Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Penggunaan AI di Indonesia Diprediksi Melonjak 41% pada 2030

5 April 2026 | 21:59

Regional Director Logitech Asia Tenggara Resmi Dijabat Sinem Yavuz

5 April 2026 | 21:14

Tablet Terbaik untuk Kuliah 2026: 3 Rekomendasi Paling Worth It

5 April 2026 | 20:30
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Penggunaan AI di Indonesia Diprediksi Melonjak 41% pada 2030
  • Regional Director Logitech Asia Tenggara Resmi Dijabat Sinem Yavuz
  • Tablet Terbaik untuk Kuliah 2026: 3 Rekomendasi Paling Worth It
  • Tas dari kolagen T-rex ini dijual seharga Rp8,5 miliar
  • Honda Stylo 160 Burgundy Resmi Meluncur, Tampil Lebih Mewah!
  • Pendiri Ketiga Apple yang Melepas Harta Ribuan Triliun
  • Spesifikasi Honor X80i Terbaru: HP 4 Jutaan Baterai 7000 mAh
  • Petinggi OpenAI Cuti Panjang di Tengah Rencana Go Public
Minggu, April 5
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024 Berlangsung Lebih dari Sebulan
Berita Tekno

Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024 Berlangsung Lebih dari Sebulan

Jundi AmrullahJundi Amrullah21 April 2025 | 17:19
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Kaspersky Ungkap 35 Persen Serangan Siber di Tahun 2024
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Laporan terbaru dari analis Kaspersky Incident Response menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga serangan siber sepanjang 2024 merupakan serangan jangka panjang. Tepatnya, 35,2% dari serangan yang ditangani berlangsung lebih dari satu bulan, menandakan bahwa pelaku semakin mampu bertahan di sistem korban dalam waktu lama.

Rata-rata waktu serangan siber tersebut, berdasarkan pengukuran median, mencapai 253 hari. Ini menunjukkan bahwa banyak serangan terjadi secara diam-diam dalam jangka panjang, membuatnya sulit terdeteksi sejak awal oleh sistem keamanan organisasi.

Sementara itu, durasi rata-rata yang dibutuhkan untuk merespons insiden tercatat sekitar 50 jam. Angka ini menggambarkan tantangan yang dihadapi tim keamanan siber dalam menangani serangan kompleks yang membutuhkan analisis mendalam dan penanganan menyeluruh.

Baca Juga

  • Penggunaan AI di Indonesia Diprediksi Melonjak 41% pada 2030
  • Tas dari kolagen T-rex ini dijual seharga Rp8,5 miliar

Advertisement

Kerusakan utama yang ditimbulkan oleh serangan jangka panjang umumnya berupa enkripsi data dan kebocoran informasi sensitif. Kedua dampak ini bisa menyebabkan kerugian besar bagi organisasi, baik secara finansial maupun reputasi.

Dalam sebagian besar kasus, titik masuk awal serangan dilakukan melalui eksploitasi celah pada aplikasi publik, penyalahgunaan hubungan kepercayaan, serta pemanfaatan akun pengguna yang sah. Teknik-teknik ini semakin mempersulit deteksi dini terhadap serangan.

Kepala Tim Tanggap Darurat Global Kaspersky, Konstantin Sapronov, menyatakan bahwa ketahanan para pelaku siber semakin meningkat seiring kemajuan teknologi. Oleh karena itu, perusahaan tidak cukup hanya dengan merespons, tapi juga harus mengambil langkah preventif untuk menghadapi ancaman yang terus berkembang.

Baca Juga

  • Petinggi OpenAI Cuti Panjang di Tengah Rencana Go Public
  • Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol atau Tidak Secara Online

Advertisement

Kaspersky menekankan pentingnya implementasi sistem keamanan yang kokoh, serta keterlibatan tenaga profesional berkualifikasi. Penggunaan layanan seperti Managed Detection and Response (MDR) dan Incident Response menjadi solusi untuk menghadapi serangan yang canggih dan sulit diidentifikasi secara manual.

Layanan keamanan ini juga dirancang untuk membantu organisasi dalam seluruh siklus manajemen insiden, mulai dari deteksi awal hingga pemulihan. Selain itu, mereka juga bisa menjadi andalan perusahaan yang masih kekurangan staf keamanan internal, dengan menyediakan keahlian tambahan saat dibutuhkan.

Baca Juga

  • Obat Penyakit Autoimun Terbaru Ditemukan pada Protein Kutu
  • Masa Depan Matahari dan Bumi: Ancaman Kiamat dalam 1 Miliar Tahun

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Headline Kaspersky RIset Siber
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleInstagram Reels Makin Seru dengan ‘Blend’, Fitur Baru untuk Kolaborasi Konten!
Next Article Jangan FOMO Emas, Blibli Punya Cara Bijak dengan #IngatVOMO!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Penggunaan AI di Indonesia Diprediksi Melonjak 41% pada 2030

Iphan S5 April 2026 | 21:59

Tas dari kolagen T-rex ini dijual seharga Rp8,5 miliar

Ana Octarin5 April 2026 | 19:44

Petinggi OpenAI Cuti Panjang di Tengah Rencana Go Public

Iphan S5 April 2026 | 17:22

Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol atau Tidak Secara Online

Iphan S5 April 2026 | 15:22

Obat Penyakit Autoimun Terbaru Ditemukan pada Protein Kutu

Ana Octarin5 April 2026 | 13:22

Masa Depan Matahari dan Bumi: Ancaman Kiamat dalam 1 Miliar Tahun

Ana Octarin5 April 2026 | 11:22
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Investasi Softbank di OpenAI: Pinjam Rp 679 Triliun dari Bank

Iphan S31 Maret 2026 | 02:22

Investasi Softbank di OpenAI kini memasuki babak baru yang sangat ambisius setelah perusahaan modal ventura…

Rekomendasi Tablet Baterai Awet Terbaik 2026 untuk Kerja

4 April 2026 | 03:53

Tablet 5 Jutaan Terbaik 2026: 6 Pilihan untuk Kerja & Kuliah

5 April 2026 | 15:53

Promo LED TV 65 Inch Transmart Diskon Gede 5 April 2026

5 April 2026 | 07:54

Harga Poco X8 Pro Series Indonesia: Spek Gahar Baterai 8.500 mAh

2 April 2026 | 23:22
Terbaru

Penggunaan AI di Indonesia Diprediksi Melonjak 41% pada 2030

Iphan S5 April 2026 | 21:59

Tas dari kolagen T-rex ini dijual seharga Rp8,5 miliar

Ana Octarin5 April 2026 | 19:44

Petinggi OpenAI Cuti Panjang di Tengah Rencana Go Public

Iphan S5 April 2026 | 17:22

Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol atau Tidak Secara Online

Iphan S5 April 2026 | 15:22

Obat Penyakit Autoimun Terbaru Ditemukan pada Protein Kutu

Ana Octarin5 April 2026 | 13:22
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.