4. Ketahanan Bodi iPhone Air yang Meragukan
Masih ingat dengan isu "Bendgate" pada iPhone 6 Plus? Bodi yang sangat tipis secara inheren lebih rentan terhadap tekanan fisik. iPhone Air, dengan rangkanya yang minimalis, memiliki risiko lebih tinggi untuk bengkok jika tidak sengaja terduduki atau tertekan di dalam saku celana ketat.
Baca Juga :
Meskipun Apple mungkin menggunakan material premium seperti titanium, hukum fisika tetap berlaku. Anda harus ekstra hati-hati dalam menggunakannya sehari-hari, dan penggunaan casing pelindung yang kokoh menjadi sebuah keharusan, yang ironisnya akan menghilangkan esensi desain tipisnya.
5. Ketiadaan Port atau Port yang Terbatas
Demi ketipisan ekstrem, rumor kuat menyebutkan iPhone Air bisa menjadi model pertama yang sepenuhnya portless, hanya mengandalkan MagSafe untuk pengisian daya dan transfer data. Jika pun masih ada port USB-C, kemungkinan besar fungsinya akan lebih terbatas.
Bagi para profesional yang masih mengandalkan koneksi kabel untuk transfer data cepat atau menyambungkan aksesori, ini adalah sebuah kemunduran. Anda akan dipaksa untuk hidup sepenuhnya dalam ekosistem nirkabel Apple.
Baca Juga :
6. Kualitas Speaker yang Biasa Saja
Speaker yang berkualitas membutuhkan ruang untuk resonansi agar dapat menghasilkan suara yang kaya dan bertenaga. Dengan sasis setipis kertas, jangan berharap iPhone Air memiliki kualitas audio yang menggelegar. Suara yang dihasilkan kemungkinan besar akan terdengar kurang bertenaga dan kurang bass dibandingkan model iPhone lainnya.
7. Harga Premium untuk Sebuah "Gaya"
Jangan salah, rekayasa teknik untuk menciptakan ponsel setipis ini memakan biaya riset dan produksi yang sangat mahal. Karena itu, Apple kemungkinan akan memposisikan iPhone Air sebagai produk premium atau fashion statement.
Harganya diprediksi akan sangat tinggi, bahkan mungkin mendekati model Pro, meskipun dengan fitur yang jauh lebih terbatas. Anda pada dasarnya membayar mahal untuk desain dan ketipisannya, bukan untuk fungsionalitas atau performa terbaik.
Baca Juga :
8. Sulit dan Mahal untuk Diperbaiki
Semakin tipis dan padat sebuah perangkat, semakin sulit untuk dibongkar dan diperbaiki. Komponen di dalam iPhone Air akan direkatkan dengan sangat kuat dan ditempatkan berlapis-lapis. Mengganti baterai atau layar yang rusak akan menjadi mimpi buruk bagi teknisi servis.
Biaya perbaikan resmi di Apple Store pun sudah pasti akan sangat mahal. Ini adalah faktor jangka panjang yang perlu dipertimbangkan, karena biaya kepemilikan total bisa membengkak jika terjadi kerusakan.
Apakah iPhone Air Layak Dibeli?
Pada akhirnya, jawaban dari pertanyaan ini kembali kepada prioritas Anda. Jika Anda adalah tipe pengguna yang sangat mengutamakan estetika, desain minimalis, dan portabilitas maksimal untuk penggunaan ringan sehari-hari (media sosial, browsing, komunikasi), maka iPhone Air bisa menjadi pilihan yang memukau.