Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perawatan Suku Cadang Isuzu: Pilihan Genuine dan Ekonomis

12 April 2026 | 21:55

Aplikasi XChat Pesaing WhatsApp Meluncur, Cek Fitur Unggulannya

12 April 2026 | 19:55

AC Paling Hemat Listrik 2026: 5 Pilihan Terbaik Anti Tekor

12 April 2026 | 18:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perawatan Suku Cadang Isuzu: Pilihan Genuine dan Ekonomis
  • Aplikasi XChat Pesaing WhatsApp Meluncur, Cek Fitur Unggulannya
  • AC Paling Hemat Listrik 2026: 5 Pilihan Terbaik Anti Tekor
  • Pendaftaran Chip Otak Neuralink Resmi Dibuka untuk Umum
  • Kemitraan Motul dan Bimota: Sinergi Pelumas Performa Tinggi
  • Biaya pengembangan GTA 6 Tembus Rp51 Triliun, Saingi Misi NASA
  • Spesifikasi Huawei Pura 90 Pro dan Pro Max Bocor Jelang Rilis
  • Rekomendasi Mixer Mini Murah 2026: Pilihan Terbaik di Bawah 100 Ribu
Minggu, April 12
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024 Berlangsung Lebih dari Sebulan
Berita Tekno

Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024 Berlangsung Lebih dari Sebulan

Jundi AmrullahJundi Amrullah21 April 2025 | 17:19
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Laporan terbaru dari analis Kaspersky Incident Response menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga serangan siber sepanjang 2024 merupakan serangan jangka panjang. Tepatnya, 35,2% dari serangan yang ditangani berlangsung lebih dari satu bulan, menandakan bahwa pelaku semakin mampu bertahan di sistem korban dalam waktu lama.

Rata-rata waktu serangan siber tersebut, berdasarkan pengukuran median, mencapai 253 hari. Ini menunjukkan bahwa banyak serangan terjadi secara diam-diam dalam jangka panjang, membuatnya sulit terdeteksi sejak awal oleh sistem keamanan organisasi.

Sementara itu, durasi rata-rata yang dibutuhkan untuk merespons insiden tercatat sekitar 50 jam. Angka ini menggambarkan tantangan yang dihadapi tim keamanan siber dalam menangani serangan kompleks yang membutuhkan analisis mendalam dan penanganan menyeluruh.

Baca Juga

  • Pendaftaran Chip Otak Neuralink Resmi Dibuka untuk Umum
  • Orangutan Tapanuli Terancam Punah Akibat Habitat yang Menyusut

Advertisement

Kerusakan utama yang ditimbulkan oleh serangan jangka panjang umumnya berupa enkripsi data dan kebocoran informasi sensitif. Kedua dampak ini bisa menyebabkan kerugian besar bagi organisasi, baik secara finansial maupun reputasi.

Dalam sebagian besar kasus, titik masuk awal serangan dilakukan melalui eksploitasi celah pada aplikasi publik, penyalahgunaan hubungan kepercayaan, serta pemanfaatan akun pengguna yang sah. Teknik-teknik ini semakin mempersulit deteksi dini terhadap serangan.

Kepala Tim Tanggap Darurat Global Kaspersky, Konstantin Sapronov, menyatakan bahwa ketahanan para pelaku siber semakin meningkat seiring kemajuan teknologi. Oleh karena itu, perusahaan tidak cukup hanya dengan merespons, tapi juga harus mengambil langkah preventif untuk menghadapi ancaman yang terus berkembang.

Baca Juga

  • Isolasi Internet Rusia Global Semakin Ketat Mengancam Warga
  • Larangan Media Sosial Anak Sasar 70 Juta Warga Indonesia

Advertisement

Kaspersky menekankan pentingnya implementasi sistem keamanan yang kokoh, serta keterlibatan tenaga profesional berkualifikasi. Penggunaan layanan seperti Managed Detection and Response (MDR) dan Incident Response menjadi solusi untuk menghadapi serangan yang canggih dan sulit diidentifikasi secara manual.

Layanan keamanan ini juga dirancang untuk membantu organisasi dalam seluruh siklus manajemen insiden, mulai dari deteksi awal hingga pemulihan. Selain itu, mereka juga bisa menjadi andalan perusahaan yang masih kekurangan staf keamanan internal, dengan menyediakan keahlian tambahan saat dibutuhkan.

Baca Juga

  • Material Chip AI Ajinomoto Jadi Kunci Industri Masa Depan
  • Insiden Pengeboman Rumah Sam Altman: Bos OpenAI Akui Banyak Salah

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Headline Kaspersky RIset Siber
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleInstagram Reels Makin Seru dengan ‘Blend’, Fitur Baru untuk Kolaborasi Konten!
Next Article Jangan FOMO Emas, Blibli Punya Cara Bijak dengan #IngatVOMO!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Pendaftaran Chip Otak Neuralink Resmi Dibuka untuk Umum

Iphan S12 April 2026 | 17:55

Orangutan Tapanuli Terancam Punah Akibat Habitat yang Menyusut

Iphan S12 April 2026 | 12:55

Isolasi Internet Rusia Global Semakin Ketat Mengancam Warga

Iphan S12 April 2026 | 08:55

Larangan Media Sosial Anak Sasar 70 Juta Warga Indonesia

Ana Octarin12 April 2026 | 04:55

Material Chip AI Ajinomoto Jadi Kunci Industri Masa Depan

Ana Octarin12 April 2026 | 00:55

Insiden Pengeboman Rumah Sam Altman: Bos OpenAI Akui Banyak Salah

Ana Octarin11 April 2026 | 20:55
Pilihan Redaksi
Gadget

Tablet 2 jutaan rasa laptop Terbaik 2026, Performa Kencang!

Olin Sianturi6 April 2026 | 05:30

Tablet 2 jutaan rasa laptop kini menjadi incaran utama masyarakat yang mendambakan perangkat kerja praktis…

Produk Terbaik Apple Sepanjang Masa: Kilas Balik 50 Tahun

6 April 2026 | 08:30

Rice Cooker Digital Terbaik 2026: Philips vs Panasonic

6 April 2026 | 21:14

Ekspansi Anthropic ke Inggris: Langkah Berani Usai Didepak Trump

7 April 2026 | 02:30

Mobil Irit BBM Gen-Z: 12 Pilihan Terbaik yang Stylish dan Hemat

7 April 2026 | 14:30
Terbaru

Pendaftaran Chip Otak Neuralink Resmi Dibuka untuk Umum

Iphan S12 April 2026 | 17:55

Orangutan Tapanuli Terancam Punah Akibat Habitat yang Menyusut

Iphan S12 April 2026 | 12:55

Isolasi Internet Rusia Global Semakin Ketat Mengancam Warga

Iphan S12 April 2026 | 08:55

Larangan Media Sosial Anak Sasar 70 Juta Warga Indonesia

Ana Octarin12 April 2026 | 04:55

Material Chip AI Ajinomoto Jadi Kunci Industri Masa Depan

Ana Octarin12 April 2026 | 00:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.