Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MINI 1965 Victory Edition Meluncur Terbatas, Hanya 16 Unit!

17 April 2026 | 20:55

Spin-off God of War Terbaru Hadirkan Mitologi China dan Jepang

17 April 2026 | 19:55

Kartu Grafis RTX 5090 di Mac Kini Bisa Berjalan Berkat TinyGPU

17 April 2026 | 18:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • MINI 1965 Victory Edition Meluncur Terbatas, Hanya 16 Unit!
  • Spin-off God of War Terbaru Hadirkan Mitologi China dan Jepang
  • Kartu Grafis RTX 5090 di Mac Kini Bisa Berjalan Berkat TinyGPU
  • Beda Air Cooler dan AC Portable Midea: Mana yang Lebih Dingin?
  • Kebocoran Data Game IGRS Diselidiki Komdigi Secara Menyeluruh
  • Jenis Asuransi Mobil Terbaik: Pilih All Risk, TLO, atau TPL?
  • Jadwal MPL ID S17 hari ini: Evos vs Dewa United Adu Gengsi
  • Huawei Watch GT Runner 2 Harga dan Spesifikasi Resmi Indonesia
Jumat, April 17
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Gadget » Kartu Grafis RTX 5090 di Mac Kini Bisa Berjalan Berkat TinyGPU
Gadget

Kartu Grafis RTX 5090 di Mac Kini Bisa Berjalan Berkat TinyGPU

Olin SianturiOlin Sianturi17 April 2026 | 18:55
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Kartu grafis RTX 5090 di Mac
Kartu grafis RTX 5090 di Mac (Foto: inet.detik.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Kartu grafis RTX 5090 di Mac kini bukan lagi sekadar impian bagi para pengguna ekosistem Apple yang mendambakan kekuatan pemrosesan dari Nvidia. Setelah bertahun-tahun terjebak dalam keterbatasan dukungan perangkat keras, sebuah terobosan besar muncul dari komunitas pengembang independen. Kehadiran dukungan ini memecah kebuntuan yang telah terjadi sejak Apple secara resmi menghentikan kerja sama dengan kubu hijau pada tahun 2018 silam.

Kabar revolusioner ini datang dari Tiny Corp, sebuah perusahaan yang fokus pada pengembangan akselerator kecerdasan buatan (AI). Mereka berhasil menciptakan solusi perangkat lunak bernama TinyGPU, sebuah driver kustom yang ditulis ulang sepenuhnya dari nol. Langkah berani ini memungkinkan arsitektur GPU terbaru Nvidia untuk berkomunikasi dengan sistem operasi macOS, sesuatu yang sebelumnya dianggap mustahil oleh banyak pakar teknologi.

Terobosan Driver TinyGPU yang Bersifat Open-Source

Kehadiran kartu grafis RTX 5090 di Mac dimungkinkan melalui ekstensi kernel macOS yang bersifat sumber terbuka (open-source). Menariknya, Tiny Corp mengeklaim bahwa driver ini telah mendapatkan lampu hijau resmi dari Apple. Hal ini menjadi poin krusial karena pengguna tidak perlu lagi melakukan prosedur berisiko seperti menonaktifkan System Integrity Protection (SIP) atau mengutak-atik sistem keamanan inti macOS.

Baca Juga

  • Huawei Watch GT Runner 2 Harga dan Spesifikasi Resmi Indonesia
  • Tablet Xiaomi untuk Nakes: 5 Rekomendasi Input Data 2026

Advertisement

Metode instalasinya pun tergolong sangat ramah pengguna. Anda hanya perlu menyambungkan unit GPU eksternal (eGPU) melalui koneksi Thunderbolt atau USB4 yang tersedia di perangkat Mac. Setelah sistem mendeteksi perangkat, pengguna cukup menyetujui pemasangan ekstensi kernel tersebut, dan kartu grafis paling bertenaga di dunia saat ini langsung siap beroperasi di lingkungan Apple Silicon.

Seorang pengembang dan YouTuber teknologi, Alex Ziskind, telah mendemonstrasikan pencapaian ini secara visual. Dalam pengujiannya, ia menggunakan Mac Mini M4 Pro yang dihubungkan dengan kartu grafis Nvidia RTX 5090. Fakta bahwa silikon berbasis arsitektur Blackwell dengan VRAM masif sebesar 32GB tersebut dapat berjalan berdampingan dengan chip M4 Pro hanya melalui seutas kabel Thunderbolt adalah sebuah lompatan teknologi yang luar biasa.

