Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setting Kamera iPhone 15 Agar Foto Jualan Lebih Jernih

26 Maret 2026 | 20:10

Persaingan Chip AI Global: Alibaba dan Nvidia Saling Klaim

26 Maret 2026 | 19:39

Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Polri Kawal Arus Balik Kedua

26 Maret 2026 | 19:10
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Setting Kamera iPhone 15 Agar Foto Jualan Lebih Jernih
  • Persaingan Chip AI Global: Alibaba dan Nvidia Saling Klaim
  • Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Polri Kawal Arus Balik Kedua
  • Tablet SIM Card Xiaomi Terbaik Maret 2026: Cek Harga & Spek
  • Pencatatan Saham SK Hynix di Wall Street Incar Dana Triliunan
  • Pandangan Steve Wozniak tentang AI: Mengecewakan dan Kering
  • Blender 600 Watt Anti Panas: 5 Rekomendasi Terbaik 2026
  • Blender Usaha Jus Buah 2026: 5 Rekomendasi Anti Overheat
Kamis, Maret 26
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Otomotif » Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Polri Kawal Arus Balik Kedua
Otomotif

Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Polri Kawal Arus Balik Kedua

Ana OctarinAna Octarin26 Maret 2026 | 19:10
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Operasi Ketupat 2026 berakhir
Operasi Ketupat 2026 berakhir (Foto: www.medcom.id)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Operasi Ketupat 2026 berakhir secara resmi setelah berlangsung selama 13 hari penuh untuk mengamankan pergerakan jutaan pemudik di seluruh penjuru Indonesia. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menghentikan operasi tahunan ini tepat pada Rabu (25/3/2026) pukul 24.00 WIB. Meski durasi penugasan khusus ini telah usai, petugas di lapangan tetap bersiaga untuk memastikan kelancaran lalu lintas pasca-Lebaran.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, mengonfirmasi penutupan agenda pengamanan ini di Semarang. Langkah penghentian operasi ini merujuk pada Telegram Rahasia (TR) yang diterbitkan oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Kendati demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena kehadiran polisi di jalur-jalur krusial tetap terjaga melalui skema baru.

Pihak kepolisian segera bertransisi ke fase Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengisi kekosongan setelah Operasi Ketupat 2026 berakhir. Fokus utama saat ini adalah mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan pada gelombang kedua arus balik. Petugas memprediksi puncak kepadatan susulan akan terjadi pada akhir pekan ini, tepatnya antara tanggal 28 hingga 29 Maret 2026.

Baca Juga

  • Penyebab Penjualan Motor Listrik Rendah Ternyata Karena Hal Ini
  • Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi 29 Maret

Advertisement

Strategi Pengamanan Setelah Operasi Ketupat 2026 Berakhir

Polri tidak serta-merta menarik seluruh personel dari pos pengamanan. Melalui mekanisme KRYD, anggota kepolisian tetap memantau titik-titik rawan macet dan kecelakaan. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang telah terbangun dengan baik selama masa mudik Lebaran kemarin. Polisi melihat adanya kecenderungan sebagian pemudik yang menunda kepulangan hingga mendekati awal bulan April.

Selama periode pengamanan yang baru saja selesai, tercatat volume kendaraan mencapai angka yang sangat signifikan. Puncak arus mudik tahun ini memecahkan rekor tertinggi dalam sejarah transportasi Indonesia. Sebanyak 270.315 unit kendaraan melintasi jalur utama, yang menunjukkan betapa besarnya antusiasme masyarakat untuk pulang ke kampung halaman pada tahun 2026 ini.

Data internal Korlantas mencatat kenaikan volume kendaraan sebesar 4,62 persen jika membandingkannya dengan tahun 2025. Sebagai perbandingan, pada tahun lalu jumlah kendaraan yang tercatat hanya menyentuh angka 258.512 unit. Walaupun Operasi Ketupat 2026 berakhir dengan beban volume yang lebih berat, manajemen arus lalu lintas terbukti jauh lebih efektif dan terukur.

Baca Juga

  • Mitsubishi Xpander Hybrid 2026 Meluncur, Cek Spek dan Harganya!
  • Perawatan Mobil Pasca Mudik: 4 Komponen Vital yang Wajib Dicek

Advertisement

Keberhasilan Rekayasa Lalu Lintas Presisi

Salah satu faktor kunci yang membuat arus mudik dan balik tetap terkendali adalah penerapan rekayasa lalu lintas yang dinamis. Polri menerapkan sistem satu arah atau one way yang terbagi dalam beberapa kategori. Mulai dari one way skala nasional yang membentang di jalur tol trans-Jawa, hingga one way lokal yang bersifat situasional untuk mengurai kemacetan di titik-titik tertentu.

“Strategi manajemen rekayasa lalu lintas, baik parameter untuk melakukan one way nasional maupun one way lokal presisi, terbukti mampu memecah arus. Kita bisa mengelola kepadatan dengan baik sehingga fase kritis arus mudik dapat kita lewati tanpa kendala berarti,” jelas Agus Suryonugroho saat memberikan keterangan kepada media.

Penerapan “One Way Lokal Presisi” menjadi inovasi baru yang sangat membantu tahun ini. Sistem ini bekerja dengan cara menutup arus hanya pada potongan jalan tertentu (sepenggal) yang mengalami penyumbatan parah. Hal ini memungkinkan kendaraan dari arah berlawanan tetap bisa bergerak di jalur arteri tanpa harus menunggu pembukaan jalur tol secara penuh.

