Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jadwal Rilis GTA 6 Resmi, Take-Two Targetkan Rp120 Triliun

22 Mei 2026 | 05:55

Tablet Pengganti Laptop Tipis Lenovo Xiaoxin Pad Pro AI

22 Mei 2026 | 04:55

Pasar Smartphone Asia Tenggara Lesu, Samsung Malah Berjaya

22 Mei 2026 | 03:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Jadwal Rilis GTA 6 Resmi, Take-Two Targetkan Rp120 Triliun
  • Tablet Pengganti Laptop Tipis Lenovo Xiaoxin Pad Pro AI
  • Pasar Smartphone Asia Tenggara Lesu, Samsung Malah Berjaya
  • Suku Cadang Alternatif Toyota T-OPT Kini Semakin Lengkap
  • Akun Roblox Khusus Anak Resmi Rilis di Indonesia
  • Kolaborasi Sonic Rumble Popeye Resmi Dimulai, Ini Detailnya
  • Spesifikasi POCO X7 5G: HP 3 Jutaan Terbaik Layar AMOLED
  • Strategi Laptop Acer Hadapi MacBook Neo dan Rupiah Lemah
Jumat, Mei 22
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024 Berlangsung Lebih dari Sebulan
Berita Tekno

Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024 Berlangsung Lebih dari Sebulan

Jundi AmrullahJundi Amrullah21 April 2025 | 17:19
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Laporan terbaru dari analis Kaspersky Incident Response menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga serangan siber sepanjang 2024 merupakan serangan jangka panjang. Tepatnya, 35,2% dari serangan yang ditangani berlangsung lebih dari satu bulan, menandakan bahwa pelaku semakin mampu bertahan di sistem korban dalam waktu lama.

Rata-rata waktu serangan siber tersebut, berdasarkan pengukuran median, mencapai 253 hari. Ini menunjukkan bahwa banyak serangan terjadi secara diam-diam dalam jangka panjang, membuatnya sulit terdeteksi sejak awal oleh sistem keamanan organisasi.

Sementara itu, durasi rata-rata yang dibutuhkan untuk merespons insiden tercatat sekitar 50 jam. Angka ini menggambarkan tantangan yang dihadapi tim keamanan siber dalam menangani serangan kompleks yang membutuhkan analisis mendalam dan penanganan menyeluruh.

Baca Juga

  • Pasar Smartphone Asia Tenggara Lesu, Samsung Malah Berjaya
  • Strategi Laptop Acer Hadapi MacBook Neo dan Rupiah Lemah

Advertisement

Kerusakan utama yang ditimbulkan oleh serangan jangka panjang umumnya berupa enkripsi data dan kebocoran informasi sensitif. Kedua dampak ini bisa menyebabkan kerugian besar bagi organisasi, baik secara finansial maupun reputasi.

Dalam sebagian besar kasus, titik masuk awal serangan dilakukan melalui eksploitasi celah pada aplikasi publik, penyalahgunaan hubungan kepercayaan, serta pemanfaatan akun pengguna yang sah. Teknik-teknik ini semakin mempersulit deteksi dini terhadap serangan.

Kepala Tim Tanggap Darurat Global Kaspersky, Konstantin Sapronov, menyatakan bahwa ketahanan para pelaku siber semakin meningkat seiring kemajuan teknologi. Oleh karena itu, perusahaan tidak cukup hanya dengan merespons, tapi juga harus mengambil langkah preventif untuk menghadapi ancaman yang terus berkembang.

Baca Juga

  • Prosesor AMD Ryzen AI Max Rilis, Dukung RAM Jumbo 192GB
  • Laporan Keuangan SpaceX Bocor: Rugi Triliunan Demi AI

Advertisement

Kaspersky menekankan pentingnya implementasi sistem keamanan yang kokoh, serta keterlibatan tenaga profesional berkualifikasi. Penggunaan layanan seperti Managed Detection and Response (MDR) dan Incident Response menjadi solusi untuk menghadapi serangan yang canggih dan sulit diidentifikasi secara manual.

Layanan keamanan ini juga dirancang untuk membantu organisasi dalam seluruh siklus manajemen insiden, mulai dari deteksi awal hingga pemulihan. Selain itu, mereka juga bisa menjadi andalan perusahaan yang masih kekurangan staf keamanan internal, dengan menyediakan keahlian tambahan saat dibutuhkan.

Baca Juga

  • Operasi Intelijen Digital Jadi Sorotan BSSN di Forum Nasional
  • Aturan Wajib Nomor HP Medsos Didukung XL, Ini Detailnya

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Headline Kaspersky RIset Siber
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleInstagram Reels Makin Seru dengan ‘Blend’, Fitur Baru untuk Kolaborasi Konten!
Next Article Jangan FOMO Emas, Blibli Punya Cara Bijak dengan #IngatVOMO!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Pasar Smartphone Asia Tenggara Lesu, Samsung Malah Berjaya

Ana Octarin22 Mei 2026 | 03:55

Strategi Laptop Acer Hadapi MacBook Neo dan Rupiah Lemah

Ana Octarin21 Mei 2026 | 22:55

Prosesor AMD Ryzen AI Max Rilis, Dukung RAM Jumbo 192GB

Ana Octarin21 Mei 2026 | 17:55

Laporan Keuangan SpaceX Bocor: Rugi Triliunan Demi AI

Iphan S21 Mei 2026 | 12:55

Operasi Intelijen Digital Jadi Sorotan BSSN di Forum Nasional

Iphan S21 Mei 2026 | 08:55

Aturan Wajib Nomor HP Medsos Didukung XL, Ini Detailnya

Iphan S21 Mei 2026 | 04:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Muka Air Danau Toba Menyusut, Ribuan Ikan Terancam Mati

20 Mei 2026 | 08:55

Monitor Huawei Qingyun M273U: Spek 4K 160Hz untuk Profesional

19 Mei 2026 | 22:55

The Frame dan Music Frame Samsung: Inovasi Aesthetic yang Bikin Ruangan Naik Kelas ala Naura Ayu

28 November 2025 | 22:38

Teknologi Project Genie Google Ubah Street View Jadi Game

21 Mei 2026 | 14:55
Terbaru

Pasar Smartphone Asia Tenggara Lesu, Samsung Malah Berjaya

Ana Octarin22 Mei 2026 | 03:55

Strategi Laptop Acer Hadapi MacBook Neo dan Rupiah Lemah

Ana Octarin21 Mei 2026 | 22:55

Prosesor AMD Ryzen AI Max Rilis, Dukung RAM Jumbo 192GB

Ana Octarin21 Mei 2026 | 17:55

Laporan Keuangan SpaceX Bocor: Rugi Triliunan Demi AI

Iphan S21 Mei 2026 | 12:55

Operasi Intelijen Digital Jadi Sorotan BSSN di Forum Nasional

Iphan S21 Mei 2026 | 08:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.