Potensi Besar Kartu Grafis RTX 5090 di Mac untuk AI

Bagi para profesional di bidang kecerdasan buatan, penggunaan kartu grafis RTX 5090 di Mac memberikan angin segar, terutama untuk kebutuhan inferensi model bahasa besar (LLM). Dalam uji coba menggunakan model Llama 3.1 8B, konfigurasi ini menunjukkan karakteristik performa yang unik. Meskipun secara keseluruhan belum mampu mengalahkan kecepatan sistem Metal bawaan Apple dalam hal token per detik, ada aspek lain yang sangat menonjol.

Baca Juga

  • Huawei Mate 80 Pro Resmi Hadir di Indonesia, Flagship Tangguh Kamera Gahar
  • Tablet OPPO untuk Surveyor Bank 2026: Kerja Cepat Tanpa Delay

Advertisement

Ziskind mencatat bahwa “Time to First Token” atau waktu tunggu hingga teks respons pertama muncul terbukti tiga hingga empat kali lebih cepat dibandingkan menggunakan akselerasi Metal bawaan Apple. Hal ini memberikan pengalaman interaksi dengan AI yang jauh lebih responsif dan gegas. Bagi pengembang yang sering melakukan iterasi cepat pada perintah teks (prompting), efisiensi waktu ini sangatlah berharga.

Namun, perlu dicatat bahwa untuk saat ini, menjalankan program AI lokal melalui sistem Metal asli Apple secara keseluruhan masih sepuluh kali lipat lebih cepat dalam hal throughput data. Hal ini terjadi bukan karena keterbatasan fisik kabel Thunderbolt, melainkan karena optimasi pada level kernel driver yang masih berada dalam tahap pengembangan awal.

Kendala Bandwidth dan Efisiensi Kernel

Meskipun kartu grafis RTX 5090 di Mac sudah bisa terdeteksi dan berfungsi, tantangan utama terletak pada efisiensi transfer data. Secara teknis, memori pada RTX 5090 memiliki bandwidth luar biasa hingga 1,8TB per detik. Namun, driver TinyGPU versi saat ini baru mampu menyalurkan data pada kecepatan sekitar 33GB per detik.

Baca Juga

  • Huawei Mate 80 Pro Indonesia Rilis, Ini Bedanya dengan Pura 80
  • Huawei FreeBuds Pro5 Indonesia Resmi Rilis, Intip Fitur Canggihnya

Advertisement

Kesenjangan performa ini menjadi fokus utama pengembangan selanjutnya. Tiny Corp menyatakan bahwa fondasi manajemen memori yang mereka bangun sudah sangat solid. Dengan struktur dasar yang sudah mapan, para pengembang kini memiliki ruang yang sangat luas untuk melakukan optimasi kode guna meningkatkan kecepatan transfer data di masa mendatang.

Selain itu, kehadiran dukungan Nvidia di Mac membuka peluang bagi para kreator konten yang bergantung pada ekosistem CUDA. Selama ini, banyak aplikasi industri seperti OctaneRender atau perangkat lunak simulasi fisik tertentu yang berjalan jauh lebih optimal di atas platform Nvidia. Dengan adanya jembatan melalui TinyGPU, batasan antara perangkat keras Apple dan ekosistem perangkat lunak Nvidia mulai terkikis.

Masa Depan Ekosistem GPU Eksternal di macOS

Langkah Tiny Corp dalam mengintegrasikan kartu grafis RTX 5090 di Mac secara optimal diprediksi akan menghidupkan kembali pasar eGPU yang sempat lesu sejak era Apple Silicon dimulai. Sebelumnya, banyak pengguna Mac Pro atau MacBook Pro yang merasa kecewa karena eGPU mereka tidak lagi didukung secara maksimal pada chip seri M. Dengan adanya driver pihak ketiga yang disetujui Apple, skenario penggunaan Mac untuk kebutuhan workstation berat kembali terbuka lebar.