Baca Juga

  • Mercedes-Maybach S-Class Terbaru: Definisi Baru Kemewahan Digital
  • Pilihan Motor Listrik Buatan Indonesia dengan Fitur Canggih

Advertisement

Penurunan Signifikan Angka Kecelakaan

Kabar paling menggembirakan dari pelaksanaan operasi tahun ini adalah menurunnya angka kecelakaan lalu lintas. Polri mencatat tingkat fatalitas atau jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun drastis sebesar 30,89 persen. Ini merupakan pencapaian besar dalam aspek keselamatan transportasi publik selama masa libur panjang Lebaran.

Secara kuantitas, jumlah kejadian kecelakaan di jalan raya juga mengalami penurunan sebesar 5,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi di tengah fakta bahwa jumlah kendaraan di jalan justru meningkat hampir 5 persen. Artinya, kesadaran masyarakat dalam berkendara dan efektivitas penjagaan petugas di lapangan meningkat secara linier.

Polri memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah bersikap kooperatif selama di perjalanan. Kepatuhan terhadap instruksi petugas, penggunaan aplikasi navigasi yang bijak, serta kesadaran untuk beristirahat di rest area saat lelah, menjadi faktor pendukung utama mengapa angka kecelakaan bisa ditekan meski Operasi Ketupat 2026 berakhir dengan volume kendaraan yang padat.

Baca Juga

  • Mobil Listrik Kia EV2 Meluncur: Cek Harga dan Spesifikasinya
  • Mitsubishi Xpander Hybrid 2026 Meluncur, Intip Spesifikasinya

Advertisement

Selain faktor manusia, kondisi infrastruktur jalan yang semakin baik juga mendukung keselamatan berkendara. Perbaikan jalur-jalur arteri dan penambahan fasilitas di jalan tol memberikan rasa nyaman bagi pengemudi. Polisi berharap tren positif penurunan angka kecelakaan ini terus berlanjut pada masa-masa libur nasional di masa depan.

Sebagai langkah penutup, Polri mengingatkan para pemudik yang masih berada di kampung halaman untuk tetap waspada saat melakukan perjalanan pulang. Pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memasuki jalur bebas hambatan. Walaupun Operasi Ketupat 2026 berakhir, komitmen kepolisian untuk menjaga keselamatan warga di jalan raya tetap menjadi prioritas utama melalui pengawasan rutin yang ketat.

Baca Juga

  • Cara Cek Aki Kering Mobil yang Akurat Agar Tidak Mogok Mendadak
  • Cara Pakai Navigasi Honda RoadSync Agar Touring Makin Aman

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Arus Balik Korlantas Polri Mudik Lebaran Operasi Ketupat 2026 Rekayasa Lalu Lintas
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleTablet SIM Card Xiaomi Terbaik Maret 2026: Cek Harga & Spek
Next Article Persaingan Chip AI Global: Alibaba dan Nvidia Saling Klaim
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Penyebab Penjualan Motor Listrik Rendah Ternyata Karena Hal Ini

Ana Octarin26 Maret 2026 | 17:45

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi 29 Maret

Ana Octarin26 Maret 2026 | 17:30

Mitsubishi Xpander Hybrid 2026 Meluncur, Cek Spek dan Harganya!

Ana Octarin26 Maret 2026 | 16:10

Perawatan Mobil Pasca Mudik: 4 Komponen Vital yang Wajib Dicek

Ana Octarin26 Maret 2026 | 16:00

Mercedes-Maybach S-Class Terbaru: Definisi Baru Kemewahan Digital

Ana Octarin26 Maret 2026 | 15:50

Pilihan Motor Listrik Buatan Indonesia dengan Fitur Canggih

Ana Octarin26 Maret 2026 | 15:35
Pilihan Redaksi
Gadget

HP Kamera Mid-range Terbaik untuk Foto Lebaran Ciamik

Olin Sianturi21 Maret 2026 | 03:46

HP kamera mid-range terbaik menjadi incaran utama menjelang momen libur Lebaran yang penuh dengan aktivitas…

Jaringan AI Grid Global Akamai-NVIDIA: Revolusi Komputasi Edge

20 Maret 2026 | 01:19

Kulkas Satu Pintu Terbaik 2026: Pilihan Estetis dan Awet

26 Maret 2026 | 14:00

Rice Cooker Digital vs Manual: Mana Paling Untung di 2026?

26 Maret 2026 | 07:55

Misteri Kuno Lapisan Es Mencair: Dunia Masa Lalu Terungkap

26 Maret 2026 | 08:05
Terbaru

Penyebab Penjualan Motor Listrik Rendah Ternyata Karena Hal Ini

Ana Octarin26 Maret 2026 | 17:45

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi 29 Maret

Ana Octarin26 Maret 2026 | 17:30

Mitsubishi Xpander Hybrid 2026 Meluncur, Cek Spek dan Harganya!

Ana Octarin26 Maret 2026 | 16:10

Perawatan Mobil Pasca Mudik: 4 Komponen Vital yang Wajib Dicek

Ana Octarin26 Maret 2026 | 16:00

Mercedes-Maybach S-Class Terbaru: Definisi Baru Kemewahan Digital

Ana Octarin26 Maret 2026 | 15:50
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.