Ingin HP Anda ngebut lagi? Kenali 5 jenis aplikasi penyebab memori penuh yang harus segera dihapus. Tingkatkan performa HP Anda hari ini!
TechnonesiaID - Pernahkah Anda merasa ponsel pintar Anda tiba-tiba menjadi sangat lambat? Buka aplikasi butuh waktu lama, bahkan sekadar memotret pun terasa ‘jeda’? Besar kemungkinan, masalah ini bukan terletak pada usia ponsel Anda, melainkan pada aplikasi yang terinstal di dalamnya.
Tanpa disadari, banyak pengguna yang mengunduh berbagai aplikasi yang hanya digunakan sesekali, namun aplikasi-aplikasi ini tetap berjalan di latar belakang (background). Akibatnya, memori internal dan RAM cepat habis, membuat sistem ponsel terbebani, dan ujung-ujungnya kinerja perangkat menjadi sangat menurun.
Baca Juga
Advertisement
Mengetahui jenis aplikasi mana yang menjadi ‘biang keladi’ adalah langkah pertama menuju perangkat yang lebih optimal. Dengan langkah penghapusan dan optimasi yang tepat, Anda tidak hanya menghemat ruang penyimpanan, tetapi juga meningkatkan kecepatan penggunaan ponsel secara drastis.
Mengapa HP Anda Melambat? Memahami Masalah Aplikasi Berjalan di Latar Belakang
Banyak pengguna mengira bahwa selama sebuah aplikasi tidak dibuka, aplikasi tersebut tidak mengonsumsi sumber daya. Sayangnya, asumsi ini keliru. Sebagian besar aplikasi modern dirancang untuk terus melakukan sinkronisasi data, menerima notifikasi push, dan memperbarui konten, meskipun Anda tidak sedang menggunakannya.
Aktivitas latar belakang inilah yang menghabiskan dua sumber daya paling vital pada ponsel: RAM (Random Access Memory) dan Memori Internal (Storage). RAM yang penuh menyebabkan ponsel lemot karena tidak ada ruang untuk menjalankan tugas baru, sementara memori internal yang penuh membatasi ruang sistem untuk bekerja dan menyimpan data cache sementara.
Baca Juga
Advertisement
Dengan mengidentifikasi dan menghapus
aplikasi penyebab memori penuh
, kita bisa memberikan ruang bernapas bagi sistem operasi ponsel.
5 Aplikasi Penyebab Memori Penuh dan Performa HP Menurun
Tidak semua aplikasi yang memakan ruang besar lantas harus dihapus. Namun, ada beberapa kategori aplikasi yang terbukti paling rakus dalam hal konsumsi sumber daya dan penyimpanan. Berikut adalah daftar jenis aplikasi yang perlu Anda tinjau ulang keberadaannya di HP Anda:
Baca Juga
Advertisement
1. Aplikasi Bawaan yang Tak Terpakai (Bloatware)
Bloatware adalah istilah yang diberikan untuk aplikasi yang sudah terinstal dari pabrik (aplikasi bawaan) yang seringkali tidak dibutuhkan oleh pengguna. Aplikasi ini mungkin berupa layanan khusus dari operator seluler, aplikasi game promosi, atau alat produktivitas yang sudah Anda ganti dengan alternatif yang lebih baik.
- Bloatware biasanya tidak bisa dihapus dengan mudah. Namun, Anda dapat menonaktifkannya (disable) melalui pengaturan aplikasi.
- Meskipun tidak diaktifkan, aplikasi ini tetap memakan ruang penyimpanan internal. Jika Anda memiliki opsi untuk menghapusnya (misalnya, melalui aplikasi pihak ketiga atau ponsel tertentu), segera lakukan.
2. Aplikasi Pembersih RAM dan Penghemat Baterai Pihak Ketiga
Ini mungkin terdengar ironis, tetapi aplikasi yang mengklaim dapat membersihkan RAM dan mempercepat ponsel seringkali justru menjadi
aplikasi penyebab memori penuh
dan perlambatan kinerja.
Baca Juga
Advertisement
Sebagian besar sistem operasi modern (Android dan iOS) sudah memiliki mekanisme manajemen RAM yang sangat baik. Aplikasi pihak ketiga ini biasanya berjalan terus-menerus di latar belakang, memantau aplikasi lain, dan secara agresif ‘mematikan’ proses yang seharusnya berjalan. Tindakan ini membuat sistem harus me-restart aplikasi berulang kali, yang justru menghabiskan lebih banyak daya baterai dan membebani prosesor.
Solusi terbaik adalah mengandalkan fitur manajemen baterai dan RAM bawaan yang sudah terintegrasi pada ponsel Anda.
3. Aplikasi Media Sosial Versi Utama (Non-Lite)
Aplikasi seperti Facebook, Instagram, dan TikTok dikenal sebagai penghisap memori utama. Aplikasi ini tidak hanya menyimpan data aplikasi yang besar, tetapi juga membangun tumpukan data cache dan data pengguna yang membengkak seiring waktu.
