Karena itu, tingginya permintaan bukan hanya berkaitan dengan fungsi konsol sebagai perangkat gaming. Unsur koleksi dan desain khusus juga menjadi bagian penting dari daya tariknya.
Baca Juga :
Nintendo Switch 2 Pernah Gunakan Sistem Antiscalper
Nintendo sebenarnya sudah pernah mengambil langkah untuk mengurangi aktivitas scalper ketika membuka pre-order Nintendo Switch 2.
Dalam skema tersebut, calon pembeli diwajibkan memiliki setidaknya 50 jam waktu bermain Switch sebelum dapat melakukan pre-order.
Belum diketahui apakah Nintendo akan menerapkan aturan yang sama ketika stok edisi Zelda kembali tersedia. Namun, melihat batch pertama yang habis dengan sangat cepat, pembatasan jumlah pembelian atau sistem pre-order yang lebih ketat bisa menjadi salah satu opsi untuk mengurangi pembelian dalam jumlah besar.
Baca Juga :
Untuk sementara, konsumen yang gagal mendapatkan Switch 2 Zelda hanya memiliki dua pilihan: menunggu restock atau masuk ke pasar aftermarket dengan risiko harus membayar jauh lebih mahal.
Bagi kolektor, kelangkaan ini justru bisa membuat edisi 40 tahun The Legend of Zelda semakin menarik. Namun bagi gamer yang hanya ingin memainkan konsolnya, harga aftermarket yang melonjak jelas menjadi tantangan tersendiri.
Saya mempertahankan US$519,99, US$499,99, US$700–US$1.700, hingga US$2.000, US$720, 29 Oktober, 5 November, dan syarat 50 jam bermain persis sesuai artikel sumber.