Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Produksi Jam Atom Presisi Microchip di Alabama Resmi Ekspansi

30 April 2026 | 16:55

Tablet Murah 2 Jutaan Terbaik April 2026: Spek Gahar & AI!

30 April 2026 | 15:55

Penggunaan AI Gemini Militer AS Resmi Disepakati Google-Pentagon

30 April 2026 | 14:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Produksi Jam Atom Presisi Microchip di Alabama Resmi Ekspansi
  • Tablet Murah 2 Jutaan Terbaik April 2026: Spek Gahar & AI!
  • Penggunaan AI Gemini Militer AS Resmi Disepakati Google-Pentagon
  • Teknologi Hybrid Geely i-HEV Pecahkan Rekor Dunia Paling Irit
  • Monitor Gaming Asus 4K Dual Mode Resmi Meluncur di Indonesia
  • Spesifikasi Infinix XPad 20: Tablet AI Canggih Layar 90Hz
  • Penyelamatan Paus Bungkuk Jerman: Aksi Heroik Warga di Poel
  • Strategi Motor Listrik VinFast: Gebrakan Baru di Indonesia
Kamis, April 30
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024 Berlangsung Lebih dari Sebulan
Berita Tekno

Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024 Berlangsung Lebih dari Sebulan

Jundi AmrullahJundi Amrullah21 April 2025 | 17:19
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Laporan terbaru dari analis Kaspersky Incident Response menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga serangan siber sepanjang 2024 merupakan serangan jangka panjang. Tepatnya, 35,2% dari serangan yang ditangani berlangsung lebih dari satu bulan, menandakan bahwa pelaku semakin mampu bertahan di sistem korban dalam waktu lama.

Rata-rata waktu serangan siber tersebut, berdasarkan pengukuran median, mencapai 253 hari. Ini menunjukkan bahwa banyak serangan terjadi secara diam-diam dalam jangka panjang, membuatnya sulit terdeteksi sejak awal oleh sistem keamanan organisasi.

Sementara itu, durasi rata-rata yang dibutuhkan untuk merespons insiden tercatat sekitar 50 jam. Angka ini menggambarkan tantangan yang dihadapi tim keamanan siber dalam menangani serangan kompleks yang membutuhkan analisis mendalam dan penanganan menyeluruh.

Baca Juga

  • Penggunaan AI Gemini Militer AS Resmi Disepakati Google-Pentagon
  • Penyelamatan Paus Bungkuk Jerman: Aksi Heroik Warga di Poel

Advertisement

Kerusakan utama yang ditimbulkan oleh serangan jangka panjang umumnya berupa enkripsi data dan kebocoran informasi sensitif. Kedua dampak ini bisa menyebabkan kerugian besar bagi organisasi, baik secara finansial maupun reputasi.

Dalam sebagian besar kasus, titik masuk awal serangan dilakukan melalui eksploitasi celah pada aplikasi publik, penyalahgunaan hubungan kepercayaan, serta pemanfaatan akun pengguna yang sah. Teknik-teknik ini semakin mempersulit deteksi dini terhadap serangan.

Kepala Tim Tanggap Darurat Global Kaspersky, Konstantin Sapronov, menyatakan bahwa ketahanan para pelaku siber semakin meningkat seiring kemajuan teknologi. Oleh karena itu, perusahaan tidak cukup hanya dengan merespons, tapi juga harus mengambil langkah preventif untuk menghadapi ancaman yang terus berkembang.

Baca Juga

  • Akses Internet di Iran Mulai Dibuka Lewat Skema Internet Pro
  • Fenomena Gempa Langit Hebohkan Dunia, Ilmuwan Ungkap Faktanya

Advertisement

Kaspersky menekankan pentingnya implementasi sistem keamanan yang kokoh, serta keterlibatan tenaga profesional berkualifikasi. Penggunaan layanan seperti Managed Detection and Response (MDR) dan Incident Response menjadi solusi untuk menghadapi serangan yang canggih dan sulit diidentifikasi secara manual.

Layanan keamanan ini juga dirancang untuk membantu organisasi dalam seluruh siklus manajemen insiden, mulai dari deteksi awal hingga pemulihan. Selain itu, mereka juga bisa menjadi andalan perusahaan yang masih kekurangan staf keamanan internal, dengan menyediakan keahlian tambahan saat dibutuhkan.

Baca Juga

  • Perbaikan Kabel Laut Sulawesi, Telkom Targetkan Normal 7 Mei
  • Ancaman AI China DeepSeek Bisa Menggeser Dominasi Teknologi AS

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Headline Kaspersky RIset Siber
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleInstagram Reels Makin Seru dengan ‘Blend’, Fitur Baru untuk Kolaborasi Konten!
Next Article Jangan FOMO Emas, Blibli Punya Cara Bijak dengan #IngatVOMO!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Penggunaan AI Gemini Militer AS Resmi Disepakati Google-Pentagon

Ana Octarin30 April 2026 | 14:55

Penyelamatan Paus Bungkuk Jerman: Aksi Heroik Warga di Poel

Iphan S30 April 2026 | 10:55

Akses Internet di Iran Mulai Dibuka Lewat Skema Internet Pro

Iphan S30 April 2026 | 05:55

Fenomena Gempa Langit Hebohkan Dunia, Ilmuwan Ungkap Faktanya

Ana Octarin30 April 2026 | 00:55

Perbaikan Kabel Laut Sulawesi, Telkom Targetkan Normal 7 Mei

Iphan S29 April 2026 | 19:55

Ancaman AI China DeepSeek Bisa Menggeser Dominasi Teknologi AS

Ana Octarin29 April 2026 | 14:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

MPL Indonesia Creative Playground: Moonton Gandeng Tale X

24 April 2026 | 18:55

Rice Cooker Stainless Sanken SJ-203BK: Solusi Masak Sehat 6-in-1

25 April 2026 | 17:55

Cara Hemat BBM Mobil Hybrid Saat Harga Minyak Dunia Naik

24 April 2026 | 01:55
Terbaru

Penggunaan AI Gemini Militer AS Resmi Disepakati Google-Pentagon

Ana Octarin30 April 2026 | 14:55

Penyelamatan Paus Bungkuk Jerman: Aksi Heroik Warga di Poel

Iphan S30 April 2026 | 10:55

Akses Internet di Iran Mulai Dibuka Lewat Skema Internet Pro

Iphan S30 April 2026 | 05:55

Fenomena Gempa Langit Hebohkan Dunia, Ilmuwan Ungkap Faktanya

Ana Octarin30 April 2026 | 00:55

Perbaikan Kabel Laut Sulawesi, Telkom Targetkan Normal 7 Mei

Iphan S29 April 2026 | 19:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.