Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

5 Aplikasi Penyebab Memori Penuh Ini Bikin HP Lemot, Cek Daftarnya!

2 Januari 2026 | 14:00

7 Bahaya Besar! Ancaman PHK Massal 2026 Diprediksi Bapak AI

2 Januari 2026 | 12:00

3 Tanda Gejala Demensia Lewat HP: Revolusi Deteksi Dini (58 karakter)

2 Januari 2026 | 08:00
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • 5 Aplikasi Penyebab Memori Penuh Ini Bikin HP Lemot, Cek Daftarnya!
  • 7 Bahaya Besar! Ancaman PHK Massal 2026 Diprediksi Bapak AI
  • 3 Tanda Gejala Demensia Lewat HP: Revolusi Deteksi Dini (58 karakter)
  • 7 Faktor Utama Anjloknya Penjualan Gadget 2026: Nasib Pedagang HP dan Komputer
  • SoftBank ‘BU’ Jual Saham, 4 Pemicu Kejar Dana Investasi OpenAI Terbaru
  • 3 Cara Bikin Tulisan Arab di WhatsApp Tanpa Aplikasi, Sangat Mudah!
  • 3 Fakta Mengejutkan Soal Data Pribadi Warga RI Ditukar Tarif Impor AS 19%
  • Terungkap! 50+ Miliarder Baru 2025 Kaya Raya Berkat AI dan Startup
Jumat, Januari 2
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Aplikasi » 5 Aplikasi Penyebab Memori Penuh Ini Bikin HP Lemot, Cek Daftarnya!
Aplikasi

5 Aplikasi Penyebab Memori Penuh Ini Bikin HP Lemot, Cek Daftarnya!

Olin SianturiOlin Sianturi2 Januari 2026 | 14:00
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Aplikasi penyebab memori penuh, Cara optimasi kinerja HP
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ingin HP Anda ngebut lagi? Kenali 5 jenis aplikasi penyebab memori penuh yang harus segera dihapus. Tingkatkan performa HP Anda hari ini!

TechnonesiaID - Pernahkah Anda merasa ponsel pintar Anda tiba-tiba menjadi sangat lambat? Buka aplikasi butuh waktu lama, bahkan sekadar memotret pun terasa ‘jeda’? Besar kemungkinan, masalah ini bukan terletak pada usia ponsel Anda, melainkan pada aplikasi yang terinstal di dalamnya.

Tanpa disadari, banyak pengguna yang mengunduh berbagai aplikasi yang hanya digunakan sesekali, namun aplikasi-aplikasi ini tetap berjalan di latar belakang (background). Akibatnya, memori internal dan RAM cepat habis, membuat sistem ponsel terbebani, dan ujung-ujungnya kinerja perangkat menjadi sangat menurun.

Baca Juga

  • 4 Fitur WhatsApp Tahun Baru 2026: Cara Rayakan dengan Pembaruan Terbaru
  • 33,7 Juta User Dapat Kompensasi Kebocoran Data Coupang, Total Rp 19 T!

Advertisement

Mengetahui jenis aplikasi mana yang menjadi ‘biang keladi’ adalah langkah pertama menuju perangkat yang lebih optimal. Dengan langkah penghapusan dan optimasi yang tepat, Anda tidak hanya menghemat ruang penyimpanan, tetapi juga meningkatkan kecepatan penggunaan ponsel secara drastis.

Mengapa HP Anda Melambat? Memahami Masalah Aplikasi Berjalan di Latar Belakang

Banyak pengguna mengira bahwa selama sebuah aplikasi tidak dibuka, aplikasi tersebut tidak mengonsumsi sumber daya. Sayangnya, asumsi ini keliru. Sebagian besar aplikasi modern dirancang untuk terus melakukan sinkronisasi data, menerima notifikasi push, dan memperbarui konten, meskipun Anda tidak sedang menggunakannya.

Aktivitas latar belakang inilah yang menghabiskan dua sumber daya paling vital pada ponsel: RAM (Random Access Memory) dan Memori Internal (Storage). RAM yang penuh menyebabkan ponsel lemot karena tidak ada ruang untuk menjalankan tugas baru, sementara memori internal yang penuh membatasi ruang sistem untuk bekerja dan menyimpan data cache sementara.