Baca Juga
Advertisement
Bahkan, data cache media sosial bisa mencapai gigabyte dalam beberapa bulan saja. Data ini mencakup gambar, video yang pernah Anda tonton, dan postingan yang pernah di-load.
- Solusi: Pertimbangkan untuk beralih ke versi Lite (seperti Facebook Lite atau Messenger Lite) yang dirancang untuk mengonsumsi lebih sedikit sumber daya, atau akses media sosial melalui browser web mobile.
- Bersihkan cache secara berkala (Settings > Apps > [Nama Aplikasi] > Storage > Clear Cache).
4. Game Berat yang Tidak Pernah Dimainkan
Game dengan grafis tinggi atau fitur open-world modern dapat dengan mudah menelan ruang penyimpanan hingga 5 GB atau lebih. Jika Anda mengunduh game tersebut karena penasaran, memainkannya hanya sekali, dan kemudian membiarkannya teronggok, game tersebut menjadi beban mati di memori internal Anda.
Meskipun game tidak berjalan di latar belakang sesering media sosial, ukurannya yang masif menjadikan mereka kandidat utama untuk dihapus jika Anda membutuhkan ruang penyimpanan kembali dengan cepat.
Baca Juga
Advertisement
5. Aplikasi Cuaca, Kompas, dan Pelacak Lokasi Non-Esensial
Aplikasi yang secara konstan memerlukan akses lokasi, seperti beberapa aplikasi cuaca, kompas, atau aplikasi pelacak lokasi yang kurang esensial, seringkali melakukan sinkronisasi data secara terus-menerus menggunakan GPS dan koneksi internet Anda.
Konsumsi daya dan data yang terus menerus ini tidak hanya membuat baterai cepat habis, tetapi juga membebani RAM secara berkala. Jika Anda membutuhkan informasi cuaca, umumnya informasi tersebut sudah tersedia secara bawaan di widget ponsel tanpa harus menginstal aplikasi pihak ketiga yang rakus sumber daya.
Cara Optimasi Kinerja HP Tanpa Menghapus Aplikasi Esensial
Tentu saja, tidak semua aplikasi yang Anda miliki bisa dihapus. Beberapa adalah alat kerja vital. Namun, ada beberapa trik sederhana sebagai cara optimasi kinerja HP Anda tanpa melakukan penghapusan total:
Baca Juga
Advertisement
Gunakan Fitur “Deep Sleep” atau Hibernasi
Banyak ponsel Android terbaru (terutama Samsung, Xiaomi, dan OPPO) kini memiliki fitur manajemen daya yang memungkinkan Anda menidurkan aplikasi secara mendalam (deep sleep).
Ketika aplikasi berada dalam mode deep sleep, aplikasi tersebut tidak diizinkan berjalan di latar belakang sama sekali. Ini sangat berguna untuk aplikasi yang jarang Anda gunakan tetapi tidak ingin Anda hapus (misalnya, aplikasi perbankan atau belanja online).
Bersihkan Cache Aplikasi Secara Rutin
Cache adalah data sementara yang disimpan aplikasi untuk mempercepat pemuatan di masa mendatang. Namun, cache yang menumpuk bisa mencapai gigabyte dan menyebabkan sistem bingung, bahkan memicu bug.
Baca Juga
Advertisement
Jadwalkan pembersihan cache aplikasi berat setiap satu atau dua bulan sekali. Langkah ini jauh lebih aman dan efektif daripada menggunakan aplikasi pembersih pihak ketiga.
Prioritaskan Versi “Lite” atau PWA
Jika Anda sering menggunakan aplikasi yang berat (seperti Facebook atau LinkedIn), cari tahu apakah mereka memiliki versi “Lite”. Versi ini biasanya memiliki fungsi dasar yang sama tetapi dirancang untuk konsumsi memori dan data yang minimal.
Alternatif lain adalah menggunakan Progressive Web App (PWA), di mana Anda menyimpan versi web dari sebuah layanan ke layar beranda Anda. Ini menghemat ruang penyimpanan karena aplikasi tersebut hanya berupa shortcut yang mengakses layanan via browser.
Baca Juga
Advertisement
Kesimpulan: Jaga Keseimbangan Ruang Penyimpanan
Mempertahankan kinerja HP yang optimal membutuhkan kedisiplinan dalam mengelola ruang penyimpanan dan proses yang berjalan di latar belakang. Mengabaikan daftar aplikasi penyebab memori penuh di atas hanya akan menyebabkan pengalaman pengguna yang frustrasi dan masa pakai baterai yang lebih singkat.
Ambil waktu sebentar hari ini untuk meninjau semua aplikasi yang terinstal di ponsel Anda. Hapus aplikasi yang tidak digunakan lebih dari tiga bulan, nonaktifkan bloatware, dan jadilah lebih cerdas dalam mengelola notifikasi dan izin berjalan di latar belakang.
Dengan melakukan langkah-langkah optimasi sederhana ini, Anda akan segera merasakan perbedaan performa HP Anda—ponsel akan terasa secepat saat pertama kali Anda membelinya!
Baca Juga
Advertisement
Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
- Instagram : @technonesia_id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA