diperlukan alternatif yang lebih aman dari kadmium.

Pada 2014, Samsung berhasil mengembangkan material quantum dot bebas kadmium pertama di dunia. Setahun kemudian, mereka meluncurkan TV SUHD dengan teknologi ini, menandai era baru dalam industri layar.

Komitmen Samsung terhadap teknologi ramah lingkungan mendapat pengakuan internasional. Pada Maret 2025, SGS, lembaga sertifikasi global, mengonfirmasi bahwa lapisan film quantum dot pada TV Samsung bebas kadmium dan mematuhi standar RoHS Uni Eropa.

Baca Juga

  • Air Fryer SMEG Terbaru Meluncur, Gabungkan Estetika dan Fungsi
  • Rice Cooker Cosmos Mini 3000: Solusi Praktis Hemat Listrik

Advertisement

1 2
Bebas Kadmium Inovasi Samsung Quantum Dot Ramah Lingkungan Samsung Samsung QLED Teknologi Layar
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleWajib Punya! 4 Headset JBL Gaming Murah dan Berkualitas
Next Article 7 Fitur Unggulan Garmin Vivoactive 6: Smartwatch Terbaik 2025!
Iphan S
  • Website

Artikel Terkait

Krisis Memori Global 2027 Bakal Memburuk Menurut Samsung

Olin Sianturi3 Mei 2026 | 01:55

Rice Cooker Philips Fuzzy Logic 1.8L: Masak Nasi Lebih Praktis

Olin Sianturi3 Mei 2026 | 00:55

Review Realme 15 Pro Terbaru: Kamera AI Jernih & Baterai Awet

Olin Sianturi2 Mei 2026 | 20:55

Tablet Redmi 3 Jutaan Terbaru: Redmi Pad 2 4G vs SE, Pilih Mana?

Olin Sianturi2 Mei 2026 | 17:55

Yong Ma Rice Cooker Pressure Cooker: Masak Cepat dan Higienis

Olin Sianturi2 Mei 2026 | 13:55

Motorola Razr Ultra 2026 Terbaru: Harga Naik Minim Inovasi

Olin Sianturi2 Mei 2026 | 09:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

Mobil Listrik Lepas Terbaru Resmi Meluncur: Ada BEV dan Hybrid!

27 April 2026 | 21:55

Promo motor listrik United Pangkas Harga Hingga 50 Persen

27 April 2026 | 10:55

Proyek iPad Lipat Apple Terancam Batal Akibat Masalah Produksi

30 April 2026 | 20:55
Terbaru

Krisis Memori Global 2027 Bakal Memburuk Menurut Samsung

Olin Sianturi3 Mei 2026 | 01:55

Rice Cooker Philips Fuzzy Logic 1.8L: Masak Nasi Lebih Praktis

Olin Sianturi3 Mei 2026 | 00:55

Review Realme 15 Pro Terbaru: Kamera AI Jernih & Baterai Awet

Olin Sianturi2 Mei 2026 | 20:55

Tablet Redmi 3 Jutaan Terbaru: Redmi Pad 2 4G vs SE, Pilih Mana?

Olin Sianturi2 Mei 2026 | 17:55

Yong Ma Rice Cooker Pressure Cooker: Masak Cepat dan Higienis

Olin Sianturi2 Mei 2026 | 13:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.