Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

4 Juni 2026 | 07:27
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Komunitas Supermoto Makassar Jelajahi Wisata Ikonik Sulsel
  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • HP Gaming Terbaik 2026: 6 Pilihan Performa Monster Rp2 Jutaan
Sabtu, Juli 11
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Pemblokiran Nomor Telepon Penipuan: OJK Amankan Rp 585 Miliar
Berita Tekno

Pemblokiran Nomor Telepon Penipuan: OJK Amankan Rp 585 Miliar

Ana OctarinAna Octarin6 April 2026 | 17:30
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Pemblokiran nomor telepon penipuan
Pemblokiran nomor telepon penipuan (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Pemblokiran nomor telepon penipuan menjadi langkah tegas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memutus rantai kejahatan siber di Indonesia. Langkah ini merupakan respons cepat terhadap maraknya laporan masyarakat yang menjadi korban berbagai modus penipuan berbasis telekomunikasi dan internet. Koordinasi lintas instansi ini bertujuan menciptakan ekosistem keuangan digital yang lebih aman bagi seluruh konsumen.

Dicky Kartikoyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, menjelaskan bahwa tindakan ini adalah bagian dari pengawasan ketat terhadap aktivitas ilegal. Hingga awal April 2026, Satgas Pasti telah memonitor ribuan laporan masuk yang mengindikasikan adanya upaya manipulasi psikologis atau social engineering terhadap masyarakat. Data menunjukkan bahwa ribuan orang hampir kehilangan dana mereka akibat interaksi dengan nomor-nomor mencurigakan tersebut.

“Satgas Pasti terus memantau laporan penipuan dari masyarakat dan segera berkoordinasi dengan pihak Komdigi untuk melakukan pemblokiran nomor telepon penipuan sebanyak 94.294 nomor,” ujar Dicky pada Senin (6/4/2026). Angka yang fantastis ini mencerminkan betapa masifnya serangan para pelaku kejahatan yang memanfaatkan celah telekomunikasi untuk menjerat korban baru setiap harinya.

Baca Juga

  • Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Advertisement

Sinergi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC)

Selain menyasar jalur komunikasi, OJK juga memperluas cakupan tindakan pada sektor perbankan. Para pelaku kejahatan biasanya menggunakan rekening bank sebagai muara dari dana hasil penipuan. Oleh karena itu, OJK melakukan pemblokiran terhadap 460.270 nomor rekening yang terbukti berkaitan dengan aksi scam dan fraud. Total dana yang berhasil diamankan atau teridentifikasi sebagai milik korban mencapai angka Rp 585 miliar.

Keberhasilan dalam melakukan pemblokiran nomor telepon penipuan dan rekening ini tidak lepas dari peran Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Lembaga ini merupakan pusat koordinasi yang dibentuk oleh OJK bersama Satgas Pasti untuk mempercepat proses penanganan laporan penipuan. Dengan adanya IASC, proses pelacakan aliran dana dan pemutusan akses komunikasi pelaku dapat berjalan jauh lebih cepat dibandingkan prosedur birokrasi biasa.

OJK juga menggandeng berbagai operator telekomunikasi di seluruh Indonesia. Kerja sama ini memungkinkan otoritas untuk melacak pergerakan jaringan penipu yang sering kali berpindah-pindah lokasi. Operator memiliki infrastruktur untuk mendeteksi pola penggunaan jaringan yang tidak wajar, sehingga pencegahan dapat dilakukan sebelum jatuh lebih banyak korban.

Baca Juga

  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Advertisement

Waspada Pinjol dan Investasi Ilegal

Tren kejahatan tidak hanya berhenti pada telepon gelap, namun juga merambah ke entitas keuangan ilegal. OJK mencatat peningkatan aduan terkait pinjaman online (pinjol) ilegal yang mencapai 8.515 kasus. Modus yang digunakan biasanya berupa penawaran melalui pesan singkat yang mengarahkan calon korban untuk mengunduh aplikasi berbahaya.

Sejalan dengan kebijakan pemblokiran nomor telepon penipuan, OJK juga menangani 1.933 pengaduan mengenai investasi ilegal dan 68 kasus gadai ilegal. Investasi bodong sering kali menjanjikan keuntungan tidak masuk akal dalam waktu singkat, yang pada akhirnya hanya bertujuan untuk menguras tabungan masyarakat. Edukasi mengenai legalitas entitas keuangan menjadi kunci utama agar masyarakat tidak mudah tergiur.

Masyarakat perlu memahami bahwa setiap entitas yang menawarkan jasa keuangan wajib memiliki izin dari OJK. Jika sebuah tawaran datang dari nomor yang tidak dikenal melalui aplikasi pesan instan, besar kemungkinan itu adalah upaya penipuan. OJK mengimbau agar warga selalu melakukan pengecekan melalui kontak resmi 157 atau WhatsApp resmi OJK sebelum melakukan transaksi atau memberikan data pribadi.

Baca Juga

  • Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA
  • Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Advertisement

Pengawasan ketat ini akan terus berlanjut seiring dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini mulai disalahgunakan oleh para pelaku fraud. OJK berkomitmen untuk terus memperbarui sistem deteksi dini mereka agar tetap selangkah lebih maju dari para pelaku kriminal. Melalui integrasi data antara perbankan, telekomunikasi, dan otoritas keamanan, ruang gerak penipu di ruang digital akan semakin sempit.

Ke depannya, OJK menargetkan sistem pelaporan yang lebih otomatis dan terintegrasi secara nasional. Dengan keterlibatan aktif masyarakat dalam melaporkan setiap aktivitas mencurigakan, efektivitas pemblokiran nomor telepon penipuan akan meningkat secara signifikan. Kesadaran kolektif untuk menjaga keamanan data pribadi dan tidak sembarangan mengklik tautan asing menjadi benteng pertahanan terakhir yang paling ampuh dalam menghadapi ancaman siber yang terus berevolusi.

Melalui langkah-langkah strategis ini, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi digital Indonesia tetap terjaga. Penegakan hukum yang tegas dan pemblokiran nomor telepon penipuan diharapkan mampu memberikan efek jera bagi para pelaku sekaligus memberikan rasa aman bagi konsumen dalam bertransaksi secara online.

Baca Juga

  • Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik
  • Pekerja Penutup Pintu Taksi Otonom Raup Ratusan Ribu

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Keuangan Digital Komdigi OJK Penipuan Online Satgas Pasti
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleStandarisasi Steker Motor Listrik Didorong BRIN demi Adopsi EV
Next Article LG Smart TV 4K NanoCell: Punya Warna Akurat dan Fitur AI
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

Ana Octarin3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37
Pilihan Redaksi
Aplikasi

3 Cara Melihat Tanggal Pembuatan Akun Facebook, Auto Nostalgia

Olin Sianturi3 Oktober 2025 | 23:19

Mau nostalgia? Ketahui 3 cara melihat tanggal pembuatan akun Facebook dengan mudah, baik via email…

Stop Gangguan! 7 Cara Ampuh Blokir Iklan di HP Android yang Tiba-tiba Muncul

20 Desember 2025 | 18:27

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

XL SATU ‘Manjakan’ Pelanggan dengan Penawaran Spesial di Bulan April

23 April 2025 | 13:23

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

3 Juli 2026 | 09:38
Terbaru

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

Ana Octarin3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.