Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Layanan PRUHealth Friend: Solusi Kesehatan Modern 2026

16 April 2026 | 17:55

Ancaman Keamanan AI Mythos Intai Perbankan, Bos Bank Siaga

16 April 2026 | 16:55

Motor Listrik Yadea Osta: Canggih dengan Jarak Tempuh 150 KM

16 April 2026 | 15:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Layanan PRUHealth Friend: Solusi Kesehatan Modern 2026
  • Ancaman Keamanan AI Mythos Intai Perbankan, Bos Bank Siaga
  • Motor Listrik Yadea Osta: Canggih dengan Jarak Tempuh 150 KM
  • Inovasi Hardware AI IBM ARM Perkuat Infrastruktur Enterprise
  • Bocoran Harga iPhone Lipat Apple Terbaru, Siapkan Dana Segini!
  • Wikipedia Terancam Blokir Komdigi: Ultimatum Pendaftaran PSE
  • Tips Memilih Mobil untuk Pengemudi Tinggi Agar Tetap Nyaman
  • Intel Core Ultra Series 3 Panther Lake Perkuat Zenbook Duo
Kamis, April 16
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Pendaftaran Chip Otak Neuralink Resmi Dibuka untuk Umum
Berita Tekno

Pendaftaran Chip Otak Neuralink Resmi Dibuka untuk Umum

Iphan SIphan S12 April 2026 | 17:55
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Pendaftaran chip otak Neuralink
Pendaftaran chip otak Neuralink (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Pendaftaran chip otak Neuralink telah resmi dibuka melalui program “Patient Registry” bagi individu yang tertarik menjadi subjek uji coba teknologi mutakhir ini. Langkah besar ini menandai fase baru dalam pengembangan antarmuka otak-komputer (BCI) yang digagas oleh perusahaan milik Elon Musk tersebut. Melalui situs resmi yang beroperasi sejak awal tahun, publik kini memiliki kesempatan untuk mendaftarkan diri sebagai calon penerima implan.

Hingga saat ini, Neuralink tercatat sudah menanamkan chip pada 12 pasien dalam serangkaian uji klinis yang ketat. Teknologi ini memungkinkan para pasien untuk mengendalikan perangkat komputer sepenuhnya hanya dengan kekuatan pikiran. Ambisi perusahaan tidak berhenti di situ, karena sebanyak 13 pasien tambahan dijadwalkan akan menjalani prosedur implan serupa sebelum penutupan tahun 2025.

Syarat Utama dan Target Pendaftaran Chip Otak Neuralink

Meskipun antusiasme publik sangat tinggi, saat ini pendaftaran chip otak Neuralink masih diprioritaskan bagi kelompok tertentu. Fokus utama uji coba klinis ini adalah individu yang mengalami kelumpuhan total atau quadriplegia akibat cedera tulang belakang leher atau penyakit saraf motorik seperti Amyotrophic Lateral Sclerosis

Baca Juga

  • Ancaman Keamanan AI Mythos Intai Perbankan, Bos Bank Siaga
  • Wikipedia Terancam Blokir Komdigi: Ultimatum Pendaftaran PSE

Advertisement

Prosedur penanaman chip ini melibatkan robot bedah canggih bernama R1. Robot tersebut bertugas memasukkan benang elektroda yang sangat fleksibel dan lebih tipis dari rambut manusia ke bagian otak yang mengontrol niat bergerak. Dengan akurasi tinggi, robot ini memastikan chip N1 tertanam tanpa merusak pembuluh darah di sekitarnya.

Elon Musk menjelaskan bahwa di masa depan, jangkauan pendaftaran chip otak Neuralink akan meluas hingga ke orang-orang tanpa disabilitas. Visi jangka panjangnya adalah menciptakan simbiosis sempurna antara kecerdasan manusia dengan kecerdasan buatan (AI). Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas kognitif manusia secara signifikan di era digital.

Fungsi Revolusioner dan Potensi Masa Depan

Teknologi yang diusung Neuralink menjanjikan berbagai kemampuan yang sebelumnya hanya ada dalam film fiksi ilmiah. Musk mengklaim bahwa chip ini nantinya mampu mengembalikan penglihatan bagi mereka yang tunanetra sejak lahir. Selain itu, teknologi ini berpotensi memungkinkan komunikasi melalui telepati antarmanusia tanpa perlu mengucapkan sepatah kata pun.

Baca Juga

  • Asteroid Apophis Menuju Bumi: NASA Pantau Jarak Paling Dekat
  • Strategi Satelit Internet Amazon: Akuisisi Globalstar Rp181 T

Advertisement

Salah satu fitur yang paling mencengangkan adalah kemampuan untuk memutar musik secara langsung ke otak tanpa melalui telinga. “Teknologi ini bahkan bisa mencapai titik di mana Anda dapat mengunggah memori dan menyimpan versi diri Anda sendiri,” ujar Musk dalam sebuah pernyataan publik. Ia menambahkan bahwa data memori tersebut nantinya bisa diunduh ke tubuh robot atau kloning manusia.

