Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

4 Juni 2026 | 07:27

HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa

3 Juni 2026 | 05:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Komunitas Supermoto Makassar Jelajahi Wisata Ikonik Sulsel
  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • HP Gaming Terbaik 2026: 6 Pilihan Performa Monster Rp2 Jutaan
  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota
Senin, Juni 29
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Gadget » Pemetaan Kawasan Kumuh Bandung: BRIN Gabung AI & Kearifan Lokal
Gadget

Pemetaan Kawasan Kumuh Bandung: BRIN Gabung AI & Kearifan Lokal

Olin SianturiOlin Sianturi15 Mei 2026 | 04:55
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Pemetaan kawasan kumuh Bandung
Pemetaan kawasan kumuh Bandung (Foto: www.medcom.id)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Pemetaan kawasan kumuh Bandung kini memasuki babak baru melalui pemanfaatan teknologi mutakhir yang dipadukan dengan kearifan lokal. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) secara resmi memperkenalkan metode inovatif untuk mengidentifikasi wilayah permukiman tidak layak huni di Kota Kembang. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi data yang selama ini menjadi tantangan besar dalam perencanaan wilayah perkotaan di Indonesia.

Peneliti dari Pusat Riset Geoinformatika BRIN, Orbita Roswintiarti, mengungkapkan bahwa riset bertajuk Mapping Urban Slums in Bandung City (Indonesia) using Machine Learning and Local Knowledge Approaches ini menjadi solusi atas kompleksitas dinamika urban. Dalam penelitian ini, teknologi tidak berdiri sendiri, melainkan bekerja selaras dengan informasi yang dimiliki oleh masyarakat setempat. Pendekatan ini memastikan bahwa kebijakan yang diambil pemerintah nantinya benar-benar berbasis pada realitas di lapangan.

Strategi Pemetaan Kawasan Kumuh Bandung dengan AI

Dalam menjalankan proses pemetaan kawasan kumuh Bandung, BRIN mengandalkan algoritma Machine Learning, khususnya model Random Forest. Algoritma ini memiliki kemampuan tinggi dalam mengklasifikasikan berbagai tipe permukiman berdasarkan data visual yang kompleks. Penggunaan kecerdasan artifisial memungkinkan para peneliti untuk memproses data dalam skala besar dengan waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan metode konvensional.

Baca Juga

  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • Tablet Gaming Xiaomi Pad Mini Hadir dengan Layar 3K 165Hz

Advertisement

Data utama yang menjadi fondasi riset ini berasal dari citra satelit SPOT-6 yang memiliki resolusi sangat tinggi, yakni mencapai 1,5 meter. Dengan ketajaman gambar tersebut, tim riset dapat melihat detail bangunan, pola kepadatan, hingga keteraturan infrastruktur secara presisi. Selain citra satelit, BRIN juga mengintegrasikan data dari OpenStreetMap (OSM) serta dokumen resmi dari pemerintah daerah guna memperkaya basis analisis spasial mereka.

Namun, teknologi canggih saja tidak cukup. BRIN menyadari bahwa sensor satelit terkadang memiliki keterbatasan dalam menangkap nuansa sosial-ekonomi di suatu wilayah. Oleh karena itu, hasil dari pemetaan kawasan kumuh Bandung ini harus divalidasi melalui survei lapangan di 25 lokasi strategis. Di sinilah peran pengetahuan lokal menjadi sangat krusial untuk memberikan konteks yang tidak bisa terbaca oleh mesin.

Mengapa Pengetahuan Lokal Sangat Penting?

Kawasan kumuh bukan sekadar masalah estetika bangunan, melainkan mencakup ekosistem kehidupan yang kompleks. Secara definisi, wilayah kumuh sering kali ditandai dengan bangunan yang tidak teratur, kepadatan penduduk yang ekstrem, serta minimnya akses terhadap sarana dan prasarana dasar seperti air bersih dan sanitasi. Kondisi ini jika dibiarkan akan memicu berbagai masalah turunan yang merugikan masyarakat luas.

Baca Juga

  • Gadget Wearable Xiaomi Terbaru Resmi Hadir di Indonesia
  • Spesifikasi Xiaomi 17T Series Resmi Indonesia, Kamera Leica!

Advertisement

“Kondisi tersebut dapat memicu degradasi lingkungan, meningkatkan risiko kesehatan masyarakat, memperbesar kerentanan terhadap bencana, hingga memperlebar kesenjangan sosial,” ujar Orbita Roswintiarti dalam sebuah paparan ilmiah pada Senin, 11 Mei 2026. Dengan melibatkan pengetahuan lokal, pemerintah dapat memahami alasan di balik terbentuknya suatu permukiman, sehingga solusi yang ditawarkan nantinya bersifat lebih humanis dan berkelanjutan.

