Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rating Keselamatan Jetour T1 Raih Bintang 5 ASEAN NCAP

15 Mei 2026 | 01:55

Harga AirTag 2 Indonesia Paket 4 Pack Lebih Hemat, Cek Speknya!

15 Mei 2026 | 00:55

Tablet Android Terbaik 2026: Xiaomi Pad 7 vs Samsung Tab S9 FE

14 Mei 2026 | 23:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Rating Keselamatan Jetour T1 Raih Bintang 5 ASEAN NCAP
  • Harga AirTag 2 Indonesia Paket 4 Pack Lebih Hemat, Cek Speknya!
  • Tablet Android Terbaik 2026: Xiaomi Pad 7 vs Samsung Tab S9 FE
  • Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi
  • Harga Toyota Avanza Bekas 2013 Mulai Rp80 Jutaan, Cek Tipenya
  • Jadwal MPL ID S17 Week 8: Duel Panas Dewa United vs Evos
  • Link Download FF Beta 1.118.1 Terbaru 2026 dan Cara Install
  • Sesar Aktif Gunung Ciremai Terdeteksi, Wilayah Kuningan Waspada
Jumat, Mei 15
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Aplikasi » Instagram Andalkan AI untuk ‘Bongkar’ Pemalsuan Umur Pengguna!
Aplikasi

Instagram Andalkan AI untuk ‘Bongkar’ Pemalsuan Umur Pengguna!

Jundi AmrullahJundi Amrullah22 April 2025 | 13:35
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Instagram Andalkan AI untuk 'Bongkar' Pemalsuan Umur Pengguna!
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Meta mengumumkan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengidentifikasi anak-anak dan remaja yang memalsukan usia mereka di Instagram. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pengguna muda tidak mengakses konten yang tidak sesuai dengan usia mereka.

Jika sistem AI mendeteksi akun mencurigakan yang tampaknya milik remaja, akun tersebut akan langsung dipindahkan ke kategori Teen Account, meskipun pengguna mengklaim berusia dewasa. Hal ini dilakukan untuk memberikan pengalaman yang lebih aman bagi pengguna muda.

Teen Account sendiri adalah fitur yang telah diluncurkan tahun lalu di Instagram dan dirancang untuk memberikan perlindungan lebih ketat bagi remaja. Fitur ini membatasi interaksi dan jenis konten yang bisa diakses, serta hanya bisa diubah pengaturannya oleh orang tua untuk pengguna di bawah 16 tahun.

Baca Juga

  • Biaya per Juta Token AI Jadi Standar Baru Infrastruktur Masa Depan
  • Fitur WhatsApp Plus Berbayar Resmi Diuji Coba, Segini Harganya

Advertisement

Meta menjelaskan bahwa penggunaan AI dalam memperkirakan usia pengguna bukanlah hal baru. Namun, mereka kini lebih transparan bahwa teknologi ini juga digunakan untuk mencegah remaja berpura-pura sebagai orang dewasa demi menghindari batasan konten.

Salah satu metode yang digunakan sistem adalah mendeteksi konten ulang tahun serta laporan dari pengguna lain. Jika ditemukan ketidaksesuaian, sistem akan mengintervensi dan memberikan opsi penyesuaian pengaturan bagi pengguna.

Meta menekankan pentingnya kerja sama dengan orang tua dalam menjaga keamanan digital anak-anak. Mereka menyatakan bahwa perlindungan digital harus berkembang seiring dengan perkembangan dunia maya itu sendiri.

Baca Juga

  • Fitur Quick Share Samsung Apple Kini Bisa Kirim ke iPhone
  • Fitur Tap to Share Android Segera Rilis, Berbagi File Lebih Cepat

Advertisement

Instagram juga akan mulai mengirimkan pemberitahuan khusus kepada orang tua, agar mereka terlibat dalam percakapan tentang pentingnya mencantumkan usia yang benar saat anak menggunakan media sosial. Langkah ini dianggap efektif dalam membangun perlindungan digital dari rumah.

Langkah terbaru ini muncul setelah Meta memperluas fitur Teen Account ke Facebook dan Messenger. Saat ini, mereka telah menempatkan lebih dari 54 juta remaja secara global ke dalam sistem akun remaja, dengan 97% dari pengguna usia 13–15 tahun tetap berada dalam pengaturan yang dilindungi.

Baca Juga

  • Blokir Iklan Penipuan Google Capai 8,3 Miliar, Ini Faktanya
  • Wikipedia Terancam Blokir Komdigi: Ultimatum Pendaftaran PSE

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
AI Headline Instagram Meta
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleNothing Resmi Ungkap ‘Jeroan’ Kamera CMF Phone 2 Pro
Next Article Nvidia Gandeng DeepSeek Ciptakan Chip AI Generasi Baru!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

PHK Massal Meta Terbaru: Zuckerberg Pangkas Karyawan Demi AI

Iphan S2 Mei 2026 | 16:55

Dampak krisis tenaga kerja AI: 92.000 Karyawan Teknologi Kena PHK

Ana Octarin25 April 2026 | 12:55

Biaya per Juta Token AI Jadi Standar Baru Infrastruktur Masa Depan

Olin Sianturi23 April 2026 | 15:55

Fitur WhatsApp Plus Berbayar Resmi Diuji Coba, Segini Harganya

Iphan S22 April 2026 | 06:55

Fitur Quick Share Samsung Apple Kini Bisa Kirim ke iPhone

Olin Sianturi21 April 2026 | 20:55

PHK Massal Karyawan Meta Kembali Terjadi Demi Ambisi AI

Iphan S18 April 2026 | 15:55
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan

Iphan S11 Mei 2026 | 19:55

Community Gateway Wamena menjadi tonggak baru dalam upaya pemerataan akses informasi di wilayah timur Indonesia.…

Tablet Acer Iconia iM11-22M5G: Spek Gahar Harga 4 Jutaan!

11 Mei 2026 | 15:55

The Elite Showcase 2026 Hadirkan Sung Kang dan Modifikasi Kelas Dunia

9 Mei 2026 | 18:55

Rating Keselamatan Jetour T1 Raih Bintang 5 ASEAN NCAP

15 Mei 2026 | 01:55

Jejak Gempa Besar Gunung Ciremai Ditemukan Peneliti BRIN

9 Mei 2026 | 04:55
Terbaru

PHK Massal Meta Terbaru: Zuckerberg Pangkas Karyawan Demi AI

Iphan S2 Mei 2026 | 16:55

Dampak krisis tenaga kerja AI: 92.000 Karyawan Teknologi Kena PHK

Ana Octarin25 April 2026 | 12:55

Biaya per Juta Token AI Jadi Standar Baru Infrastruktur Masa Depan

Olin Sianturi23 April 2026 | 15:55

Fitur WhatsApp Plus Berbayar Resmi Diuji Coba, Segini Harganya

Iphan S22 April 2026 | 06:55

Fitur Quick Share Samsung Apple Kini Bisa Kirim ke iPhone

Olin Sianturi21 April 2026 | 20:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.