TechnonesiaID - Jam tangan G-Shock Origami kini resmi menyapa pasar global setelah sebelumnya mencuri perhatian di negeri asalnya, Jepang. Casio meluncurkan dua model ikonik, yakni DW-6900RGM-5 dan DW-5600RGM-1, yang mengusung filosofi seni lipat kertas tradisional. Kehadiran koleksi ini menjadi angin segar bagi para kolektor yang mendambakan perpaduan antara ketangguhan teknologi dan estetika budaya tinggi.
Di pasar Amerika Serikat, Casio membanderol kedua jam tangan ini dengan harga 165 USD. Jika kita konversikan ke mata uang lokal, harga tersebut berada di kisaran Rp2,5 juta. Meski demikian, harga ritel di Indonesia kemungkinan akan mengalami penyesuaian tergantung pada kebijakan pajak dan distribusi lokal saat resmi tersedia di gerai resmi nantinya.
Keunikan Desain Jam Tangan G-Shock Origami
Casio tidak sekadar menempelkan pola sembarangan pada koleksi kali ini. Desain jam tangan G-Shock Origami merepresentasikan teknik lipatan “gunung dan lembah” yang sangat dikenal dalam seni origami. Anda dapat melihat garis putus-putus halus pada bagian bezel dan strap yang menyerupai panduan melipat kertas. Detail ini memberikan dimensi visual yang unik dan berbeda dari seri G-Shock standar.
Baca Juga
Advertisement
Selain pola lipatan, Casio menyematkan tekstur khusus pada permukaan material resinnya. Tekstur ini meniru tampilan kertas washi, yaitu kertas buatan tangan tradisional Jepang yang memiliki serat khas. Sentuhan ini membuat jam tangan terasa lebih organik dan artistik saat bersentuhan dengan kulit. Estetika Jepang semakin kental dengan adanya grafis burung bangau pada bagian backlight LED dan case back, yang merupakan simbol keberuntungan dan umur panjang.
Tidak hanya soal tampilan, Casio juga memberikan perhatian ekstra pada kemasannya. Kotak penjualan didesain khusus mengikuti tema origami, mempertegas statusnya sebagai edisi spesial. Menariknya, kedua unit ini diproduksi langsung di Jepang (Made in Japan), sebuah detail yang sering menjadi nilai tambah bagi para penggemar fanatik G-Shock karena standar kontrol kualitasnya yang sangat ketat.
Perbandingan Spesifikasi DW-6900RGM-5 dan DW-5600RGM-1
Bagi Anda yang bingung memilih antara kedua model ini, perbedaan dimensi menjadi faktor penentu utama. Model DW-6900RGM-5 hadir dengan bodi yang lebih maskulin dan besar, berukuran 53,2 x 50 x 18,7 mm dengan bobot 67 gram. Desain “Triple Graph” pada model ini memberikan kesan tangguh dan sangat cocok bagi mereka yang memiliki pergelangan tangan lebar atau menyukai jam tangan yang terlihat dominan.
Baca Juga
Advertisement
Di sisi lain, model DW-5600RGM-1 menawarkan profil yang lebih ramping dan klasik. Dengan dimensi 48,9 x 42,8 x 13,4 mm dan berat hanya 53 gram, model “Square” ini sangat nyaman untuk penggunaan harian (daily driver). Bentuk kotak yang legendaris ini tetap menjadi favorit karena sifatnya yang timeless dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya pakaian, mulai dari kasual hingga streetwear.
Kedua model ini sudah menggunakan material resin berbasis bio (bio-based resin) untuk bagian casing, bezel, dan strapnya. Langkah ini menunjukkan komitmen Casio dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi ketergantungan pada plastik berbahan dasar minyak bumi. Meskipun menggunakan material ramah lingkungan, daya tahannya tetap setangguh standar G-Shock pada umumnya.
Fitur Unggulan dan Ketangguhan Teknis
Sebagai bagian dari keluarga G-Shock, ketangguhan adalah harga mati. Jam tangan G-Shock Origami memiliki fitur perlindungan air hingga kedalaman 200 meter. Spesifikasi ini memastikan jam tetap aman saat Anda gunakan untuk berenang, snorkeling, atau aktivitas luar ruangan di tengah hujan deras. Struktur tahan guncangan (shock resistant) yang menjadi ciri khasnya tetap hadir untuk melindungi komponen internal dari benturan keras.
Baca Juga
Advertisement
Untuk urusan daya, Casio membekali kedua jam tangan ini dengan baterai sel CR2016 yang diklaim mampu bertahan hingga 5 tahun. Ketahanan baterai yang panjang ini menjadi nilai plus dibandingkan jam tangan pintar (smartwatch) yang harus diisi daya hampir setiap hari. Akurasi waktunya pun sangat presisi dengan toleransi hanya kurang lebih 15 detik per bulan.
Fitur fungsional lainnya mencakup:
- Stopwatch 1/100 detik untuk pengukuran waktu yang akurat.
- Timer hitung mundur dengan fitur pengulangan otomatis.
- Alarm multi-fungsi dan sinyal waktu setiap jam.
- Kalender otomatis sepenuhnya yang berlaku hingga tahun 2099.
- Lampu latar LED (Super Illuminator) dengan fitur afterglow untuk keterbacaan maksimal di tempat gelap.
Target Pengguna dan Konteks Pasar
Siapa yang cocok memiliki koleksi ini? Desain origami menargetkan audiens yang menghargai nilai seni dan narasi di balik sebuah produk. Jika Anda adalah orang yang aktif namun tetap ingin tampil modis dengan sentuhan budaya, jam tangan G-Shock Origami adalah pilihan tepat. Konstruksi resin bio-based juga menarik bagi konsumen yang kini semakin peduli terhadap jejak karbon produk yang mereka beli.
Baca Juga
Advertisement
Peluncuran seri Origami ini berjalan beriringan dengan pembaruan lini produk Casio lainnya. Belum lama ini, Casio juga menyegarkan varian klasik A158 dengan strap logam dan merilis seri GA-2100K bertema nightclub. Strategi ini menunjukkan bahwa Casio terus berusaha merangkul berbagai segmen pasar, mulai dari pecinta gaya retro, penggemar budaya pop, hingga kolektor jam tangan teknis.
Secara keseluruhan, DW-6900RGM-5 dan DW-5600RGM-1 bukan sekadar alat penunjuk waktu. Keduanya adalah bentuk apresiasi terhadap warisan budaya Jepang yang dikemas dalam teknologi modern yang tidak bisa hancur. Dengan kombinasi material ramah lingkungan, desain unik, dan fitur yang mumpuni, koleksi ini diprediksi akan menjadi salah satu item yang paling dicari tahun ini.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia_id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA