Chip A20 Pro 2 nm memberikan peningkatan CPU 20 persen, GPU 40 persen, serta Neural Engine yang dua kali lipat lebih pintar. Di saat yang sama, RAM 12GB memberikan fondasi yang lebih kuat untuk multitasking dan fitur berbasis AI.
Namun, kamera menjadi salah satu pembaruan yang paling menonjol. Tiga kamera belakang 48 MP, Pro Controls, variable aperture, serta kemampuan perekaman 4K 120 fps Dolby Vision membuat lini Pro terbaru semakin serius menyasar pengguna kreatif.
Baca Juga :
Variable aperture juga memberikan pendekatan berbeda karena kamera dapat menyesuaikan bukaan lensa dengan kondisi cahaya. Dalam kondisi lebih gelap, kamera mampu menangkap sekitar 50 persen lebih banyak cahaya.
Di sisi lain, peningkatan baterai terutama terasa pada model Pro Max. Kapasitas 5.391 mAh menjadi salah satu perubahan terbesar dibandingkan generasi sebelumnya.
Dengan harga mulai USD 1.199 untuk iPhone 18 Pro dan USD 1.299 untuk iPhone 18 Pro Max, Apple kembali menempatkan kedua perangkat sebagai flagship tertinggi dalam lini iPhone konvensional.
Baca Juga :
Untuk pasar Indonesia, calon pembeli masih harus menunggu informasi resmi mengenai harga dan jadwal penjualan.