Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

4 Juni 2026 | 07:27

HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa

3 Juni 2026 | 05:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Komunitas Supermoto Makassar Jelajahi Wisata Ikonik Sulsel
  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • HP Gaming Terbaik 2026: 6 Pilihan Performa Monster Rp2 Jutaan
  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota
Selasa, Juni 16
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Potongan Aplikator Ojol Terbaru: Prabowo Sahkan Aturan 92 Persen
Berita Tekno

Potongan Aplikator Ojol Terbaru: Prabowo Sahkan Aturan 92 Persen

Ana OctarinAna Octarin1 Mei 2026 | 13:55
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Potongan aplikator ojol terbaru
Potongan aplikator ojol terbaru (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Potongan aplikator ojol terbaru resmi mengalami perubahan drastis setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani payung hukum baru yang berpihak pada pekerja sektor transportasi daring. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Langkah strategis ini menjadi jawaban atas tuntutan panjang para mitra pengemudi yang selama ini mengeluhkan besarnya potongan komisi dari pihak penyedia aplikasi.

Dalam keterangannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara harus hadir untuk menjamin hak-hak dasar para pekerja sektor informal. Perpres tersebut tidak hanya mengatur soal pendapatan, tetapi juga mewajibkan penyediaan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kesehatan bagi seluruh driver ojol. Presiden menginstruksikan agar setiap pengemudi mendapatkan perlindungan melalui BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan yang memadai guna memitigasi risiko kerja di jalan raya.

Dampak Signifikan Potongan Aplikator Ojol Terbaru bagi Pengemudi

Perubahan yang paling mencolok dalam aturan ini adalah pergeseran skema pembagian pendapatan. Sebelumnya, rata-rata aplikator menerapkan potongan sebesar 20 persen atau bahkan lebih, yang sering kali memberatkan para mitra. Namun, melalui kebijakan potongan aplikator ojol terbaru ini, pemerintah menetapkan batas maksimal potongan aplikator hanya sebesar 8 persen. Hal ini secara otomatis meningkatkan porsi pendapatan bersih bagi pengemudi menjadi minimal 92 persen.

Baca Juga

  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Advertisement

Kenaikan pendapatan sebesar 12 persen dari skema sebelumnya ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli para pengemudi transportasi daring. Prabowo Subianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, menekankan bahwa keadilan ekonomi harus dirasakan langsung oleh rakyat kecil. Dengan adanya potongan aplikator ojol terbaru yang lebih rendah, beban operasional pengemudi seperti biaya bahan bakar dan perawatan kendaraan dapat tertutupi dengan lebih layak.

Selain aspek finansial, Perpres Nomor 27 juga mengatur standarisasi pelayanan dan keamanan. Pemerintah ingin memastikan bahwa meskipun potongan aplikator berkurang, kualitas layanan kepada konsumen tetap terjaga. Aplikator kini memiliki tanggung jawab lebih besar dalam memantau keselamatan kerja mitra mereka, termasuk memberikan pelatihan berkala terkait keselamatan berkendara

Perlindungan Sosial dan Jaminan Kesehatan Mitra

Implementasi potongan aplikator ojol terbaru ini berjalan beriringan dengan integrasi sistem jaminan sosial. Selama ini, banyak pengemudi ojol yang kesulitan mengakses layanan kesehatan karena status hubungan kerja yang dianggap hanya sebagai mitra. Dengan regulasi baru ini, pemerintah mewajibkan perusahaan aplikasi untuk memfasilitasi pendaftaran dan iuran jaminan sosial bagi para pekerjanya.

Baca Juga

  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota
  • Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Advertisement

Prabowo menyatakan bahwa jaminan kecelakaan kerja adalah hal yang tidak bisa ditawar. Mengingat tingginya risiko pekerjaan di jalanan, keberadaan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan menjadi fondasi penting. Skema ini akan memastikan bahwa jika terjadi musibah saat bertugas, pengemudi dan keluarganya tidak akan jatuh ke dalam kesulitan finansial yang lebih dalam.