Baca Juga

  • Inovasi Hardware AI IBM ARM Perkuat Infrastruktur Enterprise
  • Bocoran Harga iPhone Lipat Apple Terbaru, Siapkan Dana Segini!

Advertisement

Ke depannya, kita mungkin akan melihat lebih banyak pengembang yang berkontribusi pada proyek open-source ini. Jika efisiensi kernel dapat ditingkatkan hingga mendekati batas maksimal Thunderbolt 4 atau USB4 (sekitar 40Gbps), maka perbedaan performa antara GPU internal Apple dan GPU eksternal Nvidia akan semakin kompetitif, terutama untuk tugas-tugas yang membutuhkan VRAM besar yang tidak tersedia di model Mac entry-level.

Sebagai penutup, kehadiran kartu grafis RTX 5090 di Mac menandai babak baru dalam fleksibilitas perangkat keras Apple. Meskipun masih memerlukan banyak penyempurnaan dari sisi efisiensi driver, pencapaian ini membuktikan bahwa batasan perangkat lunak dapat ditembus dengan inovasi yang tepat. Bagi para profesional AI dan kreatif, ini adalah sinyal kuat bahwa masa depan komputasi lintas platform akan menjadi lebih terbuka dan bertenaga.

Baca Juga

  • Tablet gaming RedMagic Astra 2: Layar 185Hz & Chipset Elite
  • Fitur AI Google Pixel 10: Revolusi Edit Foto Tanpa Laptop

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Apple Silicon Driver macOS GPU Eksternal Nvidia RTX 5090 TinyGPU
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleBeda Air Cooler dan AC Portable Midea: Mana yang Lebih Dingin?
Next Article Spin-off God of War Terbaru Hadirkan Mitologi China dan Jepang
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Huawei Watch GT Runner 2 Harga dan Spesifikasi Resmi Indonesia

Olin Sianturi17 April 2026 | 13:55

Tablet Xiaomi untuk Nakes: 5 Rekomendasi Input Data 2026

Olin Sianturi17 April 2026 | 07:55

Huawei Mate 80 Pro Resmi Hadir di Indonesia, Flagship Tangguh Kamera Gahar

Olin Sianturi17 April 2026 | 06:11

Tablet OPPO untuk Surveyor Bank 2026: Kerja Cepat Tanpa Delay

Olin Sianturi17 April 2026 | 02:55

Huawei Mate 80 Pro Indonesia Rilis, Ini Bedanya dengan Pura 80

Olin Sianturi16 April 2026 | 22:55

Huawei FreeBuds Pro5 Indonesia Resmi Rilis, Intip Fitur Canggihnya

Olin Sianturi16 April 2026 | 18:55
Pilihan Redaksi
Elektronik

Ekosistem Jaringan Asus ProArt Hadirkan Router WiFi 7 dan Switch

Olin Sianturi15 April 2026 | 00:55

Ekosistem Jaringan Asus ProArt kini semakin lengkap dengan kehadiran dua perangkat infrastruktur terbaru yang dirancang…

Harga Mobil Sedan Toyota April 2026: Cek Daftar Lengkapnya

13 April 2026 | 09:55

Dell Pro 5 Micro Panther Lake: Mini PC Workstation Terbaru

11 April 2026 | 04:55

Flashdisk ChromeOS Flex Google: Solusi Murah Laptop Lawas

10 April 2026 | 23:55

Beda Air Cooler dan AC Portable Midea: Mana yang Lebih Dingin?

17 April 2026 | 17:55
Terbaru

Huawei Watch GT Runner 2 Harga dan Spesifikasi Resmi Indonesia

Olin Sianturi17 April 2026 | 13:55

Tablet Xiaomi untuk Nakes: 5 Rekomendasi Input Data 2026

Olin Sianturi17 April 2026 | 07:55

Huawei Mate 80 Pro Resmi Hadir di Indonesia, Flagship Tangguh Kamera Gahar

Olin Sianturi17 April 2026 | 06:11

Tablet OPPO untuk Surveyor Bank 2026: Kerja Cepat Tanpa Delay

Olin Sianturi17 April 2026 | 02:55

Huawei Mate 80 Pro Indonesia Rilis, Ini Bedanya dengan Pura 80

Olin Sianturi16 April 2026 | 22:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.