Baca Juga

  • 5 Modus Penipuan Gmail Terbaru: Ini Peringatan Resmi Google Gmail!
  • 5 Fitur Keren POCO Launcher HyperOS 3: Update Terbaru Wajib Coba!

Advertisement

Dengan mengidentifikasi dan menghapus

aplikasi penyebab memori penuh

, kita bisa memberikan ruang bernapas bagi sistem operasi ponsel.

5 Aplikasi Penyebab Memori Penuh dan Performa HP Menurun

Tidak semua aplikasi yang memakan ruang besar lantas harus dihapus. Namun, ada beberapa kategori aplikasi yang terbukti paling rakus dalam hal konsumsi sumber daya dan penyimpanan. Berikut adalah daftar jenis aplikasi yang perlu Anda tinjau ulang keberadaannya di HP Anda:

Baca Juga

  • Bisa Diubah? 1 Kabar Penting Fitur Ganti Email Akun Google 2024
  • Ini 5 Fakta Mengapa WhatsApp Melambat di Rusia, Ada Pembatasan Akses WhatsApp

Advertisement

1. Aplikasi Bawaan yang Tak Terpakai (Bloatware)

Bloatware adalah istilah yang diberikan untuk aplikasi yang sudah terinstal dari pabrik (aplikasi bawaan) yang seringkali tidak dibutuhkan oleh pengguna. Aplikasi ini mungkin berupa layanan khusus dari operator seluler, aplikasi game promosi, atau alat produktivitas yang sudah Anda ganti dengan alternatif yang lebih baik.

  • Bloatware biasanya tidak bisa dihapus dengan mudah. Namun, Anda dapat menonaktifkannya (disable) melalui pengaturan aplikasi.
  • Meskipun tidak diaktifkan, aplikasi ini tetap memakan ruang penyimpanan internal. Jika Anda memiliki opsi untuk menghapusnya (misalnya, melalui aplikasi pihak ketiga atau ponsel tertentu), segera lakukan.

2. Aplikasi Pembersih RAM dan Penghemat Baterai Pihak Ketiga

Ini mungkin terdengar ironis, tetapi aplikasi yang mengklaim dapat membersihkan RAM dan mempercepat ponsel seringkali justru menjadi

aplikasi penyebab memori penuh

dan perlambatan kinerja.

Baca Juga

  • 5 Langkah Ubah HP Xiaomi Jadi PC: Manfaatkan Fitur Desktop Chrome Terbaru
  • 5 Alasan Utama Penghentian POCO Store App oleh Xiaomi di Tahun 2024

Advertisement

Sebagian besar sistem operasi modern (Android dan iOS) sudah memiliki mekanisme manajemen RAM yang sangat baik. Aplikasi pihak ketiga ini biasanya berjalan terus-menerus di latar belakang, memantau aplikasi lain, dan secara agresif ‘mematikan’ proses yang seharusnya berjalan. Tindakan ini membuat sistem harus me-restart aplikasi berulang kali, yang justru menghabiskan lebih banyak daya baterai dan membebani prosesor.

Solusi terbaik adalah mengandalkan fitur manajemen baterai dan RAM bawaan yang sudah terintegrasi pada ponsel Anda.

3. Aplikasi Media Sosial Versi Utama (Non-Lite)

Aplikasi seperti Facebook, Instagram, dan TikTok dikenal sebagai penghisap memori utama. Aplikasi ini tidak hanya menyimpan data aplikasi yang besar, tetapi juga membangun tumpukan data cache dan data pengguna yang membengkak seiring waktu.

Baca Juga

  • 5 Fitur Baru Google: Saran Kontekstual Android Hadir di Semua HP
  • 5 Alasan Algoritma Rahasia TikTok Jadi Harta Karun Sengketa Global

Advertisement

Bahkan, data cache media sosial bisa mencapai gigabyte dalam beberapa bulan saja. Data ini mencakup gambar, video yang pernah Anda tonton, dan postingan yang pernah di-load.

  • Solusi: Pertimbangkan untuk beralih ke versi Lite (seperti Facebook Lite atau Messenger Lite) yang dirancang untuk mengonsumsi lebih sedikit sumber daya, atau akses media sosial melalui browser web mobile.
  • Bersihkan cache secara berkala (Settings > Apps > [Nama Aplikasi] > Storage > Clear Cache).

