Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Galaxy Buds4 Series Hadir dengan Galaxy AI, TWS Samsung Jadi Lebih Pintar

5 Maret 2026 | 18:10

Fitur Sony WF-1000XM6: TWS Flagship dengan AI Canggih

3 Maret 2026 | 09:50

Fitur About the Song Spotify: Bedah Rahasia di Balik Lagu

3 Maret 2026 | 09:18
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Galaxy Buds4 Series Hadir dengan Galaxy AI, TWS Samsung Jadi Lebih Pintar
  • Fitur Sony WF-1000XM6: TWS Flagship dengan AI Canggih
  • Fitur About the Song Spotify: Bedah Rahasia di Balik Lagu
  • Penggunaan ChatGPT Secara Personal Lebih Dominan dari Pekerjaan
  • Laptop Gaming RTX 5080 Terbaik: Acer Predator Helios 18 AI Diskon Gede!
  • Jadwal Rilis PlayStation 6 Terancam Mundur Akibat Booming AI
  • Fitur Samsung Galaxy Watch 8 Terbaru: Desain Mewah & AI Canggih
  • Fitur Battery Share Google Pixel 10 Resmi Dihapus Karena Qi2
Senin, Maret 9
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Aplikasi » 3 Langkah Mudah Atasi Transparansi Berlebih iOS 26 Liquid Glass
Aplikasi

3 Langkah Mudah Atasi Transparansi Berlebih iOS 26 Liquid Glass

Olin SianturiOlin Sianturi21 Oktober 2025 | 17:38
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
iOS 26 Liquid Glass, Cara Mengurangi Transparansi
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Merasa tampilan iOS 26 Liquid Glass terlalu transparan? Apple akhirnya merilis fitur baru di iOS 26.1 beta yang memungkinkan Anda mengatur dan mengurangi transparansi.

Peluncuran iOS 26 bulan lalu disambut dengan antusiasme sekaligus kontroversi. Salah satu perubahan terbesar yang dibawa oleh pembaruan sistem operasi ini adalah desain ulang antarmuka yang masif, lengkap dengan fitur visual baru yang disebut Liquid Glass UI.

Desain ini memang terlihat segar, modern, dan membawa nuansa baru bagi ekosistem Apple. Namun, seperti halnya setiap perubahan radikal, Liquid Glass UI mendapatkan reaksi yang beragam dari para pengguna dan kritikus teknologi.

Baca Juga

  • Fitur About the Song Spotify: Bedah Rahasia di Balik Lagu
  • Penggunaan ChatGPT Secara Personal Lebih Dominan dari Pekerjaan

Advertisement

Sebagian besar pengguna memuji tampilan yang lebih dinamis. Namun, keluhan utama yang muncul di forum-forum adalah satu hal: desain tersebut terlalu transparan. Transparansi berlebihan ini, bagi sebagian orang, justru mengganggu dan mengurangi fungsionalitas (usability) perangkat.

Memahami Kontroversi Desain iOS 26 Liquid Glass

Sejak pertama kali diluncurkan, Apple memang berniat untuk memberikan tampilan yang lebih hidup melalui antarmuka Liquid Glass. Konsepnya adalah menggunakan efek buram (blur) dan transparansi yang tinggi, membuat elemen-elemen UI terlihat seperti mengapung di atas wallpaper atau konten di belakangnya.

Efek ini memang memberikan kedalaman visual. Sayangnya, visual yang terlalu transparan dapat membuat teks, ikon, atau elemen kontrol tertentu menjadi sulit dibaca, terutama jika wallpaper yang digunakan memiliki warna yang ramai atau terang.

Baca Juga

  • 7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)
  • 7 Tanda WhatsApp Disadap dari Jauh dan Cara Ampuh Hentikan

Advertisement

Kritikus bahkan menyamakan gaya desain Liquid Glass UI ini dengan desain Aero Glass yang pernah populer di sistem operasi Windows Vista. Meskipun niatnya baik, Vista dikenal memiliki masalah performa dan tampilan yang, bagi sebagian orang, terlalu “berkilauan” dan kurang praktis.

Apple sendiri sudah menyadari masalah ini. Sejak beta pertama iOS 26 dirilis, Apple telah melakukan penyesuaian untuk mengurangi tingkat transparansi. Versi rilis final dari iOS 26 sudah jauh lebih baik dibandingkan draf awalnya.

Meskipun demikian, bagi pengguna yang sensitif terhadap visual atau membutuhkan kontras tinggi demi alasan aksesibilitas, tingkat transparansi saat ini masih dianggap terlalu tinggi.