Integrasi antara data teknis dan perspektif warga menciptakan sebuah kerangka kerja yang memiliki legitimasi sosial tinggi. Hal ini sangat penting dalam pemetaan kawasan kumuh Bandung karena sering kali kebijakan penataan kota menghadapi resistensi dari masyarakat jika dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan nyata mereka di lapangan.

Mendukung Target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Inovasi yang dilakukan BRIN ini bukan sekadar proyek riset biasa, melainkan langkah konkret dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG 11). Poin tersebut menekankan pada pentingnya menciptakan kota dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Baca Juga

  • Hp Huawei P30 Bekas Masih Diburu di 2026, Ini Alasannya
  • tablet Redmi Pad 2 9.7 Resmi di Indonesia, Harga 2 Jutaan

Advertisement

Hasil dari penelitian ini juga telah dipresentasikan secara luas, termasuk dalam ajang workshop dan youth forum yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Forum tersebut menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan bagi para peneliti muda dan praktisi mengenai pemanfaatan AI serta data spasial-temporal untuk menganalisis dampak bencana di kawasan perkotaan yang padat penduduk.

Optimalisasi pemetaan kawasan kumuh Bandung diharapkan dapat menjadi cetak biru (blueprint) bagi kota-kota besar lainnya di Indonesia. Mengingat laju urbanisasi yang terus meningkat, kebutuhan akan data yang akurat dan mutakhir menjadi harga mati bagi pengambil kebijakan agar anggaran pembangunan dapat terserap secara efektif dan tepat sasaran.

Melalui kolaborasi antara kecanggihan teknologi satelit dan kearifan masyarakat, Indonesia berpeluang besar untuk mentransformasi kawasan kumuh menjadi lingkungan yang lebih layak huni. Keberhasilan pemetaan kawasan kumuh Bandung ini membuktikan bahwa sinergi antara sains dan nilai-nilai lokal adalah kunci utama dalam menciptakan keadilan ruang dan pembangunan kota yang lebih adil di masa depan.

Baca Juga

  • Ponsel Layar Lipat Mewah Vertu AlphaFold Resmi Dirilis
  • Layar E Ink berwarna LG 32 Inci Meluncur, Sangat Hemat Daya

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
BRIN Kota Bandung Machine Learning Tata Kota Teknologi AI
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleIdentitas Digital Robot Humanoid: Inovasi Perdana dari China
Next Article Fitur Multi Around Monitor Bikin Parkir Mitsubishi Makin Aman
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI

Olin Sianturi3 Juni 2026 | 03:07

Tablet Gaming Xiaomi Pad Mini Hadir dengan Layar 3K 165Hz

Olin Sianturi3 Juni 2026 | 00:07

Gadget Wearable Xiaomi Terbaru Resmi Hadir di Indonesia

Olin Sianturi2 Juni 2026 | 21:07

Spesifikasi Xiaomi 17T Series Resmi Indonesia, Kamera Leica!

Olin Sianturi2 Juni 2026 | 18:07

Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik

Ana Octarin2 Juni 2026 | 16:37

Hp Huawei P30 Bekas Masih Diburu di 2026, Ini Alasannya

Olin Sianturi2 Juni 2026 | 14:22
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

5 Fakta Mengejutkan Penemuan Harta Karun Emas Rp 1.358 T di China

27 Oktober 2025 | 08:38

Perbandingan Konsumsi BBM Innova vs Rush, Mana Pilihan Paling Irit?

2 April 2026 | 01:54

Cara Pakai WhatsApp di Garmin, Balas Chat Tanpa Smartphone

26 Maret 2026 | 23:39

5 Fakta Mengejutkan Sarang Penipu Online Myanmar Dibongkar

26 November 2025 | 11:38
Terbaru

Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI

Olin Sianturi3 Juni 2026 | 03:07

Tablet Gaming Xiaomi Pad Mini Hadir dengan Layar 3K 165Hz

Olin Sianturi3 Juni 2026 | 00:07

Gadget Wearable Xiaomi Terbaru Resmi Hadir di Indonesia

Olin Sianturi2 Juni 2026 | 21:07

Spesifikasi Xiaomi 17T Series Resmi Indonesia, Kamera Leica!

Olin Sianturi2 Juni 2026 | 18:07

Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik

Ana Octarin2 Juni 2026 | 16:37
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.