Bagi XPENG, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membawa AI keluar dari layar dan kode menuju ruang fisik yang bersentuhan langsung dengan kehidupan manusia sehari-hari.
Jika target produksi massal akhir 2026 berjalan sesuai rencana, IRON akan menjadi salah satu ujian terbesar XPENG dalam membuktikan bahwa robot humanoid tidak hanya bisa dibuat, tetapi juga diproduksi dalam skala besar.