Baca Juga

  • STOP! 5 Tipe Xiaomi Mi Redmi Ini Akan Kehilangan Dukungan Google Chrome 2026
  • 7 Cara Rahasia Ubah Tulisan di WhatsApp Biar Beda dan Gaya

Advertisement

Solusi yang Dinanti: Fitur Baru di iOS 26.1 Beta

Kabar baiknya, Apple mendengarkan keluhan penggunanya. Dalam pembaruan beta terbaru iOS 26.1 yang baru saja dirilis, Apple menyertakan fitur yang sangat dinanti-nanti. Fitur ini secara langsung mengatasi masalah transparansi berlebihan pada iOS 26 Liquid Glass.

Dalam rilis beta ini, Apple menambahkan sebuah toggle (tombol pintas) yang memungkinkan pengguna untuk secara manual mengatur atau bahkan sepenuhnya menonaktifkan efek transparansi pada antarmuka. Fitur ini memberikan kendali penuh kepada pengguna atas pengalaman visual mereka.

Penambahan opsi kustomisasi ini menunjukkan bahwa Apple terus berupaya menyeimbangkan antara estetika desain modern dan kebutuhan praktis pengguna.

Baca Juga

  • 5 Aplikasi Penyebab Memori Penuh Ini Bikin HP Lemot, Cek Daftarnya!
  • 4 Fitur WhatsApp Tahun Baru 2026: Cara Rayakan dengan Pembaruan Terbaru

Advertisement

Mengapa Kustomisasi Transparansi Penting?

Fitur untuk mengurangi transparansi bukan sekadar preferensi estetika, melainkan juga isu penting terkait aksesibilitas. Bagi pengguna yang memiliki gangguan penglihatan atau kondisi seperti astigmatisme, transparansi tinggi dapat menyebabkan ketegangan mata, karena mata harus bekerja lebih keras untuk membedakan antara latar depan dan latar belakang.

Beberapa elemen yang paling terpengaruh oleh transparansi Liquid Glass UI meliputi:

  • Layar Notifikasi dan Widget.
  • Latar belakang Dock dan Folder.
  • Menu Kontrol Pusat (Control Center).

Dengan adanya tombol kustomisasi, pengguna kini dapat memastikan bahwa UI memiliki kontras yang cukup, sehingga pengalaman menggunakan iPhone menjadi lebih nyaman dan inklusif bagi semua kalangan.

Baca Juga

  • 33,7 Juta User Dapat Kompensasi Kebocoran Data Coupang, Total Rp 19 T!
  • 5 Modus Penipuan Gmail Terbaru: Ini Peringatan Resmi Google Gmail!

Advertisement

Panduan 3 Langkah: Cara Mengurangi Transparansi iOS 26 Liquid Glass

Meskipun fitur ini masih berada dalam tahap beta, pengguna yang sudah menjajal iOS 26.1 beta dapat mengakses pengaturan baru ini dengan mudah. Opsi ini biasanya diletakkan dalam kategori pengaturan visual atau aksesibilitas.

Berikut adalah perkiraan langkah yang perlu Anda ikuti untuk mengaktifkan opsi mengurangi transparansi:

1. Akses Pengaturan Tampilan dan Aksesibilitas

Langkah pertama adalah membuka aplikasi “Pengaturan” pada iPhone Anda. Cari bagian yang berhubungan dengan tampilan atau aksesibilitas. Apple sering kali menempatkan kontrol visual ini di bawah menu “Aksesibilitas” atau “Tampilan & Kecerahan.”

Baca Juga

  • 5 Fitur Keren POCO Launcher HyperOS 3: Update Terbaru Wajib Coba!
  • Bisa Diubah? 1 Kabar Penting Fitur Ganti Email Akun Google 2024

Advertisement

Tips SEO: Jika Anda ingin menonaktifkan efek Liquid Glass sepenuhnya, masuk ke menu yang mengatur tampilan visual antarmuka.

2. Cari Opsi “Reduce Transparency” atau “Pengaturan Liquid Glass”

Di dalam menu terkait, carilah opsi yang dinamakan “Kurangi Transparansi” (Reduce Transparency) atau yang secara spesifik mengontrol efek Liquid Glass. Opsi ini mungkin berupa slider (penggeser) untuk mengatur tingkat buram atau berupa tombol toggle sederhana (On/Off).

Jika fitur ini berupa slider, Anda dapat menyesuaikannya sesuai tingkat kenyamanan visual Anda, memberikan fleksibilitas total untuk menemukan titik keseimbangan antara estetika desain dan keterbacaan.

Baca Juga

  • Ini 5 Fakta Mengapa WhatsApp Melambat di Rusia, Ada Pembatasan Akses WhatsApp
  • 5 Langkah Ubah HP Xiaomi Jadi PC: Manfaatkan Fitur Desktop Chrome Terbaru

Advertisement

3. Verifikasi Perubahan pada Antarmuka

Setelah Anda mengaktifkan atau menyesuaikan tingkat transparansi, segera keluar dari menu Pengaturan dan perhatikan perubahan pada elemen UI, seperti Dock, Control Center, atau Notification Center.