Keberhasilan pendaftaran chip otak Neuralink pada pasien pertama, Noland Arbaugh, menjadi bukti nyata efektivitas teknologi ini. Arbaugh, yang mengalami kelumpuhan dari bahu ke bawah, kini mampu bermain game online seperti Mario Kart dan menjelajahi internet secara mandiri menggunakan chip N1 yang terhubung via Bluetooth.

Tantangan Etika dan Regulasi Teknologi BCI

Di balik kemajuan yang pesat, laporan riset terbaru dari Morgan Stanley menyoroti adanya tantangan besar terkait isu etika dan hukum. Presiden Neuralink, DJ Seo, mengakui bahwa tingginya angka pendaftar memicu diskusi mendalam mengenai privasi data pikiran manusia. Antarmuka otak-komputer merupakan perbatasan baru bagi peradaban yang memerlukan regulasi ketat.

Baca Juga

  • HP Trump Mobile T1 Alami Perubahan Desain dan Spesifikasi
  • Serangan rumah Sam Altman: Bos OpenAI Jadi Target Teror Bom

Advertisement

Para ahli hukum mempertanyakan bagaimana perlindungan data pribadi jika memori manusia benar-benar bisa diunggah ke server cloud. Selain itu, risiko keamanan siber seperti peretasan terhadap implan otak menjadi perhatian serius bagi otoritas kesehatan dunia. Meski demikian, Neuralink terus berkomitmen untuk mengikuti protokol keamanan medis yang ditetapkan oleh regulator.

Masyarakat yang memenuhi kriteria medis dan berminat mengeksplorasi batas kemampuan manusia dapat segera melakukan pendaftaran chip otak Neuralink. Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi kemanusiaan untuk mengatasi keterbatasan fisik dan memasuki era baru integrasi teknologi biologis yang lebih canggih.

Baca Juga

  • Penurunan Permukaan Tanah Jawa Kian Kritis, Pulau Ini Mulai Tenggelam
  • Paket Internet Gratis Korea Selatan Resmi Berlaku Bagi Warga

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
chip otak Elon Musk inovasi AI Neuralink teknologi medis
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleKemitraan Motul dan Bimota: Sinergi Pelumas Performa Tinggi
Next Article AC Paling Hemat Listrik 2026: 5 Pilihan Terbaik Anti Tekor
Iphan S
  • Website

Artikel Terkait

Ancaman Keamanan AI Mythos Intai Perbankan, Bos Bank Siaga

Iphan S16 April 2026 | 16:55

Wikipedia Terancam Blokir Komdigi: Ultimatum Pendaftaran PSE

Iphan S16 April 2026 | 12:55

Asteroid Apophis Menuju Bumi: NASA Pantau Jarak Paling Dekat

Ana Octarin16 April 2026 | 08:55

Strategi Satelit Internet Amazon: Akuisisi Globalstar Rp181 T

Iphan S16 April 2026 | 03:55

HP Trump Mobile T1 Alami Perubahan Desain dan Spesifikasi

Ana Octarin15 April 2026 | 23:55

Serangan rumah Sam Altman: Bos OpenAI Jadi Target Teror Bom

Ana Octarin15 April 2026 | 18:55
Pilihan Redaksi
Gadget

Ekosistem Jaringan Asus ProArt Hadirkan Router WiFi 7 dan Switch

Olin Sianturi15 April 2026 | 00:55

Ekosistem Jaringan Asus ProArt kini semakin lengkap dengan kehadiran dua perangkat infrastruktur terbaru yang dirancang…

Harga Mobil Sedan Toyota April 2026: Cek Daftar Lengkapnya

13 April 2026 | 09:55

Dell Pro 5 Micro Panther Lake: Mini PC Workstation Terbaru

11 April 2026 | 04:55

Flashdisk ChromeOS Flex Google: Solusi Murah Laptop Lawas

10 April 2026 | 23:55

Krisis Biji Plastik Otomotif Mengintai, Honda Siaga Penuh

14 April 2026 | 09:55
Terbaru

Ancaman Keamanan AI Mythos Intai Perbankan, Bos Bank Siaga

Iphan S16 April 2026 | 16:55

Wikipedia Terancam Blokir Komdigi: Ultimatum Pendaftaran PSE

Iphan S16 April 2026 | 12:55

Asteroid Apophis Menuju Bumi: NASA Pantau Jarak Paling Dekat

Ana Octarin16 April 2026 | 08:55

Strategi Satelit Internet Amazon: Akuisisi Globalstar Rp181 T

Iphan S16 April 2026 | 03:55

HP Trump Mobile T1 Alami Perubahan Desain dan Spesifikasi

Ana Octarin15 April 2026 | 23:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.