Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Smartwatch Garmin Fenix 8 Miliki Fitur Khusus untuk Atlet Hybrid

31 Agustus 2025 | 01:28

Dicas Malah Drop? Ini 7 Penyebab HP Susah Isi Daya

30 Agustus 2025 | 21:08

Pertarungan Chipset HP MediaTek vs Snapdragon, Siapa Jawaranya?

30 Agustus 2025 | 20:15
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Smartwatch Garmin Fenix 8 Miliki Fitur Khusus untuk Atlet Hybrid
  • Dicas Malah Drop? Ini 7 Penyebab HP Susah Isi Daya
  • Pertarungan Chipset HP MediaTek vs Snapdragon, Siapa Jawaranya?
  • Review Tecno Pova 7 5G: HP Gaming Murah dengan Layar 144Hz
  • 5 Rekomendasi Kamera Mirrorless Canon EOS R Termurah, Wajib Cek!
  • Kamera Canon EOS R8: Full-Frame 4K60 Terjangkau dan Gahar
  • Deretan Samsung Galaxy M Series 2025: Pilihan HP Tangguh Harga Bersahabat
  • 11 Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik 2025: RAM 8GB, Layar 90Hz, Baterai Jumbo
Minggu, Agustus 31
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024 Berlangsung Lebih dari Sebulan
Berita Tekno

Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024 Berlangsung Lebih dari Sebulan

Jundi AmrullahJundi Amrullah21 April 2025 | 17:19
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Laporan terbaru dari analis Kaspersky Incident Response menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga serangan siber sepanjang 2024 merupakan serangan jangka panjang. Tepatnya, 35,2% dari serangan yang ditangani berlangsung lebih dari satu bulan, menandakan bahwa pelaku semakin mampu bertahan di sistem korban dalam waktu lama.

TechnonesiaID - Rata-rata waktu serangan siber tersebut, berdasarkan pengukuran median, mencapai 253 hari. Ini menunjukkan bahwa banyak serangan terjadi secara diam-diam dalam jangka panjang, membuatnya sulit terdeteksi sejak awal oleh sistem keamanan organisasi.

Sementara itu, durasi rata-rata yang dibutuhkan untuk merespons insiden tercatat sekitar 50 jam. Angka ini menggambarkan tantangan yang dihadapi tim keamanan siber dalam menangani serangan kompleks yang membutuhkan analisis mendalam dan penanganan menyeluruh.

Baca Juga

  • Teknologi 6G Mulai Disiapkan, Internet 100 Kali Lebih Cepat dari 5G
  • 3 Fakta Penting WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Advertisement

Kerusakan utama yang ditimbulkan oleh serangan jangka panjang umumnya berupa enkripsi data dan kebocoran informasi sensitif. Kedua dampak ini bisa menyebabkan kerugian besar bagi organisasi, baik secara finansial maupun reputasi.

Dalam sebagian besar kasus, titik masuk awal serangan dilakukan melalui eksploitasi celah pada aplikasi publik, penyalahgunaan hubungan kepercayaan, serta pemanfaatan akun pengguna yang sah. Teknik-teknik ini semakin mempersulit deteksi dini terhadap serangan.

Kepala Tim Tanggap Darurat Global Kaspersky, Konstantin Sapronov, menyatakan bahwa ketahanan para pelaku siber semakin meningkat seiring kemajuan teknologi. Oleh karena itu, perusahaan tidak cukup hanya dengan merespons, tapi juga harus mengambil langkah preventif untuk menghadapi ancaman yang terus berkembang.

Technonesia Ad Banner

Baca Juga

  • 3 Poin Krusial Regulasi AI di Indonesia: Siap Uji Publik 2025!
  • OPPO Run 2025 Kembali Digelar, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya!

Advertisement

Kaspersky menekankan pentingnya implementasi sistem keamanan yang kokoh, serta keterlibatan tenaga profesional berkualifikasi. Penggunaan layanan seperti Managed Detection and Response (MDR) dan Incident Response menjadi solusi untuk menghadapi serangan yang canggih dan sulit diidentifikasi secara manual.

Layanan keamanan ini juga dirancang untuk membantu organisasi dalam seluruh siklus manajemen insiden, mulai dari deteksi awal hingga pemulihan. Selain itu, mereka juga bisa menjadi andalan perusahaan yang masih kekurangan staf keamanan internal, dengan menyediakan keahlian tambahan saat dibutuhkan.

Baca Juga

  • Android 16 Dilengkapi oleh Fitur Anti Sadap
  • Meta Rekrut Empat Peneliti Asal OpenAI

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA

Headline Kaspersky RIset Siber
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleInstagram Reels Makin Seru dengan ‘Blend’, Fitur Baru untuk Kolaborasi Konten!
Next Article Jangan FOMO Emas, Blibli Punya Cara Bijak dengan #IngatVOMO!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Teknologi 6G Mulai Disiapkan, Internet 100 Kali Lebih Cepat dari 5G

Olin Sianturi23 Agustus 2025 | 23:55

3 Fakta Penting WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Olin Sianturi19 Agustus 2025 | 22:28

3 Poin Krusial Regulasi AI di Indonesia: Siap Uji Publik 2025!

Olin Sianturi22 Juli 2025 | 05:47

OPPO Run 2025 Kembali Digelar, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya!

Jundi Amrullah2 Juli 2025 | 08:23

HP Flagship Nothing Phone (3) Debut Pakai Snapdragon 8s Gen 4

Jundi Amrullah1 Juli 2025 | 12:07

Vivo Y19s Pro Mendarat di RI, HP Rp 1 Jutaan Bertabur Fitur AI

Jundi Amrullah1 Juli 2025 | 11:47
Pilihan Redaksi
Game

Download Naruto Senki Mod APK 2025 versi 2.1.6: Full Character No Cooldown

Olin Sianturi28 Agustus 2025 | 04:22

Download Naruto Senki Mod APK 2025 versi 2.1.6 dengan Full Character & No Cooldown. Nikmati…

8 MOD dan trik Sakura School Simulator 2025 Paling Viral, Wajib Dicoba!

25 Agustus 2025 | 21:30

Link Download 10 Varian Livery BUSSID Tunggal Jaya Mooneyes Kualitas HD

24 Agustus 2025 | 19:51

Deretan 6 Perbedaan GTA 4 Original vs GTA 4 Remastered

25 Agustus 2025 | 11:39
Terbaru

Teknologi 6G Mulai Disiapkan, Internet 100 Kali Lebih Cepat dari 5G

Olin Sianturi23 Agustus 2025 | 23:55

3 Fakta Penting WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Olin Sianturi19 Agustus 2025 | 22:28

3 Poin Krusial Regulasi AI di Indonesia: Siap Uji Publik 2025!

Olin Sianturi22 Juli 2025 | 05:47

OPPO Run 2025 Kembali Digelar, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya!

Jundi Amrullah2 Juli 2025 | 08:23

HP Flagship Nothing Phone (3) Debut Pakai Snapdragon 8s Gen 4

Jundi Amrullah1 Juli 2025 | 12:07
technonesia-ads
TechnoNesia.ID Logo
Member Of : Media Publica Logo
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Sitemap
  • Info Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
© TechnoNesia.ID 2025 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Logo Media Bekasi Logo GadgetDiva Logo Ronde Aktual Logo

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Advertisement