Xiaomi menggunakan teknologi pengemasan layar baru yang dikembangkan secara internal. Teknologi tersebut memungkinkan bezel di keempat sisi layar dipangkas hingga 0,99 mm.
Bagian bingkai mengusung desain mikro-busur lengkung empat sisi. Sementara itu, layar sekunder di bagian belakang hadir dengan bezel yang juga dibuat sangat tipis.
Baca Juga :
Xiaomi juga menyiapkan Transparent Edition untuk Xiaomi 18 Pro dan Pro Max. Edisi ini menggunakan bagian belakang transparan berwarna merah yang dibuat dari material Xiaomi Dragon Crystal Glass 3.0.
Kehadiran varian tersebut memberikan pilihan desain berbeda bagi pengguna yang menginginkan tampilan lebih mencolok.
Fitur Privasi Xiaomi 18 Pro Mengandalkan Perlindungan Hardware
Di tengah meningkatnya kebutuhan perlindungan data pribadi, Xiaomi menghadirkan sistem privasi berbasis hardware pada layar utama Xiaomi 18 Pro dan Pro Max.
Baca Juga :
Fitur ini dapat membatasi sudut pandang layar ketika diaktifkan, sehingga informasi di dalamnya lebih sulit dilihat orang lain dari samping.
Xiaomi mengklaim perlindungan tersebut tidak mengurangi kejernihan gambar saat digunakan. Ketika fitur dinonaktifkan, layar akan kembali ke sudut pandang normal.
Pengguna juga dapat menentukan aplikasi yang ingin dilindungi. Notifikasi, jendela mengambang, hingga pratinjau multitasking dari aplikasi tersebut dapat disembunyikan pada tingkat piksel.
Baca Juga :
Menariknya, aturan perlindungan privasi juga bisa dipersonalisasi dengan bantuan AI yang berjalan langsung di perangkat.
Xiaomi turut menyediakan tombol AI fisik yang dapat dikustomisasi untuk mengaktifkan mode privasi secara instan.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 Jadi Otak Xiaomi 18 Pro Series
Beranjak ke sektor performa, Xiaomi 18 Pro Series diperkenalkan dengan chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 berbasis proses fabrikasi 2nm.
Baca Juga :
Chipset tersebut dipadukan dengan GPU Adreno 850. Xiaomi melaporkan frekuensi CPU maksimum mencapai 5,0GHz.
Perusahaan juga mengklaim adanya peningkatan performa GPU sebesar 35% dengan konsumsi daya 40% lebih rendah. Sementara itu, performa inferensi NPU diklaim meningkat 80%, dengan peningkatan daya komputasi keseluruhan sebesar 15%.
Untuk menjaga suhu perangkat, Xiaomi menggunakan paket chip OFFSET PoP dengan konduktivitas termal tinggi yang dipadukan sistem pendingin circular cold-pump generasi baru.
Baca Juga :
Sistem tersebut dirancang untuk membantu mempertahankan frame rate selama sesi gaming panjang dengan beban kerja tinggi.
Dari sisi memori, Xiaomi menyediakan pilihan RAM LPDDR5X 12GB atau 16GB. Kapasitas penyimpanannya mencakup 256GB, 512GB, hingga 1TB dengan teknologi UFS 4.1.
Kedua smartphone juga mendukung penggunaan dual nano SIM.
Kamera Leica 200MP Xiaomi 18 Pro Max Dibekali Zoom Optik 5x
Sektor fotografi menjadi salah satu daya tarik utama Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max.
Kedua model membawa sistem tiga kamera belakang hasil pengembangan bersama Leica. Konfigurasi ini mencakup kamera utama 200MP, kamera periskop telefoto 200MP, serta kamera ultrawide 50MP.