Anda akan melihat bahwa latar belakang elemen-elemen tersebut kini memiliki warna buram yang lebih solid, meningkatkan kontras dengan teks dan ikon. Ini secara signifikan akan meningkatkan keterbacaan, terutama di bawah kondisi pencahayaan yang sulit atau saat menggunakan wallpaper yang sibuk.

Dampak Jangka Panjang Fitur Kustomisasi Liquid Glass

Fitur baru di iOS 26.1 ini menandai komitmen Apple untuk mendengarkan umpan balik pengguna secara cepat. Desain Liquid Glass UI memang inovatif, tetapi memberikan opsi kustomisasi adalah kunci untuk memastikan bahwa desain tersebut dapat diterima secara luas.

Baca Juga

  • 5 Alasan Utama Penghentian POCO Store App oleh Xiaomi di Tahun 2024
  • 5 Fitur Baru Google: Saran Kontekstual Android Hadir di Semua HP

Advertisement

Kehadiran toggle untuk mengatur transparansi ini tidak hanya memperbaiki masalah estetika, tetapi juga memperkuat fokus Apple pada aksesibilitas. Ini adalah langkah yang cerdas, memastikan bahwa jutaan pengguna, terlepas dari preferensi atau kebutuhan visual mereka, dapat menikmati pembaruan iOS terbaru tanpa mengorbankan fungsionalitas.

Dengan adanya kemampuan untuk mengatur sendiri transparansi Liquid Glass, pengguna kini tidak perlu lagi merasa terganggu dengan tampilan yang terlalu terbuka. Sebaliknya, mereka bisa menikmati desain yang segar dengan kenyamanan visual yang optimal.

Baca Juga

  • 5 Alasan Algoritma Rahasia TikTok Jadi Harta Karun Sengketa Global
  • 5 Fakta Potensi Penghasilan Ojol Sebulan Kerja 6 Jam/Hari

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Apple Fitur iOS iOS 26 iOS 26.1 beta Liquid Glass
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous Article3 Alasan Redmi K90 Pro Max Wajib Beli: Audio Bose 2.1 Guncang!
Next Article Galaxy Z Series: Galaxy AI dan Google Gemini Tingkatkan Produktivitas Semua Generasi
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Fitur About the Song Spotify: Bedah Rahasia di Balik Lagu

Olin Sianturi3 Maret 2026 | 09:18

Penggunaan ChatGPT Secara Personal Lebih Dominan dari Pekerjaan

Olin Sianturi3 Maret 2026 | 08:12

Bocoran iPhone 17e Terbaru: Bakal Gunakan Chip A19 dan Rilis Februari 2026?

Olin Sianturi7 Februari 2026 | 17:39

iPhone Lipat Apple Diprediksi Rilis 2026, Harga Rp40 Juta

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 04:56

Raja Terbaru Smartphone Dunia: Bukan HP China, Apple Kembali Dinobatkan di 2025!

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 01:14

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59
Pilihan Redaksi
Elektronik

Laptop Gaming RTX 5080 Terbaik: Acer Predator Helios 18 AI Diskon Gede!

Olin Sianturi3 Maret 2026 | 07:17

Laptop gaming RTX 5080 terbaik saat ini jatuh kepada Acer Predator Helios 18 AI yang…

Fitur Sony WF-1000XM6: TWS Flagship dengan AI Canggih

3 Maret 2026 | 09:50

Galaxy Buds4 Series Hadir dengan Galaxy AI, TWS Samsung Jadi Lebih Pintar

5 Maret 2026 | 18:10

Penggunaan ChatGPT Secara Personal Lebih Dominan dari Pekerjaan

3 Maret 2026 | 08:12

Fitur Samsung Galaxy Watch 8 Terbaru: Desain Mewah & AI Canggih

3 Maret 2026 | 06:51
Terbaru

Fitur About the Song Spotify: Bedah Rahasia di Balik Lagu

Olin Sianturi3 Maret 2026 | 09:18

Penggunaan ChatGPT Secara Personal Lebih Dominan dari Pekerjaan

Olin Sianturi3 Maret 2026 | 08:12

Bocoran iPhone 17e Terbaru: Bakal Gunakan Chip A19 dan Rilis Februari 2026?

Olin Sianturi7 Februari 2026 | 17:39

iPhone Lipat Apple Diprediksi Rilis 2026, Harga Rp40 Juta

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 04:56

Raja Terbaru Smartphone Dunia: Bukan HP China, Apple Kembali Dinobatkan di 2025!

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 01:14
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.