4. Game Berat yang Tidak Pernah Dimainkan

Game dengan grafis tinggi atau fitur open-world modern dapat dengan mudah menelan ruang penyimpanan hingga 5 GB atau lebih. Jika Anda mengunduh game tersebut karena penasaran, memainkannya hanya sekali, dan kemudian membiarkannya teronggok, game tersebut menjadi beban mati di memori internal Anda.

Meskipun game tidak berjalan di latar belakang sesering media sosial, ukurannya yang masif menjadikan mereka kandidat utama untuk dihapus jika Anda membutuhkan ruang penyimpanan kembali dengan cepat.

Baca Juga

  • 5 Fakta Potensi Penghasilan Ojol Sebulan Kerja 6 Jam/Hari
  • 5 Langkah Mudah Aktifkan Fitur Scan Dokumen WhatsApp

Advertisement

5. Aplikasi Cuaca, Kompas, dan Pelacak Lokasi Non-Esensial

Aplikasi yang secara konstan memerlukan akses lokasi, seperti beberapa aplikasi cuaca, kompas, atau aplikasi pelacak lokasi yang kurang esensial, seringkali melakukan sinkronisasi data secara terus-menerus menggunakan GPS dan koneksi internet Anda.

Konsumsi daya dan data yang terus menerus ini tidak hanya membuat baterai cepat habis, tetapi juga membebani RAM secara berkala. Jika Anda membutuhkan informasi cuaca, umumnya informasi tersebut sudah tersedia secara bawaan di widget ponsel tanpa harus menginstal aplikasi pihak ketiga yang rakus sumber daya.

Cara Optimasi Kinerja HP Tanpa Menghapus Aplikasi Esensial

Tentu saja, tidak semua aplikasi yang Anda miliki bisa dihapus. Beberapa adalah alat kerja vital. Namun, ada beberapa trik sederhana sebagai cara optimasi kinerja HP Anda tanpa melakukan penghapusan total:

Baca Juga

  • 2,5 Miliar Pengguna Gmail Terancam! Ini 5 Cara Aman dari Peringatan Google
  • 7 Aplikasi Penghitung Jarak Lari Terbaik Gratis & Akurat 2024

Advertisement

Gunakan Fitur “Deep Sleep” atau Hibernasi

Banyak ponsel Android terbaru (terutama Samsung, Xiaomi, dan OPPO) kini memiliki fitur manajemen daya yang memungkinkan Anda menidurkan aplikasi secara mendalam (deep sleep).

Ketika aplikasi berada dalam mode deep sleep, aplikasi tersebut tidak diizinkan berjalan di latar belakang sama sekali. Ini sangat berguna untuk aplikasi yang jarang Anda gunakan tetapi tidak ingin Anda hapus (misalnya, aplikasi perbankan atau belanja online).

Bersihkan Cache Aplikasi Secara Rutin

Cache adalah data sementara yang disimpan aplikasi untuk mempercepat pemuatan di masa mendatang. Namun, cache yang menumpuk bisa mencapai gigabyte dan menyebabkan sistem bingung, bahkan memicu bug.

Baca Juga

  • 11 Aplikasi Populer Buatan Militer Israel, Wajib Tahu Faktanya
  • Stop Gangguan! 7 Cara Ampuh Blokir Iklan di HP Android yang Tiba-tiba Muncul

Advertisement

Jadwalkan pembersihan cache aplikasi berat setiap satu atau dua bulan sekali. Langkah ini jauh lebih aman dan efektif daripada menggunakan aplikasi pembersih pihak ketiga.

Prioritaskan Versi “Lite” atau PWA

Jika Anda sering menggunakan aplikasi yang berat (seperti Facebook atau LinkedIn), cari tahu apakah mereka memiliki versi “Lite”. Versi ini biasanya memiliki fungsi dasar yang sama tetapi dirancang untuk konsumsi memori dan data yang minimal.

Alternatif lain adalah menggunakan Progressive Web App (PWA), di mana Anda menyimpan versi web dari sebuah layanan ke layar beranda Anda. Ini menghemat ruang penyimpanan karena aplikasi tersebut hanya berupa shortcut yang mengakses layanan via browser.

