Angka tersebut tetap merupakan estimasi dari perusahaan analisis pasar, bukan data penjualan resmi Sony.
Sebelum laporan Bloomberg muncul, CEO Kantan Games Serkan Toto juga menilai penurunan performa dari game pertama menuju sekuelnya mungkin membuat Sony lebih berhati-hati terhadap Physint.
Namun, pendapat tersebut tetap merupakan analisis dan bukan konfirmasi mengenai alasan Sony mengakhiri kerja sama dengan Kojima Productions.
Baca Juga :
Kojima Productions Bawa Physint ke Xbox
Berakhirnya kerja sama dengan Sony ternyata tidak membuat Physint Hideo Kojima otomatis dibatalkan.
Kojima mengungkap bahwa Kojima Productions menerima pemberitahuan dari PlayStation pada pertengahan Juni 2026 bahwa proyek tersebut akan dihentikan dari sisi kerja sama SIE.
Setelah itu, studio menghabiskan sekitar tiga bulan untuk mencari partner baru. Hasilnya, Kojima Productions akhirnya mencapai kesepakatan dengan Xbox.
Baca Juga :
Pada 10 September, Kojima Productions resmi mengonfirmasi Xbox sebagai partner baru Physint. Studio menyatakan pengembangan proyek tersebut tetap berjalan.
Kerja sama ini sekaligus memperluas hubungan Kojima Productions dengan Xbox yang sebelumnya sudah terjalin melalui proyek horor OD.
Meski partner baru telah diumumkan, belum ada informasi resmi mengenai platform rilis ataupun jadwal peluncuran Physint setelah pergantian tersebut.
Baca Juga :
Sony Interactive Entertainment dan Kojima Productions Berada di Titik Berbeda
Perpindahan Physint dari PlayStation ke Xbox pada akhirnya bukan sekadar pergantian publisher. Jika laporan Bloomberg akurat, keputusan Sony memperlihatkan bagaimana biaya produksi game AAA, potensi keuntungan, serta nilai eksklusivitas kini semakin menentukan keputusan bisnis.
Bahkan, pertimbangan tersebut tetap berlaku ketika sebuah proyek melibatkan kreator sekaliber Hideo Kojima.
Bagi Kojima Productions, Physint masih berlanjut. Namun bagi Sony Interactive Entertainment, proyek ini justru menjadi contoh bahwa ambisi besar harus tetap berhadapan dengan perhitungan biaya, waktu, potensi revenue, dan strategi eksklusivitas.