Komitmen Pemerintah terhadap Sektor Maritim dan Nelayan

Tidak hanya berfokus pada transportasi darat, Presiden Prabowo juga menunjukkan perhatian besar pada sektor maritim. Dalam kesempatan yang sama, ia menandatangani Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 terkait Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188. Langkah diplomasi internasional ini bertujuan untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi seluruh awak kapal perikanan Indonesia yang bekerja di perairan domestik maupun internasional.

Ratifikasi ini menjadi tonggak sejarah baru dalam perlindungan tenaga kerja maritim. Konvensi ILO 188 mengatur standar kerja yang layak, mulai dari jam kerja, akomodasi di atas kapal, hingga jaminan pemulangan pekerja migran perikanan. Dengan aturan ini, posisi tawar nelayan dan anak buah kapal (ABK) Indonesia di mata dunia akan semakin kuat, sekaligus mencegah praktik kerja paksa di laut.

Baca Juga

  • Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!
  • Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik

Advertisement

Pemerintah juga meluncurkan program ambisius dengan meresmikan 1.386 kampung nelayan di seluruh penjuru tanah air. “Pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, nelayan diurus dengan sangat serius,” ujar Prabowo. Program kampung nelayan ini mencakup modernisasi infrastruktur pelabuhan, penyediaan alat tangkap yang lebih baik, serta akses permodalan yang lebih mudah bagi masyarakat pesisir.

Transformasi Ekonomi di Kampung Nelayan

Pembangunan 1.386 kampung nelayan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan transformasi ekonomi lokal. Pemerintah berencana membangun fasilitas cold storage dan pabrik es di setiap titik strategis agar hasil tangkapan nelayan memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan tahan lama. Hal ini selaras dengan visi hilirisasi sumber daya alam yang terus digaungkan oleh pemerintahan Prabowo.

Integrasi antara perlindungan pekerja transportasi melalui potongan aplikator ojol terbaru dan pemberdayaan nelayan menunjukkan arah kebijakan ekonomi yang inklusif. Pemerintah ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi digital di perkotaan dan potensi maritim di pedesaan berjalan beriringan tanpa meninggalkan kelompok pekerja rentan.

Baca Juga

  • Pekerja Penutup Pintu Taksi Otonom Raup Ratusan Ribu
  • Penyebab Manusia Jarang Kidal Menurut Penelitian Terbaru

Advertisement

Para pengamat ekonomi menilai bahwa kebijakan ini akan memberikan tekanan positif bagi perusahaan teknologi untuk lebih inovatif dalam mengelola bisnis mereka. Meskipun porsi pendapatan aplikator berkurang, stabilitas sosial dan kesejahteraan mitra yang terjaga akan menciptakan ekosistem bisnis yang lebih berkelanjutan dalam jangka panjang.

Ke depannya, pengawasan terhadap pelaksanaan Perpres Nomor 27 dan Perpres Nomor 25 akan diperketat. Kementerian Perhubungan serta Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap poin regulasi dijalankan oleh para pemangku kepentingan. Masyarakat pun diharapkan ikut mengawal agar transparansi potongan aplikator ojol terbaru ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pejuang aspal di seluruh Indonesia.

Baca Juga

  • Penyelundupan Chip AI Nvidia ke China Diselidiki Taiwan
  • Krisis Chip Smartphone Global Bikin Penjualan HP Anjlok

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Driver Ojol Ekonomi Digital Kesejahteraan Nelayan Perpres Nomor 27 Prabowo Subianto
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleKelas Industri DOJO Daihatsu Perkuat Kualitas Vokasi di Blitar
Next Article Keunggulan Baterai realme C100: Kapasitas 8000 mAh Tahan 7 Tahun
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37

Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik

Ana Octarin2 Juni 2026 | 16:37
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

4 Cara Mudah Lacak Lokasi Orang Lewat WhatsApp & Google Maps

5 Desember 2025 | 13:18

HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa

3 Juni 2026 | 05:22

Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI

3 Juni 2026 | 03:07
Terbaru

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.