Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Anggaran Makan Bergizi Gratis Diefisiensi, Bagaimana SPPG?

27 Mei 2026 | 19:55

Bisnis ATM Bitcoin Bangkrut Akibat Regulasi Ketat

27 Mei 2026 | 18:55

Kapan Ganti Oli Mobil? Ini Tanda dan Panduan Lengkapnya!

27 Mei 2026 | 17:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Anggaran Makan Bergizi Gratis Diefisiensi, Bagaimana SPPG?
  • Bisnis ATM Bitcoin Bangkrut Akibat Regulasi Ketat
  • Kapan Ganti Oli Mobil? Ini Tanda dan Panduan Lengkapnya!
  • Promo Top Up eFootball Spesial HUT Ke-9, Diskon Rp35 Ribu!
  • Review Samsung Galaxy A57: Desain Tipis Premium, Layarkah Dibeli?
  • Insentif Makan Bergizi Gratis Rp6 Juta Per Hari Bakal Dicabut
  • Pembunuh Bos Yoozoo Games Dieksekusi Mati di China
  • Peluncuran Denza B5 di Indonesia: Jadwal & Harga
Rabu, Mei 27
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Pemblokiran Nomor Telepon Penipuan: OJK Amankan Rp 585 Miliar
Berita Tekno

Pemblokiran Nomor Telepon Penipuan: OJK Amankan Rp 585 Miliar

Ana OctarinAna Octarin6 April 2026 | 17:30
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Pemblokiran nomor telepon penipuan
Pemblokiran nomor telepon penipuan (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Pemblokiran nomor telepon penipuan menjadi langkah tegas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memutus rantai kejahatan siber di Indonesia. Langkah ini merupakan respons cepat terhadap maraknya laporan masyarakat yang menjadi korban berbagai modus penipuan berbasis telekomunikasi dan internet. Koordinasi lintas instansi ini bertujuan menciptakan ekosistem keuangan digital yang lebih aman bagi seluruh konsumen.

Dicky Kartikoyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, menjelaskan bahwa tindakan ini adalah bagian dari pengawasan ketat terhadap aktivitas ilegal. Hingga awal April 2026, Satgas Pasti telah memonitor ribuan laporan masuk yang mengindikasikan adanya upaya manipulasi psikologis atau social engineering terhadap masyarakat. Data menunjukkan bahwa ribuan orang hampir kehilangan dana mereka akibat interaksi dengan nomor-nomor mencurigakan tersebut.

“Satgas Pasti terus memantau laporan penipuan dari masyarakat dan segera berkoordinasi dengan pihak Komdigi untuk melakukan pemblokiran nomor telepon penipuan sebanyak 94.294 nomor,” ujar Dicky pada Senin (6/4/2026). Angka yang fantastis ini mencerminkan betapa masifnya serangan para pelaku kejahatan yang memanfaatkan celah telekomunikasi untuk menjerat korban baru setiap harinya.

Baca Juga

  • Bisnis ATM Bitcoin Bangkrut Akibat Regulasi Ketat
  • Pembunuh Bos Yoozoo Games Dieksekusi Mati di China

Advertisement

Sinergi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC)

Selain menyasar jalur komunikasi, OJK juga memperluas cakupan tindakan pada sektor perbankan. Para pelaku kejahatan biasanya menggunakan rekening bank sebagai muara dari dana hasil penipuan. Oleh karena itu, OJK melakukan pemblokiran terhadap 460.270 nomor rekening yang terbukti berkaitan dengan aksi scam dan fraud. Total dana yang berhasil diamankan atau teridentifikasi sebagai milik korban mencapai angka Rp 585 miliar.

Keberhasilan dalam melakukan pemblokiran nomor telepon penipuan dan rekening ini tidak lepas dari peran Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Lembaga ini merupakan pusat koordinasi yang dibentuk oleh OJK bersama Satgas Pasti untuk mempercepat proses penanganan laporan penipuan. Dengan adanya IASC, proses pelacakan aliran dana dan pemutusan akses komunikasi pelaku dapat berjalan jauh lebih cepat dibandingkan prosedur birokrasi biasa.

OJK juga menggandeng berbagai operator telekomunikasi di seluruh Indonesia. Kerja sama ini memungkinkan otoritas untuk melacak pergerakan jaringan penipu yang sering kali berpindah-pindah lokasi. Operator memiliki infrastruktur untuk mendeteksi pola penggunaan jaringan yang tidak wajar, sehingga pencegahan dapat dilakukan sebelum jatuh lebih banyak korban.

Baca Juga

  • Pemulihan Internet Palapa Ring Tengah di Sangihe Sitaro Dijaga
  • Pakar Keamanan Siber Dicari Perusahaan, Gaji Tembus Miliaran

Advertisement

Waspada Pinjol dan Investasi Ilegal

Tren kejahatan tidak hanya berhenti pada telepon gelap, namun juga merambah ke entitas keuangan ilegal. OJK mencatat peningkatan aduan terkait pinjaman online (pinjol) ilegal yang mencapai 8.515 kasus. Modus yang digunakan biasanya berupa penawaran melalui pesan singkat yang mengarahkan calon korban untuk mengunduh aplikasi berbahaya.