Baca Juga

  • 10 Tahun Inovasi Shopee: Dampak Besar pada Ekosistem Digital Indonesia
  • Comeback Twitter & 3 Reaksi Keras Elon Musk: Siapa yang Menang?

Advertisement

Kesimpulan: Jaga Keseimbangan Ruang Penyimpanan

Mempertahankan kinerja HP yang optimal membutuhkan kedisiplinan dalam mengelola ruang penyimpanan dan proses yang berjalan di latar belakang. Mengabaikan daftar aplikasi penyebab memori penuh di atas hanya akan menyebabkan pengalaman pengguna yang frustrasi dan masa pakai baterai yang lebih singkat.

Ambil waktu sebentar hari ini untuk meninjau semua aplikasi yang terinstal di ponsel Anda. Hapus aplikasi yang tidak digunakan lebih dari tiga bulan, nonaktifkan bloatware, dan jadilah lebih cerdas dalam mengelola notifikasi dan izin berjalan di latar belakang.

Dengan melakukan langkah-langkah optimasi sederhana ini, Anda akan segera merasakan perbedaan performa HP Anda—ponsel akan terasa secepat saat pertama kali Anda membelinya!

Baca Juga

  • 5 Jenis Aplikasi Wajib Dihapus: Solusi HP Lemot Memori Penuh
  • 5 Trik Rahasia Rekam Video Profesional di HP Xiaomi Pakai Blackmagic

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Aplikasi Bloatware Kinerja HP memori HP Optimasi Android
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous Article7 Bahaya Besar! Ancaman PHK Massal 2026 Diprediksi Bapak AI
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

3 Cara Bikin Tulisan Arab di WhatsApp Tanpa Aplikasi, Sangat Mudah!

Olin Sianturi2 Januari 2026 | 02:00

4 Fitur WhatsApp Tahun Baru 2026: Cara Rayakan dengan Pembaruan Terbaru

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 20:00

33,7 Juta User Dapat Kompensasi Kebocoran Data Coupang, Total Rp 19 T!

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 16:00

5 Modus Penipuan Gmail Terbaru: Ini Peringatan Resmi Google Gmail!

Olin Sianturi30 Desember 2025 | 14:00

5 Fitur Keren POCO Launcher HyperOS 3: Update Terbaru Wajib Coba!

Olin Sianturi29 Desember 2025 | 14:00

Bisa Diubah? 1 Kabar Penting Fitur Ganti Email Akun Google 2024

Olin Sianturi29 Desember 2025 | 00:00
Pilihan Redaksi
Elektronik

Mager ke Luar Saat Liburan? Samsung TV Bikin Rumah Serasa Bioskop! Cek 7 Alasannya!

Olin Sianturi26 Desember 2025 | 13:05

Liburan akhir tahun tak harus keluar rumah. Samsung TV bikin rumah serasa Bioskop hadirkan sensasi…

5 Fitur Terbaik HyperOS 3 untuk Redmi Note 13 Pro & POCO M6 Pro

29 Desember 2025 | 16:00

Honda Vario 160 Street Edition 2025, Desain Berani Bakal Hadir dengan Setang Telanjang

23 Agustus 2025 | 20:56

Moto Pad 60 Pro vs iPad Gen 11: 7 Perbedaan Kunci Tablet Menggambar Presisi

24 Desember 2025 | 22:43

5 Keunggulan Realme C85: Smartphone Baterai Ultra Tahan Air yang Lagi Diskon

22 Desember 2025 | 18:27
Terbaru

3 Cara Bikin Tulisan Arab di WhatsApp Tanpa Aplikasi, Sangat Mudah!

Olin Sianturi2 Januari 2026 | 02:00

4 Fitur WhatsApp Tahun Baru 2026: Cara Rayakan dengan Pembaruan Terbaru

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 20:00

33,7 Juta User Dapat Kompensasi Kebocoran Data Coupang, Total Rp 19 T!

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 16:00

5 Modus Penipuan Gmail Terbaru: Ini Peringatan Resmi Google Gmail!

Olin Sianturi30 Desember 2025 | 14:00

5 Fitur Keren POCO Launcher HyperOS 3: Update Terbaru Wajib Coba!

Olin Sianturi29 Desember 2025 | 14:00
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.