Sejalan dengan kebijakan pemblokiran nomor telepon penipuan, OJK juga menangani 1.933 pengaduan mengenai investasi ilegal dan 68 kasus gadai ilegal. Investasi bodong sering kali menjanjikan keuntungan tidak masuk akal dalam waktu singkat, yang pada akhirnya hanya bertujuan untuk menguras tabungan masyarakat. Edukasi mengenai legalitas entitas keuangan menjadi kunci utama agar masyarakat tidak mudah tergiur.

Masyarakat perlu memahami bahwa setiap entitas yang menawarkan jasa keuangan wajib memiliki izin dari OJK. Jika sebuah tawaran datang dari nomor yang tidak dikenal melalui aplikasi pesan instan, besar kemungkinan itu adalah upaya penipuan. OJK mengimbau agar warga selalu melakukan pengecekan melalui kontak resmi 157 atau WhatsApp resmi OJK sebelum melakukan transaksi atau memberikan data pribadi.

Baca Juga

  • Pemulihan Internet di Iran Mulai Berjalan Pasca-Lumpuh
  • Paket Streaming Piala Dunia 2026 Resmi Hadir di Telkomsel

Advertisement

Pengawasan ketat ini akan terus berlanjut seiring dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini mulai disalahgunakan oleh para pelaku fraud. OJK berkomitmen untuk terus memperbarui sistem deteksi dini mereka agar tetap selangkah lebih maju dari para pelaku kriminal. Melalui integrasi data antara perbankan, telekomunikasi, dan otoritas keamanan, ruang gerak penipu di ruang digital akan semakin sempit.

Ke depannya, OJK menargetkan sistem pelaporan yang lebih otomatis dan terintegrasi secara nasional. Dengan keterlibatan aktif masyarakat dalam melaporkan setiap aktivitas mencurigakan, efektivitas pemblokiran nomor telepon penipuan akan meningkat secara signifikan. Kesadaran kolektif untuk menjaga keamanan data pribadi dan tidak sembarangan mengklik tautan asing menjadi benteng pertahanan terakhir yang paling ampuh dalam menghadapi ancaman siber yang terus berevolusi.

Melalui langkah-langkah strategis ini, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi digital Indonesia tetap terjaga. Penegakan hukum yang tegas dan pemblokiran nomor telepon penipuan diharapkan mampu memberikan efek jera bagi para pelaku sekaligus memberikan rasa aman bagi konsumen dalam bertransaksi secara online.

Baca Juga

  • PHK Karyawan Karena AI Dinilai Alasan Malas oleh CEO Nvidia
  • Daur Ulang Baterai Mobil Listrik Mengancam Ekspor Nikel RI

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Keuangan Digital Komdigi OJK Penipuan Online Satgas Pasti
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleStandarisasi Steker Motor Listrik Didorong BRIN demi Adopsi EV
Next Article LG Smart TV 4K NanoCell: Punya Warna Akurat dan Fitur AI
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Bisnis ATM Bitcoin Bangkrut Akibat Regulasi Ketat

Iphan S27 Mei 2026 | 18:55

Pembunuh Bos Yoozoo Games Dieksekusi Mati di China

Iphan S27 Mei 2026 | 13:55

Pemulihan Internet Palapa Ring Tengah di Sangihe Sitaro Dijaga

Ana Octarin27 Mei 2026 | 09:55

Pakar Keamanan Siber Dicari Perusahaan, Gaji Tembus Miliaran

Ana Octarin27 Mei 2026 | 05:55

Pemulihan Internet di Iran Mulai Berjalan Pasca-Lumpuh

Iphan S27 Mei 2026 | 01:55

Paket Streaming Piala Dunia 2026 Resmi Hadir di Telkomsel

Iphan S26 Mei 2026 | 21:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Spesifikasi POCO X7 5G: HP 3 Jutaan Terbaik Layar AMOLED

21 Mei 2026 | 23:55

HP Samsung 1 jutaan Terbaik 2026, Baterai Jumbo Kamera 50MP

26 Mei 2026 | 19:55

The Frame dan Music Frame Samsung: Inovasi Aesthetic yang Bikin Ruangan Naik Kelas ala Naura Ayu

28 November 2025 | 22:38

Tablet Murah untuk Mahasiswa, Xiaomi Redmi Pad SE Juara!

27 Mei 2026 | 10:55
Terbaru

Bisnis ATM Bitcoin Bangkrut Akibat Regulasi Ketat

Iphan S27 Mei 2026 | 18:55

Pembunuh Bos Yoozoo Games Dieksekusi Mati di China

Iphan S27 Mei 2026 | 13:55

Pemulihan Internet Palapa Ring Tengah di Sangihe Sitaro Dijaga

Ana Octarin27 Mei 2026 | 09:55

Pakar Keamanan Siber Dicari Perusahaan, Gaji Tembus Miliaran

Ana Octarin27 Mei 2026 | 05:55

Pemulihan Internet di Iran Mulai Berjalan Pasca-Lumpuh

Iphan S27 Mei 2026 | 01:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.